
Tok! tok tok tok
"masuk".
Dion masuk ke dalam kamar Keira. Dia terkejut melihat Alex sedang menyuapi Keira.
"kau?! bagaimana bisa kau ada disini? kau tahu dari mana bahwa kami tinggal disini?".
"Tentu saja aku datang mengunjungi Keira.dan darimana aku tahu, tidak Sulit Bagiku Untuk mengetahuinya".
"pantas saja,aku melihat mobil sport hitam yang terpakir di jalan sana.ternyata mobilmu".
"tentu saja mobilku".
"lalu,Cio dan Tania mana?".
"mereka pergi dan belum kembali kemari.
oh iya, Keira.ada yang kutanyakan". Kata Alex yang sedang mengelap mulut Keira dengan sapu tangan hitam miliknya.
"apa yang ingin kau tanyakan?".tanya Keira yang baru saja memakan habis buburnya dan membiarkan Alex mengelap mulutnya.
"apakah kalian benar-benar bersaudara?".
Pertanyaan Alex seketika membuat sekitarnya terasa hening. Keira dan Dion tidak menyangka Alex akan mempertanyakan hal yang bersifat sensitif itu kepada mereka.mereka tahu bahwa mereka berdua bukan saudara kandung yang sesungguhnya tetapi hubungan mereka begitu kuat layaknya saudara kandung.
seseorang pernah mengatakan bahwa saudara yang terbaik adalah keluarga yang dipertemukan melalui seleksi alam, bukan karena takdir hubungan darah. Keira tidak ingat mendengarnya dari mana tetapi bisa menjadi perumpamaan dia dengan Dion. dan mereka saling menyayangi layaknya saudara.
"Tentu saja kami bersaudara".
"benar kata Keira.aku dan dia kembar.walaupun tidak mirip".
"kalau begitu, bagaimana bisa kalian memiliki bulan kelahiran yang berbeda di data kalian?".
"tentu saja.kami kembar beda bulan. Tidakkah Kau pernah dengar bahwa ada kembar yang lahir beda 3 bulan?".
"aku pernah dengar sih".
fiuh... syukurlah dia percaya walaupun aku tidak mengerti apa untungnya bagi Alex tahu kami bersaudara atau bukan.
"Dion sudah pulang.kalau begitu aku akan pulang dulu".
"tunggu,Alex.hari sekarang mau gelap,malam ini sebaiknya kau tidur saja dirumah ini".
Alex terkejut.begitu juga dengan Dion. Keira sendiri tidak percaya dengan apa yang dikatakannya tapi tidak ada pilihan lain.Hutan sangat berbahaya bagi manusia seperti Alex karena mungkin saja ada vampire liar yang mengintai Alex atau mungkin werewolf.hari ini bulan baru, werewolf yang melihat bulan baru akan berubah dan sifat mereka tidak terkendali.untunglah Keira berada di rumah malam ini sehingga dia tidak melihat bulan baru itu.
"benarkah? kalau begitu baiklah". Alex bersikap biasa-biasa saja tetapi dalam hatinya sungguh luar biasa senang.lalu,
Kedua laki-laki itu keluar dari kamar Keira
"ayo.aku akan menyiapkan kamar tamunya tapi mandinya di kamar mandiku Saja karena aku belum menyiapkannya.Kau bisa memakai pakaianku jika kau mau".
"terima kasih.rumah ini ada berapa kamar?".
"15.kenapa?".
"dirumahku ada 60 kamar".
"ooh".
mau pamer. mansionmu kalah jika dibandingkan dengan kerajaan mommy Daddy yang memiliki 3000 kamar.hehe
"apakah kedua teman kalian sering mampir kemari?".
"tentu saja.bahkan sering saling menginap.rumah Tania dan Silvana juga di wilayah ini".
"benarkah? berarti saudara laki-lakinya...".
"yup. aku rasa kau pasti sudah jumpa dengan saudara Tania yang lain bernama Cio'kan?".
"benar.jika Cio sering menginap disini apa berarti Elias juga sering menginap di rumah ini?".
Dion menghentikan langkahnya. ia Memutar Balik badannya dan melihat Alex.
"benar".
