
"oh… aku ingat sekarang. Setelah kau melempar termos milikmu ke kepalaku sampai pingsan, tahu-tahu aku ditemukan oleh kedua orang tuaku di jalan😅. Betulkan?". Kata Danny yang teringat akan kejadian Enam tahun yang lalu.
"ya💢 dan kau tahu, aku berharap aku tidak bertemu denganmu sejak saat itu tidak tapi kusangka aku apes lagi bertemu denganmu. hmp!".
"mungkin karena doaku untuk bertemu lagi denganmu lebih kuat dari doamu kali". Goda Danny sambil mengedipkan sebelah matanya sehingga Tania kesal karena godaannya itu.
"grr, kau membuatku kesal💢". Dengan kesal ia pun menendang sebuah bola yang berada di taman ke arah Danny.
Danny yang melihat arah datangnya bola itu langsung menunduk sehingga ia terhindar bola itu melainkan bola itu mengenai sebuah pohon sampai berbekas.
Namun, tidak ada yang menyangka bahwa bola yang ditendang dengan kecepatan tinggi memantul kembali dengan kecepatan tinggi juga sehingga.…
BUGH
CRACK!
''Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!😱😭".
"Tania!!". Segera Danny belari dan berhasil menangkap tubuh Tania terlebih dahulu sebelum jatuh ketanah setelah bola itu mengenai bagian tubuh terpenting Tania.
"aaah… My… lady partku…😵💫". Ucap Tania terbata-bata sebelum akhirnya pingsan karena rasa sakitnya Seperti telur yang pecah, bolam lampu yang pecah atau seperti mangkok yang pecah. Intinya yang dirasakan oleh Tania Seperti itu setelah akibat senjata makan tuan.
"Tania, bangun Tania". Panggil Danny sambil terus menepuk pipinya.
Kukira Werewolf itu kuat namun siapa sangka saat kerangnya terkena bola dia malah jadi begini😓. Pikir Danny sambil terus membangunkan Tania.
sementara Tania dan kerangnya pingsan, sementara itu Silvana yang sedang di hutan sedang duduk di atas sebuah batu besar di pinggir danau sambil memikirkan pertemuannya dengan vampire yang ternyata adalah Keitha.
apa yang harus aku lakukan sekarang? besok aku akan menemuinya untuk mendapatkan sebuah penjelasan dari teka teki ini namun apakah aku harus memberitahukan siapa Keitha Kepada Keira dan Tania?.
sungguh aku tidak tahu apa yang harus kulakukan sekarang bahkan aku tidak tahu apakah aku bisa mempercayainya atau tidak namun dari semua itu, aku ingin tahu apa hubungannya antara Kak Leo dengan Keitha.
Sungguh, Kak Leo tidak pernah mengatakan bahwa ia telah mengenal seorang vampire bahkan aku ragu kak Leo tidak pernah mengatakannya kepada Keira.
"kakak".Silvana menoleh kearah Dallas yang telah memanggil dirinya sehingga pemikirannya langsung buyar saat Dallas memanggil dan menyentuh pundaknya.
"Dallas, ada apa?".
"sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu sehingga kau tidak mendengarkan panggilanku".
"maaf karena aku tidak mendengar kau memanggilku Dalls. Kembalinya Emery telah mengusik diriku". Ucap Silvana berbohong kepada Dallas karena dia tidak ingin siapapun tahu apa yang dia pikirkan sekarang ini.
"…apakah kau masih memiliki perasaan terhadapnya?".
"Dalls, Apa yang kau katakan?. Tentu saja perasaanku tidak ada lagi untuknya. Kisahku dengannya sudah lama berakhir lagipula kau tahu kata Tania bahwa buanglah mantan pada tempatnya. Aku sudah membuangnya dari hatiku. Dari hidupku".
"lalu apa yang akan kau lakukan sekarang?".
"tentu saja aku akan memburunya Dallas. dia harus diakhiri bahkan keluarganya perlu diakhiri sekarang juga. Tapi kenapa kau menyinggungnya? apa kau masih teringat akan dia yang pernah dekat denganmu?".
"tidak. Tentu saja tidak.Aku membencinya saat aku tahu bahwa yang dilakukan selama ini untuk kita adalah sebuah kebohongan dan penghianatan. Namun kakak…".
" namun apa?".
karena kita memang menyekap mereka selama ini namun Emerylah Yang memberitahu kita untuk menyiksa mereka bahkan kita membunuh diantara mereka sebagai bentuk balas dendam kita terhadap mereka yang telah menyiksa kita bertahun-tahun yang lalu sampai kita kehilangan ibu kita.
apakah yang kita lakukan selama ini sudah benar…?". ucapan Dallas telah membuat Silvana terdiam. Ia menjadi bungkam karena tidak tahu harus menjawab apa Karena sejujurnya di Lubuk hatinya yang paling dalam dan kecil, hatinya berteriak bahwa yang dilakukannya tidak benar Sedangkan pikirannya nya yang tidak bisa melupakan kan kena ngan yang menyakitkan dan menyiksa bertahun-tahun yang lalu terus berteriak bahwa yang dilakukannya selama ini sudah benar sehingga ia menjadi bimbang mana yang harus dia dengarkan pikirannya atau hatinya karena dia tahu pikiran dan hati tidak selamanya bisa bersatu.
