My Salvador

My Salvador
Eps.51 Go home



Osaka


pukul ,11.31 menjelang siang


Minggu


Dari sekian banyak murid di sana yang tengah berkumpul ,hanya ada satu murid saja yang tengah bertingkah tidak tenang menatap gerbang masuk penginapan. Dan benar saja, saat seseorang yang ia tunggu-tunggu sembaring tadi masuk ke dalam penginapan, pemuda ini langsung saja berlari kecil menghampiri seseorang itu .


Ia yang sudah berdiri di depan orang ini."Dimana Nathan dan Kenji ?".Tanya Hiroyuki ,pemuda yang sembaring tadi bertingkah tidak tenang.


Kalisa ,seseorang yang baru saja masuk ke dalam pekarangan penginapan di buat sedikit kaget dengan Hiroyuki yang tiba-tiba menghampirinya .Ia bahkan sempat berpikir ."Apakah saya terlambat kembali ke penginapan?". Batinnya.


Namun setelah mendapatkan pertanyaan lain dari Hiroyuki .Kalisa sedikit bingung ."Eh bukankah Nathan dan Kenji sudah sampai lebih dulu."Ucapnya.


Mika yang baru saja menyusul."Justru kami sedang menunggu kalian berdua. Tapi kenapa kamu justru sampai sini sendirian".


Masih berekspresi sedikit bingung."Tadi saya memang sama mereka ,tapi mereka meninggalkan saya .Saya pikir mereka berdua sudah sampai lebih dulu ke sini ,jadi saya tidak mencari mereka lebih dulu ."Jelas Kalisa .


Hiroyuki menepuk jidatnya cukup keras."Aahh sial!".Umpatnya .


"Ada apa Hiroyuki?". Menyadari salah dua rekan Hiroyuki belum sampai.".....kedua teman kamu di mana?".Tuan Hajime yang tiba-tiba sudah ada di sana .


Membuat ketiga makhluk bumi ini sedikit kaget .Hiroyuki yang masih sedikit menenangkan dirinya ."Gomen'nasai ,Sensei. Seperti kedua teman kami tersesat ."


Tuan Hajime sedikit berdhem ."Saya beri waktu satu jam ,cepat kalian cari mereka dan cepat kembali ."


".........Kalian regu pendukung ,tapi kalian yang terkena masalah."Tuan Hajime sedikit memijat pelipisnya.


"Gomen'nasai, Sensei ."Hiroyuki membungkuk meminta maaf yang di ikuti oleh Kalisa dan Mika .


"Yasudah cepat cari mereka ,jika ada apa-apa segera memberi kabar kepada saya .Karena saya juga harus menjaga mereka di sini ."Jelas Tuan Hajime.


"Baik ,Sensei .Kami permisi ."Hiroyuki berlalu pergi dari sana yang di ikuti oleh Mika dan Kalisa .


Selepas kepergian ketiga muridnya .Tuan Hajime mendekati anak-anak muridnya yang tengah ada Nona Ana walikelas MIPA D di sana .


"Nona Ana, gomen'nasai sebelumnya ."Ucap Tuan Hajime yang sudah ada di sana ."Dua murid saya belum kembali ,jika menunggu satu jam lagi tidak papa ."


"Tidak papa Tuan Hajime .Kita tunggu saja ,kita biarkan anak-anak beristirahat sebentar .Kelihatannya anak-anak juga sedang kelelahan ,Tuan Hajime."Kata Nona Ana kepada rekan kerjanya.


+++++++++


Pukul ,11.34 .Siang


Sudah di pertengahan jalan .Hiroyuki ,Mika ,dan Kalisa berjalan .Mereka bertiga menghentikan langkahnya ketika bertemu dengan dua cabang gang di depannya .Mereka bertiga yang sudah sangat kelelahan membuang nafas mereka dengan kasar bersamaan.


Sembaring Hiroyuki sedikit memijat pelipisnya yang terasa sedikit penat .Sedangkan Mika sudah mengibas-ngibaskan rambut kepalanya yang mulai basah karena keringat panas.


Untuk Kalisa hanya terdiam saja, sembaring menahan rasa serak di tenggorokannya yang mengering .


