The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 106 : The Orign Octopus III



Beberapa saat kemudian…


''ng…"😶 Cio membuka matanya secara perlahan dan saat ia membuka mata, ia melihat Hara, Antonia, Tania, Elias, Keira dan Silvana memandangi dirinya yang terbaring di atas tempat tidurnya.


"apa yang terjadi?". Tanya Cio yang duduk ditempat tidur.


"kau tadi beteriak dan saat kami kesini, kau sudah pingsan di kamar mandi". Elias menjelaskan bagaimana Cio bisa berakhir di atas tempat tidur.


"pingsan??".Cio mencoba mengingat-ingat bagaimana ia bisa pingsan dikamar mandi hingga akhirnya ia teringat akan warna air bathub yang berubah menjadi hitam, sosok kenyal dan makhluk bertangan delapan melekat di tangannya.


" tadi di bathub, airnya berubah menjadi hitam lalu ada sesosok makhluk bertangan delapan menangkap tanganku".😬


"makhluk yang kau lihat itu apakah yang ini?".


" ya! eh sebentar, kenapa hewan-hewan itu ada ditanganmu?". Tanya Cio saat melihat Tania memegang dua gurita kecil ditangannya.


"asal tahu saja, Tania dalang yang membawa gurita-gurita ini kemari''.


''eh?!".


Sebelumnya…


''Cio? Cio!". Hara terus memanggil nama putra bungsunya itu dan siapapun tidak ada yang mengerti mengapa seorang Werewolf bisa pingsan setelah beteriak. Mereka yang di dalam kamar mandi berpikir dan berpikir, kecuali satu orang karena orang itu tahu apa yang menyebabkan Saudara kembarnya pingsan saat matanya tertuju pada air bathub yang menghitam namun tidak bisa mengatakannya karena bagaimanapun juga, ia tersangka kasus pencurian gurita pertama kalinya.


Lagipula, dia tahu istilah jika semua tersangka mengaku, penjara penuh.


Jangan ada yang lihat… jangan ada yang lihat…!💦. Ucap Tania dalam hati memohon agar tidak ada yang melihat air yang menghitam itu dan membuat dirinya ketahuan.


"Eli, kenapa air bathub ini menjadi hitam ya?". Tanya Keira saat matanya tanpa sengaja menangkap sesuatu yang tidak beres dibathub yang membuat Tania menjerit dalam hatinya yang polos.


Aish, Keira sialan. Kenapa kau melihat warna air itu segala!?.😱


''hm, iya juga. Kok bisa?".


"Tania, kau tidak ingin mengatakan sesuatu?".


"eh?". 😅Keira, Elias, Hara dan Antonia langsung mengarahkan pandangan mereka dari ke Cio langsung ke Tania.


Sebuah Tatapan intimidasi bercampur curiga diberikan kepada Tania saat mendengar ucapan Silvana kepada Tania seakan Silvana tahu akan sesuatu.


''Tania, apa maksud ucapan Silvana?''.😒 Sambil berkacak pinggang, Elias mulai mengintrogasi Tania yang mulai panik di dalam dirinya. Semua tatapan mata tertuju padanya tanpa ada yang ingat dengan seorang anak laki-laki yang terbaring di lantai kamar mandi.


''eh, ah uh ah ah ah".💦


"bukan ah uh ah ah yang ingin ku dengar darimu sekarang. Apakah kau mengerjai Cio?".


"Siapa yang mengerjai Cio? aku tidak mengerjai dia kakak walaupun aku akui ini tanggal satu April". Akhirnya Tania membela dirinya sendiri walaupun dia tahu siapa yang akan percaya dengan pengakuan di tanggal satu April yang terkenal dengan sebutan hari prank.


"kalau begitu Silvana, bisakah kau menjelaskan sesuatu jika kau tahu apa yang dilakukan oleh adikku tersayang walaupun menyebalkan".


"ng… sebenarnya…".


"widih, dasar teman pengkhianat"💨


BLEETAAK


''aduh papa".


"jika ini ulahmu, papa tidak akan mau membelikanmu lagi Diamond selama tiga bulan di Mobile Legend".💢


"aish, papa kejam. Padahal sudah kunaikkan rangking papa dari Warrior ke Elite. Kalau begitu aku tidak mau naikkan peringkat papa ke Master selama tiga bulan". Tania balik mengancam Hara yang membuat Hara berpikir dua kali karenanya.


"Bisakah kalian berdua tidak membahas game sekarang !?".💢 Antonia merasa kesal dengan tingkah suami dan putrinya itu dan saat merasa kesal, tatapannya tidak sengaja tertuju ke bathub dan secara mengejutkan ia melihat dua kepala gurita muncul menatap dirinya.


"Astaga, apakah kau mencuri gurita-gurita itu dari cafe?".Tanya Silvana yang menyadari bahwa gurita-gurita itu merupakan gurita-gurita yang sama dengan yang di cafe dan Silvana dan Tania menjawabnya dengan sebuah anggukan kepala.


