My Salvador

My Salvador
Eps.80 Carita hari Minggu



Osaka


Pukul 00.10 Malam


Sabtu malam Minggu


"GILA! gue tidak mau lihat ini , matikan MATIKAN!".Nathan mencoba merebut remot TV yang di bawa Kenji apapun caranya .


Kenapa begitu? Karena Kenji tengah menonton film horor , film yang paling Nathan benci. Jika Nathan boleh memuakkan keinginannya ,ia lebih suka lihat film psikologi bunuh orang ,amputasi tubuh orang ,dari pada harus lihat film horor yang sosok suka tiba-tiba muncul tanpa permisi dulu ,seakan memaksa untuk ikut senam jantung .


Menarik paksa rambut kepala Kenji sampai tubuh mendongak ke atas ,dan posisi tubuhnya sangat melengkung ke belakang ."SAKIT O'ON ,SAKIT O'ON!". Teriak-teriak Kenji.


Masih di posisi yang sama ."Berikan remot TV nya!".Tegas Nathan yang tak mau di bantah lagi .


Kenji menyerah ,dari pada harus gundul karena remot .Lebih baik ia mengalah dan memberikan remot TV ini kepada Nathan .


Nathan yang sudah berhasil mendapatkan kemauan nya .Segera mematikan layar televisi ,ia lepas cassette film horor ,ia ganti dengan film lain yang kebetulan juga di dalam kumpulan cassette ini ada film psikopat .


Sudah berhasil menyalahkan kembali layar televisi .Nathan kembali duduk di sebelah Kenji yang masih mengelus-elus rambut kepala yang sampai rontok beberapa ."Gue akan botak sebelum tua!".


Tanpa melihat lawan bicaranya."Amin."Saut Nathan tanpa rasa bersalah .


"Ho!?".Kenji yang kesal dengan Nathan memilih berpaling melihat kearah lain .


Film pun di mulai , adegan seru-seru dalam film,


"My Crazy" dimulai .Di tengah adegan bunuh membunuh yang jelas-jelas memperlihatkan darah segar di bersemburat .Dengan cepat Kenji langsung berlari menjauh .


Nathan yang melihat itu ."Ken , kemana?".Yang di tanya di menjawab .Karena sudah terburu lari menjauh .


Nathan yang berpikir jika Kenji takut pun langsung mengakhiri menonton film ini .Ia ikut beranjak dari tempat duduknya untuk menyusul Kenji yang belum kunjung kembali .


Sembaring berjalan kecil ."Kata mau bergadang ,gue di tinggal ti...". Langsung terhenti dengan terfokus melihat ke arah ruang makan .Terfokus kepada Kenji yang tengah terduduk di sana ,sembaring menggenggam sebuah gelas keramik putih .


Nathan yang awalnya ingin naik ke atas .Kini berganti berjalan ke ruang makan ."Kenapa lu di sini , film belum selesai ma....". Terhenti karena melihat ekspresi wajah Kenji yang memerah dengan kedua mata yang sedikit berair, seakan baru saja menangis.


Mengerut keningnya."Lu kenapa ,be**go?Lu nangis karena tokoh perempuan tadi mati di amputasi."Ucap Nathan sedikit menahan tawa .


Masih di posisi yang sama , sembaring meneguk sedikit air dalam gelas yang ia bawa ."Gue mual, O'on .Lu nonton film tidak jelas, gue mual lihat darah."Ucap Kenji yang masih menahan rasa ingin mutah dalam dirinya.


"Oh."


".......Maaf ,gue tidak tau .Kalau gitu ayo kembali.Nonton film yang lain ,asal jangan hantu dan jangan psikopat ."Ajak Nathan .


"Ok ,bentar gue mau habiskan air hangat ini."Kenji yang masih terduduk tenang menikmati segelas air putih hangat .


+++++


Selesai dengan sedikit hambatan tadi .Kini kedua pemuda ini terduduk kembali di ruang keluarga dengan acara nonton film yang berbeda .


Kenji yang sudah terduduk tenang menunggu Nathan yang tengah menganti judul film lain .


Sudah siap untuk di lihat ,Nathan segera kembali duduk si sebelah Kenji . Sembaring melanjutkan nyemil kemasan camilan yang ia buka tadi .