"apakah aku boleh memakai kamar bekas Elias dulu?"
"aku tidak tahu.aku harus bertanya dulu kepada Keira". Mereka berdua memasuki kamar Dion yang bernuansa biru dan putih.
"ini kamarku.kamar mandiku disana".
Dion membuka lemari pakaiannya. dia tidak tahu baju yang mana yang harus dia berikan kepada Alex mengingat stlyenya yang tinggi.
"kau mau pakai piyama saja?".
"Ng... tentu".
Dion melihat-lihat piyama yang mana yang cocok dengan Alex hingga Alex melihat piyama berwarna biru kotak-kotak yang serupa dengan Keira.
"Aku mau pakai piyama itu". tunjuk Alex.
"yang ini?".
"ya".
Dion mengambil piyama yang diinginkan Alex dan memberikannya. ia tidak lupa memberikan sebuah handuk bersih untuknya.
"saat mandi, pakaianmu letakkan saja di ember Pakaian kotor yang disudut sana.Aku akan meletakkan pakaian ke dalam mesin cuci".
"baiklah dan dion...".
"ya?".
"lupakan saja aku meminta tidur di kamar yang dipakai Elias dulu.Aku tidak ingin melihat Keira sedih dan aku sudah lancang sepertinya".
"Ng... baiklah".
saat Dion keluar dari kamarnya,Alex masuk ke dalam kamar mandi. di dalam mandi, Alex dapat melihat nuansa kamar mandi yang didominasi oleah warna milo mulai dari lantai hingga dindingnya.pertama dia melepaskan penutup mata yang menutup mata kanannya sehingga terlihat bekas luka sebuah sayatan dan mata yang berbeda warna dengan warna mata aslinya yang dikiri yaitu biru.
Alex juga melepaskan semua pakaiannya hingga terlihat sempurna dari tubuhnya yang atletis.sebuah bentuk tubuh yang diinginkan setiap wanita terhadap kekasih mereka.
pancuran air shower membasahi tubuhnya sambil memikirkan sore tadi dikamar Keira.dia tersenyum geli saat memikirkan wajah Keira yang menjadi merah merona karena malu bercampur dengan rasa kesal terhadapnya.
dia juga memikirkan rasa yang dialaminya saat menggendong keira.gadis mungil yang sangat menggemaskan. dan satu hal yang dia ketahui ialah dia benar-benar mencintai gadis itu.
Sementara Alex lagi mandi, Dion yang baru selesai menyiapkan kamar tamu pergi menuju ke dapur.disana dia melihat Keira yang sedang mengambil segelas air minum di kulkas.
"Keira, kau sudah baikan?". tanya Dion yang melihat Keira terlihat sehat.tidak kelihatan sakit lagi.
"iya.aku tidak menyangka bahwa aku menjadi sehat secepat ini. bahkan aku tidak merasakan sakit lagi di bahu ini". Jawab Keira dengan senangnya.
"wah,aku penasaran tapi aku juga senang kau menjadi baikan secepat ini. mungkinkah keajaiban ini karena Alex yang telah datang kerumah ini?".
Keira berpikir sejenak.Saat Alex mengoleskan cream Cedar di bahunya,berulang kali Alex mengkompresnya,dan menyuapinya makanan, entah mengapa saat Alex merawatnya,dia tidak merasakan rasa sakit lagi dan rasa sakit yang dideritanya hilang secepat ini.
"apa ada yang bisa kubantu?"
"hm... tidak ada tetapi...".
Dion menuju ke sebuah kulkas besar yang bertuliskan daging. dan mengeluarkan sebuah daging sapi mentah kualitas terbaik yang masih terbungkus baik.
"kau boleh makan ini.sebagai merayakan kesembuhanmu".
"woah.daging steak kualitas terbaik.asyik!. Terima kasih Dion.Kau memang Saudara terbaik".
"tentu saja.aku periksa semua jendela dulu,ya.apakah gantungan bawang putihnya sudah ada yang jelek atau belum".
