
Osaka
Pukul. 07.00 Pagi
Senin
Sekolah masih libur .Akan tetapi simulasi ujian akselerasi sudah mulai berjalan .Nathan yang di antar oleh Kenji telah sampai di gedung pelaksanaan acara .
Tidak sesuai dugaan Nathan .Karena di gedung itu banyak sekali anak-anak mudah seusia Nathan yang mendaftar mengikuti ujian seleksi akselerasi.
"Banyak sekali sekali yang ikut ."Ujar Kenji melihat sekeliling nya ."Gue jadi takut, lu kak tol**ol ikut ujian gini ."
"CK lu mendoakan gue gagal."
"Tidak anjing .Lu jadi sensitif sekali beberapa Minggu ini."Heran Kenji .
Menjinjing alis sebelahnya ."Hem."Dehem Nathan berlalu meninggalkan Kenji saat panitia penyelenggara mulai memanggil peserta untuk berkumpul mengisi beberapa kelengkapan dokumen.
Menunggu Nathan selesai .Kenji duduk di ruang tunggu khusus yang sudah di siapkan untuk orang tua yang mengantar .Sembaring menunggu acara selesai Kenji mengisi waktu bosannya dengan bermain game online.
Sikap yang di tunjukkan Kenji berbanding terbalik sangat jauh dari para orang tua peserta yang lain .Yang hampir semua orang tua peserta memang ekspresi wajah tegang menunggu asik anak selesai melakukan ujian.
Next.....
Suasana tegang dingin menyelimuti suasana dalam ruangan penyelenggaraan ujian. Semua peserta sibuk dengan kertas lembaran soal nya masing-masing. Yang harus sudah selesai dengan waktu satu jam.
"AAAAAAA......Aaaaaa......".
"Astagfirullah."Ujar kaget pelan Nathan yang langsung terfokus pada sumber suara memecah gendang telinga.
Petugas penjaga ujian langsung membawa perempuan ini keluar dari ruang ujian tanpa membuat kegaduhan atau mengusik peserta yang lain .
Kembali fokus dengan soal lembar kerjanya."Kenapa perempuan tadi?".Gumam Nathan .
Setelah terusik sedikit dengan perempuan yang tiba-tiba berteriak .Sesaat setelah itu .Pria seperti pemimpin panitia membuka suara di mikrofon yang tersedia di depan ."Mohon perhatian nya sebentar."
Di saat itulah semua murid menghentikan aktivitas, begitu juga waktu berputar nya angka jam yang ikut terhenti.
"Jika salah satu dari kalian ada yang sakit ,tidak kuat atau tidak sanggup lagi untuk menyelesaikan soal-soal yang kami berikan .Kalian bisa berdiri dan mengundurkan diri sebelum kalian bernasib sama perempuan itu."
"Saya ulangi lagi .Jika kalian merasa sudah tidak mampu kalian bisa berdiri dan meninggalkan ruangan ini ."
"Saya tahu kesempatan ini sangat jarang akan datang kembali .Namun kesempatan ini tidak terlalu penting dari kesehatan mental kalian ."
Hening sesaat. Pemuda yang duduk di kursi nomer dua dari depan berdiri dari tempat duduknya."Saya permisi."Pamitnya di barengi membungkuk sekilas sebelum akhirnya berlalu meninggalkan ruangan ujian .
Selesai dengan pemuda tadi .Di susul lagi dengan satu orang perempuan dan dua satu pemuda lagi yang memutuskan untuk keluar dari ruangan ini .Yang berarti ketiga perseta tadi akan didiskualifikasi atau di anggap gagal dalam ujian pertama .
"Kalian lanjutkan kembali. Maaf telah menunda kegiatan kalian."Ucap pria ini di susul kembali berjalan angka waktu yang ditentukan.
Next.....
Sudah melihat sosok yang ia cari .Kenji yang melihat mimik wajah Nathan yang menjelaskan semuanya ."CK baka gagal di tahan pertama."
Mendorong kasar kepada Kenji."Berhasil baka."
Memegang kepalanya."Aduh gempa ."
"Yok cari makan ."Ajak Nathan.
"Terus ujian lu?".
"Besok datang lagi .Gue juga sudah mendapatkan kartu peserta buat besok ikut ujian."
"Oh."
+++++++
Pukul. 12.00
Di salah satu kedai rumah makan ."Tadi ada perempuan pingsan di bawa keluar ,sama tiga peserta yang akhirnya menyusul keluar .Ada apa di dalam?".Tanya Kenji .
Menikmati mengunyah makanan penutup yang ia pesan ."Tidak tau .Perempuan itu tiba-tiba berteriak tidak jelas dengan sendirinya. Kalau tiga perseta yang keluar itu mengundurkan diri ."
"Oh."
+++++++
++++++++++++
Osaka
Pukul. 07.00
Selasa
Di hari kedua mengikuti ujian akselerasi. Nathan yang kemarin berangkat di antar Kenji .Untuk hari ini ia berangkat seorang diri ke gedung penyelengaraan. Iya, walaupun di awal Nathan berangkat bersama Kenji .Akan tetapi harus berpisah karena Kenji ada urusan lain dengan teman-teman nya .
Sesuai dengan pemberitahuan sebelum di ujian di akhir kemarin .Kini Nathan tengah mengantri di depan pintu masuk ruangan baru tempat penyelenggaraan untuk menunjukkan kartu peserta nya sebelum di perbolehkan masuk ke dalam ruangan.
Ujian pertama untuk hari ini adalah tanya jawab .Perseta akan di panggil satu persatu untuk masuk ke dalam ruangan kedap suara yang tersedia di dalam ruangan ini.
Sementara menunggu perseta yang lain di sediakan tempat duduk di dalam ruangan ini .Menunggu giliran di panggil.
Selama itu Nathan yang tidak bisa melakukan apapun selain duduk diam .Karena di saat sebagai peserta membawa buku untuk di baca .Nathan justru tidak membawa apa-apa selain tas selempang yang disita di dalam loker yang saat ini di jaga ketat oleh penjaga ujian .
Membuka obrolan dengan peserta lain di samping duduknya."Dari sekolah mana?".Tanya Nathan kepada pemuda yang duduk di samping nya.
Menengok ke arah sumber suara."Berbicara dengan saya?".
"CK ganteng-ganteng tuli."Batin Nathan di barengi menyungging raut wajah datar .