
Osaka
Pukul. 05.10 Menjelang pagi
Senin
Pagi-pagi buta .Kenji sudah mengusik waktu istirahat Nathan .Tokk....Tokk....Tokk...."Nat, Nat ,Nathan ."Panggil-panggil Kenji dj luar kamar Nathan dengan nada suara rendah .
Membuka berlahan pintu kamarnya .Nathan menampilkan raut wajah datar dan dingin .
Sudah biasa dengan raut wajah seram Nathan .Tanpa basa basi lagi Kenji langsung menunjukkan sesuatu yang akan membuat Nathan terkejut.
"Wow."Benar saja Nathan langsung membulatkan kedua matanya .Mengambil Paspor miliknya ."Paspor ku."
"Lu cepat bersiap ."Nathan yang langsung menutup pintu. Brak...."Loh an**jay lu kan belum pesan tiket pesawat ."
"Tapi yasudah lah ,gue bersiap ."Gumam Kenji cepat-cepat kembali ke kamarnya sendiri untuk secepatnya berkemas.
+++
Sesaat kemudian. Nathan yang sudah membawa tas ransel berukuran sedang masuk ke dalam kamar Kenji ."Bawa seperlunya saja ,kebutuhan yang lain bisa beli."Kata Nathan.
Masih berkemas ."Iya gue hanya bawa perlu saja ,malas berat".Balas Kenji .
Selepas Kenji selesai berkemas .Giliran Nathan yang melanjutkan rencana.
"Ayo pergi ."
"Lu belum pesan tiket pesawat."
"Ayo ,lu mau di sini."Nathan berjalan ke luar kamar Kenji ."Kita keluar melalu balkon kamar gue ."
Suasana masih terlaku pagi .Membuat Nathan dan Kenji dapat leluasa menjalankan rencana untuk keluar dari rumah ini tanpa di ketahui siapapun.
Next.....
Setelah mengendap-endap untuk keluar dari pekarangan rumah. Nathan dan Kenji yang berhasil keluar dari pekarangan rumah langsung berlari menjauh .Sampai cukup jauh dari pekarangan depan rumah .Nathan dan Kenji berhenti di halte bus .
"Tunggu sebentar taksinya sebentar lagi datang ."Nathan mendudukkan dirinya di kursi halte bus .Begitu juga Kenji .
Benar kata ucapan Nathan .Belum lama keduanya duduk di halte bus .Taksi yang Nathan pesan sudah sampai dan berhenti di tepat di depan Nathan .
Nathan dan Kenji langsung beranjak dari tempat duduknya. Untuk secepatnya masuk ke dalam mobil.
Taksi itu langsung tancap gas meninggalkan daerah ini .Setelah kedua penumpang nya sudah duduk dengan baik di dalam mobil.
"Tiket pesawat nya?".
"Gue sudah pesan online. Makanya jika seandainya lu gagal gue pastikan lu gue suruh ganti harga dua tiket pesawat itu ."
"Lu minta ganti gue?Gue uang dari mana ,tidak akan gue berikan uang tabungan gue ."Omel Kenji."Komik baru sedang proses penerbitan."
"Hilih ujung-ujungnya lu akan pinjem duit gue ."Nathan memalingkan wajahnya malas."Pacaran tidak modal apa-apa. Kasihan pacar lu dapat cowok pengangguran ."
"Nganggur-nganggur gini gue masih punya simpanan .Tidak kayak lu dompet nya kering."
Menarik kasar kerah jaket Nathan."Ba***cot anjing."
Sett....Burgkk...."Issttt....". Rintihan Kenji menahan sakit akibat benturan dengan kursi depan mobil .
"Aduh..". Begitu juga dengan Nathan .
"Sumimasen, sumimasen ,tuan .Jalanan sangat licin ,sumimasen. Saya akan lebih hati-hati."Kata supir taksi ini meminta maaf akibat kelalaiannya yang tidak hati-hati mengemudi mobil di jalanan bersalju.
"Tidak papa lanjutkan saja ."Kata Nathan .
(Sumimasen\=>Kata meminta maaf dalam bahasa Jepang)
+++++++
Pukul. 09.22 pagi
Nathan sengaja membeli tiket penerbangan pagi .Akhir ia dan Kenji kini sudah dalam proses penerbangan ke Indonesia. Kurang lebih ke dua pemuda ini sudah ada di dalam pesawat yang sudah dalam perjalanan ke Bandara Internasional Indonesia.
Lima jam waktu tempuh ,akhirnya mendarat juga pesawat ini di Bandara Internasional Indonesia .Tepat pukul 01.03 siang Nathan sampai di bandara kota S tempat tinggal nya .
Keduanya langsung pergi keluar bandara setelah selesai melewati pemeriksaan terakhir. Belum lama di luar Nathan langsung di sambut oleh mobil Jovan .
Jovan yang membuka sedikit jendela kaca mobilnya ."Naik ."
"Sip."Balas Nathan beranjak masuk ke dalam mobil .Begitu juga dengan Kenji .
Jovan yang mulai tancap gas kembali."Kalian berdua benar-benar nekat .Semoga kak Riska dan paman Yoshi tidak memenggal kepala kalian berdua."Ucap Jovan tanpa mengalihkan fokusnya mengemudikan mobil.
"Lu sendiri juga nekat .Bolos sekolah."Saut Nathan .
"Gue mah bebas ."
"Gaya lu kalau di depan nyokap bokap saja lu sudah berubah seperti bubur lembek ."
"Orang tua harus di hormati."
Mengusap kasar wajah Jovan secepat."Gaya lu anjing .Gue sampai pingin bunuh ."Geram Nathan.
"Hoy, Hoy, Nat ,Jov."Seru Kenji menyodorkan tubuhnya sedikit ke depan ."Cari makan cacing gue meronta-ronta."
"Astaga belawong ."Umpat Jovan tetap fokus mengemudikan mobil.
(Belawong\=>Orang yang rakus kalau makan)
"H?".Kenji tidak faham dengan kalimat yang baru saja Jovan ucapkan.
Mengerti dengan situasi."Udah yok cari makan .Lu jangan peduli sama ucapan rusak mulut Jovan ."Ucap Nathan.
"Hehahhh...".Jovan yang tertawa renyah.