
Osaka
Pukul, 06.00 .Pagi
Rabu
Pagi ini .Nathan mulai bersekolah kembali ,dan ia bagun kesiangan .Alhasil ia berlari kesana-kemari ,mempersiapkan semuanya .Tapi ia cukup bersyukur di hari bangun kesiangan ini ,ada kakaknya yang membantu membuatkan sarapan pagi untuknya.
Nathan yang sudah berpakaian seragam dengan rapi ,langsung berlarian kecil menuruni tangga rumahnya. Saking kecilnya langkahnya, Riska yang ada di dapur pun dapat mendengar jelas setiap langkah kaki adiknya.
Khawatir adiknya jatuh."NATHAN ,pelan-pelan masih jam 6.27 ."Teriak Riska yang tengah duduk di meja makan .
Nathan yang tengah mengenakan sepatu sekolah."APA!!! sudah jam 6.27 ."Teriaknya dari dalam ruang tamu .".....Aduh gue belum menyalin jawaban soal Matematika ."Gumamnya .
Selesai mengenakan sepatu ,Nathan buru-buru berlari ke ruang makan .Ia minum segelas susunya dengan terburu-buru ,sampai batuk-batuk .
Uhruk...Uhuk...
"Pelan-pelan ,biar kakak antar ke sekolahnya naik mobil."Riska yang masih terduduk .
Nathan dengan raut wajah yang sedikit memerah karena kesedak saat minum susu tadi ."Saya harus segera berangkat, kak ."
Nathan mengambil roti sandwich yang ada di atas meja makan .Walaupun tengah buru-buru ,Nathan masih sempat terdiam sejenak sembaring menguyah makanannya ."Kak saya mau tanya?".
Masih dengan posisi yang sama. Berdiri di dekat meja makan ."....Seandainya ada anak yang sudah putus asa lalu mengakhiri hidupnya, gitu itu kenapa?". Pertanyaan mengada-adanya.
Riska beranjak dari atas tempat duduknya,ia hampir adik lalu ia acak-acakan rambut kepalanya adiknya dengan salah satu tangannya dengan gemas."Katanya buru-buru ,ada aja yang di tanyakan ."
Berjalan berlalu pergi ."Cepat jalan ,kakak antar pakek mobil ."
"Emm ,kak Riska rambut ku jadi berantakan."Nathan yang kesal ,tapi masih melanjutkan memakan roti sandwich .
+±++++++++
Di luar Nathan langsung beranjak masuk ke dalam mobil ,dengan kakaknya yang sudah duduk di kursi pengemudi .
Riska mulai menyalahkan mesin mobilnya ,ia injak pedal gas berlahan .Lalu ia tarik setangnya untuk berjalan mundur berlahan keluar halaman depan rumahnya.
Berhasil keluar halaman depan rumah dengan baik. Mobil Riska yang sudah ada di jalan beraspal ini ,langsung tancap gas berlalu pergi dari sana .
Dengan kecepatan rata-rata, Riska mengendarai mobil melewati jalan-jalan yang tidak terlalu lebar ini .Setibanya di jalanan umum ,ia pecah jalanan yang mulai sedikit ramai dengan mobil-mobil lainnya .
Masih dengan kecepatan yang sama, Riska mengendarai mobilnya untuk pergi ke tempat di mana adiknya bersekolah .
++++++++
Sesaat kemudiaan berhentilah mobil Riska di depan gedung sekolah adiknya.
Nathan yang ingin membuka pintu mobil."Saya masuk dulu, kak ."
Masih dengan posisi yang sama."Hati-hati ,semangat belajarnya ."
Nathan yang masih di posisi yang sama."Kak Riska juga hati-hati ,nanti kakak akan berangkat pulangkan ."
"Iya ,sudah sana masuk ."
Nathan mengangguk ringan,lalu beranjak turun dari dalam mobil .Selepas adiknya turun ,Riska langsung tancap gas mobil untuk berlalu pergi dari sana .