"Mika lu sama Kalisa lewat sana saja ."Hiroyuki dengan menunjukkan arah jalan sebelah kanan."....Jalanan di sana tidak terlalu sepi ,jadi aman untuk kalian ."Lanjutnya .


Mika yang sudah lelah mengiyakan saja perkataan Hiroyuki ."Iya ,gue duluan ya .Kalau sudah dapat langsung telfon gue ."Ucap sembaring berlalu pergi bersama Kalisa meninggalkan Hiroyuki sendirian.


Selepas kepergian Mika dan Kalisa .Hiroyuki juga langsung beranjak pergi dari sana untuk segera berjalan ke jalur kiri .


Hiroyuki berjalan ke jalur kiri seorang diri ,ia memisahkan diri dari Mika dan Kalisa .Karena ia paham betul jalan kiri adalah jalan yang cukup sepi jauh dari keramaian orang-orang yang berkunjung .Ia melakukan ini juga untuk menghindar dari tindakan kejahatan yang sewaktu-waktu bisa terjadi di jalur kiri ini ,jalur yang sunyi sepi ini .


Di pertengahan jalan ."NATHAN! KENJI! ."Teriak Hiroyuki berkali-kali memanggil-manggil nama temannya .


"NATHAN!" .


"KENJI!".


Hiroyuki yang sudah berdiri di bawah jalan menanjak ."Ne ,dame,dame ,kaki gue akan patah jika terus begini ."Sembaring mengambil ponselnya yang berada di kantor celananya ."Sial kurang beberapa menit lagi jam 12 siang ."Gumamnya .


Hiroyuki kembali memasukkan ponselnya ke dalam saku celana panjangnya .Untuk ia segera bersiap beranjak menaiki jalanan menanjak di depannya .


"NATHAN! ".


"KENJI!".


Masih sesekali berteriak-teriak memanggil-manggil nama kedua teman reseknya .


"KENJI!".


"NATHAN!".


"HIRO ,ITU LU?".Suara terdengar tidak familiar di dengar oleh telinga Hiroyuki .


Hiroyuki yang mendengar itu segera memperhatikan sekitarnya yang terlihat tidak ada siapapun di sana ,tetap berpikir positif walaupun isi kepala sudah terasa matang ."IYA GUE HIRO ,LU DI MANA, KENJI ,NATHAN?".Teriaknya dengan suara lantang untuk membalas suara tadi.


"GUE DI SEBELAH KANAN ,GUE ADA DI BAWAH .CEPAT TANGAN GUE SUDAH TIDAK KUAT!!!!!."


"CEPAT YUKI!!!."


Terdengar kembali suara itu ,suara Kenji dan Nathan yang masih entah di mana .


Sesuai dengan yang ia dengar .Hiroyuki segera berjalan ke dalam semak-semak di sebelah kanannya yang ternyata terdapat jurang di sana .Ia yang sudah ada di sana ,sedikit menyodorkan tubuhnya melihat ke bawah .Ia di buat syok di kala melihat dua makhluk resek sahabatnya tengah bergelantungan di batang pohon di bawah sana.


Di tambah lagi dengan Nathan yang masih sempat-sempatnya memperlihatkan ukiran senyuman di raut wajahnya saat melihat Hiroyuki di atas sana dengan raut wajah memucat melihat kedua sahabatnya. Mungkin Hiroyuki benar-benar sangat syok melihat ini, sekaligus merasa bersalah karena tidak seharusnya ia membiarkan Nathan dan Kenji hanya berduaan saja .


Berjalan sedikit mendekat ke sisi Nathan dan Kenji yang tengah bergelantungan ."LU KENAPA DI SANA ,ANJING BULLDOG KEMBAR!!".Umpat kesal Hiroyuki .


Perlu kalian tahu .Nathan berpegang kuat di kaki Kenji ,sementara Kenji berpegang kuat di batang pohon .Entah bagaimana keduanya bisa seperti ini ,yang jelas ini sangat epik .Ya yasudah lah ,lanjut .....


Tanpa mendongak melihat atas ."Tidak perlu tanya ,CEPAT BANTU KITA, YUKI!!"."Nathan yang meninggikan kalimat akhirnya.


"Oke'y, oke'y, conttomatten ,tunggu bentar gue harus telfon bantuan .Tidak mungkin menolong kalian sendirian ."Hiroyuki segera mengambil ponselnya yang ada di saku celananya.


