
Osaka
Pukul ,15.28 , menjelang sore .
Jum'at
Hiroyuki, pemuda yang baru saja menyelesaikan tugasnya bergegas mempercepat langkahnya untuk segera kembali ke kamar Villa nya .Pikirannya sangat tidak tenang meninggalkan kedua pemuda resek tadi di sana ,cuma berdua!!.
Bahkan dalam pemikirannya, kalau kedua pemuda tadi akan menghancurkan Villa pun terlintas dalam otaknya. Yang membuat dirinya semakin panik lagi, dan cemas sekali kalau itu benar-benar akan terjadi.
Dan benar saja di saat langkahnya sudah dekat dengan Villa kamar inapnya ,terdengar suara dari dalam Villa yang sangat jelas terdengar dari luar.
Hiroyuki yang mendengar itu, langsung berlari lebih cepat lagi dengan kaki jengkelnya. Setibanya di depan pintu ia buka paksa pintu itu sampai terdengar suara .
Bruk.....
Hiroyuki menatap tajam ke arah dua pemuda yang tengah menatap bengong ke arahnya .
Hiroyuki yang berjalan berlahan masuk ke dalam kamar, menghampiri kedua pemuda yang masih bengong di depan pintu kamar mandi."Kalian ini kenapa? ".
Masih dengan posisi yang sama."Peluk-peluk kayak gini!Mau mandi bareng ,kalian?".
Menjawab bersamaan."Nani!?".Lalu menatap satu sama lain dan langsung menjaga jarak aman .
Hiroyuki yang memperhatikan kedua pemuda ini, ia dibuat gemas serasan ingin meremukkan tulang-tulang kedua pemuda di depannya ini .
Lalu ia bertanya kembali ."Kalian mau apa tadi?".
Menjawab bersamaan."Mandi."
Kedua pemuda ini teringat bahwa mereka ingin mandi sore .Sesegera mereka berdua berlari dulu-duluan masuk ke dalam kamar mandi .Dan bisa kalian bayangkan apa yang di lakukan kedua pemuda ini lagi .
Hem, dorong-dorongan badan seperti tadi dan tidak ada yang mau mengalah di antara mereka .
Semakin mengepalkan tangannya. Hiroyuki mengelus dadanya berharap emosinya segera merendah .Dan dia bisa dengan sabar menghadapi dua pemuda yang bikin resek di depannya ini.
Masih di posisi yang sama ,ia berdehem cukup keras."Ehemm."
Namun itu tidak membuat kedua pemuda di depannya berhenti bertengkar .Kedua pemuda ini tetap fokus bertengkar siapa yang akan lebih dulu masuk ke dalam kamar mandi .Bahkan tangan Nathan sampai kejepit pintu ,dan karena kesal ia menjepit balik kaki Kenji ke pinggir pintu .
"HOI!!!".Teriak Hiroyuki .
Kedua pemuda ini langsung terdiam dengan posisi yang masih sama .Berpelukan di ambang pintu masuk kamar mandi .Mereka berdua memandang bengong kembali ke arah Hiroyuki.
Hiroyuki memijat keningnya yang tidak terasa penat ,dengan beralih menatap kedua pemuda di depannya bergantian."Diantara kalian, siapa yang mau mandi duluan?."
Jawab bersamaan ."Gue."
Sekali lagi kesabaran Hiroyuki kembali di uji ."Kalian kan bisa gantian ."
"........Kenji lu tidak bisa nunggu bentar ,biar Nathan duluan ."
"Tidak!Gue duluan ko yang mau mandi ."Ngegas Kenji .
"Gue duluan be**go ,lu yang nyerobot-nyerobot."Nathan dengan bergembung-gembung menjawab .
Tidak mau kala Kenji langsung menjawab cepat ."Tidak, o'on ."
"Tau lah gue mau mandi duluan ."Nathan beranjak masuk namun tangan kekar Kenji segera menghalangi jalannya .