Fokus melihat cerita film yang baru akan di mulai ."Be**go! Kenapa endingnya jadi nonton film romantis?".Ujarnya .


Masih asik dengan camilannya ."Cerewet lu anjing ,masih bagus gue setelkan yang ini, coba yang tadi gimana!? ."


"Film lain emang tidak ada?".


"Tak!, lu tidak lihat cassette film gue juga sedikit."


"Hemm."


"Tonton saja lah ,anjing .Bagus tidak bagusnya juga belum tahu ."Nathan menaruh kemasan camilan nya di atas meja ,untuk mengatur posisi ternyaman untuk menonton film ,"My love story is timed."


Alur cerita film semakin mendalam semakin seru .Kedua pemuda yang awalnya menonton dengan biasa saja kini menjadi tak biasa .


Keduanya sama-sama sangat fokus dan sangat mendalam alur cerita fiksi romantis ini .Bahkan Nathan sudah siapkan satu kemasan besar kotak tisu ,untuk jaga jika Kenji nangis yang nyatanya ia lah yang membutuhkan tisu ini .


Kenji yang terfokus dengan alur cerita film romantis ini . Harus terbuyar dengan suara Nathan yang tengah mengeluarkan ingusnya sampai membuat suara yang lumayan keras .


Sudah sangat kesal karena terganggu .Plakkkkk........."Diam o'on , kalau gini gue sama saja dengar lu nangis bukan lihat film."Bentak kesal Kenji .


Memasang ekspresi sebagai manusia paling di instain di dunia ."Sedih banget be***go ,tapi gue tidak nangis .Ingus gue nihh...keluar terus ."Ocehan Nathan.


"Cuma film be**go ,kenapa lu nangis?".


"Gue bilang ,GUE TIDAK NANGIS! ."


"Itu tisu buat apa kalau bukan buat usap air mata lu".


"Taulah O'on ,Gue capek jelasin."


"......Ingus kalau tidak usap pakek tisu ,lu mau hisap?".


"Anjing ,jorok lu!".


"Makah dari itu ,gue usap pakek tisu."


"Oh!".


"Emang ,lu mau kasih gue apaan kalau gue mau akting nangis? ."


"Tak ada gue miskin ."


Menjunjung julid bibirnya , menatap ilfil Kenji .


Sesaat kemudian keduanya tiba-tiba terdiam ,membuat suasana hening melanda ruangan ini .Dan dari keheningan ini ,hanya terdengar suara dari televisi saja yang masih menyalah . Sementara untuk suara lain ,sudah tidak ada lagi .


Semakin malam semakin larut ,juga semakin dingin di luar daerah ini .Dan di dalam rumah ini ,di suatu ruangan dengan televisi yang di biarkan menyalah untuk menonton kedua pemuda tampan ini tertidur cantik .


Karena lama berada dalam kesunyian membuat kedua pemuda ini berlahan-lahan mengantuk. Dan kini keduanya sudah terlelap kedalam dunia mimpinya masing-masing .


Di kursi panjang ini kedua nya tertidur pulas .Sama-sama menyelimuti dirinya sendiri dengan selimut berwarna sama yang tak terlalu tebal . Selimut yang mereka bawa sendiri-sendiri .Dengan posisi tidurnya yang berlawanan arah ,dan kedua kaki yang tetap bertemu di tengah .Walau sedikit saling tindih ,keduanya tetap berselancar kedalam dunia fantasi nya masing-masing.


++++++++++


++++++++++++++++++


Osaka


Pukul 08.20 Siang


Minggu .


Hembusan hawa sejuk masuk ke dalam dapur pemuda ini .Pemuda yang tengah terfokus membuat sebuah masakan untuk makan paginya.Dan suasana pintu dapur yang di biarkan terbuka sedikit .


Pemuda ini sengaja membiarkan pintu belakang kaca dapurnya terbuka ,ia biarkan agar udara hawa dingin pagi ,bisa masuk ke dalam tanpa harus susah-susah untuknya menyalahkan pendingin ruangan.


"Memang saya tak suka udara dingin." Tutur Pemuda ini ."Tapi bukan berarti saya benci dan mau merasakan hawa dingin di pagi hari".