"CEPAT!!".Nathan dan Kenji bersamaan berteriak di bawah sana .


"Iya Baka ,gue sedang menghubungi bantuan ."Hiroyuki yang tengah memainkan layar ponselnya .


Sampai tersambung dengan salah satu pusat ke selamat di sana .


*Hallo ."


*............".


*Pak datang ke bukit Kalin ,cepat .Kedua teman saya tergantung di atas jurang ."


*............".


*Baik pak cepat ."


Panggilan berakhir .


Selesai dengan penggilan itu. Hiroyuki berganti menelfon walikelas nya .


Tersambung.


*Sensei ,Nathan dan Kenji ada di jurang ,bukit Kalin .Sensei cepat ke sini ,saya juga sudah menghubungi bantuan untuk menolong Kenji dan Nathan ."


*Saya akan segera ke sana ,kalian jangan berbuat gegabah ."


Panggilan di matikan sepihak oleh Tuan Hajime di seberang sana .


Hiroyuki segera mematikan ponselnya dan memasukkan kembali ponsel miliknya ke dalam saku celana .Ia paling kan perhatiannya melihat kedua temannya di bawah sana ."Kalian sudah sejak kapan di sini?Astaga ini jauh sekali dari atas ."Ucap Hiroyuki.


"Sudah dua jam yang lalu ."Balas Kenji dingin ."Kenji lu yang kuat ,gue tidak mau jatuh .Gue tidak mau mati muda."Saut Nathan yang mencengangkan kuat kedua kaki Kenji di bawah sana .


"Nat ,Nat ,lu coba naik, tidak bisa .Maksud gue, lu coba naik terus pegangan di batang pohon seperti yang Kenji lakukan."Hiroyuki yang mencoba mencari cara .


"Tidak ,Hiro .Kayu ini sudah mau patah ,jika Nathan banyak bergerak sedikit saja batang ini akan patah ."Balas Kenji .


Meremas rambut kepalanya."Kalian ,astaga pusing saya ."Kesal Hiroyuki yang sudah lelah capek sekali .


Belum lama ia mengumpat akhirnya ,Tuan Hajime dan petugas pertolongan datang ke tempat ini .Dengan hati-hati petugas pertolongan ini membantu Nathan dan Kenji naik ke atas dengan hati-hati .


Membutuhkan waktu beberapa menit untuk Nathan dan Kenji kembali naik ke atas. Selepas keduanya sudah ada di atas .Tuan Hajime langsung memberikan kedua muridnya air putih ."Minum dulu ,pelan-pelan."Ucap Tuan Hajime.


"Kamu juga istirahat dulu Hiroyuki ,minum air putihnya pelan-pelan."Tuan Hajime yang kini menatap ketiga muridnya."Hiroyuki ,dimana Mika dan Kalisa?".


"Gomen'nasai, Sensei. Tadi saya memisahkan diri dari mereka .Saya akan menghubungi mereka agar kembali ke penginapan lebih dulu ."Jelas Hiroyuki kepada gurunya .


"Yasudah lakukan ,saya akan bicara dengan petugas pertolongan lebih dulu ."Tuan Hajime beranjak pergi dari sana .


Ketiga pemuda ini hanya membalas dengan mengangguk ringan .


Selepas kepergian walikelas. Hiroyuki segera mengambil ponselnya untuk segera menghubungi nomer Mika di seberang sana.


Tersambung .


*Mika lu di mana?".


*Masih di jalan .Lu sudah bertemu dengan Nathan dan Kenji ?".


*Sudah ,lu langsung kembali saja ke penginapan .Nanti gue akan menyusul bersama Sensei Hajime ."


*Lu ko bisa sama Sensei? ."


*Nanti gue kasih tahu ."


Panggil di akhir oleh Hiroyuki sepihak .


"Weew ada yang sedang telfon bunda ."Ejek Nathan yang tangah duduk bersanding dengan Kenji .


"Diem lu ,ingat kalian berdua sudah buat masalah dengan gue .Lihat apa yang akan gue lakukan ke kalian .Astaga gue tidak habis pikir dengan kalian berdua. Bagaimana bisa kalian masuk jurang?".Hiroyuki yang masih terheran-heran dengan kejadian barusan .


