
"Nyam nyam nyam nyam"
Ini sudah kaleng ke lima belas yang aku makan. Dan benar juga, suhu badanku kembali normal. Tidak lagi Heat dalam diriku.
Tapi...
aish... tidak akan kusangka bahwa aku akan makan makanan kucing dalam kemasan kaleng.Makannya juga di depan pegawai toko hewan lagi. 😑Yang lain mungkin tidak akan menyangka, tapi aku akui rasanya memang enak.😋 Gumam Keira dalam hati saat ia duduk di dalam toilet sambil menghabiskan makanan hewan peliharaan dalam kemasan kaleng.
Dan mengapa Keira sampai makan makanan itu dikarenakan sebelumnya...
Sebelumnya di bioskop...
Sesaat Keira akan menghubungi balik Tania, ia menyadari bahwa ada sebuah pesan yang berasal dari Tania. Ia pun membuka dan membaca isi sms Tania Yang berbunyi:
Keira, aku tidak tahu apakah kau sempat mendengar ucapanku atau tidak saat kau memutuskan hubungan secara aku mengirimkan pesan agar kau bisa tahu bahwa memakan sesuatu makanan yang bersifat digoreng, atau makanan dalam kaleng atau minuman kopi bisa membantumu secara alami untuk menormalkan tekanan tubuhmu.
Catatan: semoga kau sempat membacanya sebelum...ehek-ehek. hehehe✌️
Dasar Tania. Tapi... ketika kami tiba di bioskop ini, aku sempat melihat tidak ada supermarket ada di sekitar sini, melainkan diseberang jalan ada... tapi masa aku ke tempat itu sih.
Keira berpikir secara matang mengingat waktu dia hanya sedikit karena Alex ada urusan dalam pembuangan di dalam pencernaannya.
Keira segera keluar dari ruang velvet, setelah memastikan tidak ada satupun manusia di sekitarnya Ia pun segera melesat bagaikan angin bahkan beberapa orang yang depannya langsung terjatuh karena mengira ada angin kuat membuatnya terjatuh.
untungnya tidak ada satupun manusia yang melihatnya lari sangat kencang bagaikan angin hingga dan seketika dia sudah masuk ke dalam sebuah petshop di seberang jalan depan bioskop.
"selam- eh, tidak ada siapa-siapa tapi kok rasanya macam ada seseorang yang masuk,yah?". seorang pemilik toko merasa bingung saal mendengar suara bel yang bertanda ada pengunjung setiap kali membuka pintu namun tidak ada siapapun dia melihat ada tanda-tanda orang masuk.
Padahal, Keira berada di dalam toko itu dibagian makanan hewan peliharaan.
Apa boleh buat deh. Tania hanya bilang salah satunya makanan dalam kaleng, dia tidak bilang bahwa makanan kaleng yang dimaksud makanan kaleng yang bisa dimakan manusia Tapi, dimana makanan anjing ya?.
Pikir Keira yang sedang mencari makanan hewan dalam kemasan kaleng yang dicarinya namun sayangnya tidak ada.
"permisi".
"Wah!"😨 Petugas itu yang sedang berada di bagian kasir terkejut saat melihat Keira yang mendadak muncul tiba-tiba dihadapannya sehingga ia sangat kaget sekali melihatnya.
"oh, maaf membuatmu kaget pak".😅
"ah yah, tidak apa-apa, nona. Ada yang bisa saya bantu?".
"hm... begini. Aku sedang mencari makanan anjing dalam kemasan kaleng, tapi aku tidak melihatnya. Bisakah kau membantuku? Anjing kecilku menginginkannya".
Ujar Keira berbohong tentang anjing kecil padahal Pegawai itu tidak bertanya untuk siapa makanan itu karena dia tahu bahwa dog food khusus untuk seekor anjing pastinya.
"oh, sayang sekali nona. Hari ini pengiriman makanan yang anda maksud terlambat datang karena macet sehingga makanan anjing dalam kaleng sedang kosong hari ini".
"oh begitu ternyata".
Kalau begitu... ah masa sih aku harus makan yang itu tapi...Keira melirik ke arah pegawai yang masih muda itu. Melihat ketampanannya telah membuat hormon dalam dirinya mulai naik. Ia menyadari bahwa dia masih dalam masa Heat. Mau tidak mau ia harus melakukannya.
Ah... tidak ada pilihan lain.
"aku mau beli lima belas makanan kaleng kucing rasa tuna untuk anjingku".
"oh, baik nona. Tapi bukankah makanan kucing khusus untuk-".
"hei. baik makanan kucing atau anjing, selama makanan untuk hewan bagiku sama saja. Kalau untuk manusia baru boleh kau pertanyakan". Pekik Keira sambil memukul meja sampai retak dikarenakan dia mulai merasa kesal karena harus menahan gejolak hasratnya.
"ah. Maaf-maaf. Akan saya ambilkan nona"💦
Ujar Pegawai itu yang merasa takut melihat sorot tajam mata Keira yang sedang marah Apalagi melihat pukulan gadis itu membuat meja kasir yang terbuat dari keramik bisa retak karenanya.
pegawai itu mengambil keranjang belanja dan langsung mengambil pesanan yang diminta Keira secepat mungkin.
Ah...padahal laki-laki itu memiliki pesona tampan dan tubuh yang macho tapi siapa yang akan menyangka bahwa ia Takut melihat galakkan dari seorang Keira. bayangkan Jika dia sampai tahu bahwa gadis yang mengunjungi tokonya bukanlah seorang manusia biasa, ia pasti akan terkena serangan jantung.
"cepat. Berapa semuanya?".