Jika kalian tahu rasanya, hemm....saya pastikan kalian pasti akan ketagihan . Apalagi setelah tahu kalau hawa dingin bisa membuat kulit kita putih tanpa oplas dengan krim-krim mahal .


Caranya ,cukup mandi dengan air hangat tiap pagi ,jangan lupa pakek sabun .Mandi di cuaca yang dingin pakek air hangat nya ,jangan di cuaca panas kalian mandi pakek air hangat nya. Sudah melepuh di luar ,kalian juga akan melepuh di dalam .Ya sudah...sudah lanjut ....kini saya sendiri yang akan bercerita .


Saya adalah pemuda yang tengah di sibukkan memasak di dapur sederhana ini.Kalian pasti sudah kenal saya ,jika belum .Kenalkan, saya Nathan .


Sudah hampir tiap pagi kegiatan masak memasak saya lakukan ,jika tidak terlalu capek saya biasanya akan membuat menu makanan yang sedikit ribet cara pembuatan nya .Tapi kalau sedang capek tapi lapar .Ya, saya hanya akan membuat roti sandwich pakek telur ,atau daging ikan tuna saja .Itu jika capek peless sedang malas bergerak .


Dan bodohnya saya tetap memasak di dapur ,dan bodohnya lagi kenapa tidak pesan makanan online .


Satu ,saya tinggal di negara orang .Mencari makan yang dapat saya konsumsi dengan baik sangat sulit di sini . Bahkan awal-awal tinggal disini ,saya hanya makan sup ikan ,ikan bakar ,tumis ikan .Itu jenis daging yang sering saya makan saat pertama kali menetap di sini .


Tapi sekarang sudah tidak , karena saya sudah mendapatkan langganan toko daging sapi halal .Yang tersedia di salah satu supermarket besar di daerah yang saya tempati saat ini,supermarket itu menyuplai daging sapi halal .


Aahh...... beruntung saya .Karena hidup tanpa makan daging di hari-hari melelahkan benar-benar menguras banyak tenaga .


Oh ,iya .Jika kalian mau tahu .Saya adalah pemuda pengereman daging sapi, saya sangat suka sekali olahan makan berbahan dasar daging sapi .Sangat sekali , karena gimana ya dijelaskannya .


Gini-gini!! Olahan makan berbahan dasar daging sapi ,rasanya sangat sedap .Bahkan baik juga untuk mengisi daya baterai yang melemah .Energi tubuh yang terkuras banyak maksud saya .


Kalian sudah tahu kalau saya sangat suka makan berbahan dasar olahan daging sapi . Jadi kalian juga harus tahu ,kalau ukuran badan saya hanya segitu-gitu saja .Jangan menyimpulkan saya gemuk karena suka makan daging-daging sapi.Saya cium kalian.....tapi cuma bercanda.


Walau sekalipun saya sering makan daging .Ukuran badan saya tetap akan segitu-gitu saja .Kenapa!?


Karena saya juga tidak tahu penyebab apa .Banyak yang bilang saya cacingan lah ,kurang gizi lah .Astaga mulut tak bertulang , lancarnya mengucap sesuatu tentang keadaan seseorang tanpa cari tau dulu .


Yasudah lupa itu . Intinya saya sudah makan dengan baik .Untuk kurusnya badan saya , mungkin itu disebabkan karena keseharian saya .


Selesai makan terkadang saya langsung beraktivitas .Terkadang juga olahraga dulu sebelum makan ,atau makam dulu sebelum olahraga .Tapi walaupun tidak olahraga , aktivitas saya juga tetap akan banyak menguras energi .


Dari mulai membersihkan rumah, mencuci pakaian sendiri dll , intinya kegiatan rumah saya seperti kegiatan seorang ibu rumah tangga .Sekali lagi, jangan membayangkan saya mengenakan daster .Ingat itu!!.


Dan itu yang saya lakukan ,karena posisi nya juga saya tinggal seorang diri di negara orang ini .Di rumah yang ukuran nya cukup besar ,juga cukup menguras tenaga jika ingin membersihkan keseluruhan nya .


