The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Spin Off



Ini hanya sepenggal kisah dari Tania setelah sebulan tiga Minggu lima hari delapan jam tiga puluh menit dua puluh satu detikTania berpisah dengan kekasihnya yang nomor empat...


di taman kediaman keluarga Rhyes, Tania sedang duduk termenung dibangku taman dibawah pohon durian.


Sungguh aneh mereka meletakkan sebuah bangku untuk berteduh dibawah pohon yang pohonnya terkenal berduri dan hanya akan membuat kepala bocor jika sang buah jatuh menimpa kepala seseorang. Entah siapa yang punya ide menanam pohon itu ditaman.ckckck.


" nak, kenapa melamun? ekspresimu itu macam orang yang habis kena tipu investasi deh".


"uh, papa".Tania menjadi cemberut kesal saat Hara bertanya dan meledeknya secara bersamaan.


"Ais, papa bercanda kok. Janganlah marah. Ada apa putri papa ini merenung cemberut begini?".Bujuk Hara.


"papa".


"ya".


"Tania mau cerita nih. Mau dengar?".


"tentu saja papa akan mendengarkan nak. Itulah salah satu contoh dari seorang ayah yang baik".


"mana pula. Ayah yang baik tidak sering merebut ayam goreng Tania diam-diam melulu udah gitu disisai tulang pula".Tania mengeluhkan hal yang membuatnya jengkel terhadap Hara yaitu, kelakuan jelek ayahnya yang suka merebut Jatah makanan Tania yaitu Ayam goreng.


"aduh jangan marah dong nak😅. Nanti papa ganti deh ayamnya.


Sekarang ceritakan ke papa hitung-hitung curhat gitu kepapa mengingat mamamu sedang pergi."


Tania berpikir sebentar, Sebenarnya ia ingin curhat kepada ibunya Antonia layaknya ibu dan anak perempuannya tapi sayangnya saat ini Lyora sedang pergi ke taman safari untuk berburu telur burung unta jadi mau tidak mau Tania tidak ada pilihan lain untuk mengeluarkan unek-unek dihatinya kepada ayahnya.


"iya deh. Pa…".


"ya?".


"begini… setelah putus, Tania menganggur bosan banget jalani hari-hari.


Tania mencoba untuk menyibukkan diri dengan menonton eh cepat bosan karena film yang Tania tonton durasinya banyak dipotong udah begitu iklannya panjang banget, udah begitu serial dramanya rata-rata pakai pelakor melulu".


"oooooh lalu?".


anak ini, banyak sekali hal-hal yang bisa dihabiskan dan dinikmati selain menonton tahu. Memangnya orang menjalani hidup hanya dengan menonton doang?. Pikir Hara, lain dimulut lain dihati. Ingin dia utarakan tapi ia ingin mendengarkan curhatan anaknya itu.


"lalu, suatu hari Tania memutuskan untuk mendapatkan pacar baru. Nah, Tania mencari dan mencari hingga akhirnya Tania mendapatkan seseorang yang ingin Tania pacari". Curhat Tania.


anak ini, dia gak mikir apa udah berapa banyak para perempuan menderita iritasi mata karena asyik menangisi Cinta mereka yang telah di ujung jalan?. Bukannya menangis eh malah bersikap biasa😒.


Udah pacaran gak pernah pakai perasaan, gak nunggu takdir siapa Matenya diusia tujuh belas tahun nanti, gak pakai durasi lama pula untuk menenangkan perasaan yang telah putus. Hadeh.Batin Hara.


"ooooooh, lalu?".


"nah dia adalah manusia yang berasal dari kota lain. Tania berjumpa dengannya saat Tania lagi nengok gorila kawin, pa ".


lah, kenapa gorila lagi kawin malah dilihat sih nak?. 😓 Pikir Hara.


"nah, Tania ingin dia menjadi pacar Tania tapi sayangnya Tania ditolak".


"ooooooh, memangnya kau berharap dia mau terima anak sepertimu?".


"💢 dengarkan cerita Tania dulu dong pa". Gerutu Tania saat papanya menyentilnya dengan kata-kata.


"ya ya ya cerita cerita. Tapi ngomong-ngomong orang yang kau maksud laki-laki atau perempuan?".


"yah laki-laki dong, pa…!. Pertanyaan bodoh macam apa itu? memangnya Tania ini strawberry makan strawberry?!💢💨".


"hehehehe maaf nak.😁 Papa hanya penasaran saja. Nah ceritalah".Ucap Hara cengir setelah menggoda Tania dengan pertanyaannya.


"nah, sebelumnya Tania menjadi temannya lalu Tania mulai melakukan pendekatan dengan mengirimkan surat tapi lama kali dia membalasnya surat Tania. Yah walaupun begitu, Tania bersabar".


"oh mungkin kau tidak dianggap nak".


"papa💨".