Dion yang membawa sekotak penuh bawang putih yang diikat dengan tali putih pergi ke beberapa ruangan yang memiliki jendela.tujuan menggantung bawang putih sudah jelas mencegah vampire menyusup kerumah.
sedangkan Keira,dia duduk di kursi meja makan dan mulai makan daging mentah.
dia menikmatinya tanpa menyadari bahwa Alexander Adrian,telah selesai mandi dan datang ke meja makan juga.rambut yang sudah diatur masih basah dan tanpa adanya bulu janggut atau kumis yang tumbuh diwajahnya yang mulus dan bersih menambah kegagahan pada wajahnya yang tampan.dia tidak menyukai jenggot dan kumis walaupun dua hal itu bisa dikatakan pria jantan karena bagi Alex, kejantanan harus dibuktikan dengan tindakan bukan kumis dan jenggot dan akan mempengaruhi ketampanannya.baju dan celana piyama biru kotak-kotak membuat dirinya dan Keira Seperti pasangan saja karena bajunya sama dengan model Keira.
Keira kaget melihatnya tetapi dia juga merasakan ketertarikan terhadapnya. Alex juga tak kalah kaget melihat Keira di meja makan dengan daging mentah di mulutnya.
niatnya, Alex ingin mengejutkan Keira dengan memakai baju yang sama sayang,dia duluan terkejut karena yang dilakukan Keira.
"Keira,mengapa kau makan... daging mentah ??".
aduh!Apa yang harus aku katakan padanya?
"a...aku lapar banget".
hanya ini yang bisa kau katakan Keira?
"ya ampun.kau sedang tidak sehat tetapi makan ini?? apa Dion belum masak?".
Keira tidak menjawab.dia tidak tahu harus berkata apa.
"jangan makan ini".Alex menyingkirkan daging mentah itu dan membuangnya ke dalam tong sampah.dalam hati, keira menangis melihat daging mentah yang dibuang Alex.
"untung aku cepat mengetahuinya sehingga kau tidak makan banyak".
justru aku yang sedih karena tidak makan dagingnya dengan banyak.mengapa kau cepat kemari sih💢💢
"ada apa ni?". tanya Dion yang baru selesai mengganti bawang putih yang lama dengan yang baru.
"kau dari mana aja?,kenapa kau biarkan Keira makan daging mentah? dia sedang tidak sehat".
"Ng...itu...".
"sudah cukup,Alex.aku yang salah". ucap Keira memasang wajah yang sedih dengan harapan bisa membuat Alex tidak marah.walaupun untuk apa dirinya memasang wajah seperti itu untuknya?
Alex Melihat Keira, dia melihat kesedihan dirawut wajahnya dan itu membuat Alex tidak tega.
"sudahlah.sebaiknya kau mulai masak, kasihan Keira".
"Ng... baiklah".
Alex menuntun Keira ke meja makan dan duduk bersama sedangkan Dion menuju ke dapur dengan bete.mereka berdua tuan rumah tapi mengapa justru tamu yang marah-marah? ingin sekali dia mengatakan bahwa Keira adalah seorang Werewolf dan sewajarnya jika dia memberikan daging mentah pada Keira karena ya...dia werewolf.
oh dagingku yang berharga...
Tatapan keira tertuju pada arah dimana Alex membuang dagingnya yang berkualitas terbaik.
"ada apa, keira?". tanya Alex yang melihat kearah lain dengan kelihatan sedih.
"bukan urusanmu". dengan kesal, Keira membuang muka kearah lain.ia tidak mau melihat wajah Alex saking kesalnya sedangkan Alex sama sekali tidak mengerti mengapa Keira menjadi marah padanya.
apa karena aku memarahin saudaranya,ya?
"keira,apa kau tahu bahwa kita seperti pasangan?".
"apa yang kau bicarakan?". Keira melihat ke Alex dengan tatapan bete.
"apa kau tidak menyadari kau dan aku memakai piyama yang sama?".
Keira memperhatikan dengan seksama.biru kotak-kotak. Keira menyadari bahwa dia memakai piyama Dion yang khusus kembaran dengannya.
Dion, dari semua pakaian tidur yang kau punya, mengapa harus ini yang kau pinjamkan!?
"lalu? kita ini kan bukan pasangan".
"belum, Keira.belum menjadi pasangan".
"kau ini, membuatku kesal saja".