Nathan mendorong-dorong tangan Kenji .Dan Kenji yang tidak mau kalah pun mengunakan tangan satunya ,untuk menarik-narik kerah baju Nathan. Pertengkaran terjadi lagi di antara mereka berdua. Dan emosi Hiroyuki sudah tidak bisa terkendali lagi.
Hiroyuki yang emosi menarik lengan Nathan ,dan juga menarik kerak baju Kenji .Sampai tubuh ke dua pemuda ini tertarik kebelakang dengan cukup kuat ,hingga kedua pemuda ini dapat melihat langit-langit kamar mereka .
Masih diposisi yang sama ."Baji**ngan!!Tidak bisakah, DIAM!!".Nada suara yang tidak bersahabat lagi ."Kalian berdua benar-benar ,ihhhh."
Belllluuukk.....
Ke dua pemuda ini langsung terdiam bengong ,dikala Hiroyuki memukul pintu kamar mandi mereka yang tertutup sampai jebol .
"Jepol!".Ujar Nathan yang masih terdiam bengong.
"Ne ,ne, ne ,Nat ."
"......Lu mandi duluan saja .Gue selesai lu ."Ucap Kenji bergidik merinding menatap Hiroyuki.
"Tidak, lu duluan saja ."Balas Nathan .
"Lu saja ,Nat .Katanya mau mandi duluan ."
"Tidak ,lu saja ."
"Lu saja ,Nat ."
"Tidak!".
"Hoy!!".
"........Mau tangan kanan atau yang kiri ,kalian berdua ."Hiroyuki menatap tajam bak manik elang ke arah kedua pemuda di depannya.
Kenji dan Nathan tersenyum paksa menatap Hiroyuki. Memohon agar Hiroyuki tidak marah lagi.
"Kalian ikut gue."Ajaknya sembaring bersiap beranjak pergi .
Menatap bingung."Kemana?".
Dengan melirik ke arah pintu kamar mandi yang jebol ."Lu tidak lihat."
Nathan ingin menjawab,namun dengan cepat Kenji membungkam mulut Nathan .Sembaring berkata."Ayo ."
Mereka sama beranjak pergi dari sama .Dan Nathan ,pemuda yang tengah berjalan di samping Kenji terus bergumam ,meracau.
"Kan bukan kita yang jebolin pintu itu ,kenapa harus kita yang tanggung jawab ."Salah satu ocehannya .Yang di balas Kenji ."Diem lu!!Lu mau digantung idup-hidup sama Hiro ."
"Tidak."
"Yasudah diem cebong."
"What!? lu bilang apa barusan!?".Nathan yang menghentikan langkahnya sembaring menaikan nada suaranya.Dikala mendengar kata cebong dari mulut Kenji .
Dengan santai Kenji membalas ."Cebong."
"Mitimu, kecipir kering ."Ejek Nathan yang tidak mau kalah .
Menatap tajam , bagian mata elang."Cebong cerewet."
"Kecipir kering."
"Cebong cerewet."
Ejek satu sama lain tanpa perduli dengan banyaknya sepasang mata yang memperhatikan berdua nya yang tengah berdebat .
Hiroyuki kembali di buat memijat keningnya yang tidak terasa penat sama sekali."Aduh ibu, kedua makhluk resek ini lebih menakutkan dari pada kedua adik ku ,ibu ."Gumamnya mencoba bersabar .
Hiroyuki melangkah kakinya mendekati kedua pemuda yang tengah berdebat ini ."Diam dua tikus betina!!."Gertak Hiroyuki .
"WEEEWW ."Bentak mereka berdua bersamaan kepada Hiroyuki .Tepat di depan perhatian Hiroyuki.
Alhasil kalian pasti tahu kelanjutan nasib dua pemuda ini .Tak ada kesabaran lagi, Hiroyuki tarik baju kedua pemuda ke depannya .Lalu ia ikat ujung bawah baju kedua pemuda ini menjadi satu .
