The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 70 : A Teacher's Advice



Tidak lama kemudian di luar The Aurora...


"ingat Alex. Ikuti saran dari dokter Jacob. Jangan lupa untuk minum obatmu secara teratur".


"pasti. Kau tidak mau ikut aku antar?".


"hei, Aku punya sepeda motor jadi aku bisa pulang sendiri. Lagi pula aku masih ada urusan". Ujar Keira. Sebuah kekecewaan tergambar di wajah Alex saat Keira menolaknya secara halus.


Setidaknya ia merasa senang saat Keira memperhatikan dirinya walaupun sedikit.


"oh begitu... jika mau pulang, hati-hatilah di jalan. Jangan mengebut dan patuhi lalu lintas, yah".


Setelah memberi saran, Alex langsung masuk ke dalam limosin milik keluarga Adrian yang sudah dihubungi oleh Aurora.bersama dengan limo itu, Alex pergi meninggalkan Keira tanpa dia tahu bahwa gadis itu tersenyum dengan perkataannya.


dasar Alex. Tapi terima kasih atas sarannya, Alex


Keira kembali masuk kedalam gedung Aurora. Langkahnya terhenti saat tanpa sengaja kedua matanya tertuju pada sebuah foto Elias berbingkai emas terpajang di dinding lobi.


Sebuah kesedihan terlihat di kedua matanya. Ia menahan air matanya tidak muncul di pelupuk matanya agar tidak seorangpun melihatnya sedang menangis karena Keira sadar bahwa dia adalah seorang pemimpin.


Dan seorang pemimpin dari bangsa Werewolf tidak boleh menitikkan air mata agar yang lain tidak menganggap sang pemimpin lemah.


Keira memang kuat dan tegar dari luar namun, di dalam hatinya dia tidak lebih dari seorang gadis yang rapuh setelah Kehilangan cinta yang mengisi hidupnya selama ini.


dan Melihat foto Elias, membuat Keira menyadari bahwa dia sangat sendirian walaupun orang-orang yang berarti baginya selalu berada di dekatnya.


Elias...


Disaat ia akan melangkah pergi ke arah lain, disaat bersamaan seorang resepsionis menyetel sebuah lagu yang didengarkan melalui ipod yang tersambung dengan loudpeker mini bervolume rendah.


sialnya, resepsionis itu menyetel sebuah lagu yang bernada sedih dan pilu seperti yang terdengar oleh Keira.


senyum adalah tangisku...


tangis adalah lukaku...


indah dunia tak terasa oleh derita...


luka hati selalu ada mengikutiku...


tuhan ku ingin seperti mereka...


tak ada air mata, yang terjatuh lagi


semua ku serahkan kepadamu...


jalan yang terbaik pasti untukku.


Keira tidak tahu tentang judul dari lagu yang dia dengar namun lagu itu cukup menguras emosi dalam dirinya.


Air matanya mulai mengalir membasahi pipinya dan segera pergi ke suatu tempat yang tidak ada seorangpun yang akan melihatnya menangis namun Keira tidak menyadari bahwa James Madoc telah memperhatikannya dari jauh.


Sementara itu...


Alex mengarahkan pandangannya ke langit-langit sepanjang perjalanan hingga ia mengarahkan pandangannya ke botol obat yang diberikan oleh Keira.


ingat Alex. Ikuti saran dari dokter Jacob. Jangan lupa untuk minum obatmu secara teratur. Suara Keira terngiang di telinganya. Alex tersenyum saat mengingatnya namun senyumannya memudar saat teringat percakapannya dengan James Madoc sebelum ia menjumpai Keira.


(Flashback...)


Sebelumnya di Aurora...


"kau mau kemana?".


"aku mau bertemu dengan Keira".


"tunggu dulu Alex. Sebelum kau bertemu dengan Keira, aku ingin meminta satu hal padamu".


"apa yang ingin kau minta padaku?". Tanya Alex sembari turun dari tempat tidur dan memakai sandal yang disediakan oleh Aurora.


"bisakah kau menjauh dari Keira?".


Permintaan Madoc yang tiba-tiba memintanya untuk menjauhi Keira membuat Alex terkejut. Ia melotot ke arah Madoc seakan ia tidak menyangka bahwa Madoc memintanya melakukan hal yang tidak pernah ia pikirkan selama ini.


"kau pasti bercanda'kan guru?".


"mengapa kau memintaku untuk menjauhi Keira?!. Bukankah aku juga muridmu? mengapa guru? mengapa?!".


Bagaimana caranya aku bisa memberitahumu bahwa kalian berdua hidup di dunia yang berbeda?.


Kau adalah seorang manusia yang dingin, angkuh...


sedangkan yang mulia Putri kami adalah seorang Werewolf yang memiliki hati yang rapuh dibalik kuat dan ketegarannya.


dia adalah sang Alpha di wilayah Utara yang kuat dan tidak terkalahkan dan Kehadiranmu, Sudah pasti akan menjadi kelemahannya. Jika sampai musuh sampai tahu bahwa kau memiliki hubungan dengannya, mereka pasti akan menggunakanmu untuk membuat dia lemah.


Aku harus melakukan sesuatu untuk memisahkan mereka sebelum perasaan yang mulia tumbuh untuk manusia ini.


"Jawab aku, Mengapa guru?!".