Keira sedang kesal tetapi justru Alex merasa dia manis saat merasa kesal.
Marah,malu, kesal membuat dia sungguh manis.saat mengamati Keira yang cuek terhadapnya, entah mengapa dia merasa teringat dengan foto tunangannya itu.
Wajah Elias membuatku teringat akan sesuatu.rasanya aku pernah melihatnya dimana ya?
Alex berpikir sejenak.entah mengapa dia merasa familiar dengan wajah itu.ia merasa mengenalnya.
dimana dimanakah? hm....oh!
saat berpikir keras,mimpi yang dilihatnya beberapa hari ini tentang seorang Gadis yang menangisi seorang laki-laki yang terbaring di atas tanah dengan darah yang mengalir membasahi jas putih laki-laki itu dan gaun putih yang dipakai gadis itu dimalam hari hujan deras.
ia menyadari bahwa laki-laki yang dimimpinya itu sama dengan yang difoto dia lihat diruang tamu.
laki-laki Ini Mimpiku ini memiliki wajah yang sama dengan yang di foto.jika memang benar, berarti gadis yang menangis itu adalah...
Alex ke samping melihat Keira. Dalam pikirannya bertanya-tanya, mengapa dia bisa mimpi seperti itu, dan jika memang benar, siapa dan mengapa tunangan Keira terbunuh.terbunuh? atau dibunuh? yang jelas dalam mimpinya nya, dia dapat melihat laki-laki itu memiliki luka hasil tusukan di tepat di tempat jantung berdetak dan mengeluarkan banyak darah.
lima belas menit kemudian, Dion selesai memasak dan menata makanannya di atas meja makan.
"semoga masakan kami sesuai dengan seleramu".Sindir Dion.ia tahu ekspetasi Alex Seperti apa,sudah pasti Alex akan kurang menyukai masakannya Karena ekspektasi nya sudah jelas. makanan high class. tidak seperti mereka yang lebih suka hal sederhana seperti makanan padahal mereka bisa membeli apapun yang mereka inginkan.
mungkin Ini Salah satu alasan mengapa apa orang kaya sombong tidak menyukai orang kaya yang tidak sombong dan suka hal sederhana.
"ini sup iga sapi.kau pernah memakannya?".
"tidak pernah".
"pasti ibumu atau saudaramu tidak pernah memasakanmu ini,ya dirumah?".tanya Keira.
"masakan di rumahku dibuat oleh koki.saudaraku tidak memasak sedangkan ibuku...". Alex terdiam saat menyebutkan ibunya.membicarakan ibunya merupakan hal yang sensitif baginya,sama seperti membicarakan tunangan merupakan kata yang sensitif terhadap Keira.
"dimana keluargamu,Alex?".
"...ayahku selalu diluar negeri,kedua saudaraku juga sama-sama diluar negeri setelah mereka menikah sehingga segala sesuatu yang aku butuhkan dan rumah diurus oleh pelayan.aku... hanya bertemu mereka hanya sekali dalam setahun".
Kedua saudara itu tertegun mendengarnya.bahkan Keira bersimpati kepada Alex karena Keira juga merasakan hal yang sama dengan Alex saat Keira masih menjadi bagian keluarga Black dulu.
Alex... walaupun kau menyebalkan,penindas
orang namun dibalik itu Kau adalah anak yang kesepian harta kekayaan bisa memberikan kebutuhan seseorang tanpa batas namun tidak dengan cinta dan kasih sayang.
demi mengejar semua itu, banyak orang tua mereka menjadi egois dan melupakan harta yang paling berharga di dunia ini yaitu anak
dan mereka melupakan kenyataan itu sehingga kami anak-anak malang tumbuh tanpa cinta dan kasih sayang tidak dapat mereka miliki dari orang tua bahkan mereka rela mengorbankan anak mereka demi ambisi.
aku pernah merasakan bagaimana rasanya dulu saat masih menjadi manusia dulu...
(Flashback...)