Natha langsung mengoceh ."We we we apa-apa ini, gue tidak mau sama dia."
"Idih ,siapa juga yang mau sama cebong cerewet."
"Banyak beki**cot lu ,kecipir kering."
Tanpa abah-abah Hiroyuki membentur kan jidat mereka berdua berlawanan. Kenji dan Nathan merintih sakit sembaring mengelus jidat mereka yang lebar memerah .
"Lu ini kenapa?".Tanya Nathan yang masih terfokus mengelus jidatnya yang benjol karena bertabrakan dengan jidat Kenji .
Kenji hanya terdiam sembaring mengelus-elus jidatnya yang seakan paling sakit sendiri.
"Gu......".Ucap Nathan yang langsung terpotong dengan kalimat Kenji ."Okeh ,kita jalan duluan ."
Nathan yang tidak suka kalimatnya terpotong."Lu punya sopan suntun ,Tidak!?".Menatap tajam ke Kenji .
Dengan santai."Apa itu!?".
"Sopan santun maksud gue ,makannya kalau mikir pakek dengkul, kecipir kering."Mulai Nathan kembali membuka pertengkaran.
Membalas menatap tidak kalah tajam."Baka Cebong cerewet ,mulut lu be**cek kayak siput kali ."Kenji yang tidak mau mengalah lagi .
"Apa lu bilang kecipir kering, gue tidak dengar!?".Mendekat-dekatkan telinganya mengejek Kenji .
Kenji menyentil daun telinga Nathan dengan ekspresi kesal ."Cebong cerewet, makanya kalau mau dengerin sesuatu tuh pakek mata."
"Lu ngajak ribut ,sakit kecipir kering telinga gue."Memegangi dauh telinganya yang memerah .
"Emang gue mikir pakek dengkul, cebong cerewet."Mendorong jidat Nathan .
"Lohhh ,ngajak ribut!!".Nathan yang mengatur posisi siap berkali .
Hiroyuki lagi-lagi dibuat kesal ,emosi tingkat dewa. Juga malu ,karena kedua temannya ini menjadi pusat perhatian teman-teman cowok lainnya .Dan bersyukurnya dia, villa Cewek ada di bawah. Coba kalau dekat ,mau taruh mana muka Hiroyuki memiliki dua teman yang tidak punya otak ini .
Ia sangat lelah sekali ,ingin sekali dirinya pindah ke villa perempuan. Tidur sama mereka, jauh dari dua makhluk resek di depannya.What!!!??Sudah-sudah jangan membual lagi .
Hiroyuki kembali memisahkan kedua pemuda ini .Dan menyuruh Nathan buat kembali ke Villa ,sedangkan Kenji di paksa ikut dengannya .Tidak mungkin untuknya lagi meningkatkan dua makhluk resek ini berduaan saja dalam satu ruangan lagi .
Di luar yang menjadi pusat perhatian saja kedua makhluk resek ini tetap bertengkar ,lalu bagaimana jika mereka hanya berdua dalam satu ruangan .Iya sudah tidak bisa di bayangkan lagi .
+++++++++
pukul, 18.24 ,malam
Setelah selesai dengan keributan tadi siang ,kini dua makhluk resek ini tengah membantu Mika, Kalisa, dan Hiroyuki menyiapkan makan malam untuk teman-teman kelasnya .
Walaupun satu tempat makan ,akan tetapi kelas sebelah sudah ada menu makan malamnya sendiri dan juga sudah ada yang mengurusnya sendiri ,petugas sama sepertinya .Jadi bisa di bilang ,mereka memakan menu makan malam sendiri yang di sediakan kelas mereka masing-masing.
Untuk nasi putih, mereka tetap menjadi satu wadah .Wadah yang sudah di sediakan.
+++++++
Beberapa waktu kemudian, jam-jam makan malam telah berlalu .Ke lima makhluk bumi ini tengah mengelap piring makan teman-teman kelasnya yang baru selesai mereka cuci .
