The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 4 : When A Heroine Get A Price, Good or Bad?



Seminggu berlalu.Keira melihat berita di internet di Smartphone nya. dia tidak percaya kalau kejadian seminggu yang lalu masih dibicarakan tentang SMA Fallen itu tentang aksi heroik nya menyelamatkan seorang siswa yang mau bunuh diri.


Seminggu sebelumnya...


semua orang yang dibawa gedung sekolah terkejut melihatnya melompat. beruntung Keira berhasil menyelamatkannya. aksi heroik nya itu berhasil difoto beberapa siswa yang melihat kejadian itu. salah satu dari mereka mempostingnya di sosial media dengan judul:" Aksi Heroik Gadis asing menyelamatkan seorang siswa SMA Fallen yang mencoba bunuh diri".


postingan itu tersebar di seluruh Altair. semua orang baik gedung,kereta api,di jalan, dan dimanapun melihat postingan itu. dalam 7 hari, sma Fallen masuk dalam berita baik di televisi maupun di surat kabar. berita-berita itu sukses membuat sma fallen mendapat citra buruk dari adanya penindasan, bahkan mereka menggunjing sekolah itu hanya menerima murid dari golongan orang kaya saja bukan dari seleksi ujian penerimaan murid seperti sekolah lainnya. banyak di antara mereka melakukan demo dan mempertanyakan kualitas sekolah itu dalam minta ada keadilan dalam sekolah yang sangat angkuh itu.


"apa yang kau lihat, Keira?". Tanya Dion Penasaran.


"Apakah kau mengetahui sesuatu tentang SMA Fallen Dion?".


"SMA Fallen? Tentu saja.Semua orang bahwa sekolah golongan elit itu hanya menerima orang kaya saja".


"Sekolah itu sekarang memiliki citra yang buruk,ya".


"itu salahnya anaknya pemilik Fallen group itu. berita itu sampai sekarang belum mereda,ya".


"yah.tidak kusangka akan jadi begini,Dion. tidak kusangka menolong murid itu akan berdampak seperti ini sampai sekarang". Keira menghela nafas, dia memandang langit biru di balik kaca mobil yang dikemudikan Dion.


"Aku harap aku tidak melihat atau mendengar sekolah ini lagi. Aku tidak mau terhubung lagi oleh sekolah itu".


Sementara itu di Fallen Group...


"Bagaimana bisa SMA Vallen mendapatkan skandal seperti ini!?".


seorang pria berusia di atas 40 tahun itu memukul meja kerjanya tepat diatas Koran yang memuat berita tentang sekolah miliknya yang menjadi berita utama dimana berita yang membuat percobaan siswa yang bunuh diri karena dibully sukses membuat sekolah yang dibangun kakek buyutnya dan menjadi sekolah ternama itu mendapatkan skandal yang dapat merusak reputasi perusahaannya juga dan skandal itu belum mereda sampai sekarang.


"Bagaimana bisa berita seperti ini terus ada sampai sekarang!? Aku tidak mau para wartawan mengetahui Alex dalamnya dan menyudutkan Alex. suap para wartawan itu agar tidak menyudutkan Alex dan menghentikan berita ini".


"baik Tuhan namun, Bagaimana dengan masyarakat?".


"aku tahu harus berbuat apa untuk melenyapkan berita ini".


dian memarkirkan mobil pickup merahnya di parkiran di twinsbell. keira membantu dion mengangkat beberapa belanjaan yang berat. mereka akan masuk ke dalam akan tetapi langkah mereka terhenti saat melihat para wartawan bekerumun di pintu masuk.


"oh sial! mengapa para wartawan ada di sini?".


Bisik Keira. para wartawan tersebut belum menyadari mereka ada di belakang sudah memperhatikan mereka.


"Mungkin ini masih ada hubungannya dengan mu dan berita di sma Fallen.Kurasa Mereka telah tahu bahwa kau bekerja disini".


"seharusnya aku tidak masuk lagi hari ini. yang harus kita lakukan sekarang?".


"kita mundur perlahan menuju ke pintu belakang".


mereka mundur perlahan-lahan tapi sial, tanpa sengaja dia menginjak sebuah kaleng kosong. pendengaran para wartawan yang tajam langsung melihat ke arah mereka.Kamera meliputnya.


"itu dia pemiliknya!"


mereka langsung menyerbu ke arah dion agar tidak pergi kemana-mana.


"Keira,kita harus bagai--...?"dion menyadari keira tidak ada di sebelahnya lagi.Dia lupa Keira dapat melesat dengan cepat. keira berjalan mundur alias melesat mundur bagaikan angin tanpa Dion sadari sebelum Wartawan menyadarinya.


