My Salvador

My Salvador
Eps.130 Rikka gadis pemikat



Osaka


Pukul. 23.28 Malam


Rabu


"Aaahh.... akhirnya sampai!!".Ryo yang langsung menghempaskan tubuhnya ke atas Sova yang ada di ruang tengah.


Di susul oleh Nathan dan Kenji .Lama ketiga pemuda ini terdiam melepas penat di tempat duduknya masing-masing .


Ryo yang masih mendongak menatap langit-langit rumah ini ."Sepertinya......tadi kita hampir saja berlebihan sama Hiro ."


Kenji yang masih di posisi yang sama."Dia tidak akan mati hanya karena minum terlalu banyak."


Nathan yang juga di posisi yang sama."Tidak seharusnya mengunakan cara itu."


"Benar.....Dan kenapa gue menyetujui nya."Ryo bertanya kepada dirinya sendiri.


"Tenang ,rencana itu tidak jadi."Nathan mengatur bantal Sova untuknya rebahan ."Berterimakasih pada Rikka ."


"Arigatogozaimashita."Ucap Ryo dan Kenji bersamaan .


Past!! Sebelum waktu saat ini.


Baik Nathan, Kenji, dan Ryo menjalankan rencana mereka dengan sangat rapi dan bagus dalam berakting menjadi diri kepribadian nama samaran mereka masing-masing.


Bahkan sampai berkeliling-keliling pun .Hiroyuki belum merasa curiga sedikitpun kepada ketiga orang asing bersamanya saat ini .Walaupun ada sedikit masalah yang hampir membuat rencana ini tertunda (kurang lebih lampir kacau).


Kilas waktu itu.


"LU TIDAK PUNYA MATA?".Bentak seorang pemuda yang baru saja menabrak diri kepada Kenji .


Kenji hampir tersulut emosi, jika saja Nathan tidak mencengkram kuat pergelangan tangan nya .Mungkin Kenji akan keceplosan dan menghancurkan setengah rencana ini .


Nathan mengambil langkah sedikit maju ke depan."Maaf Onii-chan tidak sengaja."Nada suara pelan .


"APA??GUE TIDAK DENGAR, BE**GO?".Pemuda ini mendekat-dekatkan telinganya ke depan wajah Nathan .


Pemuda ini mendorong kasar bahu Nathan."Masih bocil sok kuat!". Pemuda ini mulai berperilaku kasar kepada Nathan .


Nathan tetap pada perannya sebagai Joan. Ia bahkan hampir saja terkena bogem mentah, jika Hiroyuki tidak menangkis serangan itu mungkin wajah Nathan saat ini benar-benar terdapat luka memar .


Menangis kasar Pakkk......"Turunkan tangan lu."Gertak Hiroyuki membuat pemuda ini langsung menunduk pandangan nya .


Pemuda ini berlalu melewati Kenji .Dengan bergumam pelan."Beruntung lu."Sebelum benar-benar pergi jauh .


"Su....suy.....kurlah....di...a....pergi."Ucap Juan nada suara gagapnya .


"Terimakasih, on...". Memotong ucapan Joan."....Hiro.... Hiroyuki. Panggilan saja gue dengan nama ."


"Oh....Kak Hiro."Saut Rikka .


"Cari minum yuk, Rikka haus."


"Bi...biar...ka.m...".Tanpa basa-basi Juan yang capek dengan ucapannya sendiri langsung saja menarik Joan untuk ikut bersamanya membeli minuman .


Hiroyuki yang saat ini hanya tinggal berdua dengan Rikka ."Onii-chan kamu yang tadi .Beneran gagap?".Manik mata yang sudah terfokus pada lawan bicaranya.


"Ehmm."Balas Rikka"...Kadang Rikka suka kasihan sama Onii-chan Juan."


"Oh nama kalian siapa ."


Rikka dengan ekspresi wajah cerianya."Saya Tamashini Rikka .Yang tinggi tadi Shiniqua Juan ,dan yang satunya Shiniqua Joan ."


"Umm."


"Kalau kakak?".Menatap penuh dengan mata berbinar yang cantik ."Tidak mungkin kan nama kakak cuma Hiroyuki saja."Timpal Rikka .


"Hiroyuki Isamu."


"Oh."


"Kalau lihat dua kakak kamu tadi ,saya jadi keinget dengan dua adik saya."


"Kak Hiro punya adik."Menunjukkan ekspresi sedikit terkejut .


Hiroyuki mengangguk ringan."Iya, adik saya kembar seperti kedua kakak mu."


"Uwwoo...siapa namanya kak."Semangat Rikka yang penasaran.


Hiroyuki tersenyum tipis ."Kazuo dan Kenchii."


"Umm ....pasti adik-adik kak Hiro ganteng seperti kak Hiro ."


Membuat Hiroyuki memperlihatkan senyum tipis manisnya.


"Kak Hiro punya teman?Teman Rikka banyak loh...Dari Defka....Sakura.....Nana .....Zilan....Gina....Yuna...dan banyakkk....".Rikka ngoceh sampai berbusa-busa."...Kalau kak Hiro?Harus sebutkan namanya."


