My Salvador

My Salvador
Eps.180 Maksud Kasano



Osaka


Pukul 08.30 Pagi


Kamis


Tiga hari semenjak kejadian di hari itu .Kini penjaga di kediaman rumah Nathan telah di gantikan olah dua pria asli orang kepercayaan Yoshi .


Selama itu juga .Nathan masih melakukan Homeschooling .Dan kini ia tengah menunggu kelas homeschooling nya di mulai dengan membaca beberapa buku di ruang keluarga.


Manik hitam Nathan terlihat teduh .Terlihat jelas jika semalam suntuk ia tidak tidur. Namun semuanya ia anggap biasa saja .Ia tetap menjalani keseharian barunya seperti biasa .


Sampai Nada panggilan telepon masuk ke dalam ponsel. Ingin menolak akan tetapi setelah mengetahui nama si pembuat panggilan Nathan mengangkat panggilan telepon yang masuk itu.


...Tersambung....


*Hallo Nathan!". Terdengar nada bicara Jovan di seberang sana .


Tidak kunjung mendapatkan balasan Jovan mengulangi kembali ucapan.


*HALLO NATHAN. NAT LU BAIK-BAIK SAJA KAN?NATHAN JAWAB BE*"GO GUE KHAWATIR ANJING LU. NATHAN?".


*Gue baik-baik saja."


*Baik-baik saja tapi kenapa nada bicara lu kayak gitu. "


*Teronggok gue kering."


*SERIUS?Lu beneran baik-baik saja kan?".


*Iya ."


*Coba Vc."


*Tidak bisa gue ada kelas be**go ."


*Tap...tutttuutuu...."Nathan mengakhiri sepihak panggilan telepon nya dengan Jovan di seberang sana .


"Sialan Nathan ."Umpat Jovan.


Next....


"Tuan Nathan ."Panggil seorang penjaga baru rumah Nathan kepada Nathan .


Berpaling dengan ekspresi wajah datar."Tuan Yoshi baru saja berpesan agar Tuan Nathan makan ."


"Iya setelah ini ."Balas Nathan."Kau boleh pergi."Suruh Nathan kepada penjaga ini .


Penjaga ini mengangguk ringan, di susul dengan membungkus sekilas memberi hormat sebelum akhirnya meninggal Nathan sendirian kembali .


"Sial!Aku benar-benar ingin menjadi batu ."Batin Nathan mengumpat kesal di posisi kehidupan sekarang.


++++++++++


Pukul. 20.45 Malam


Kenji yang baru saja selesai menyalin jadwal pelajaran sekolah untuk pelajaran besok .Tanpa berganti pakaian dahulu ,ia yang masih menggunakan kemeja sekolah bergegas mengenakan jaket untuk segera bersiap berangkat ke kediaman rumah Nathan .


Kenji pergi dengan mengendarai sepeda angin miliknya. Toh hari sudah larut malam .Akan lebih cepat untuk naik sepeda angin dari pada harus berjalan kaki lebih dulu ke stasiun kereta .


Sett...."Itu pemuda kemarin .Sedang apa dia sendiri di situ ."Dalam perjalanan ke rumah Nathan .Kenji tanpa sengaja melihat pemuda yang membuat suruh di kediaman rumah Nathan kemarin malam .


Kenji membelokan sepeda nya .Ia mendekati pemuda yang duduk seorang diri di tangga turunan tempat jalan taman bermain anak-anak.


Sudah dekat dengan pemuda itu duduk. Kenji memarkirkan sepeda anginnya di belakang pemuda ini duduk .


Tidak merespon apapun. Itu yang tengah di lakukan pemuda yang kembali ke posisi duduk nya semula .


"Gue tanya dengan mu Anjing. Apa tujuan lu?".Kenji yang mulai menaikkan nada bicaranya.


Tanpa merubah posisi duduknya."Urusai."


"Kau sangat berisikan. Nathan sangat tersiksa memiliki teman seperti mu ."


"H!!!!???".


Kasano menutupi ke dua telinga.


"Dasar breng***sek!!Pantas Nathan sangat kesal dengan sikap lu .Lu bersikap seenaknya, tidak punya sopan santun. Pantas lu di kucilkan."Ucap marah Kenji kepada Kasano yang masih duduk di tempat nya awal .Namun kali ini Kasano sedikit menundukkan pandangan kepalanya entah karena apa .


Bersamaan dengan itu .Tiba-tiba saja ponsel Kenji berdering.


...Tersambung...


*Lu masih di jalan?".Tanya Nathan di seberang sana .


*Iya ."


*Ken titip belanjaan ."


*Nanti?".


*Gue males keluar .Nama barangnya gue kirim lewat chat ."


*Gu...".Tuttuuttuu.... Panggilan di akhir sepihak oleh Nathan di seberang sana .


"Sial."Umpat Kenji .


Entah sejak kapan Kasano beranjak dari tempat duduknya. Yang jelas saat ini ia sudah berdiri tepat di depan Kenji ."Suruh Nathan jangan terlalu mengurung diri. Dunia ini terlalu luas untuk dia abaikan."Kasano memulai perjalanan meninggalkan Kenji yang masih diam mematung mencerna setiap kalimat yang terucap .


+++++++


Pukul. 21.22 Malam


Beranjak dari tempat duduknya."Lelet lu ."Mengambil alih dua kantong belanja yang Kenji bawah .Sebelum akhirnya Nathan berlalu pergi ke dapur .


Sementara itu Kenji masih terdiam melamun. Ia justru berlalu duduk di Sova ruang tamu.


Sesaat kemudian Nathan kembali ke ruang tamu ."Woy!".


Tidak ada sahutan dari sang bersangkutan."WOY BANG***SAT ."


"H?".


"Lu tidak istirahat?Sudah malam ,ngelamun apaan lu?".


"Bukan apa-apa."Kenji yang sudah berdiri berjalan melewati Nathan .Naik ke atas lebih dulu dari Nathan .


"Eh."Ujar pelan Nathan memperhatikan gelagat aneh Kenji .


++++++


Di dalam kamar pribadi nya .Kenji yang sudah rebahan di atas tempat tidur ."Apa maksudnya pemuda itu?Kenapa dia sangat perhatian dengan keadaan Nathan?". Pikiran Kenji yang terus bertanya-tanya tentang maksud ucapan Kasano tadi .


Kenapa seorang Kasano yang tega melukai teman-teman Nathan .Bahkan sampai menyiksa mereka seperti itu .Masih memiliki hati nurani perhatian dengan keadaan Nathan. Apa maksud sebenarnya Kasano?".


++++++