Kembali ke sekarang ,di tempat dimana saya tengah sibuk memotong wortel menjadi beberapa bagian .Tidak wortel saja ya ,disini juga ada kentang dan sayur sawi putih yang belum saya potongan ,juga kupas .


Hari ini hari Minggu ,jadi saya memutuskan untuk membuat sup daging sapi dengan beberapa isian campuran sayuran dan pangsit keringat isi adonan daging ikan yang sudah saya goreng kering .Semua bahan itu akan saya jadikan satu ,saya tata rapi di dalam kuali berukuran sedang ,lalu saya panas di api sedang agar sedikit ada sensasi kepanasan saat menikmati nya nanti .


++++


Juga ingat satu ini ,saya cowok bukan cewek .Saya memang cowok yang di paksa belajar masak sendiri, makan sendiri ,mandi sendiri hhh.......Canda .


Saya belajar masak atas keinginan saya .Di kala dulu saya sering seorang diri di rumah .Saya sering di tinggal hanya berduaan dengan pembantu rumah saya.


Pembantu rumah tangga yang selalu kerja di dapur .Jadi gini ,dulu setiap saya makan siang ,pagi, malam ,pagi lagi ,siang lagi ,dan malam lagi .Saya sering menemani pembantu saya masak memasak di dapur .Awalnya saya hanya seorang penonton yang duduk tenang ,tapi lama-lama kelamaan kelihatan asik juga bisa masak , apalagi bisa makan makanan sendiri .


Akhirnya saya minta tolong untuk di ajarin cara-cara masak oleh pembantu rumah saya .Awal belajar saya menghancurkan dapur ,juga tangan saya .


Kakak saya dan kakek saya yang tahu ,hampir saja memarahi pembantu rumah saya .Tapi syukurlah tidak jadi ,karena saya berbicara jujur lebih dulu kalau semua itu salah saya bukan pembantu rumah saya .


Setelah insiden itu , melangkah ke dapur pun saya tidak di perbolehkan .Tapi karena sudah berkeinginan kuat ,saya memberanikan diri saya untuk meminta tolong langsung kepada kakak perempuan saya .Untuk apa? Untuk di ajarin cara-cara masak di dapur .


Waktu itu adalah awal yang sangat membeku untuk saya .Atau mungkin karena saya yang sangat takut berlebihan dengan kakak saya .Yang super menakutkan di saat marah .


Tapi tenang ,usaha saya tidak akan terbuang sia-sia pada akhirnya ,karena kakak saya akhirnya mau mengajari saya masak .


Saking senangnya waktu itu ,saya sampai lompat-lompat tak jelas .Tapi harap di maklumi ya ,karena waktu itu usia saya masih 8 tahun .Usia yang masih sangat indah untuk berperilaku gila-gilaan tanpa harus digunjing oleh orang-orang .Benar bukan?.


Yasudah sampai di sini cuma cerita sedikit ,ini juga pertama kalinya saya bercerita panjang lebar .Rasanya sangat melelahkan sekali ...


Sudahlah bye", lanjutkan Thor.......


++++++++


Pukul 09.10 siang


Nathan yang sudah lama di sibukkan di dapur ,kini akhirnya berakhir .Masakan buat nya sudah jadi dan siap untuk di makan .Ia bahkan sudah menatap makanan dan peralatan makan di atas meja dengan rapi .Dan bahkan sudah duduk tenang di sana juga untuk bersiap memakan menu makan pagi nya yang sudah tertinggal jauh.


Mulai mengambil makanan di dalam kuali ."Banyak sekali gue masak ,tapi kayak ada yang kurang .Apa ya!?".Gumamnya sembaring memikirkan sesuatu.


"Enak ya makan-makan tidak bangunkan gue."Suara seseorang yang sudah tersandar di ambang jalan masuk ke ruang makan .


Nathan yang sudah melihat sang sumber suara."Lupa anjing ,gue lupa ada lu di sini."Ucap Nathan dengan terkekeh kecil .


"Hem."Dehem Kenji sembaring berjalan mendekati meja makan .


Kenji duduk di kursi kosong depan Nathan .Sementara Nathan yang sudah mengambil makanan ."Douzo meshiagatte kudasai ,kalau tidak enak tidak usah dimakan, tidak perlu komen."Ucap lancar nancap Nathan datar .