Bersamaan dengan itu Tuan Hajime yang barusan ikut membantu merapikan meja-meja makan .Menghampiri ke lima makhluk bumi ini ."Jika sudah selesai, kalian langsung makan saja .Saya sudah siapkan makanan untuk kalian di sana ."Dengan menunjukkan ke arah meja makan .
Mika yang awalnya terdiam lesung langsung berwajah berseri-seri."Beneran, Sensei?".
Tuan Hajime menyungging senyum ramahnya."Iya ,kalian sudah bekerja keras sejak tadi .Pasti kalian juga membutuhkan makanan untuk mengisi tenaga kalian kembali ."
Masih dengan semangat yang membara."Beres itu, Sensei."
"Kalau gitu saya tinggal untuk berkeliling, melihat anak-anak yang lain ."Tuan Hajime beranjak pergi dari sana .
"Iya , Sensei."Balas mereka bersamaan.
Selepas kepergian Hajime .Kenji yang masih memperlihatkan gurunya dari kejauhan berkata."Sepertinya Sensei beneran suka sama Bu
Ana .
*Anastasya ,nama walikelas MIPA D ,kelas yang sekarang tengah bermalam di daerah ini bersama kelas 10 MIPA C .*
Nathan yang ikut menyaksikan gurunya yang tengah berbincang dengan walkes kelas sebelah."Biarkan ,lagian kasihan Sensei kita kelamaan menjomblo."
"Iya sih ,semoga lekas jadi ."Mengalihkan perhatiannya ke arah lain ."...Baka, bukankah kita musuhan .Kenapa lu jawab-jawab!?".Lanjutnya menatap sengit ke Nathan .
Masih dengan posisi yang sama ,ia menatap santai Kenji ."Lupa!".
"Iii......".Geram Kenji yang langsung mendapatkan tatapan elang dari Hiroyuki."Gelud lagi ,gue sliding kalian ."
Dengan santai Nathan menjawab."Iyiyiy ,bunda Yuki kami diam ."
Hiroyuki yang bisa mendengar dengan jelas ."Diem lu!".
Seketika kedua makhluk ricuh ini bergeming menghentikan aktivitas suara mereka .
Masih di posisi yang sama, Mika berkata."Kayaknya petugas kelas sebelah langsung makan bersama tadi."
Tanpa berpaling melihat lawan bicaranya."Iya ,lu tidak lihat tadi ."Balas Hiroyuki yang dingin .
Mika yang awalnya terfokus membereskan piring-piring, langsung berpaling menatap tajam ke Hiroyuki."Kalau tidak niat jawab enggak usah balas ,Es batu kotak ."
Hiroyuki hanya terdiam, seakan moodnya untuk bertengkar sudah tidak ada lagi.
Namun berbeda dengan dua makhluk resek ini yang terkekeh kecil menertawakan berdebat kecil antara Hiroyuki dan Mika .Entah apa yang lucu bagi mereka berdua,yang jelas mereka berdua tertawa kecil.
++++
Akhirnya setelah bergeming di tempat bersih-bersih akhirnya kelima makhluk bumi ini .Berpindah tempat ke salah satu meja yang tersedia di sana ,dengan menghadap beberapa macam makanan hangat di sana.
Walaupun saat itu hawa dingin menusuk kulit dan sekitar mereka sudah mulai sunyi .Kelima makhluk bumi ini tetap fokus berbincang-bincang sembaring memakan makan malam yang tersedia.
Kenji pemuda yang tengah duduk tidak terlalu jauh dari Nathan duduk ini hanya terdiam menyimak ,sembaring memperhatikan Nathan dengan diam-diam .Sedangkan untuk Hiroyuki fokus memakan makan malam ,begitu juga Mika dan Kalisa .
Namun sesekali Mika membuka suara untuk memarahi Hiroyuki yang sembaring tadi merebut makanan yang ia ambil .Dan di tengah keributan itu ,Nathan hanya terdiam .Fokusnya menatap ke arah makanan di depan yang belum tersentuh olehnya sama sekali .