"kakak…".
"yang kita lakukan selama ini terhadap mereka sudah benar. Mereka pantas mendapatkan balasannya Dalls. Inilah karma mereka. kita membalas apa yang telah mereka perbuat selama ini kepada kita. jangan lupakan itu". Ucap Silvana yang memutuskan untuk mendengarkan Pikirannya dibandingkan dengan hatinya yang semakin lama semakin sulit dia dengar Karena dendam dan kepedihan yang dirasakannya selama ini.
maaf Hati… kuharap kau mengerti mengapa aku tidak bisa mendengarkanmu karena aku harus ingat apa yang telah mereka lakukan terhadap kami bahkan apa yang telah mereka renggut dari kami…
Noah… jika kau tahu dengan apa yang aku lakukan, apakah kau akan mendukungku…?. Ucap Silvana dalam batinnya dan teringat akan Noah, simanusia yang telah berlabuh dihatinya sejak lama.
Sementara itu…
''ya ampun!! apa yang terjadi pada putriku?!!". Ucap Hara yang berada dikamar tamu dikarenakan sebelumnya ia terkejut saat mendengar bahwa putrinya tidak sadarkan diri sehingga Danny membawanya ke kamar tamu.
Antonia yang mendengar berita itu juga terkejut apalagi dengan Dion dan Cio sehingga mereka bersama dengan kedua orang tua Danny naik ke atas menuju ke kamar tamu dan sekarang mereka mengerumuni Tania diruang tamu.
"Danny, apa yang terjadi padanya nak?". Tanya Daisy mengingat ia mendengar bahwa Tania terakhir kali bersama dengan Danny.
"ng… sebelumnya aku minta maaf kepada tuan dan nyonya Rhyes karena… saat itu aku bermain bola dengannya namun tanpa sengaja aku menendang mengenai kepalanya sehingga ia pun pingsan". Jawab Danny berbohong dan menundukkan kepalanya agar siapapun tidak ada yang tahu bahwa sebenarnya Tania begini karena ulah Tania sendiri apalagi ia tidak ingin seorangpun tahu bahwa bukan kepala Tania yang kena tapi kerangnya yang kena.
Bisa bayangkan jika mereka yang berkumpul di kamar itu tahu?.
Tapi, Danny lupa siapa Tania sehingga alasannya mungkin akan sulit dipercaya dan menimbulkan kecurigaan.
"kalau kepala seharusnya aku juga merasakannya namun mengapa bagian sel@ngkanganku yang sakit ya?". Ucap Cio yang memang merasakan rasa nyut-nyutan di bagian pisangnya sehingga ia berjalan secara terkangkang.
akh sial! aku lupa anak ini punya kembaran sehingga sudah pasti apa yang dialaminya pasti bakalan kontak ke kembarannya. Ucap Danny membatin panik namun untungnya ia tidak menampakkan kepanikannya itu dihadapan mereka.
"ah, itu karena tadi Tania duduk sangat lama di cabang pohon dalam posisi kuda-kuda…😅"
"huh? ngapain dia-".
"sudah-sudah. Biarkan dia istirahat dulu, kasihan dia". Ucap Danny menyela Ucapan Cio karena ia tidak tahu seberapa bisa dia menutupi kebenaran yang sakit tapi lucu itu.
"putraku benar. Biarkan saja putri kalian istirahat sebentar ya". Ucap Dallas sambil melirik kearah putranya yang tahu telah menyembunyikan sesuatu walaupun dia tidak tahu apa yang disembunyikan oleh putranya.
"kalau begitu kita kebawah dan biarkan dia istirahat". Ucap Hara sambil memicingkan matanya menatap tajam ke arah Danny karena tahu ada kebohongan dalam kata-katanya namun ia masih menerka-nerka apa yang membuat putrinya seperti itu.
Sedangkan Antonia dan Daisy?
dari raut wajah mereka, sepertinya mereka tahu apa yang kena dari Tania dari melihat Cio walaupun mereka tidak tahu bahwa Danny berbohong tentang dirinya yang menendang,bukan Tania.
Cio?.
Ia mengipas - ngipas bagian celananya karena masih terasa nyut-nyutan.
dan Dion?
dia tidak tahu apa yang terjadi karena sibuk main mobile legend sambil memapah Cio yang mendadak merasa sakit di balik celananya. Ck ck."!!