
Osaka
Pukul. 12.54
Selasa
...Jangan mudah percaya dengan manusia!Hy kau tau manusia bisa berubah kapan pun dia mau .Manusia lebih menakutkan dari pada hantu....
Jam pelajaran sekolah sudah di mulai sejak tadi .Dan Nathan menjadi pribadi yang lebih dingin dari biasanya .Pandangan matanya menatap lurus ke depan ,namun fokusnya tidak dengan pelajaran yang di terangkan di depan .Melainkan pemikiran nya melayang-layang, memikirkan apa yang dia lihat saat kembali keruang kesehatan sekolah .Entah kejadian apa?Tapi Nathan menjadi pribadi yang lebih dingin kali ini .Aura kejamnya mulai terasa menakutkan .
Bahkan pemuda yang duduk di depan Nathan .Beberapa kali menengok-negok ragu ke belakang di mana Nathan tengah menatapnya tajam .
"Hy!".
"Hy."Pemuda yang duduk di depan Nathan terus mencolek-colek punggung pemuda yang duduk di depannya .
Tanpa menengok ke belakang."Ada apa ,o'on?".Bisiknya .
"Lihat gue bentar."Gumamnya pelan mengusap kasar wajah.
"Ap....".Belum lama menengok pemuda ini secepat kilat fokus dengan pelajaran kembali .
Kenji yang menyadari gelagat dua pemuda di depan Nathan .Ia berminat menenangkan dua pemuda ini .Karena jika pemuda ini terus berisikan ,keduanya sudah dapat dipastikan akan terkena masalah oleh guru MTK yang terkenal tegas ini .
Kenji sengaja menggelinding kan bolpoin miliknya ke arah dua pemuda ini .Bersamaan dengan ia berjongkok di samping kursi pemuda depan Nathan duduk."Diem!Abaikan Nathan, fokus dengan pelajaran .Kalian akan terkena hukum jika terus memperhatikan Nathan."Gumam pelan Kenji.
"Kenji ada apa?Kenapa berjongkok di situ?".Guru MTK yang sudah fokus memperhatikan Kenji .
Kenji beranjak."Mengambil bolpoin, Sensei ."Kenji menyungging senyum paksanya .
Tanpa merubah ekspresi datar nya."Hem, cepat duduk."Tegas guru MTK.
Kenji kembali ke tempat duduknya .Di sini Hiroyuki hanya bersikap bodoamat dengan apa yang terjadi .Sama dengan Nathan yang tidak merubah posisi duduk .Membuat dua pemuda didepan memilih untuk fokus dengan pelajaran yang di terangkan di depan tanpa berbalik ke belakang sama sekali .Demi menghilangkan rasa tidak nyaman dengan cara pandang Nathan yang tajam dan dingin.
"Mereka berdua, kenapa?Hiro terlihat tidak seperti biasanya. Apakah dia benar-benar berkhianat...Lalu Nathan, tuh bocil kenapa lagi? Tiba-tiba jadi sebongkah es menakutkan."Batin Kenji bertanya-tanya kepada dirinya sendiri .Membuat dirinya jadi hilang fokus dengan materi pelajaran kali ini .
++++++++
Pukul. 14.45 Siang
Bel pulang sekolah telah berbunyi. Siswa siswi bergegas berkemas untuk segera meninggalkan ruang kelasnya masing-masing .Tidak terkecuali dua pemuda ini .Keduanya dengan terburu-buru segera membereskan peralatan dan buku-buku sekolah. Terburu-buru untuk segera pergi agar tidak melihat tatapan tajam dari Nathan yang seakan ingin menghajar habis mereka berdua .
Sementara Nathan berkemas dengan santai .Dan Hiroyuki. Pemuda ini langsung melesat pergi tanpa mengatakan sepatah kata pun kepada Kenji ataupun Nathan .Tidak seperti Hiroyuki biasanya.