Kenji menyadari itu ,karena sembaring tadi ia memperhatikan Nathan diam-diam. Ia pun membuka suara ,dengan memberikan semangkuk sup hangat yang baru saja ia buat tadi ."Ambil ,cepat makan."Ucapnya tanpa menatap manik hitam lekat Nathan .
Iya ,sembaring memperhatikan Nathan. Kenji juga tengah di sibukkan membuat sup dengan alat masak yang sudah tersedia di atas meja mereka makan .
Nathan menerima semangkuk sup yang di berikan Kenji dengan menyungging senyum seperti bayi polos yang baru saja mendapatkan sebotol susu.
Kenji yang tengah mengambil sup di mangkuk makanan sendiri, pun melirik sekilas ke Nathan yang sekarang tengah makan .Dengan menyungging senyum tipisnya .Ia sadar, kenapa Nathan terdiam bengong .Itu karena Nathan bingung harus memakan apa ,sementara di depannya hanya ada makanan Jepang yang belum pernah ia makan, terutama dengan sepiring daging mentah di depannya yang sudah terpotong-potong rapi .
Nathan tahu, daging sapi ini bisa di bakar di panggangan yang tersedia di depannya .Akan tetapi ia urungkan niatnya karena ragu ,entah kenapa .Alhasil Kenji yang menyadari ,segera membuatkan sup untuk Nathan.
Dan benar saja dugaannya ,Nathan sangat senang sekali bahkan tingkah bayi gemoynya sangat terlihat jelas.
++++
Selang beberapa waktu kemudian mereka yang selesai makan segera berkemas ,dan segera kembali ke kamar Villa mereka masing-masing.
"Gue pergi duluan ,jangan lupa besok kalian harus bangun pagi ."Mika dengan menatap tajam ke arah tiga makhluk bumi jantan didepannya ini.
"Iya iya ratu siaga ."Balas Hiroyuki malas .
"Sekali lagi lu kayak gutu, gue pegal leher lu ."Ancam Mika menatap tajam ke arah Hiroyuki.
Hiroyuki yang sudah mode off ,hanya menatap malas ke arah Mika .
Sementara itu Kalisa yang berdiri di dekat Mika ,menarik lengan Mika ."Ayo kita kembali ,Mika .Ini sudah malam ."
Mika membuang nafasnya dengan kasar ,ia memilih tidak menuruti emosinya .Dan memilih untuk menuruti keinginan Kalisa ,yang ada benarnya .Toh dirinya juga sudah sangat lelah,letih sekali .
Setelah kedua makhluk bumi betina berlalu pergi dari sana .Ketiga pemuda ini pun ikut berlalu pergi dari sana .
Ketiga pemuda ini sama-sama lelah ,letih ,penat. Bahkan mode baterai mereka sudah 0 persen .Alhasil ke tiga makhluk bumi ini hanya terdiam sepanjang perjalanan ke Villa mereka .
Sampai tiba-tiba, sesuatu benda kecil melompat cepat ke arah ketiga pemuda ini untuk menyebarkan ke sisi lain jalan .Nathan yang pernah kali menyadari langsung menghindar ke arah lain ,sementara itu Kenji langsung berteriak sekencang mungkin."Aaaaaaaa, dame ,dame ,dame ."Dengan merambah tubuhnya sendiri ,bergidik geli .
Sedangkan mode lemot Hiroyuki yang mengembung terlihat dahulu."Weew ,apa itu?".
"Serangga kayaknya aaahh.... ."Nathan sembaring menguap ,mengantuk .
"Ih!".Ujar Kenji langsung ngeloyor jalan duluan.
Nathan dengan mata belok memerahnya ,khas orang ngantuk berat ."Kenapa kecipir kering?".
Hiroyuki yang melanjutkan perjalanan yang sempat terhenti tadi ."Dia takut serangga."