Yang di ajak bicara hanya terdiam ,sembaring mengikuti makan-makan .


++++++


Sesaat kemudian ,kedua pemuda ini selesai makan pagi yang tertinggal .Nathan yang tengah berberes dengan di bantu oleh Kenji berucap ."Mandi o'on ,mulut doang di mandikan ,badan ogak."


"Ok!".Balas singkat Kenji langsung beranjak pergi meninggalkan ruang dapur .


Tak ingin emosi pagi-pagi dan menguras tenaga yang baru saja terisi penuh. Nathan memutuskan untuk memulai mencuci piring .


+++++++


Pukul 10.07 siang


Kenji sudah berdiri di depan teras rumah Nathan .Ia tengah menunggu Nathan yang tengah mengunci pintu depan rumah .


Nathan yang sudah selesai mengunci pintu depan rumahnya."Kalau langsung pulang bawa saja sepeda gue, biar cepat sampai rumah."Saran Nathan .


"Tidak perlu ,gue mau jalan santai ."Tolak Kenji .


"....Lu sendiri mau kemana?". Gantinya bertanya .


Nathan yang sudah berjalan lebih dulu meninggalkan Kenji ."Cepat kecipir, gue kunci didalam tau rasa lu!."Ucapnya sembaring terus berjalan keluar halaman rumah .


Di luar Kenji dan Nathan mulai berjalan bersamaan berjalan menjauh dari rumah ini .Keduanya berjalan beriringan di jalan yang sama .


+++


Tanpa melihat lawan bicaranya."Gini-gini enak kali ya ,jalan-jalan ke taman."Ujar Nathan .


Yang di ajak ngobrol hanya terdiam yang membuat suasana menjadi hening seketika .


Sampai di arah jalan yang berbeda ."Taman ada di sebelah sana ,kalau lu mau ke taman bermain atau taman biasa semua ada di sebelah sana ."Jelas singkat Kenji ."Gue duluan ,kereta gue mungkin sudah sampai."Pamit Kenji berlalu pergi.


Nathan membalas dengan anggukan ringan .Melihat kepergian Kenji ,ia segera melanjutkan jalannya ke arah yang Kenji tujuh tadi.


Nathan berjalan lumayan lama ,sampai langkahnya terhenti di tengah-tengah antara taman bermain dan taman menenangkan.


Ia berjalan masuk ke sana ,berjalan masuk ke taman yang terlihat menenangkan ini .Baru beberapa menit ia berkeliling santai di taman ini .Nathan sudah kembali menghentikan langkah kakinya yang bukan di karena capek .Melainkan karena ia melihat Hiroyuki yang tengah terduduk di kursi panjang menghadap dua bocah yang belum berdiri didepannya .


Nathan berpikir mungkin itu kedua adik kembar Hiroyuki ,jadi ia memutuskan untuk mendekatkan ke sana untuk ikut bergabung bermain .


Baru saja ingin mendekat Nathan mendengar ."Bermain di sini saja ,kakak janji kalau ada uang kita masuk ke taman bermain yang sana ."Ucap Hiroyuki kepada kedua bocah laki-laki ini .


Nathan yang benar-benar sudah dekat dengan ketiga saudara ini ."Mau main ke sana ,dik?".Tanya Nathan membuat Hiroyuki langsung mendongak ke sumber suara .


Tanpa memperdulikan Hiroyuki .Nathan sedikit membungkukkan badannya di depan kedua bocah laki-laki ini ."Jawab saja ,tidak perlu takut."Ucap Nathan dengan lembut .


Keduanya berpaling melihat Hiroyuki sekilas ,sebelum akhirnya mengangguk ringan menanggapi pertanyaan Nathan tadi .


Nathan yang sudah berdiri tegak kembali ."Ayo ke sana ,Yuki .Temani adik-adik lu main ,kalau gue sendirian tidak bisa ."Ajak Nathan .


Hiroyuki tersenyum tipis melihat Nathan ."Gue tidak punya uang, Nat ."Ucapnya .


"Tidak perlu pikirkan itu ,ayo ajak adik-adik lu .Sesekali buat adik-adik lu bahagia ,tidak ada salahnya kan ."Nathan tersenyum indah kepada kedua bocah laki-laki ini .