"Semuanya jadi lima ratus dua puluh lima ribu gold".
dengan cepat Keira mengeluarkan sebuah dompet dari saku celananya lalu mengeluarkan sebuah kartu kredit dari dompetnya dan memberikannya kepada pegawai itu.
"sebentar ya nona".
duh, lama banget! kenapa lama banget sih menggesek tuh kartu?!. Aish, seharusnya aku mengeluarkan uang cash saja tadi. Gerutu Keira saat melihat pegawai itu begitu lama padahal karena rasa hasratnya yang uda kebelet membuat Apa yang dia lihat di sekitarnya terasa lambat seperti slow motion dalam film.
AAAAAAAHHHHHH. Aku tidak tahan lagi!!!.
"huh?! nona bukankah-". pegawai toko itu terkejut sampai tidak bisa berkata apa-apa lagi setelah melihat Keira membuka sekaleng makanan kucing yang berisi daging tuna itu dan memakannya tepat di depan pegawai toko itu.
"berisik!".💢Keira tetap melanjutkan makan makanan kucing itu dari kaleng ke kaleng sehingga baik pegawai toko yang menyerahkan balik kartu kredit itu kepada Keira dan pengunjung yang baru datang hanya bisa melongo melihatnya.
Tapi Keira masa bodoh dengan orang-orang yang melihatnya makan makanan kucing karena dipikirkannya Sekarang adalah menormalkan hasrat dalam dirinya.
Ia tidak peduli dengan tatapan mata mereka yang menganggapnya aneh dan untungnya Keira tidak mengenakan atribut sekolah selain seragam putih berlengan pendek polos sehingga tidak ada satu pun yang tahu bahwa dia adalah murid SMA dari sekolah SMA Fallen. Jika orang-orang sampai tahu dia berasal dari sekolah itu... widiiiiiih...
dan sekarang...
"bwwoook! ah... kenyang". Ucap Keira dengan senangnya setelah menghabiskan makanan kucing dalam kemasan kaleng.
dan yang menarik setelah menghabiskan lima belas makanan kucing dalam kemasan kaleng itu adalah, gairahnya yang sudah tinggi karena heat mendadak lenyap seakan tidak terjadi apa-apa.
hm... setelah makan makanan kaleng, aku sudah tidak ingin melakukan itu dengan Alex. Aku bahkan tidak berminat lagi pada laki-laki didepanku ini. itu berarti...
"yeeeeey. Berhasil berhasil berhasil hore. Aku berhasil". Keira berteriak kegirangan ketika menyadari bahwa hormon dalam tubuhnya sudah normal sehingga ia berjingkrak kegirangan tanpa dia menyadari bahwa semua orang yang pegawai dan pengunjung melihatnya terheran heran karenanya.
Keira pun keluar dari toko hewan itu dan pergi kembali ke bioskop dengan perasaan senang dalam dirinya.
"wah, cantik-cantik kok gila ya?". Ucap pegawai toko itu yang geleng-geleng kepala karena tingkahnya sambil membuang kaleng-kaleng kosong bekas makanan kucing yang dimakan oleh Keira.
di bioskop...
"Keira, kau dari mana saja? aku tidak melihatmu di ruang Velvet". Ujar Alex mengintrogasi Keira yang kebetulan ia temukan sedang memesan sesuatu di stan makanan.
"aku disini memesan minuman tahu. Jangan mengomel terus kenapa? kau ini seperti ibu-ibu saja deh".
"hei, kau kan bisa memesan dari ruangan dan mereka yang akan mengantar. Kenapa kau harus repot-repot segala?. Selain itu, kau habis makan apa? kenapa aromanya seperti ikan tuna yang dicampur sesuatu dengan entah apalah itu".
oops, ini karena aku makan makanan kucing disana. Ucap Keira dalam batinnya. Lalu ia pun mencium bau mulutnya, dan benar kata Alex, bau mulutnya seperti ikan tuna.
"ng...itu...itu karena saat sarapan pagi aku makan habis makan sarapan pagi dengan lauk ikan tuna dan saat aku sedang bersendawa, asam lambungku langsung naik jadi... yah.. hene". Ucap Keira yang sedang berbohong kepada Alex karena ia tidak mungkin Mengatakan yang sejujurnya pada Alex.
"kau belum menjawabku semuanya.kenapa kau harus repot-repot ke stand makanan padahal Kok bisa memesan makanan dari dalam ruangan". Tanya Alex sambil memakai kan kembali jaket kulit milik Keira ke Keira.
" itu dikarenakan aku ingin keluar saja dari ruangan itu. Selain itu,Bagaimana dengan filmnya?".
"aku tidak melihatnya lagi karena mencari dirimu lagipula kita banyak ketinggalan bagian-bagian film itu padahal film itu sungguh bagus".
ah...aku mengira dengan film romantis dan ruang Velvet akan membuatku mesra-mesraan dengannya.
Sekali lagi kencanku yang kedua kalinya berakhir tidak bagus.
Mungkin sebagian ada yang tidak bagusnya seperti di toilet, aku sangat menikmati saat aku mencium panas dirinya tapi usus besarku tidak bisa diajak kompromi sehingga terpaksa aku menghentikan aktivitas itu karena harus buang air besar. 😥
Alex menghela nafas panjang karena terasa kecewa dengan kencannya kali ini yang berakhir dengan setengah baik, setengah buruk dan Alex mensesalkan aktivitas panas mereka berdua yang berakhir dengan buang air besar. ckckck
Alex menatap Keira yang sedang kumur-kumur dengan es cappucino yang sudah dipesan olehnya. dari melihat sorot mata Keira yang seperti biasanya dia lihat, membuatnya menghela nafas semakin panjang.
haah..... dari melihatnya saja sudah pasti ia tidak menginginkannya lagi.