Kenji yang awalnya hanya terdiam membisu hanya membalas dengan senyum tipis begitu juga Nathan .Terlihat menyeramkan senyum kedua pemuda ini


Memalingkan wajahnya dengan malas melihat ke arah lain ."Gue malas melihat senyum kalian."


"Ayo kembali ke penginapan ,saya sudah pesan taksi tadi di bawah ."Tuan Hajime setelah semua petugas pertolongan sudah pergi meninggalkan tempat ini .


Ketiga pemuda ini beranjak dari tempatnya duduk ,ketiga mengikuti tuan Hajime yang berjalan lebih dulu .Namun di ambang jalan Tuan Hajime menghentikan langkahnya."Kalian bertiga jalan duluan ."Suruh nya.


Ketiganya kembali hanya mengangguk ringan sembaring berjalan lebih dulu. Tuan Hajime yang berjalan bersampingan dengan Hiroyuki."Bagaimana kalian berdua bisa masuk ke dalam jurang?".Tanya Tuan Hajime menatap dua punggung pemuda di depannya .


Keduanya hanya menengok canggung ,sembaring memperlihatkan senyum tipisnya ."Mereka berdua bertengkar ,Sensei .Dan ini salah saya ,tidak seharusnya saya memberikan mereka berdua hanya berduaan saja ."Ucap Hiroyuki .


"Benar kata Hiroyuki. Nathan ,Kenji ?".Tuan Hajime menatap kedua pemuda di depannya yang kini sudah menghadap dirinya .


"Benar."Balas keduanya bersamaan dengan nada suara pelan .


Tuan Hajime membuang nafasnya berlahan ."Yasudah ayo jalan ,teman-teman kalian pasti sudah menunggu kalian saat ini ."


Keempat makhluk bumi ini pun melanjutkan perjalanan untuk segera turun dan naik mobil taksi yang sudah Tuan Hajime pesankan untuk mereka naiki bersamanya.


++++++++


Pukul ,12.13


Setelah banyak keribetan ,dan hambatan .Kini ke empat makhluk bumi ini sudah sampai di depan pintu penginapan .


Ke empat langsung di sambut oleh Nona Ana di sana selaku walikelas MIPA D ."Kalian baik-baik saja?".


Selesai berbaris-baris sebentar ,dan di absen kembali .Semua murid pun masuk ke dalam bus kelas mereka masing-masing. Dan bus MIPA D berangkat lebih dulu yang lalu di susul oleh bus MIPA C dari belakang .


Di dalam bus seperti di awal berangkat ,ke lima makhluk bumi ini duduk di kursi panjang paling belakang .Kelimanya yang sama-sama lelah pun dari awal masuk langsung tertidur pulas .


Tuan Hajime yang memperhatikan kelimanya sejak tadi dari kursi depan yang ia duduki ."Kalian jangan terluka ramai ,biarkan teman kalian beristirahat ."Ucap Tuan Hajime ke pada anak muridnya .


Mereka mengangguk ringan sembaring ,mengecilkan nada suara percakapan mereka .


Supir bus ini yang duduk tidak terlalu jauh dari Tuan Hajime."Tim pendukung apa?Murid anda yang duduk di belakang".Dengan tetap fokus menyetir bus .


"Iya ,paman ."Balas Tuan Hajime .


"Menjadi tim pendukung memang melelahkan pak."Ucap supir bus ini kembali .


Tuan Hajime hanya mengangguk ringan sembaring menyungging senyum ramahnya .


+++++++++++


Pukul .16.10 ,menjelang sore .


Lama menempuh perjalanan, akhirnya sampailah bus sekolah ini di dalam pekarangan halaman depan sekolah SMA Sanshain.


Bus yang sudah terparkir dengan baik ,dan pintu bus yang sudah terbuka .Di manfaatkan untuk murid-murid yang sudah siap beranjak turun dari dalam bus .


Sedang untuk ke lima makhluk bumi ini, terlebih dahulu harus di bangun oleh Tuan Hajime karena hampir semua murid sudah turun dari dalam bus .Akan tetapi ke lima makhluk bumi belum kunjung bangun .