Menatap sang kakak ."Onii-chan ,tidak papa kan kami ikut Onii-san ini ?".Tanya sang bungsu .Adik terakhir Hiroyuki.


Onii-chan\=>Panggilan kakak laki-laki, sekandung (Bhs Jepang)


Melihat wajah sumringah adiknya .Hiroyuki tidak dapat menolak lagi ."Iya ."Sembaring mengangguk ringan.


"Ayo jalan!!."Si bungsu yang sangat bersemangat berjalan lebih dulu .


Hiroyuki yang beranjak dari tempat duduknya sembaring berucap ."Hati-hati ,Chi. Zuo ikuti dia astagaaa....".Kesal Hiroyuki kepada dirinya sendiri .


Si sulung mengikuti si bungsu kembarannya ,setelah mendapatkan perintah dari sang kakak yang seperti sudah lelah menghadapi tingkah si bungsu ,saudara kembarnya yang terlalu kelebihan energi .


Nathan yang sekarang tengah berjalan beriringan dengan Hiroyuki ."Mereka seriusan kembar?Maksudku mereka beneran lahir barengan?".Tanya heran Nathan menatap berbeda kedua bocah tadi yang sangat terlihat .


"Hem."Dehem Hiroyuki menangapi kalimat yang Nathan ucapkan.


".......Yang pendiam itu si sulung ,Kazuo .Yang bobrok kebanyakan energi tadi si bungsu ,Kenichi ."Lanjutnya menjelaskan .


"Mereka kelihatan mirip banget sumpah ,tapi tidak dengan sifat nya .Yang tadi bersemangat sekali kayak gue ."Ucap Nathan membanggakan dirinya.


Mengucap kasar wajah Nathan ."Semoga tidak ,serem be**go kalau yang tadi mirip kayak lu .Tiba-tiba diam ,tiba-tiba bobrok ,tiba-tiba menyeramkan .Ya tidak anjing, serem ."Cerocos Hiroyuki tak terima .


"Hem."Dehem Nathan mendengus sedikit kesal .


Menunjuk ke tempat pembelian tiket ."Onii-san tempat beli tiket nya di sini ."Ucap Kenichi sedikit berteriak kepada Nathan .


Nathan berjalan mendekati Kenichi ."Mau ikut beli tidak?".Tanyanya kepada Kenichi kecil .


Mengangguk-angguk ."Iya, iya ."Balas kesenangan Kenichi bersemangat .


Merentangkan tangannya ."Sini ,Onii-san gendongan ."Melihat itu Kenichi kecil langsung masuk dalam dekapan Nathan .


Nathan kembali berdiri tegak dengan posisi sudah mengendong Kenichi kecil .Ia berjalan mendekati tempat pembelian tiket masuk ke dalam taman bermain ini .


Kazuo yang tengah berdiri di samping kakaknya .Dengan lucunya ia menarik cardinga yang di kenakan kakaknya .Agar sang kakak menengok melihat ke bawah sini .


Hiroyuki yang menyadari itu segera berpaling ,sembaring mengatur posisi sedikit membungkukkan ."Ada apa ,Kazuo?".


"Onii-san tadi ,teman Onii-chan?".Tanya balik Kazuo .


Onii-san\=>Kakak laki-laki tidak sedarah (Bhs Jepang)


"Iya. Dia sahabat dekat, Onii-chan ."Balas Hiroyuki tersenyum manis .


"Umm."


Hiroyuki yang gemas langsung saja mengelus lembut pucuk kepala si sulung .


*Si sulung Kaindra Kazuo ,atau Zuo .Dan si bungsu Yuzuru Kenichi ,atau Chi. Keduanya adalah saudara kembar lewat lima menit .Wajah keduanya sangat mirip ,tapi tidak dengan sifatnya .


Kazuo ,sang kakak cenderung pendiam ,pinter ,dan selalu berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak. Sedangkan Kenichi cenderung humoris ,bobrok ,dan berani bertindak tanpa berpikir-pikir lebih dulu .*


Sesaat kemudian .Nathan kembali lagi ke tempat semula bersama Kenichi yang masih dalam gendongan nya .