Nathan masih terdiam di sana melihat kepergian mobil kakaknya yang semakin menjauh dari pandangan matanya .Dikala itu ,ia pun berbalik dan melangkah masuk ke dalam pekarangan sekolah .
Nathan sangat mempercepat langkah kakinya ,disaat ia ingat kalau dia belum menyalin jawaban matematika .
Di tengah jalan terburu-buru nya tanpa sengaja ia menabrak seseorang yang juga berlari kecil sama sepertinya dari arah lain .
Berak.....
Hampir saja kedua pemuda ini terlempar ,tapi tidak .Toh ukuran tubuh mereka hampir sama ,hanya tinggi badan saja yang berbeda .
"Maaf ,maaf ...".Ucap Nathan yang begitu tergesa-gesa.Sampai ia melihat siapa orang yang di tabrakannya."Kenji!".
Kenji menyungging senyum tipisnya."Maaf ,gue telat ,ini bukunya sudah selesai semua. "Membuka dalaman tas slim bag sekolahnya.Untuk memberikan buku tugas matematikanya kepada Nathan ."Menurut perjanjian ,lu kasih gue buku tugas biologi milik lu ."
"Iya iya ."Nathan segera membuka dalaman tasnya, ia ambil buku tugas biologi lalu ia turunkan dengan buku matematika Kenji .
Selesai saling bertukar jawaban ,ke dua pemuda ini berlalu pergi bersama dari sana .Mereka berdua pergi ke kelas mereka bersama-sama.
++++++++
Sesampainya di depan pintu kedua kelas .Kedua pemuda ini segera bergegas masuk kedalam kelas, sampai bertabrakan kembali di tengah-tengah pintu yang tidak terlalu lebar ini .Iya karena tidak ada yang mengalah,kedua badan pemuda ini terjepit di tengah pintu .
"Aduh!!".Ujar Nathan merintih lengannya kejepit pinggiran pintu .
"Gue duluan ,Nat .Kaki gue lu injak."
"......Sakit Baka ."Kenji yang sama-sama merasakan kejepit .
Semua murid di dalam kelas memperhatikan mereka berdua .Ada yang menahan tawa ,ada yang sudah loss ,ada juga terdiam .
Hiroyuki yang tengah berbicara dengan Mika pun di buat terdiam mematung melihat pemandangan di pintu belakang kelas .
"Hiro ,kedua temen lu kenapa?".Mika yang masih dengan fokus yang sama .
Hiroyuki beranjak mendekati kedua temannya."Dua bocah ini ,kadang gelud ,kadang akur ,kadang marah. Buat repot!." Batinnya sembaring berjalan mendekat .
Hiroyuki yang sudah berdiri di depan kedua temannya yang masih belum menyadari keberadaannya ."HOY!!!".
Kenji dan Nathan yang terkejut, langsung sama-sama membulat bola mata mereka menatap lurus ke depan .
Masih dengan posisi yang sama ."Kalian ini kenapa?Tidak ada yang mau mengalah? Tidak malu ditertawakan satu kelas ."Hiroyuki menatap dingin ke dua temannya.
Kenji dan Nathan melihat ke dalam kelas ,mereka berdua melihat beberapa teman yang sudah tertawa karena ulahnya ,dan ada yang menahan tawa .
"Nathan tidak mau mengalah ,kaki gue ke injak ,tidak bisa keluar ."Kenji yang membela diri .
Nathan yang tidak mau kalah."Gue juga tidak bisa keluar ,badan gue kejepit ."
"......Lu kan bisa keluar duluan Kenji ."Lanjutnya tidak mau kalah .
"Ogak bisa ,lu injak kaki gue .Lengan gue nyangkut .Lu enggak lihat ."Kenji yang mulai kesal ,di tambah ia juga belum menyelesaikan tugas biologi yang pelajarannya akan di mulai sebentar lagi .
Nathan yang juga mulai kesal ."Tolong gue ,Yuki. Gue bunuh lu tidak keluar gue dari sini."