Kelimanya yang sudah membuka mata ,mengerjakan matanya untuk menghilangkan pandangan kaburnya ,juga ada yang mengacak-acak rambut ,ada juga yang tengah menguap khas orang baru bangun tidur .


Sesaat setelah semua nyawa sudah terkumpul ,kelimanya segera beranjak turun dari atas bus yang diikuti oleh Tuan Hajime yang masih bersama dengan mereka .


Tuan Hajime yang sudah ada di luar bus bersama dengan kelima makhluk bumi ini ."Kalian sudah di jemput?".


"Sebentar lagi ,Sensei ."Balas Nathan .


"Baiklah ,Sensei tinggal pergi .Kalian sudah baikan kan ."


"Sudah ,Sensei .Sensei pergi saja ."Ucap Mika menyinggung senyum tipisnya.


"Saya permisi ."Pamit Tuan Hajime beranjak pergi dari sana .


Tuan Hajime tidak pulang melainkan melihat anak muridnya yang lain ,untuk memeriksa keadaan mereka .


Sementara ke lima makhluk bumi ini yang masih berkumpul bersama ."Kalian nebeng saja sekalian sama mobil saya ."Ucap Nathan melihat Kenji."Paman Yoshi tidak sibukkan ,Kenji ?".


"Sepertinya tidak."Kenji yang menatap lawan bicaranya .".....Lagian sudah mau malam ,kalau boleh ya kalian nebeng bareng kita saja ."Lanjutnya.


Maniknya yang sudah terfokus melihat Nathan dan Kenji ."Kalau akur seperti ini kan bagus .Tidak perlu bertengkar-tengkar lagi ."Ucap Hiroyuki seperti seorang ayah yang tengah memuji kedua putranya.


"Oya ,kalian ko bisa masuk jurang itu gimana ceritanya."Mika yang masih belum mengetahui kejelasannya .


Berekspresi datar ."Ponsel yang di berikan sekolah jatuh terlempar ,lalu Nathan .Dia lari begitu cepat untuk menangkap ponsel itu ,sampai tidak mendengar perkataan gue terlebih dahulu .Kalau di ujung sana ada jurang ."Jelas singkat Kenji


"Jadi gue ke lempar bersama ponsel ,dan Kenji ikut melompat .Gue berhasil menangkap kaki Kenji ,dan Kenji berpegang kuat sama batang pohon di bawah sana ."Saut Nathan yang melanjutkan cerita .


"Terus ponselnya?".Tanya Mika .


"Hilang ."Balas Nathan singkat .


Melihat ke arah gerbang masuk ."Itu mobil Nathan kan."Ucap Hiroyuki.


Ikut melihat ke arah gerbang utama sekolah."Iya ."Balasnya ."......Ayo jalan ,tidak enak paman Yoshi menunggu terlalu lama ."Lanjutnya beranjak lebih dulu .


Kelima makhluk bumi ini berjalan mendekati mobil warna hitam Lexus LM yang sudah terparkir tidak terlalu jauh dari depan gerbang utama .


"Paman Yoshi .Mereka barengan sekalian bolehkah, paman?".Nathan yang sudah menatap lawan bicaranya.


"Boleh ,Nak .Ayo masuk agar lekas sampai di rumah dan beristirahat."Ucap Paman Yoshi ke pada kelima remaja di depannya .


"Kenji lu duduk di depan saja ,biar bisa dekat sama paman Yoshi."Ucap Nathan beranjak masuk lebih dulu ke dalam mobil yang lalu di susul oleh Mika ,Kalisa ,dan yang terakhir Hiroyuki .


Paman Yoshi yang sudah duduk di kursi pengemudi ,Kenji yang sudah duduk di kursi penumpang depan .Hiroyuki dan Nathan yang duduk kursi penumpang tengah .Dan Mika dan Kalisa yang duduk di kursi pengemudi belakang mobil .


Selepas sudah masuk ke dalam mobil semua .Paman Yoshi segera menyalakan mesin mobil untuk segera tancap gas dari sana .


"Nat ,serius ini mobil lu ."Mika yang merasa sedikit kagum bisa naik mobil mewah.


"Bukan ,ini mobil keluarga ."Balas Nathan yang sudah sibuk bermain dengan layar ponselnya.


"Sudah duduk saja yang benar ,jangan lupa pakek tuh sabuk pengaman singa betina."Sendiri Hiroyuki yang masih di posisi nyamannya .


