My Salvador

My Salvador
Eps.195 Seratus sembilan puluh lima



Indonesia


Pukul. 15.10 Sore


Senin


...Keluarga tidak harus ,wajib, terlahir dari golongan darah yang sama ....


"NAT ,NAT ,NATHAN ."Jovan yang baru saja sampai di kediaman rumah Nathan langsung koar-koar memanggil-manggil sang tuan rumah .


Bahkan Kenji yang baru saja keluar dari dapur langsung menyumpal mulut Jovan dengan gorengan ayam chicken yang ia bawa ."Diam be**go."


"Nathan di mana?".


"Atas ,sekalian ajak turun buat makan malam."


"Oky ."Jovan yang sudah berlalu lari menaiki tangga rumah.


Kenji yang masih terdiam di tempat dengan sepiring ayam chicken du genggaman tangannya."Gue heran bagaimana bisa anak seperti dia bisa membujuk cebong keras kepala itu."Gumamnya sembaring berlalu masuk ke ruang makan.


Next.....


Mendorong kasar tubuh Jovan hampir nyungsep."Lu kenapa tidak pulang dulu be**go .Kalau nyokap lu khawatir bagaimana?".


"Gue tidak kayak lu, gue sudah izin sejak pagi-pagi tadi ."Jovan yang tidak mau di salahkan.


Berjalan beriringan kembali untuk turun ke lantai bawah."Lain kali kalau mau ke sana lagi bilang-bilang be***go. Gue temenin."Ucap Jovan yang sudah mengetahui di mana Nathan semalaman tidak pulang.


"Tidak ."


"Hem .Asal lu tahu saja kalau gue heran sama lu yang penakut ini tiba-tiba berani menginap di makan semalaman sendirian."Ucap Jovan yang membenarkan keberadaan Nathan saat semalaman tidak pulang .Kalau semalaman itu Nathan ada di makam ayah dan bunda nya seorang diri semalaman suntuk kemarin .


"Makanya jangan sok kenal ."Nathan melengos masuk ke dalam ruang makan .


"What?".Ujar Jovan yang masih terdiam .


Di ruang makan ke tiga pemuda ini menikmati menu makan malam dengan hening tanpa ada yang membuka obrolan terkecuali suara alat makan yang bersuara.


Next....


"Gue pinjem baju nya ."Jovan yang langsung berlalu naik ke lantai atas rumah Nathan.


"Akrab banget lu sama Jovan."Ucap Kenji yang berdiri di samping Nathan.


Sementara Nathan berlalu duduk di Sova ruang tamu."Dia satu-satunya keluarga gue."Balas Nathan tenang dengan fokus yang sudah melihat layar ponsel menyalah dalam genggaman tangannya.


Nathan tanpa berpaling ke arah lawan bicaranya."Gue juga beruntung punya teman seperti lu."Ucapnya membuat Kenji langsung terfokus pada Nathan."Besok temenin gue ."Sambung Nathan bertanya.


"Kemana?".


"Ikut atau tidak?".


"Ikut ."


"Waduh-waduh sudah ketinggalan apa saja gue?".Jovan yang baru saja ikut bergabung.


Nathan melihat sekilas Jovan .Sebelum ia alihkan kembali fokusnya pada layar ponsel dalam genggaman tangannya."Cepat sekali turun .Lu beneran mandi?".


Duduk di samping Nathan di Sova panjang ."Mandi anjing ,itu lu yang tidak mandi."


Mendapati permainan game online nya kalah."CK kalah ."Umpat Nathan tiba-tiba.


"Huahahahah......kualat lu ."Tawa menggema Jovan .Namun tawa nya langsung berhenti seketika dengan di barengi tangan kanan nya cepat merebut paksa ponsel dalam genggaman tangan Nathan ."CK MATAMU ."Umpat Jovan berhasil mengambil ponsel itu ."Jelek-jelek gini harus tetap mendapatkan perlakukan dengan baik be**go ,enak sajak main banting-banting ."Omel nya mengelus lembut ponsel tadi yang ternyata milik Jovan .


"Siapa juga yang mau banting ."Di barengai menggeliat melonggar otot-otot tubuhnya."Gue mau mulet ."Sambung Nathan.


"Ilih."


"Ini tidak ada acara jalan-jalan keluar?".Tanya Kenji yang baru bersuara .


"Antar gue pulang saja."Beranjak dari tempat duduknya di barengi merai tas ransel miliknya ."Yok Nat ."


"Gue males ."


"Nathan."Jovan menatap datar Nathan.


"Yayay .Ken lu naik motor Vario gue."Nathan yang fokus melihat Kenji .


"Okay."


"Terus gue?".


"Lu bawa sendiri motor lu anjing ,jangan manja anak perawan nyokap ."


"Ban***gsat."Jovan melebarkan manik mata nya .


Ke dua pemuda ini berlalu keluar rumah lebih dulu meninggalkan Nathan yang masih ada urusan di dalam rumah .


Nathan pergi ke kamar pembantu baru nya .Ia menghampiri bi Mina hanya untuk berpamitan .Sebelum akhirnya ia menyusul Kenji dan Jovan yang sudah menunggunya di depan rumah.