Sudah sampai di tempat semula .Nathan sedikit membungkukkan untuk menurunkan Kenichi dari gendongan nya .


Iya ,yang sudah berdiri tegak kembali .Segera memberikan dua tiket masuk kepada Hiroyuki .


"Arigato ,Nat ."Ucap Hiroyuki menerima dua lembar kertas tiket ini .


"Santai ."Balas Nathan tersenyum manis.


Hiroyuki yang kini terfokus menatap si bungsu."Kamu sama Onii-chan ,Chi . Onii-chan tidak bisa biarkan kamu pergi seorang diri itu sangat berbahaya ."Kata Hiroyuki sedikit tegas ."....Zuo bermain sama kak Nathan, ya ."Kata Hiroyuki dengan lembut kepada Kazuo .


"Hem."Kazuo dengan mengangguk ringan.


Menepuk bahu Nathan."Nat titip adik gue ,jangan sampai lecet-lecet saat kembali."Tegas Hiroyuki.


"Iya ,iya ,lecet juga di oplas ."


"Nat ,gue serius ."Tegas Hiroyuki menatap tajam ke Nathan .


"Iya ."Balas singkat Nathan mulai mengulurkan tangannya untuk mengandeng tangan Kazuo kecil .


Kedua pemuda yang membawa satu bocah sendiri-sendiri ini akhirnya berjalan masuk ke dalam taman bermain ini .


Di dalam benar saja dugaan Hiroyuki tadi, jika si bungsu pasti akan kegirangan .Si bungsu langsung menarik tangan Hiroyuki berlari ke sisi lain permainan.


Hiroyuki yang tengah berlari kecil mengikuti langkah kecil si bungsu."Nat ,jangan Kazuo ."Pesannya kepada Nathan yang masih terdiam di tengah jalan dengan Kazuo kecil yang masih menggenggam erat jemari tangannya.


Nathan yang masih di tempat yang sama hanya mengangkat jari jemarinya yang terbebas dari apapun membentuk huruf O untuk membalas pesan Hiroyuki.


Melepas genggaman tangan Kazuo .Nathan sedikit membungkukkan di samping Kazuo kecil berdiri ."Kazuo mau main ,atau naik apa dulu?".Tanya hangat Nathan .


Kazuo terdiam sesaat sembaring melihat-lihat sekeliling nya .Lalu ia kembali menatap Nathan yang tengah menunggu jawaban nya ."Naik rollercoaster tidak papa apa, Onii-san ?".


"Kita coba, tanya ."Ajak Nathan mengandeng tangan kecil Kazuo kembali .


Seperti seorang ayah yang tengah memperlakukan anaknya ,itu yang tengah Nathan perlakuan kepada Kazuo .


Di tempat pendaftaran untuk naik rollercoaster ,Nathan mulai mengendong Kazuo kembali agar tak terdesak dengan beberapa orang yang ada di sana .


Giliran mengantri ."Pak kalau anak seusianya boleh ikut naik?".Tanya Nathan kepada penjaga rollercoaster .


"Boleh ,tuan .Jika usian putranya sudah 6-7 tahunan ke atas .Lagian rollercoaster ini tidak terlalu menantang dan tinggi ,jadi boleh-boleh saja jika memenuhi persyaratan umurnya tadi ."Jelas penjaga rollercoaster ini .


Menatap manik hitam lekat Nathan ."Umur saya 3 tahunan , Onii-san."Kata Kazuo .


"Kalau gitu tidak bisa ,dik .Naik yang sebelah sana saja."Penjaga rollercoaster ini tersenyum ramah , sembaring menunjuk ke arah rollercoaster Koster yang lebih kecil.


Nathan membalas dengan senyum ramah ,sebelum beranjak masuk ke tempat sebelahnya.


Sudah dekat Nathan mendudukkan Kazuo di kursi yang masih kosong ,sebelum ia ikut duduk di sana untuk menemani Kazuo ."Duduk di sini saja ,suka kan?".Tanya Nathan yang terfokus memasang sabuk pengaman Kazuo .


"Permisi ,tuan .ikut duduk saja tidak papa ."Penjaga itu tersenyum ramah.


Selesai dengan itu penjaga ini berganti ke sisi lain penumpang .Begitu seterusnya .