"Oh iy .Paman ,tadi sa.....Hem......". Hiroyuki yang mulutnya langsung terbungkam oleh telapak tangan Nathan .


"Ada apa ,Nak Hiro?".Paman Yoshi yang masih sibuk menyetir mobil .


"Hemm....Ehm....". Hiroyuki yang mulutnya masih terbungkus oleh telapak tangan Nathan .


"Bu-bukan apa-apa ayah ,ayah fokus menyetir saja .Hiro kalau sedang capek suka ngelantur kalau bicara. Jadi tidak baik nada bicaranya masuk ke dalam gendang telinga ayah."Kenji mencoba mengalihkan pembicaraan .


Paman Yoshi yang tengah fokus menyetir mobil."Di wisata kalian tidak ada apa-apa kan ?".


"Ad.....".Mika yang langsung menghentikan kalimat di kala Nathan membungkam paksa mulutnya dengan tangan satunya yang masih terbebas .Kalisa yang duduk di samping Mika ."Di gang depan berhenti paman ."Ucap Kalisa .


"Rumah kamu di daerah Sin."Tebak paman Yoshi.


"Iya paman ."Balas Kalisa .


Yoshi yang masih fokus menyetir mobil."Yang satunya ,di mana rumahnya?".Paman Yoshi yang kembali bertanya kepada Mika .


Manik mata menatap dingin."Jangan banyak bicara."Ancam Nathan dengan nada suara rendah kepada Mika .Mika mengangguk ringan ,lalu Nathan melepas telapak tangannya dari mulut Mika .


"Daerah Sin dua ,paman."Balas Mika .


Paman Yoshi mengangguk ringan sembaring terus fokus menyetir mobil .


Kenji yang masih di posisi yang sama ."Jangan di lepas Nat ,bahaya ."Ucap Kenji .


"Ho!".Saut Nathan yang masih membekap mulut Hiroyuki.


Paman Yoshi yang masih menyimpan curiga ."Nathan ,Kenji ada apa di wisata kalian?".Belum ada yang menjawab Paman Yoshi kembali berucap .".....Jawab jujur ,dan Nathan lepaskan Hiro ."


Nathan tersenyum paksa sembaring melepaskan telapak tangannya dari mulut Hiroyuki ."Mereka lebih menakutkan dari pada kedua adik saya."Ujar Hiroyuki .


"Ada apa di sana?".Tanya paman Yoshi kembali .


Sampai mobil ini berhenti di gang yang dibilang oleh Kalisa dan Mika .Sebenarnya gang rumah Mika masih sedikit jauh dari gang rumah Kalisa ,akan tetapi ia memutuskan untuk turun bersama dengan Kalisa saja di gang Sin .Selepas kedua makhluk betina ini turun ,paman Yoshi kembali menancap gas mobil kembali untuk berlalu pergi dari sana .


Yoshi yang kembali fokus menyetir mobil ."Kalian belum jawab pertanyaan saya .Ada apa di wisata kalian ?".


Lama tidak ada jawaban .Hiroyuki tanpa perduli dengan dua makhluk resek ini."Mereka berdua baru saja masuk ke dalam jurang."


"Eh!".


Bugruk.......


Semua penumpang di dalam mobil ini jidatnya terbentur .Terutama dengan Kenji yang duduk di depan ,pasti jidatnya yang paling sakit soalnya ia membentur benda keras di depannya .Ini terjadi karena paman Yoshi tiba-tiba menghentikan mobilnya secara mendadak .


"Awwaa."Merintih Kenji mengelus keningnya yang sedikit memerah .


"Aaww."Ujar Nathan dan Hiroyuki yang melakukan hal yang sama .


Masing dengan mobil yang berhenti."Kalian bertengkar lagi!?".Yoshi yang kini menatap serius ke pada dua pemuda di depannya yang tengah menengok.


Tersenyum paksa ."Eh paman ,seperti rumah saya sudah dekat .Saya akan turun di sini saja ."Hiroyuki beranjak turun dari dalam mobil .


"Hati-hati, nak Hiro ."Balas paman Yoshi.


Hiroyuki berlalu pergi dari sana tanpa menatap kedua temannya yang masih di dalam mobil .Keduanya yang tengah menatap dingin ke arahnya .