"kau mau tahu mengapa aku memintamu untuk menjauhi Keira? akan kuberitahu padamu. Aku memintamu untuk menjauhinya karena kau, Alex!".


"aku?".


"yah, kau. Kau dan dia sangat berbeda. Kau adalah Alexander Adrian sang pewaris Fallen Group sedangkan Keira? dia adalah seorang gadis misterius yang bekerja di cafe keluarga dan beruntung bisa bersekolah di SMA Fallen".


Maafkan aku, yang mulia Putri... Aku terpaksa memberikan identitas palsu tentangmu kepadanya.Ucap Madoc secara batin karena berbohong namun ia tidak salah karena siapa yang akan percaya bahwa Keira adalah seorang putri raja yang juga pemimpin Aurora dibalik layar?. Jika Madoc mengatakannya sama saja ia membongkar siapa Keira dan lainnya.


Orang-orang juga tidak akan menyangka bahwa Aurora selama ini dijalankan oleh keluarga Rhyes ternyata milik keluarga Retizen dari balik layar.


"Selain itu, kau dan teman-temanmu adalah orang yang suka hura-hura, penindas, tidak baik bahkan haus akan dipuja-puja orang lain hingga membuat gendang telingaku sakit mendengar teriakkan mereka sedangkan Keira? dia sangat berbanding terbalik denganmu. Ia adalah gadis yang menyukai ketenangan, penolong, penyendiri bahkan seorang gadis yang baik. Jika kau berharap Keira menyukaimu, jangan berharap hal yang mustahil".


"Cukup! Kau boleh mengata-ngataiku tapi, jangan kau bawa-bawa kedua temanku. Ingatlah siapa dirimu, kau itu adalah guru yang mengajar Trinity dan Fallen Grouplah yang memperkejakanmu, ingat itu!". Ucap Alex meninggikan suaranya karena dia telah emosi saat Madoc memintanya untuk menjauhi Keira apalagi Mengatakan sesuatu tentang dirinya".


"akuilah Alex. Lihat kebenaranannya".


"aku bisa berubah".


"hm, banyak orang berucap secara Kata-kata tapi tindakan? banyak sekali apa yang diucapkan tidak sesuai dengan tindakan selain itu".


"selain itu apa?!".


Guru ini. Jika saja aku tidak ingat bahwa ia adalah seorang guru Keira, sudah pasti bakalan aku Hajar!.


"aku dengar, kau sudah pernah datang kerumahnya dan kau tahu tentang Elias. Kau pasti sudah melihat foto-foto Elias terpajang di dinding ruang tamu".


"tentu saja aku melihatnya, lalu kenapa?".


"jika kau melihatnya sudah pasti kau tahu bahwa Keira sulit untuk move on dari Elias. Setiap orang yang melihat foto-foto terpajang di dinding itu sudah pasti akan teringat dengan Elias bahkan seakan Elias masih bersama dengannya. Sulitnya Keira untuk melupakannya terlihat dari foto-foto itu.


semakin Ia tidak sanggup untuk menyingkirkan foto-foto itu, semakin Sulit ia untuk melupakannya dan kau, berapa lama kau akan menunggunya untuk membuka hatinya? memberikan sebuah bunga Baptisia australis padanya tidak akan menjamin Keira akan membuka hatinya".


"aku akan menunggu sampai kapanpun untuknya. Aku yakin suatu saat perasaan kami akan sama satu sama lain dan akan aku buktikan hal itu padamu!".


"aku akan menunggu kau membuktikannya tapi ada satu hal yang tidak bisa kau lupakan".


"oh yah?! apa itu?".


"ayahmu.Jangan lupa ayahmu seperti apa, apa kau berpikir bahwa ayahmu akan menyetujui hubunganmu dengannya? tidak. Pasti Ia tidak akan menerima seorang gadis yang menurutnya biasa dan tidak menguntungkan baginya bersanding dengan putranya yang seorang pewaris tahta Fallen Group walaupun pewarisnya memiliki Cacat di mata". Ucap Madoc yang ucapannya memang benar.


"bisakah kau tidak mengingatkan aku bahwa aku punya ca-".


"kau pikir ayahmu akan memikirkan perasaanmu? kau pikir jika dia tidak setuju, dia tidak akan melakukan apa-apa terhadap Keira? Kau pikir kau bisa menjaganya dari ayahmu?".


Alex terdiam, Ucapan dari Madoc memang benar. Alex tahu seperti apa ayahnya, dan ayahnya sudah pasti penghalang besar dalam hubungannya dengan Keira.


"dengar Alex, aku berkata begini karena aku sangat memikirkan Keira... aku tidak ingin hatinya terluka karena ayahmu, Alex. Kau harus juga ingat bahwa hubunganmu dengannya itu seperti dongeng modern yang tidak memiliki akhir yang bahagia. Aku harap kau akan memikirkannya, Alex..."


(Flashback end...)


Alex terdiam saat mengingat ucapan James Madoc padanya apalagi saat ia teringat dengan ucapan Madoc yang terakhir.


Kau harus juga ingat bahwa hubunganmu dengannya itu seperti dongeng modern yang tidak memiliki akhir yang bahagia.


Dongeng modern, huh... tidak memiliki akhir yang bahagia,huh... akan aku buktikan padamu bahwa kau salah guru.


Akan ku buktikan.