My Salvador

My Salvador
Eps.164 Welcome to Osaka



Osaka


Pukul. 12.08 Siang


Minggu


Tepat jam 12 siang .Pesawat pribadi yang Nathan tumpangi telah mendarat dengan selamat di bandara Jepang. Selepas turun dari pesawat .Saat ini Nathan dan Kenji sudah dalam perjalanan ke kembali ke rumah .Keduanya di antara langsung oleh ayah Kenji .Paman Yoshi .


Yoshi yang fokus mengemudikan mobil."Bagaimana hari berlibur nya?".Tanya Yoshi dalam bahasa Jepang.


Tidak ada balasan dari Nathan yang sembaring tadi melamun melihat keluar jendela tertutup mobil."Menyenangkan, Otou-san. Saya bawakan banyak oleh-oleh untuk Otou-san dan rekan-rekan kerja Otou-san, jika cukup ."


"Jadi dua koper tadi isinya cuma barang belanjaan kamu semua."Tabak Yoshi .


Entah sejak kapan Nathan menyodorkan kepalanya ke depan .Ke antara duduk Kenji dan Yoshi ."Belanjaannya banyak buangettt ,Oji-san .Sampai pinjam koper ku ."


"Intinya ,Kenji sangat boros sekali ,juga rakus sekali kalau di sana Oji-san."Timpal Nathan sebisa mungkin menjadi manusia paling di rugikan sedunia .Karena cara belanja Kenji .


Menarik kasar kerah kemeja Nathan."Urusai!!".Bentak Kenji .


Masih memasang ekspresi wajah paling dirugikan."Oji-san....".


"Sudah Kenji .Nathan sedang puasa ,jangan ganggu dia ."


Melepas kasar cengkraman nya. Kenji kembali duduk dengan kesal .


Sementara tanpa rasa dosa Nathan yang sudah kembali duduk dengan benar lagi ke kursi .Menahan tawa .Nathan membungkam mulutnya dengan telapak tangan kanannya.


++++++


Pukul. 15.32 sore .


"Wwaaaww."Tanpa merubah posisi rebahan nya di atas Sova ruang keluarga. Nathan menggeliat melonggar otot-otot tubuhnya.


Sudah duduk dengan benar .Nathan yang tengah mengacak-acak surai rambut kepalanya."Jam berapa sekarang?".Tanyanya entah kepada siapa .


Karena saat sampai di rumah tadi .Yoshi dan Kenji langsung bersiap pulang ke rumah nya sendiri. Membuat Nathan kembali seseorang diri di rumah yang luas ini .


Next....


Baru saja ingin pergi ke dapur untuk memasak makanan buka puasa dirinya. Langkah tujuan harus Nathan urungkan dengan suara suara bel rumah yang terdengar berkali-kali tanpa jedah .


Membuka pintu depan rumah mengunakan kunci ."BENTAR."Teriak Nathan lantang membuat seseorang di luar pagar rumah nya menghentikan kegiatan menekan-nekan kan tombol bel rumah.


Membuka kasar pintu gerbang rumah."Ada apa?".


Belum juga mendapatkan jawaban. Seseorang ini langsung menarik paksa pergelangan tangan Nathan .Untuk ia ajak lari bersama .


Dalam larinya ini Nathan berteriak sekencang mungkin."YAMETE YO!!!".


(berhenti)


Ssseettt......."Buru-buru Nat ,kita sudah di tunggu yang lain ."Ucap Ryo kepada Nathan .


Nathan yang masih mengatur nafasnya yang terengah-engah. Ia mengangkat telapak tangan kanannya."Bentar."Nafas yang masih tidak beraturan. Bisa di maklumi ya .Nathan terengah-engah seperti itu karena ia belum minum atau pun makan sepanjang hari ini .


"Lu kenapa?Belum beberapa meter dari rumah lu ini."Ryo keheranan melihat Nathan yang terlihat sangat kelelahan.


Mengatur posisi berdirinya dengan benar ."Emang ada perlu apa sampai buru-buru?".


"Ada pertemuan Hiryonji .Nanti Benji yang akan jelaskan."


"Lu tidak bawa kendaraan apa-apa gitu?".


"Kendaraan apa?".


"Sepeda atau motor gitu?".


"Tidak."


"Huuhh....".Membuang nafas kasarnya ."Bisa balik bentar ambil sepeda gue?Nanti lu bonceng gue biar cepat sampainya ."


Menuruti keinginan Nathan tanpa paksaan."Baiklah, cepat ."


+++


Selepas kembali ke rumah Nathan lagi untuk mengambil sepeda angin milik Nathan .Kini kedua pemuda ini sudah dalam perjalanan ke tempat pertemuan geng Hiryonji .Dengan menggunakan sepeda Nathan yang di bonceng Ryo .Sesuai dengan keinginan Nathan di awal .


Sepanjang perjalanan Ryo bercerita sedikit tentang apa yang terjadi selama kepergian Nathan .