What!?Tidak salah dengar .Nathan mengancam orang yang paling di takut di dalam kelas .Atau kurang lebih di seluruh gedung sekolah 10 dan sebagian kelas 11 pun takut dengan Hiroyuki. Wah, berani!!".
Hiroyuki membuat nafasnya dengan kasar ,menatap ekspresi wajah kedua temannya memohon. Ia berbalik ke arah bangku teman-teman cowok-cowok kelasnya ."Oi ,bantu mereka berdua."
"........ Sebagai tarik Nathan dari luar ,sebagai tarik Kenji dari dalam sama gue ."Jelas Hiroyuki .
Beberapa pemuda langsung mengangguk ringan. Sebagai dari pemuda-pemuda ini langsung beranjak berlari keluar kelas ,lewat pintu depan kelas .Dan sebagian seperti tadi di dalam membantu Hiroyuki menarik tangan Kenji agar keluar dari ambang pintu belakang.
Hiroyuki yang sudah menggenggam kedua lengan Kenji."Gue hitung sampai tiga ,terus tarik ."
"Satu ,dua ,tiga ,TARIK!!!!". Hiroyuki yang menarik sekuat tenaga .Dengan beberapa pemuda yang membantunya dengan menarik tubuhnya ke belakang.
"Aduh-ADUH......"Nathan yang merintih lengannya yang kejepit .
Bgruk........
Baik dari luar mau pun dalam sama-sama terlempar .Kenji menindih tubuh Hiroyuki ,dan Hiroyuki menindih tubuh pemuda di belakang begitu lah .Sama dengan Kenji ,Nathan juga demikian .
Alhasil , sebagai dari perempuan-perempuan di kelas di buat tertawa dengan tingkat anak-anak cowok kelas mereka .
Nathan beranjak bangun ,dengan memegang pinggangnya."Terimakasih sudah membantu."Ucapnya kepada teman-teman cowoknya yang tadi tertindih tubuhnya tadi .
Mereka mengangguk ringan membalas perkataan Nathan .Nathan yang baru ingat ia belum menyalin jawaban tadi ,langsung berlari kecil ke dalam kelas .
Hiroyuki yang memperhatikan itu membuang nafasnya dengan kasar ."Emmhem ."Dengan memasang wajah datarnya .
+++
Tepat , bersamaan dengan guru biologi masuk ke dalam kelas 10 C .Kedua pemuda ini berhasil menyelesaikan menyalin jawaban mereka di bukunya masing-masing .
Seperti biasa pelajaran segera di mulai ,murid-murid mulai terdiam fokus dengan materi pelajaran yang tengah di terangkan.
+++++++++
Pukul .07.24
Riska yang sudah berpakaian rapi .Kemeja biru dengan celana jins biru dan sepatu berwarna putih. Ini tengah membereskan laptop ke dalam tas ransel miliknya .
Bahkan paman Yoshi pun juga ada di sana untuk mengantar Riska ke bandara .Yoshi membantu mengangkat satu koper Riska ke dalam bagasi mobil .
Sementara itu ,Riska yang ada di dalam langsung membawa tas ransel .Ia bawa tas itu keluar rumahnya .Tidak lupa Riska juga mengunci pintu depan rumahnya.
Riska mendekati Yoshi untuk memberikan kunci cadangan pintu dengan rumahnya ."Paman ,titip kunci rumah nanti tolong berikan ke adik saya ."
Paman Yoshi menerima kunci rumah itu ."Iya nona ,nanti saya berikan ."
"........Mau berangkat sekarang?". Lanjutnya bertanya .
"Iya paman ,sebentar lagi jam 8 ."Riska segera beranjak masuk ke dalam mobil .Ia duduk di kursi tengah mobil .
Yoshi yang sudah duduk di kursi pengemudi, mulai menyalakan mesin mobil untuk segera berlalu pergi berangkat ke bandara .
+++++++++
Di jam yang hampir sama akan tetapi berlainan tempat .Masih berlalu jam pelajaran ,untuk kelas 10 C MIPA .