Keira,kau menyebalkan...😒


sementara Dion dikerubungi para pencari berita, Keira berjalan memasuki pintu belakang. dia akan masuk kedalam namun dia lihat ada Tania ,Silvana dan pria berjas sedang berbicara di hadapannya.dan bukan sembarang orang,Keira mengingat dia orang yang memesan teh Jasmine buatannya seminggu yang lalu.


orang itu ... bukankah cafe ini belum buka?


Tania melihat Keira masuk dan langsung menghampirinya.


"Syukurlah kau kembali, Keira.Dimana Dion?".


"dia terjebak bersama Dengan para wartawan.Itu dia". Keira menunjuk ke arah Dion yang masuk kedalam menutup pintu kafe dan menguncinya.


"Keira,kau kejamnya meninggalkan aku di sana di hadapan orang-orang yang buas akan berita".Gerutu Dion sambil merapikan rambut cokelatnya yang berantakan dan merapikan kacamatanya.


"daripada menggerutuh, lihatlah yang bersama silvana ,kita ada tamu".Tunjuk Keira.


dion mengarahkan tatapannya ke arah yang ditunjuk Keira ke seorang pria berusia 30 tahun lebih dengan jus dan memberi hormat pada mereka.


"Ng...siapa dia?".


"Tania?" .


mereka berdua melirikkan mata mereka ke arah Tania untuk meminta penjelasan tentang yang ingin mereka ketahui.


"mengenai siapa dia biarkan dia yang akan menjelaskannya padamu karena orang ini ingin bertemu denganmu ,keira".


"denganku??".


Keira menyerahkan belanjaannya kepada Tania dan menghapirinya.Orang itu melihat Keira dan memberi hormat padanya.senyuman tipis terukir di wajah orang itu.


"apa kabar nona Keira. mungkin anda tidak ingat saya tapi saya orang yang memesan teh Jasmine buatan anda seminggu yang lalu".


"aku ingat anda.anda juga tahu nama saya pasti dari kedua teman saya ini tapi, siapa anda?".


"perkenalkan, saya Hans Trevor. sekretaris Fallen Group".


"Fallen Group!! maksud anda Fallen Group yang merupakan perusahaan kelas atas yang juga memiliki sekolah playground sampai Universitas Fallen di altair?kota ini!!?".


"itu benar tuan muda. Fallen Group adalah perusahaan kelas atas yang anda sebutkan tadi salah satunya SMA Fallen".


mendengar pernyataannya itu cukup membuat Dion terperangah. Bagaimana tidak, perusahaan itu cukup berpengaruh di kota Altair.


"wow Keira.kita kedatangan tamu penting dari Fallen Group di Twinsbell".


"Dion, bisakah kau tidak seantusias itu.lagi pula,apa yang membuat orang dari Fallen Group kemari?".


walaupun aku tahu pasti tentang kejadian seminggu yang lalu... mengingat seminggu yang lalu bagaimana nasib orang itu?apa dia masih dirumah sakit???


"selamat nona Keira,anda mendapatkan beasiswa untuk sekolah di SMA Fallen".


"Apa!? Beasiswa!??".


Keira terkejut mendengarnya. Dia mengira orang ini ini meminta dia tutup mulut jika seandainya dia diminta menjadi saksi tapi tidak disangka dia malah mendapatkan beasiswa. yang merasa ada udang Dibalik Batu dan diberikannya dia beasiswa pasti ada maksud terselubung.


"itu benar ,Keira.orang ini mengatakan kepada kami bahwa kau mendapatkan beasiswa untuk sekolah di SMA Fallen". Silvana menjelaskan.Dion ikut terkejut mendengarnya.


"saya mendengar dari nona Tania dan nona silvana bawah selama ini anda hanya belajar secara privat di rumah bersama saudara anda dan kedua teman anda jadi mengapa...".


"anda dan tuan anda berfikir orang tua kami tidak mampu menyekolahkan kami? dengar, guru yang dipekerjakan orang tua kami merupakan guru yang terbaik Jadi kami tidak khawatir tentang pendidikan kami. lagipula guru-guru yang mengajari kami punya Lisensi memiliki predikat terbaik di dunia pendidikan formal dan informal di Kota ini, mengerti".