"Haruskah?".


"Benji, Kenji, Ryo, dan si tengil musuh Kenji ,Nathan."


"Mereka teman baik, kak Hiro?Cuam dikit ya".


"Ehmm....saya akan melakukan apapun untuk mereka yang dikit itu. Karena mereka adalah sahabat yang tidak mungkin saya dapat dengan mudah pengantin nya ."Hiroyuki tanpa terasa tersenyum manis .Sangat manis .


"Beruntung nya kak Hiro ."


"Hap....Rikka juga beruntung punya teman banyak yang perduli dengan Rikka."


"Waduh ketinggalan banyak seperti nya ."Ujar Joan berjalan mendekati keduanya dengan membawa kantung plastik berisikan belanjaan.


"Cari tempat yang nyaman dulu. Tidak mungkin kan berdiri di sini."


Baik Juan ataupun Joan hanya tersenyum memperlihatkan gigi rapi masing-masing.


+++


Sampai di tempat ternyaman. Ketiga maklum bumi ini saling duduk tenang menikmati suasana malam ini yang sanga cerah .Langit biru tua yang membentang luas dengan cahaya-cahaya kecil yang membentang luas di atas sana .


"Aaahhh.....andai bisa jadi bintang. Mungkin saya tidak akan ada di sini."


"Maksud lu?".Ngegas Joan mengeluarkan suara asli Kenji ."Aajjihhii...".Mengalibi dengan suara bersing."M..ma...f."


"Ah iya ,santai."Hiroyuki yang terfokus pada Joan ."....Kalau dengar suara tadi saya jadi keinget dua maklum ngeselin."


"Oh weew.....maksudnya?Gue dan lu".Batin Nathan berucap dalam Joan.


"Yasudah yuk di makan .Lihatlah adik kalian begitu lahap menghabiskan cemilannya."Hiroyuki melihat Rikka yang di ikuti oleh Juan dan Joan .


"Heheh....".Rikka cengar-cengir layaknya benar-benar seorang anak gadis yang kelaparan .Ia begitu sibuk menghabiskan camilannya sendirian tanpa memperdulikan sekitarnya.


"Astaga, Ryo."Batin Kenji berucap dalam diri Juan .


Batin Nathan yang seperti sudah terikat dengan Kenji .Dengan membaca mata Kenji pun Nathan langsung bisa membalas dalam hati."Biarkan ,adik kita lapar."


"Nanti?".Batin syok Kenji dalam tubuh Juan .


"Kalian kenapa?". Hiroyuki yang melihat gelagat aneh dia pemuda di depannya ini.


"Tidak papa, kami hanya mengobrol lewat bahasa alien ."Balas asal Joan .


Hiroyuki tersenyum miring."Umm..He...kalian".


+++


Setelah banyaknya obrolan untuk mengambil hati Hiroyuki agar mau berteman dengan mereka bertiga dan akrab dengan mereka bertiga .


"Beneran ya kak, besok Rikka ikut kak Hiro titik."Rikka bersikukuh untuk tetap memaksa ikut Hiroyuki besok sore lagi .


"Tap.....". Hiroyuki menatap penuh permohonan untuk melarang Rikka kepada dua kakak Rikka.


Joan yang menggenggam tangan Juan ,lalu mengangkat nya ."Maaf Hiro ,kalau Rikka sudah menentukan pilihannya .Kami pun tidak bisa berbuat apa-apa ,terutama untuk melarang nya ."


"Lalu bagaimana jika adik kalian dalam bahaya?".


Terfokus pada Rikka."Rikka!".Seru bersamaan Juan ,Joan .


Rikka segera bangkit dari tempat duduknya."Rikka bisa gelud....". Menunjukkan beberapa gerakan berkelahi."Aa...watau....waaa.....".


Mengangguk-anggukkan kepala."Lihat adik kami ,keren."


"Tapi tetap saja bahaya ."Hiroyuki yang tetap terlihat tidak mau Rikka ikut bersamanya.


"Plisss, kalau tetap tidak mau .Rikka akan teriak....sekencang mungkin."Ancam Rikka ."Satu!".


"Du..a!".


"Teriak saja."


"TOLONG!!!!TOLONG!!!!KAKAK SAYA DI SAKITI OLEH KAKAK INI .TOLONG KAKAK SAYA PINGSAN . TOLONG......". Mendengar itu Hiroyuki langsung panik bukan main karena Juan dan Joan pura-pura pingsan di sini .Membuat beberapa orang mulai mendekat."Okey, Rikka ikut."


"Maaf...salah faham...maaf ."


"Maafkan Rikka ....maaf..".


Baik Rikka ataupun Hiroyuki Membungkuk-bungkuk ringan untuk meminta maaf .


Next....


Kembali ke masa kemalasan tiga pemuda yang melekat pada tempat duduknya masing-masing.


"Tapi bersyukur Hiro menyetujuinya."Ucap Kenji di posisi duduk malasnya .


"Bagaimana tidak setuju, pemeran Rikka aura pemikat nya kuat ."Saut Nathan .


"Hhhhh.....".Ryo menyusul dengan tawa renyah nya .