Seperti biasa ,Kenji terasa sangat, seperti tidak punya tenaga. Ia hanya terdiam menatap malas ke depan ,dengan tangan kanannya sebagai penyangga dagunya .
Sedangkan Nathan .Hem ,jelas kalian tahu apa yang dia lakukan. Menelusur di atas meja dengan kedua tangan yang bersilang sebagai bantalan.
Hampir sebelas dua belas dengan Kenji .
Jam-jam berlalu ,kini guru biologi telah keluar kelas .Kenji segera mengatur posisi tidurnya ,sama dengan Nathan yang langsung memejamkan matanya.
Sementara itu Hiroyuki yang tengah merapikan buku-buku biologi .Di hampir oleh Mika ."Gue mau ke pak Hajime ,lu ijinkan gue ."
"Beres."
"....... sekalian jurnal kemarin kasihkan."
Mika yang sudah berjalan ,mengangkat jari membentuk huruf O membalas perkataan Hiroyuki.
Sesaat selesai kepergian Mika yang keluar kelas sendiri .Guru bahasa masuk ke dalam kelas 10 C untuk mengajar materi bahasa .
++++++++++
Pukul .11.00
Tepat jam istirahat ,berbunyi .Semuanya mulai berkemas ,ada yang langsung beranjak pergi .Ada yang tetap terdiam di kelas .Seperti Kenji dan Nathan, kedua pemuda yang sangat malas .
Mika kembali berbincang-bincang dengan Hiroyuki. Entah apa yang sedang mereka bicarakan sejak pagi pembicaraan mereka berdua sangat serius .
Sampai selesai dengan pembicaraan itu, Hiroyuki maju ke depan kelas .Seperti biasa ia meminta waktunya kepada teman-teman sebentar .
Setelah semua temannya sudah sudah ada di dalam kelas semua .Hiroyuki mulai membuka perkataannya .
"Sensei Hajime akan mengadakan jalan-jalan ke salah satu taman musim panas, di daerah Kalin. Di sana, Sensei dan Sensei kelas sebelah juga akan mengadakan lomba kecil-kecil untuk memeriahkan kunjungan kita di sana."
"Kita akan tinggal di villa yang ada di sana ,sekitar dua hari kita menginap di sana ."
"Berangkatnya kapan?".Tanya salah seorang pemuda.
"Mau nya besok ,tapi setelah rundingan lagi .Kita akan berangkat hari Jum'at ,pulang hari Minggu ."
"........Saya akan memberikan lembaran daftar lomba yang akan kita ikutin. Saya memilih tiga lembar kertas daftar tatacara lomba yang berbeda. Jika kalian minat mengikuti, langsung angkat tangan kalian ."
"Lomba memasak di lakukan dua grup campuran cowok cewek .Yang bisa ikut angkat tangan."Hiroyuki sembaring melihat ke depan teman-temannya .
"Tidak ada yang minat?". Hiroyuki .
Kalisa, perempuan ini mengangkat tangannya ke atas .Untuk mengajukan dirinya mengikuti lomba.
Hiroyuki yang melihat itu kembali berkata ."Cuma Alisa ,yang lain ."
"Gue ,lu ,Kenji sama Nathan bakal ikut lomba masak ."Mika yang langsung berbicara dengan lancar .
Nathan dan Kenji yang mendengar itu, bersamaan berkata ."Weew."
Hiroyuki dengan santai berkata ."Yasudah kita akan ikut lomba masak .Mika tulis namanya di lembaran ini ."Dengan mengabaikan tatapan tidak terima Kenji dan Nathan.
Mika beranjak dari tempat duduknya mengambil kertas lembaran itu dari Hiroyuki .
"Selanjutnya ..........". Hiroyuki terus melanjutkan perkataannya sampai di lomba terakhir .
Selesai memberitahukan semuanya,lomba masak ,lomba dua olahraga ,juga acara santai di malam harinya ,dan untuk sisanya mereka di bebaskan untuk berjalan-jalan.