Kenji yang tengah menunggu Nathan selesai berkemas. Ia yang perhatian nya memperhatikan punggung Hiroyuki yang mulai hilang dari pandangan nya ."Hiro...".Nathan secepat kilat langsung memotong perkataan Kenji ."Yuk pulan .Ryo sudah nunggu di parkiran ,katanya."Nathan berlalu meninggalkan kelas di susul oleh Kenji .
"Ryo chat lu?".
Tidak ada balasan dari Nathan yang tetap berjalan santai melewati koridor sekolah yang mulai sepi ini.
+++++++
Di parkiran sepeda sekolah .Sesuai dengan perkataan Nathan tadi .Ryo benar tengah menunggu kedatangan nya dan Kenji .Ryo duduk di atas sepeda miliknya, sembaring mengayun-ayunkan kakinya .
"Pergi ke toko rambut palsu dulu."Ucap Nathan ."...Ha?Buat apa?".Tanya bersamaan Kenji dan Nathan.
"Ada barang penting yang harus di beli."Datar Nathan .Fokus dengan Kenji ."Lu beneran sudah sehat?".
"Sudah. Gue cuma sakit perut biasa saja tadi."Enteng Kenji yang sebenarnya masih menahan sedikit rasa peri di perutnya .Karena mau bagaimana pun ,asam lambung tidak akan membaik hanya dengan makan saja .Ia juga harus minum obat asam lambung, jika ingin penyakit ini benar-benar reda rasa peri nya .
+++
Ketiga pemuda ini akhirnya beranjak pergi meninggalkan pekarangan sekolah dengan menaiki sepeda angin .
Kali ini, tujuan mereka bertiga adalah ke toko rambut palsu atau toko perlengkapan wanita .Ya ,entah apa yang akan Nathan rencana kali ini sampai membeli barang-barang perlengkapan wanita.
Sampai di toko .Ryo dan Kenji mengikuti Nathan yang berkeliling-keliling melihat-lihat barang-barang.
Bahkan sampai Nathan tiba-tiba menghentikan langkahnya. Bugkk...."Tidak bisakah kalian mencari barang lain."Dingin Nathan .
"Kami tidak tahu apa yang harus di cari, kami bukan wanita."Kenji yang ikut dingin .
Fokus dengan tatapan datar."Lu pikir gue cewek yang mengerti ini."
"Yah....yah....yah..Kenapa kalian jadi ribut. Ayo cepat cari apa yang di cari dan cepat laksanakan."Ryo merendah sedikit ketegangan ini.
Nathan kembali fokus dengan apa yang ia cari .Sudah dapat dengan yang ia cari Nathan segera pergi meja kasir di ikuti dengan Kenji dan Ryo .
Selesai melakukan pembayaran. Mereka bertiga segera melanjutkan tujuan terakhir. Yaitu pergi kekediaman rumah Nathan .
+++++
Mereka bertiga telah sampai di kediaman rumah Nathan .Nathan menaruh asal barang belanjaan nya di Sova ruang tamu.
"Kalian mau minum apa?".
"Tidak perlu....lu tidak melakukan rencana lu sekarang."Ryo yang sudah fokus dengan lawan bicaranya.
"Nanti malam....".Menjedah ucapannya.".....Gue akan pergi dengan Kenji ."
"Terus gue harus apa?".Ryo meminta bantuan tapi ia tidak berperan menjadi apapun.
"Lu pulang saja."Enteng Nathan berucap .
"Bener kata Ryo.....dia tidak ikut bantu apapun?".
Masih dengan ekspresi wajah datar."Sebenarnya ada.....tapi gue ragu Ryo mau melakukan ."
"Apapun akan gue lakukan demi menyelamatkan Hiroyuki."Semangat berapi-api Ryo .
Sesaat kemudian Ryo dengan senyum amat ia paksa agar terlihat manis .
Bahkan Kenji sampai mengeplak kasar lengan Nathan."BANG**SAT!".
"Dia Ryo......cantik lah."