"Coba jelaskan bagaimana kalian bisa masuk jurang?".Yoshi yang masih di posisi yang sama.


Nathan dan Kenji kembali bercerita tentang bagaimana keduanya bisa masuk ke dalam jurang .Setelah sekian lama mendengarkan cerita kedua pemuda ini .Paman Yoshi yang kini sudah menyetir mobil kembali ."Tapi syukurlah kalian tidak terluka ."


Masih fokus menyetir mobil."Lain kali jika sedang bercanda lihat tempat-tempat dulu .Bahaya bisa datang kapan saja ,dan dimana saja, Kenji ,Nathan .Hari ini kalian masih beruntung bisa selamat ,coba kalau tidak."Ucap Paman Yoshi.


"Maafkan saya ,paman."


"Maaf ayah ."Berucap sembaring menundukkan kepalanya.


Dan kedua pemuda ini selanjutnya hanya bisa mengangguk-angguk ringan membalas perkataan Yoshi yang tengah menasehati mereka berdua .


+++++++++++


Pukul ,18.30 malam


Setibanya di rumah tadi ,di malam ini .Malam untuk beberapa orang yang sudah di kediaman mereka untuk beristirahat atau menikmati makan malam .


Seperti keluarga kecil ini .Keluarga yang terdiri dari dua orang ini ,antara ayah dan anak saja .Keduanya yang tengah terduduk santai di meja makan mereka yang tidak terlalu besar ini.


Keduanya tengah menikmati menu makan malam mereka bersama-sama .Karena sudah beberapa hari ini ,kedua tidak sempat untuk makan malam bersama-sama seperti sekarang.


"Yah ,besok Kenji akan berangkat sekolah dengan Nathan saja ."Ucap Kenji yang kini fokus menatap ayahnya.


Yoshi tersenyum hangat. "Ya silakan ,ayah senang kalian sudah baikan .Dan ayah harap kalian tidak bertengkar-tengkar lagi ."


"Hem ,Yah ."Seru Kenji kembali ,namun kini dia tidak menatap lawan bicaranya.


"Iya!?".


Masih tanpa menatap lawan bicaranya."Apakah benar kedua orang tua Nathan sudah meninggal dunia saat Nathan masih bayi?".Tanya ragu Kenji .


Lama tidak membalas ,Yoshi tersenyum tipis lalu di susul dengan berkata ."Benar ,jadi di masa kecil sampai sekarang .Nathan belum pernah merasakan bagaimana rasanya memiliki keluarga yang lengkap."


Yoshi yang kini terfokus menatap putra tunggalnya ."Jadi teman yang baik untuknya ,Kenji .Nathan sebenarnya sangat kesepian ,namun dia tidak pernah memperlihatkan itu .Dia anak yang sangat ceria ,kuat ,juga sangat berani ."


".......Setiap ayah melihatnya ,ayah seperti melihat sosok ibunya ada di dalam diri nya ."


"Ibu Nathan itu perempuan seperti apa ,Yah?".Kenji yang tertarik dengan percakapan ini.


"Beliau sangat baik ,dermawan juga sangat murah senyum .Beliau perempuan yang sangat ramah ."


"Tapi Nathan kelihatan serem ,Yah ."


"Eh dari mananya?".


"Ayah belum lihat kalau Nathan sedang marah seperti apa ,seperti monster."


"Kalau gitu ayah salah tebak dong ."Yoshi tertawa kecil.


"Hemm."


"Mungkin Nathan memiliki sifat keras seperti kakeknya dalam dirinya."Ucap Yoshi menatap putranya."Kalau sudah selesai makan langsung istirahat ya ,biar besok badan kamu Vit .Sekalian jangan lu di minum obatnya ."Yoshi beranjak dari tempat duduknya.


"Siap."Melihat ayahnya yang ingin mencuci piring sendiri ."Yah ,biar Kenji saja yang mencuci .Ayah langsung istirahat saja ."


"Baiklah ,ayah pergi dulu ."Yoshi memilih berlalu pergi dari sana ,karena tubuhnya juga sudah sangat lelah sekali jika harus dipaksa untuk bergerak kembali .Dengan terpaksa ia menuruti keinginan putranya saja .