Kazuo yang sudah terduduk teneng di samping Nathan ."Onii-san."Panggil nya kepada Nathan .


Melihat sang pemanggil."Iya!?".


"Boleh saya pegang tangan ,Onii-san?".


Nathan tersenyum manis sembaring mengangguk ringan.


Kazuo segera menggenggam tangan Nathan .Karena kereta rollercoaster ini mulai berjalan naik berlahan-lahan .Walaupun rollercoaster kecil ,namun yang namanya rollercoaster tetap saja ada pacu adrenalin nya sedikit-sedikit .


"Waaaawww........".Terik Kazuo dan Nathan bersamaan menikmati ketenangan dan keseruan menikmati permainan ini .


"Wahh ."Tarik Nathan tersenyum manis.


"Oohh!!...... Onii-san iniii sangat keren!!".


"Benar".Balas Nathan tersenyum manis .


"Waaww."


Eh sedikit yang tertinggal .Sebenarnya Kazuo belum boleh naik yang ini juga ,tapi karena ukuran badannya seperti anak seusia 4 tahun ke atas .Makannya Kazuo di perbolehkan naik ,bersama dengan Nathan sekali pun.


+++++++


Pukul 11.20 Siang .


Dari mulai rollercoaster ,komedi putar, bianglala, dan Istana Boneka .Keempat permainan yang sudah Kazuo dan Nathan naiki .


Dan kini karena sudah terlalu banyak bermain berkeliling .Nathan mengajak Kazuo untuk beristirahat terlihat dahulu di salah satu kedai .


"Kazuo duduk saja di sini .Biar saya yang pesankan. "Kata Nathan yang berdiri di samping Kazuo kecil ."Kazuo mau minum apa?".


"Ikut Onii-san saja ."Balas singkat Kazuo .


Nathan berlalu pergi untuk memesan makanan dan minuman untuknya dan Kazuo .Tak perlu waktu lama menunggu pesanan Nathan langsung di berikan kepada Nathan .


Nathan membawa nampan berisi dua minuman dan makan ini ke meja di mana Kazuo tengah duduk seorang diri .


Sudah dekat dekat dengan meja yang Kazuo duduki .Nathan taruh nampan makanan itu di atas sana ."Minum dulu ,tenggorokan saya bahkan sangat kering ."Ucap Nathan mengambil minuman pesanan nya .


Kazuo hanya membalas dengan anggukan yang sangat ringan .Sembaring mengambil minuman yang Nathan belikan untuknya .


"Kazuo sudah sekolah?".Nathan yang membuka obrolan.


"Sudah ."


"Kelas berapa?."


"Masih TK. Sekolah cuma main-main sama belajar baca saja ."Jelas manis Kazuo .


"Oh."


"Kalau sekolah di antar Onii-chan atau Okaa-san?".Sembaring menikmati camilan kentang goreng yang ia beli .


"Tergantung ,soalnya Onii-chan dan Okaa-san terkadang sibuk kerja. Kami biasa ikut Obaa-chan."


"Hemm."


"Onii-san sendiri di sini sama siapa?".


"Saya?".


Kazuo mengangguk ringan membalas perkataan Nathan.


"Saya sendiri di sini ,One-chan saya tidak tinggal di sini ."


"Okaa-san dan Otou-san ,Onii-san di mana?".


"Mereka sudah tenang di atas sana."Balas Nathan tersenyum ramah .


Berubah muram."Hem..sama seperti Otou-san saya."Ucap Kazuo pelan , seperti terdengar bergumam.


Namun Nathan yang masih bisa mendengar samar-samar."Tidak perlu bersedih ,Otou-san kamu pasti sudah bahagia di sana .Karena melihat kamu bahagia di sini ."Kata Nathan sembaring tersenyum hangat .


Kazuo hanya membalas dengan senyum tipis nya ,yang sangat tipis .


Berpaling melihat sekeliling."Onii-chan kamu kemana saja ,sampai sekarang belum muncul."Ucap Nathan .


"Kita cari saja , Onii-san."


"Nanti saja ,kamu lanjutkan saja makannya biar cepat besar ."Kata Nathan sembaring menyungging senyum hangatnya.