Berubah datar ."Baji**ngan, jika bukan karena rencana gue tidak akan pakai ini."
"Ryo, lu harus ganti suara lu."Nathan yang tetap bersikap dingin.
"Hem ."
Meneliti penampilan Ryo."Eh!Ini lu yang dandani ,Cebong?"Kenji fokus dengan Nathan yang tadi memang sibuk di kamar membantu Kenji mengenakan pakaian ini .
Menyadari di perhatikan seperti wanita cabul."Woy bang**sat, mata lu tidak bisa biasa saja lihat gue."Suara berat menbentak dari Ryo terdengar menakutkan.
Sementara itu Nathan."Banyak yang bilang perempuan kalau dandan suka lama sekali, terus gue penasaran apakah itu benar .Jadi setiap kak Riska dandan gue selalu menemani kakak untuk memastikan. Dan menurut gue ,kak Riska sangat cepat saat mengoleskan make-up."
Memberikan kantung berisi pakaian yang ia bawa tadi ."....Ganti kita ganti pakaian."
Menerima kantung berisikan pakai ."Hem ."
Sementara Kenji dan Nathan ke kamar mereka masing-masing untuk berganti pakaian .Di sini Ryo mencoba menyesuaikan diri dengan pakaian menyebalkan ini. Terutama dengan rambut palsu yang sangat gatal ini .
+++++
Selang beberapa waktu kemudian .Nathan dan Kenji keluar dari kamar masing-masing bersamaan.
"Woy cebong kenapa penampilan gue seperti ini?".Kenji meneliti penampilan anehnya .
Nathan dengan ekspresi wajah datarnya."Lu pikir gue tidak.....lihat tai lalat besar ini .Dan lihat kacamata kebesaran ini .Rambut belah tengah gue ."Nathan menunjukkan penampilan aneh nya.
Tidak kalah aneh dari Kenji yang memiliki tai lalat sama dengan Nathan ,dan topi Bucket Hat/Topi Pancing yang Kenji kenapa .
Untuk pakaian mereka berdua mengenakan pakaian sedikit lusung layaknya anak-anak jalanan .
+++++++
Pukul. 20.00 Malam
Mereka bertiga sudah ada di luar rumah .Lebih tepat sudah dalam perjalanan .Dengan Ryo yang sebagai perempuan berjalan di antara Kenji dan Nathan .
"Lu tau dari mana Hiro sering ke sana?".Tanya Kenji kepada Nathan .
"Gue kemarin tidak sengaja dengar pembicaraan dia dengan seseorang ."Yang padahal Nathan baru mendengar itu tadi siang .
Iya, yang di lihat Nathan tadi siang adalah Hiroyuki .Nathan memang tidak tahu betul apa yang tengah Hiroyuki lakukan berbaring di tempat tidur kesehatan rumah sakit dengan kedua kelopak mata terpejam.Tanpa berniat bergerak mendekati Kenji yang saat itu tengah sakit .Boro-boro mendekat ,bertanya pun tidak Hiroyuki lakukan sama sekali .
Membuat Nathan semakin curiga .
Dan iya, selepas dari kantin tadi siang .Nathan tidak langsung kembali bersama Kenji .Ia berlalu lebih dulu dengan beralasan ingin pergi ke toilet .Yang nyata ia kembali ke ruang kesehatan sekolah untuk memastikan Hiroyuki.
Waktu itu lah .Nathan tanpa sengaja mendengar percakapan Hiroyuki dengan seseorang yang tidak dapat Nathan lihat siapa seseorang itu karena terhalang oleh dinding .Sudah tau semuanya yang di bicarakan Nathan langsung melesat pergi dari sana .Karena seseorang yang mengobrol dengan Hiroyuki mulai curiga dengan kehadirannya .Menghindari tertangkap basa karena menguntip Nathan memilih berlalu pergi lebih dulu.
Next....
"Ayo jalan, atau kita akan terlambat sampai di sana."Nathan mempercepat langkahnya.