Hiroyuki segera kembali ke bangkunya .Karena sesaat lagi ,guru pelajaran selanjutnya akan segera masuk ke dalam kelas .
Walaupun sudah mulai pelajaran ,akan tetapi Nathan dan Kenji masih bergunjing di belakang membahas lomba tadi .
Iya ,bisa kalian bayangkan. Bagaimana orang malas yang dipaksa untuk melakukan sesuatu .Tentunya mereka akan berusaha untuk cari jalan untuk tidak mengikutinya .Apapun itu .
++++++++++
Pukul 13.09
Jam pelajaran masih berlangsung ,semua murid juga masih fokus dengan materi pelajaran mereka. Jam ini sudah waktunya pelajaran matematika ,dua jam setengah pelajarannya .
Materi pelajaran ini juga jam terakhir sebelum bel pulang sekolah berbunyi .
Setelah tiga jam setengah berlalu ,bel jam pulang akhirnya berbunyi .Semua murid-murid bersiap-siap untuk pulang .Tidak terkecuali Nathan dan Kenji yang bergegas pulang untuk menghindari rundingan untuk lomba masak mereka .
Di saat sudah hampir keluar pintu belakang kelas ."Hoy ,mau kemana kalian?Jalan selangkah lagi ,mati kalian ."Ucap Mika yang masih ada di bangkunya menatap tajam ke arah dua pemuda yang ingin kabur dari kewajibannya .
Hiroyuki yang mendengar itu hanya tertawa kecil .Toh dia tahu siapa yang akan berani melawan ,ratu singa di kelas mereka .Mau hancur melawannya .
Nathan dan Kenji berbalik berlahan ,dengan wajah masam .Dengan raut wajah di paksakan ,kedua pemuda ini berjalan kembali ke bangku kelas .
Setelah mereka berdua sudah terduduk bersama .Mereka memulai rundingan mereka .
"Sebenarnya kewajiban kita tidak lomba masak saja, tapi nanti kita juga akan menjadi perwakilan mengatur keselamatan teman-teman kita nanti di sana. Juga memastikan jika ada yang tidak bisa mengikuti lomba ,maka salah satu dari kita harus siap untuk menggantikan mengikuti lomba tersebut ."Jelas Mika yang langsung mendapatkan tatapan malas dari Kenji dan Nathan .
"Sudah ku duga jadinya gini ."Gumam Kenji yang langsung mendapatkan sepelekan genggaman tangan dari Hiroyuki."Kalian jangan males atau pakek acara hemat-hemat energi .Gue akan terus mengawasi kalian ."
Mika yang menyadari ,Kalisa hanya terdiam pun berkata ."Kamu tidak perlu takut sama kita ,Lisa .Kita mah baik-baik ko, terutama gue ."
Kalisa hanya menyungging senyum tipisnya sembaring mengangguk ringan .
*Reynara Kalisa ,atau Alisa ,atau Lisa .Perempuan pendiam yang sering di bully oleh teman-teman perempuannya .Selain itu ,Kalisa adalah perempuan yang pintar ,juga cantik .Hanya saja diamnya yang membuat banyak teman perempuannya memanfaatkan untuk menjahili dirinya ,terutama dengan yang iri dengan kecerdasannya .Dia adalah perempuan yang sering Mika tolong ,atau bantu .*
Berbeda dengan Hiroyuki yang langsung menyaut."Nani!?Kau bahkan lebih seram dari singa betina ,Mika ."Di susul tawa lepasnya .
Tak susah banyak bicara lagi ,Mika langsung memukul lengan Hiroyuki dengan sangat keras .Entah lah ,intinya kedua insan ini .Ketua kelas dan wakilnya ini tidak akan pernah akur .
"Jadi kita sama saja dengan penjaga mereka gitu ,dan sama saja dengan kita membantu tugas tugas mereka."Nathan yang baru nyambung dengan perkataan Mika tadi .
"Ya ,baru nyambung!".Ujar Hiroyuki menatap masam ke Nathan .