Kediaman keluarga black...
di ruang makan, gadis kecil itu menunggu orang tuanya dan saudaranya untuk merayakan ulang tahunnya yang keempat. sebuah kue ulang tahun buatan pastry terbaik dihidangkan di atas meja makan yang besar dengan tulisan "selamat ulang tahun Keira" dan sepasang lilin berbentuk kelinci mengapit liling angka 4 itu masih menyalah. dirinya menunggu dan menunggu tetapi tidak ada satupun keluarganya yang nampak memasuki ruang makan.melainkan hanya kepala pelayan yang muncul.
"dimana orang tuaku dan saudaraku?".
"apakah nona muda tidak tahu?".
"tahu apa?".
kepala pelayan terdiam. saat memandang wajah kecilnya, ia tidak sampai hati memberi tahunya.
"tolong katakan padaku...".
"nona muda,saya mengira tuan dan nyonya sudah memberitahu anda bahwa mereka sedang pergi ke sebuah pesta bersama tuan muda".
"benarkah? aku tidak tahu mereka... mengapa kalian tidak memberi tahuku?".
"... maaf nona muda tetapi...kata nyonya anda sudah tahu".
"tapi aku tidak tahu.tidak tahu.... dan,hari ini ulang tahunku... mereka melupakannya".
dengan sedih dan kecewa berat, gadis itu menatap kue ulang tahunnya yang lilinnya sudah meleleh banyak itu dengan air matanya yang berlinang.
"selamat ulang tahun... keira". ucapnya.
dan lilin-lilin itu padam tanpa dia sempat meniupnya.
(flashback end...)
ulang tahunku yang menyedihkan... keluarga yang tidak ingin aku ingat lagi...
mungkin lebih baik memiliki orang tua yang sederhana namun memberikan banyak cinta dan kasih sayang yang berlimpah pada anak-anak daripada orang tua yang kaya namun hampir tidak pernah merasakan Cinta dan kasih sayang yang berlimpah pada anak-anak.
tetapi aku beruntung bisa kembali ke pada orang tuaku yang duluan membuatku ada dan saudaraku Leo.Mereka memberikan cinta dan kasih sayang yang besar kepadaku baik dulu maupun sekarang.
"Ng..mari makan selagi hangat".Ajak Dion.
mereka bertiga makan, saat Alex makan masakan buatan Dion, dia menyadari betapa enaknya buatan saudara Keira.
"ini sangat enak".
"Tentu saja.saudaraku Koki yang terbaik".
"aw Keira, masakanku biasa saja kok".
"tapi Keira benar".
Alex makan dengan lahap saking enaknya. Melihat Alex menikmati makanannya membuat Dion gembira karena ketua Trinity mengakui masakannya sangat enak sedangkan Keira tersenyum melihatnya.
"terima kasih untuk makanannya. walaupun hanya makan bersama kalian berdua, aku dapat merasakan bagaimana hangatnya makan malam bersama dirumah".
"tidak masalah, jangan sungkan". Dion merasa senang ketika dipuji seseorang.
"kau sudah Kenyang,Alex?".
"sudah"
Alex, tidak kusangka dia sopan juga tapi...
pikiran Keira memainkan memori tentang bagaimana Alex membullynya disekolah sebelumnya seakan pikiran menghentikan hati yang melihat sisi lain dari Alex sehingga Keira berpikir kembali mengenai Alex.
tidak tidak tidak.Jangan tertipu, Keira !.dia ini penipu ulung! juga cabul lagi! dia bersikap manis dan sopan ada maunya.
"Aku sudah siap makan.Aku balik ke kamar". Keira bangkit dan pergi meninggalkan mereka.Alex menatapnya pergi.
kurasa dia masih kesal Alex membuang daging yang kuberikan padanya itu.ck Ck ck.
"hei Dion,boleh kutanya sesuatu?".
"kau ingin bertanya apa?".
"mengapa setiap jendela, juga pintu rumah ini tergantung beberapa bawang putih?".
"ah!itu karena... ini kepercayaan keluar kami".jawab Dion berbohong.
"kepercayaan?".
"di kepercayaan keluarga kami, Retizen.menggantung bawang putih di jendela luar dalam atau pintu dipercaya menangkal radikal bebas dan membawa sekarang kami masih melakukan itu".
"kepercayaan yang aneh. Aku kira kalian menggantung bawang putih di jendela dan pintu untuk mengusir vampire".
