My Salvador

My Salvador
Eps.202 Next



Osaka


Pukul. 08.10 Menjelang siang .


Rabu


Babak terakhir ujian akselerasi. Akan tetapi sebelum babak akhir di mulai. Semua peserta yang lulus di babak pertama di kumpulkan di aula gedung. Perkumpulan untuk memberitahu nama-nama yang akan lanjut ke babak akhir penentuan dengan mengambil dua ujian kemarin.


Dari tiga barisan .Nathan berdiri di barisan paling belakang nomer tiga. Bersebelahan dengan Azura .


Petugas pembawa acara mulai naik ke atas panggung untuk memulai acara pembukaan.


"Selamat siang ,tuan ,nona akselerasi."


"Siang juga."Balas serentak semua anggota akselerasi.


"Masih semangat untuk babak terakhir."


"Masih."


"Next. Saya mulai saja ."Kata Pembawa acara."Sama seperti persyaratan yang tertulis dalam surat pendaftaran pertama .Di hari ini saya akan membaca 10 peserta yang akan lolos ke babak akhir dari 30 perserta yang tersisa ."


Membuka surat yang ia genggam sembaring tadi .Pembawa acara ini mulai membacakan 10 nama peserta yang lolos untuk lanjut ke babak akhir.


Selama pembaca nama-nama yang lolos dari nomer paling belakang (10) sampai 7 nama yang di sebutkan .Nama Nathan belum disebutkan sama sekali.


"Lu santai banget anjing .Nama kita belum di sebutkan ."Azura yang sudah tegang berkeringat dingin khawatir akan gagal terlihat jelas dari raut wajah nya .


Berpaling melihat sumber suara dengan menyungging ekspresi wajah datar."Hah?".Nathan yang justru bertanya.


"Bang***sat ekspresi macam apa itu."Nada bicara rendah yang kesal.


Menyungging senyum miring di barengi kembali menghadap ke depan .Di barengi pula dengan."Tuan Tadashi Azura dua besar ."


Mendengar itu saking senangnya Azura langsung menggoyang-goyangkan tubuh Nathan ."Nama gue nama gue ."Ujarnya yang langsung menjadi sorotan.


Azura yang baru menyadari jadi pusat perhatian .Langsung melepaskan Nathan dan kembali ke barisan.


Sementara yang di goyang-goyang."Waduh-waduh kepala gue."Gumam Nathan menyeimbangkan kepalanya.


"Next untuk nama terakhir. Dan perserta terakhir yang akan lolos babak final."


Semua perserta yang namanya belum di sebutkan langsung menyungging ekspresi wajah tegang .Khawatir berdoa dengan kesempatan terakhir ini.


"Yang terakhir dengan nilai sempurna. Dia adalah ."


Suasana semakin tegang .Nathan yang seharusnya bersikap tegang takut gagal seperti yang lain. Justru di sini Azura lah yang terlihat sangat khawatir. Padahal di posisi ini status Azura sudah jelas akan lolos ke babak final.


"Tuan Nathan Salvador."


"Wow."Azura yang langsung mendorong kasar bahu Nathan.


"Yokatta ."Batin Nathan dengan posisi badan sedikit condong ke depan .


"Peserta yang nama nya saya sebutkan harap meninggalkan aula .Untuk pergi ke ruangan ujian selanjutnya."


Next......


Di ruangan terbuka ,namun masih di dalam gedung pelaksanaan. Nathan dan peserta yang lain mulai di persilahkan untuk duduk di bangku yang sudah tersedia .


Di saat semua perserta sudah duduk di bangkunya masing-masing.


"Selamat siang."


"Siang."


"Di babak penentuan. Kalian akan di berikan 60 lembar soal dengan durasi 2 jam pengerjaan."


"What."Gumam semua perserta.


"Silakan di bagikan."Suruh pembicaraan ini kepada rekan-rekan nya.


Azura yang sudah mendapatkan lembar soalnya .Beruk.... menjatuhkan keningnya di atas meja di depannya."Okaa-san, Otou-san benar kata kalian berdua ini sangat sulit .Apa putra mu ini harus menyerah sampai disini ."Gumam Azura mulai putus asa melihat deretan soal-soal yang semakin rumit dan sulit .


Sudah mulai mengerjakan soal."Cepat kerjakan be**go."Ucap Nathan kepada Azura yang duduk di depannya.


"CK sialan ."Umpat Azura kembali duduk dengan benar .Untuk memulai mengerjakan soal-soal ini.


+++++++


Pukul. 09.50 Siang


"10 menit lagi soal-soal akan di ambil ."


"Masih banyak sekali yang belum ku kerjakan."Batin Azura panik .Seakan-akan status sebagai pemuda dingin lenyap karena soal-soal gila di depannya.


Mengangkat tangan kanannya."Ada apa Tuan Nathan?".Tanya seseorang pria yang duduk di depan .


"Yang sudah selesai boleh di kumpulkan di depan?".


"Boleh".


Nathan beranjak dari tempat duduknya. Namun Azura justru membulatkan manik hitamnya ,terpaku dengan pergerakan cepat di kaki .


Kenapa? Karena ada kertas yang sengaja Nathan injak dan ia tendang ke arah kaki Azura saat ia berjalan untuk memberitahu Azura tentang kertas itu .Di situ Azura yang kaget langsung berganti menginjak kertas yang Nathan tendang pelan ke arah nya .


Tidak tanggung-tanggung. Nathan melakukan itu juga dengan menyusun strategi yang matang ,karena ketahui sedikit saja ia bisa didiskusikan. Sebelum menjalankan strateginya .Nathan mengawasi dua penjaga di samping dan belakang nya .


Bagaimana bisa tidak di ketahui dengan pengawasan seketat itu?Iya, sebelum melakukan strategi Nathan mengawasi para petugas yang saat setiap tiga menit sekali ada pertukaran pengawas .Jadi bisa di simpulkan jika Nathan mengambil kesempatan itu untuk memberikan kertas tadi kepada Azura .Karena di saat itu fokus pengawas teralihkan. Walaupun hanya untuk beberapa detik saja.


Next.....


Selesai mengumpulkan soal nya dan jawaban nya .Nathan langsung di persilahkan untuk meninggalkan ruang ujian.


"Kamu tunggu di luar ."


"Iya ,permisi Senpai ."Nathan berlalu meninggalkan ruang ujian .