Keira menegaskan tawaran dari orang bernama Hans itu. bukan karena tidak mau menempuh pendidikan secara formal tetapi dia tidak nyaman menempuh pendidikan di antara manusia yang menjadi bagian dari rantai makanan walaupun dia tidak pernah makan manusia dan tidak mau melakukannya dan juga ia harus sangat berhati-hati dalam menjaga rahasianya agar manusia tidak tahu siapa dia sebenarnya.dan emosinya terkadang sulit ditahan.


"Keira, dengarkan dia Dulu". bujuk Silvana.Keira mengangguk,dan orang itu kembali menjelaskan.


"begini nona, maksud saya, mengapa tidak menempuh pendidikan secara formal. Dimana anda akan berinteraksi secara sosial, memiliki teman Lalu...--".


"aku punya teman.Tania dan Silvana adalah sahabatku jadi aku tidak butuh teman disekolah".


terutama manusia... mereka tidak mungkin dipercaya jika mereka tahu siapa aku...


"tetapi masa depan anda akan sangat terjamin dengan bersekolah di SMA Fallen. di sana ada banyak guru-guru terbaik, fasilitas terbaik dan saya mengetahui bahwa anda memiliki bakat dalam memainkan alat musik biola. Anda dapat mengasah kemampuan anda karena kami memiliki 11 klub yang terbaik di SMA Fallen dan diantaranya adalah klub musik.Bahkan anda dapat..--".


"sebentar...dari mana anda tahu kalau saya bisa...--". Tatapannya berubah menjadi dingin. dirinya kembali teringat bagaimana dia yang dulunya senang bermain biola menjadi benci dan tidak bermain biola lagi. keira melotot ke Tania dan Silvana karena pasti mereka yang memberitahu Hans.


"aku tidak bisa menerima ini. Beasiswa atau apapun aku tidak akan pernah bersekolah di tempat itu".


Keira pergi keluar menuju pintu depan cafe. dia berhadapan langsung dengan para wartawan yang sibuk memotretnya dan melemparkan segudang pertanyaan untuknya. silakan cahaya dari kamera membuatnya kesal namun ia tidak peduli dan pergi mengendarai sepeda motornya.meninggalkan para wartawan segudang pertanyaan.


"kami berharap saudari anda akan memikirkannya dengan baik.ini kartu nama saya, hubungi saya jika nona Keira berubah pikiran". Dion menerima kartu itu namun tidak menjawab apapun karena tidak mungkin memutuskan, tetapi dia berpikir mungkin ini yang terbaik bagi keira untuk melupakan rasa kesedihannya yang mendalam sejak kematian Elias. dan tentunya dia perlu dukungan. dukungan kuat yang diperlukan untuk membuat keira mau menempuh pendidikan formal walaupun gak tau sekolah itu merupakan sekolah dengan tingkat keangkuhan tinggi di balik temboknya. dia saw bahwa sekolah itu akan menjadi neraka bila berurusan dengan orang bernama Alex. Tetapi dia yakin Keira akan kuat dan bertahan dan pastinya dia tidak akan merubah sifatnya karena karena Keira saudarinya yang hebat dan Putri Werewolf yang kuat . pastinya dia tidak akan membuat masalah dia tidak akan membuat masalah dengan Alex.


 


sang matahari telah terbenam. terangnya sore berganti dengan gelapnya malam. langit yang awalnya berhias kan awan-awan kini berhias kan bintang-bintang yang bersinar terang di langit. sang bulan purnama menampakkan dirinya dan memberikan keluar kekuatan tak kasat mata pada makhluk Supernatural seperti bangsa werewolf sebagai bentuk balasan karena menyembah sanggulan dan membutuhkan bulan untuk melawan,bertahan dan berubah.


 


sang serigala dengan bulunya yang putih seperti salju berlari dengan sangat cepat dan bebas. Serigala itu begitu bebas saat berlari Menyusuri hutan Wilayah utara. Serigala itu terus berlari dan berlari Menyusuri hutan hingga dia berhenti di atas puncak tebing. dia terus menatap Bulan Purnama itu sambil mendengarkan lolongan para serigala. kemudian dia berubah kembali menjadi manusia semula. Sang Putri berubah menjadi manusia setelah bulan purnama menghilang Di Balik Awan. Keira duduk di tepi jurang sambil menatap langit Malam Penuh Bintang dengan perasaan sedih dan sepi. di belakangnya terdapat Sepasang Mata Golden yang sedang memperhatikannya dan Keira menyadari ada yang memperhatikan dirinya. Dia merasakan Aura yang tidak mengancam dan tersenyum karena mengenali Siapa yang di balik bayangan bulan.


"Keluarlah... Aku tahu kau di sana...".