Memang benar sih.tepat banget tebakannya.
"Hahahaha. kau ini bicara apa? inikan zaman modern. Masa orang percaya ada vampire sih".
"iya juga. makhluk supernatural seperti vampire atau werewolf mana mungkin ada di dunia ini".
padahal mereka ada, Alex.kau tidak menyadarinya saja.
dikamar Keira, waktu di jam digitalnya menunjukkan pukul jam 9.30 malam.Keira belum tidur.bisa dikatakan tidak bisa tidur sama sekali.
"sulit sekali untuk tidur. apa sebaiknya aku keluar saja?".
Tok tok tok.
seseorang mengetuk pintu kamarnya. Keira mencium aroma manusia yang dibalik pintu dan seketika raut wajah Keira menjadi bete.
hmp! dia ini. mau apalagi dia?
"masuk!".
Pintu kamar terbuka.Alex menunjukkan wajahnya.
"boleh aku masuk?".
"kau mau apa?". tanya Keira dengan nada ketus.
"apa kau punya buku gambar kosong dan pensil?". tanya Alex yang langsung masuk ke dalam kamarnya.tanpa banyak tanya, Keira bangkit dari tempat tidur dan membuka lacinya sementara Alex melihat-lihat kamar Keira karena dia hanya fokus memperhatikan Keira siang tadi.padahal dia bersama Keira dikamar seharian.
dikamar Keira,Alex melihat beberapa anak panah berserta busur panah yang tergantung di dinding.
jadi ini busur dan anak panah yang dibilang Danny. ternyata memang bagus.Keira membayar mahal untuk senjata ini padahal dalam deretan harga senjata,panahan yang harganya rendah sebagus apapun kualitasnya.
saat ia memperhatikan, tatapannya tertuju pada sebuah kotak biola berwarna hitam di dekat cermin.
"Jangan sentuh". Keira mencegah Alex menyentuh biolanya.
"ini.aku tidak punya buku gambar tapi tidak aku punya buku sketsa". Keira menyodorkan buku itu dan Alex menerimanya.
"terima kasih".
"jangan bepura-pura sopan terhadapku.sekarang kembali ke kamarmu".
Keira duduk di atas tempat tidur dan membaca sebuah novel bertemakan supernatural yang dibelinya beberapa hari yang lalu tapi belum pernah dia baca.
"vampir romance? kau juga membacanya ternyata".
"ternyata? Apakah kau juga memiliki buku ini?".
"tentu saja.buku ini termasuk salah satu buku yang best seller. kisahnya tentang cinta manusia dengan vampire".
"apakah ada manusia serigala didalamnya?".
"tentu saja.jika ada vampire, berarti ada musuh bebuyutan mereka di dalam cerita itu.
benar...jika ada mereka maka ada kami.tentu saja...
"bagaimana hubungan dengan kedua bangsa itu?".
"hei, kenapa kau tidak membacanya saja dulu? aku lihat buku itu masih terbungkus plastik dengan baik".
"aku tidak tertarik dengan buku ini tetapi mendengarkanmu membuatku tertarik".
"baiklah.aku akan mengatakannya jika tidak keberatan".
"aku tidak keberatan".
"kedua bangsa itu bermusuhan satu sama lain.bahkan permusuhan itu sudah lama.permusuhan itu dimulai karena bangsa Vampire memperbudak bangsa Werewolf".
itu benar...bangsa kami dan mereka bermusuhan satu sama lain selama berabad-abad karena bangsa Vampire.mereka memperbudak bangsa kami.mereka menyiksa bangsa kami, mereka merantai dan bertindak semena-mena terhadap kami hingga kakek buyutku raja werewolf pertama Alric melakukan kudeta. mereka menyerang bangsa Vampire yang dimulai dari kerajaan bangsa Vampire, verlossa. bangsa kami membuat bangsa Vampire kewalahan dan membuat banyak dari mereka terbunuh. Alric membawa kebebasan untuk pertama kalinya bagi bangsa werewolf. dia dijadikan raja werewolf dan secara mengesankan, bangsa kami berkembang pesat dan secara cepat menguasai wilayah di penjuru angin dengan wilayah tenggara sebagai letak kerajaan kami.bagaimana setiap penulis novel bertemakan supernatural tahu bangsa kami dan vampire bermusuhan karena diawali dengan perbudakan?