"lagian, kenapa kau pakai metode surat menyurat sih nak?. Kan tinggal di chat saja, pasti dia balas walaupun hanya menjawab pendek ya… atau Ok… ditambah lagi dengan emoticon di chat".


"ei, dia gaptek tahu. Tania tidak nyerah, setelah menyuratinya akhirnya dia balas dan kami menuliskan isi suratnya panjang lho.


"tapi dia bisa menghubungi seseorang'kan?".Tanya Hara.


"bisa".


"sebenarnya belum dihubungi sih dan Tania menunggu dan menunggu".


"oooooooh… mungkin dia balas Suratmu karena capek diteror oleh Suratmu melulu kali".


Ucap Hara dan Tania menjadi bete bercampur aduk dengan kesal karena ucapan Hara.


"bisa enggak sih papa mendengarkan sampai selesai?!".


"iya iya deh. Lanjutkan ceritanya".


"nah, kata orang dulu, sabar membuahkan hasil. Nah, Tania bersabar dan bersabar sampai pada akhirnya dia menghubungi Tania"


"oooooooh…lalu?".


"nah, Tania senang banget saat dia menghubungi Tania lalu Tania saking senangnya Tania mengajak dia makan di fast food😔"


"dia mau? gak romantis amat ngajak kencan ditempat Itu".


"PAPA"


"ya ya ya lanjutkan ceritanya".


"nah, dia mau. Tania senang tapi Tania sedih kemudian saat ternyata dia membawa pasangannya😟".


"oooooooooh".


"Tania sedih banget saat itu, Tania udah bersabar tapi kenapa dia memilih orang lain? udah begitu ditolak pula dan yang lebih sakit, dia memilih pasangannya yang bukan perempuan sama sekali dibandingkan dengan Tania, pa😭


Tania tidak menyangka bahwa dia tipe jeruk makan jeruk, pa 😭".


"…apa boleh buat, setidaknya kau sudah tahu kan?.


Ingat nak, kau bisa mendapatkan semua laki-laki untuk menjadi pacarmu tapi kau harus ingat, hanya satu orang yang akan menjadi cinta sejatimu karena sesungguhnya, perasaanmu lah yang menentukan dengan siapa yang akan menjadi pasanganmu, siapa yang akan selalu menggenggam tanganmu, siapa yang akan selalu memelukmu dalam tidurnya, siapa yang akan kau lemparin piring jika dia pulang terlambat tanpa ngasih kabar.


Ingatlah nak, sesungguhnya kisah patah hati memang menyakitkan bahkan membuat mata menjadi iritasi dan kering akibat air mata mengalir yang menangisi hati yang retak tapi dari kisah itu bisa di petik bahwa patah hati bisa membuat seseorang menjadi sadar bahwa mereka tidak bisa saling memiliki, bahwa mereka bukanlah jodoh yang disatukan oleh takdir.


Karena itu, dalam menjalin kisah cinta, kau tidak boleh main-main dan pakai perasaan nak, karena bisa saja dari sekian laki-laki ada satu yang menjadi jodoh yang akan selalu ada di sisimu.


Seperti papa dan mama ini ". Tania terdiam. Ia merasa tersentuh oleh perkataan ayahnya. Ia tahu, walaupun ayahnya menyebalkan dan sering merebut ayam gorengnya, tapi Ayahnya adalah laki-laki penyayang dan bisa memberikan sebuah nasehat untuk anak-anaknya.


"awww papa 😆 Terima kasih atas nasehatnya papa".


"sama-sama nak. Selain itu…".


"ng?".


"lagipula, jika dia saat itu tidak memiliki pasangan, dia pasti tidak akan pernah memilihmu nak".


"eh? kenapa?".


"kau mau jawaban jujur?".


"yah tentu saja Tania ingin tahu jawabannya dong pa, kenapa dia tetap tidak akan memilih diriku?".


"ya…karena… milikmu rata seperti papan cucian".


... JDEG...


Kejujuran dari Hara telah meruntuhkan hal baik dalam dirinya tentang Hara dalam sekejap. iya tahu jujur itu lebih baik tapi sesungguhnya jujur itu sangat menyakitkan mengingat Hara menyebutkan kata terlarang yang tidak boleh dikatakan didepan Tania.


"💢💢💢🌋PAPA!!!!!".


Beberapa saat kemudian…


"pa? boleh Cio bertanya sesuatu?😧".


"yah nak? kau ingin bertanya apa?".


"Kenapa ada durian besar menancap dikepalamu pa? apakah duriannya jatuh mengenai kepala papa saat papa jalan-jalan di taman?". Tanya Cio saat melihat sebuah durian menancap dikepala Hara hingga membuat kepala Hara mengeluarkan darah layaknya air mancur.


"tidak nak, seperti papa membuat marah seseorang sehingga orang itu memanjat pohon durian dan Langsung melempar buah durian ini di kepala kepala💫".


Sepertinya keputusanku menanam durian di taman tidak benar deh kayaknya. Besok kupindahin deh. pikir Cio.