My Salvador

My Salvador
Eps.210 Sedikit keributan



Italia


Pukul. 13.45 Siang


Senin


Sesampainya di Villa .Nathan langsung bergabung duduk bersama Jovan duduk di ruang tamu .


Nathan yang sibuk melepas dasi juga membuka beberapa kancing kemeja putihnya ."Semalam ada kejadian apa?".


"Kejadian apa?".Jovan yang sibuk bermain game online di dalam ponsel nya.


Sudah fokus pada lawan bicaranya."Selama gue mabuk semalam .Ada kejadian apa?".


Masih fokus pada game online di ponsel nya."Lu cuma minum saja tidak melakukan apapun .Iya syukurlah lu tidak melakukan apapun."


Menyipitkan tatapan nya menjadi datar ."Maksud lu?".


"Jangan pura-pura lupa bagaimana kelakuan kita dan yang lain dulu."


Nathan, Jovan, Kevin, dan Yudha adalah kesatuan geng brandal .Yang sudah tidak perlu di jelaskan bahwa mereka berempat pernah merasakan hal yang sama .Bahkan sampai tidak pulang selama dua hari ataupun lebih pun pernah mereka berempat lakukan .


Namun itu dulu .Sekarang berbeda cerita .Karena sudah dewasa beberapa dari mereka berempat sudah mulai menjauh dan fokus pada apa yang tujuan hidup.


Next......


"Temani gue cari buku ."Minta Nathan.


"Sekarang saja."


Melihat jam tangannya."Oky, Tunggu."Nathan beranjak dari tempat duduknya. Berlalu pergi ke kamar nya .


+++++++


Pukul. 14.00 Sore


Nathan dan Jovan sudah siap dengan pakaian santai .Siap untuk pergi keluar mencari buku.


"Tuan muda boleh pergi dengan di temani dua bodyguard."Kata paman Dante.


Nathan pasrah saja yang penting dia bisa pergi keluar untuk membeli beberapa buku."Iya."


Next.....


"Kalian tahu apa yang terjadi semalam .Selama saya mabuk?".Tanya Nathan kepada dua bodyguard yang duduk di kursi depan mobil .


"Tidak terjadi apa-apa Tuan."Balas salah satu bodyguard.


"Emang ada apa ,kenapa lu mengulang pertanyaan yang sama?".Tanya Jovan fokus pada lawan bicaranya.


"Bukan apa-apa."Nathan mengatur posisi duduk ternyaman nya ."Lu kapan balik?".


"LU NGUSIR GUE."


"Mikir ujian lu be***go."


"Urusan gampang."


"CK."


"Lagian gue kesini juga karena ada tujuan lain."


"Karena Sekar."


Menengok cepat ke arah Nathan."Lu tahu dari mana?".


"Siapa suruh password hp tidak di ganti ."


Menggoyang-goyangkan kasar kerah pakaian Nathan."ANJING LU BANG****SAT .LU MENGERTI PRIVASI TIDAK BANG****SATT .PRIVASIIII ."Ucap Jovan yang marah .


Menghentikan kegiatan nya ."Maka dari itu gue kesini .Buat minta bantuan lu buat ngajarin gue agama Islam."


Sudah mengerti maksud pembicaraan Jovan yang berarti untuk Sekar ."Lu kan sudah tahu kenapa harus minta....".Memotong ucapan Nathan."......Gue ingin mempelajarinya lebih dalam lagi. Gue tidak mau jadi imam yang buruk untuk Sekar."


"Bantu gue ,plisss."Jovan merapatkan kedua tangan nya .


"Tidak gratis ."


"Sudah ku duga."Membuang mukanya malas .


"Mau tidak?".


"Iya ,nanti gue transfer uangnya ."


"Bukan uang."Kata Nathan."Gue mau lu......".Memperpanjang nada bicaranya .Membuat Jovan menatap penasaran."......Lu harus bantu gue masuk peringkat teratas game. "


"Lu kan sudah masuk peringkat teratas .Mau keatas mana lagi."


Memasang ekspresi wajah muram."Hp gue di ambil kakak ,gue di kasih hp baru ."Menengok ke arah Jovan dengan manik nata berkaca-kaca."Dan gue lupa kata sandi akun email game online gue ."


"CK kualat ."


"Ho anjing."Mendorong kasar lengan Jovan dengan kakinya."Tidak jadi gue bantu."


"CK gitu saja ngambek ."


"Gue tidak ngambek ."


"Hilih ."


"Mau tidak .Kalau tidak, gue tidak akan membantu."


"Iya ,iya nanti gue bantu ."


"Pinter ."Nathan menyungging senyum bangga ."Sejak kapan lu kenal Sekar?".


"Kenapa tanya-tanya?".


"Hah?". Melotot kan manik hitam lekat tajam nya."PERGI-PERGI LU ."Mendorong-dorong kasar lengan Jovan .


Bruk.......Kening Jovan membentur jendela kasar mobil ."NATHAN."Bentak Jovan marah besar .


Jovan langsung berbalik mencengkram kuat leher Nathan .Sementara Nathan balik membalas dengan menarik kasar kerah kaos Jovan kuat-kuat."BRENG*****SEKKKK ."Umpat Jovan.


"LEPAS BANG****SAT!!!".


"TIDAK MAU ,LU HARUS MINTA MAAF ."


"TIDAK ."


"MINTA MAAF."


"TIDAK AKAN TULI."


Di tengah-tengah pertengkaran sengit sepanjang perjalanan. Salah satu bodyguard berkata."Sudah sampai tu.....".


"Hah?".Nada suara tinggi keduanya bersamaan.


Mengangkat kedua bahunya sedikit kaget."Sudah sampai di toko buku nya."


Melepas dengan mendorong kasar tubuh satu sama lain. Jovan merapikan pakaian, sementara Nathan mengenakan sepatu. Sedangkan salah satu bodyguard membukakan pintu mobil .


"Tunggu di sana ,saya tidak akan lama."Pesan Nathan sebelum berlalu pergi masuk ke dalam toko buku besar ini .


"Baik tuan ."