"lalu? Apakah kedua bangsa itu mencintai manusia yang sama?".
"yup".
cih! aku sudah tebak. aku tahu akhir jalan ceritanya menuju ke mana.cerita seperti ini selalu berakhir sama.
"aku tebak si manusia itu pasti memilih si vampire sebagai pasangannya.".
"tentu saja dan mereka bahagia".
"cih! mengapa mereka selalu membuat cerita cinta vampire, vampire.tidak adakah yang membuat cerita cinta werewolf?".
dengan kesal Keira melemparkan buku itu kedinding.
"mengapa kau kesal?".
"karena membosankan.kau puas".
"hei, jangan melampiaskannya kepadaku jika kau marah".
"ya ya ya.aku hanya ingin melihat kisah cinta manusia dengan werewolf.aku hanya bersimpati pada bangsa itu. aku melihat beberapa novel yang menceritakan kisah cinta werewolf dan semuanya berakhir... tragis... tidakkah ada yang berakhir bahagia...?".
seperti aku...kisah cintaku begitu tragis.
"aku melihat kau lebih menyukai serigala dari pada vampire. mungkinkah karena tinggal di hutan membuat dirimu merasa supernatural?".
walaupun hanya candaan Alex semata, tapi dia tidak tahu bahwa disekitarnya terdapat makhluk supernatural dan Keira adalah salah satunya.
"kau benar.Aku menyukai serigala. apakah kau tahu bahwa Serigala merupakan makhluk yang monogami ?".
"monogami? apa itu monogami?".
"monogami artinya setia dengan satu pasangan sampai akhir.aku menginginkan sifat seperti itu.tidak seperti vampire, mereka tidak selamanya setia".
"kalau begitu,aku juga sama.Aku ingin monogami bersamamu".
Keira menatap Alex. Dia melihat keseriusan di wajahnya tetapi dia juga tahu bahwa dari banyaknya Manusia,hanya 20% yang setia dan Keira tidak tahu apakah Alex termasuk 20% diantaranya?. dimalam tragedi itu, seharusnya saat acara tunangan, mereka akan diharuskan bersumpah pada rembulan bahwa mereka akan setia sampai akhir (monogami) tetapi karena tragedi itu, membuat mereka tidak dapat memulai sumpah itu.Mungkinkah ini yang terbaik untuk memberi Alex kesempatan?
"ini sudah malam sebaiknya kau segera keluar dan tidur".
"aku akan keluar setelah menggambar".
Alex duduk di atas sofa Kamar Keira dan mulai menggambar.
dia bisa menggambar?
Keira memutuskan untuk tidur.sedangkan Alex sedang sibuk menggambar setelah mendapat ide.
waktu menunjukkan pukul 11.30 malam.Alex selesai menggambar.ia memperhatikan Keira yang sedang tidur.saat Keira akan membalikkan badannya,Alex melihat jarak tempt tidur Keira sangat sempit jika keira berbalik,dia bisa jatuh.segera Alex menghampirinya yang mau jatuh.dia segera berbaring di lantai tepat setelah Keira berbalik sehingga dia jatuh kedalam pelukan Alex.
untuk beberapa saat Alex tidak tahu apa yang harus dilakukannya.yang dapat dilakukannya bereaksi dengan merasakan tubuhnya dalam pelukan.
Alex berniat ingin memindahkan ke Keira Kembali ke tempat tidur tetapi ia urungkan saat merasakan Kehangatan tubuh gadis itu meresap melewati pakaian yang dikenakan Alex kedalam tubuhnya.Alex merasakan suatu kehangatan sehingga dia tidak merasakan rasa dingin dilantai.
Apalagi Ia Melihat Keira begitu nyaman dan dia tahu sulit sekali untuk memeluk gadis yang tidak menyukainya sehingga dia manfaatkan untuk memeluknya lama walaupun hanya semalam saja. Alex tersenyum dan memeluknya erat.Malam ini Alex akan tidur nyenyak.