"pantas saja kau menyuruhku untuk ke toilet duluan. Ck ck ck ck".


"hehehe. Aku hebat'kan?. "😁 Tania Bangga dengan perbuatannya sementara yang lain tidak menyangka sama sekali bahwa seorang Tania akan melakukan hal itu sehingga Saudara, teman bahkan orang tua melongo mendengarnya apalagi saat Tania menceritakan mengapa dan bagaimana caranya ia menyembunyikan gurita-gurita itu sehingga misteri dada jadi-jadian Tania telah terungkap.


dan sekarang…


''dasar kakak sialan. Karena gurita-guritamu, membuatku seperti ini". 💢 Cio benar-benar kesal saat mengetahui penyebab ia pingsan.


"hei, mana aku tahu bahwa Blop dan Plop akan membuatmu kaget sampai pingsan. Lagipula kau ini'kan seorang Werewolf, masa sama gurita-gurita yang kecil dan lucu ini saja bisa membuatmu takut sejadi-jadinya''.


''aku bukan takut…💦 aku hanya geli saja''.😳 Cio mencoba menyangkal Kenyataan yang ada sedangkan yang lain tersenyum geli saat mengetahui bahwa Gurita-gurita itu bisa membuatnya pingsan bak horror.


'' kau sudah memberi mereka nama?". Tanya Keira saat menyadari bahwa Tania menyebutkan Blop dan Plop.


"iya".


"apapun itu Tania, kau tidak boleh melakukan pencurian Seperti itu. Mencuri itu Sangat tidak baik dan sangat tercela". Ucap Antonia yang menasehati putrinya yang melakukan sebuah kesalahan.


"seperti papa melakukan perbuatan tercela dengan mencuri hati mama dan kakak melakukan perbuatan tercela juga dengan mencuri hati Keira?". 🤔


"ng… itu hal yang berbeda, sayang'' Elias dan Hara mencoba untuk memberi pemahaman bahwa mencuri hati dan lainnya itu sesuatu yang berbeda. Mungkin.


''yah, papa dan kakakmu benar. Lagipula, karena cinta papa dan mama bisa menikah dan hidup bahagia dengan kalian didalamnya''.


"oh, aku kira pernikahan itu merupakan suatu jebakan salah satu pasangan untuk menyengsarakan pasangan yang lain seperti istri yang harus merapikan rumah sementara suami malas-malasan dirumah atau papa yang sengsara karena memiliki istri yang galak". 🙄Ucap Tania yang memberikan pendapat lain dari sebuah pernikahan dengan polosnya.


"hm… iya ju-".


PLAAAK


'' jadi kau sengsara bersamaku karena aku galak?!. Padahal aku telah melakukan segala untukmu".💢 Antonia marah kepada Hara karena membenarkan ucapan Tania sehingga Antonia mendaratkan pukulan di belakang kepala Hara. Padahal Hara tidak sengaja membenarkan bahwa Tania benar karena ia menyimak terlalu dalam dengan perkataan Tania.


''ah! sayang… bukan begitu. dengarkan aku dulu…''. 💦


Wah, pernikahan itu mengerikan,ya.😒😓 Pikir Tania yang melihat kekesalan ibunya kepada ayahnya yang mencoba memberi penjelasan kepada ibunya padahal dialah dalang dibalik Orang tuanya beragumen. Elias dan Cio mencoba untuk menenangkan orang tua mereka tapi…


"Elis, apakah yang dikatakan oleh Tania itu be-".


"Tidak sayang. Ituidak benar, Keira… jangan dengarkan si otak pengki ini.😅💦 Aku sangat cinta padamu dan bila menikah denganmu merupakan suatu kebahagiaan bagiku dan aku akan melakukan apapun untuk kebahagiaan dirimu.


Memang Pernikahan itu suatu kebahagiaan tapi bisa juga suatu jebakan namun asalkan dua hati tetap bersatu semua permasalahan hidup akan dapat dilewati dan kekurangan yang dimiliki dapat saling melengkapi.''💕 Ucap Elias sembari merangkul Keira yang membuat Keira sangat tersentuh.


''benarkah?".😒


"benar dan sebaiknya kau diam saja atau aku akan memakan kedua peliharaanmu itu".💢 Ancam Elias saat Tania sengaja mempertanyakan ucapan Elias sendiri.


''oh Alex, aku mencintaimu".


"aku juga sayang".


(Akhir dari sebuah Alkisah…)


''begitulah ceritanya.… setelah tiga jam paman dan bibi baikan, aku dan Cio dikacangin, Keira dan Elias sedang kasmaran dan Tania? entah bagaimana caranya dia berhasil mendapat ijin memelihara kedua gurita itu sampai besar bahkan sampai punya tiga anak yaitu Lolo, Yoyo dan Xoxo''. Ucap Silvana sambil mengelus Moci yang sedang tidur di pangkuannya.


nama macam apa yang diberikannya kepada tiga anak gurita itu?.


''tapi aku kagum pada temanmu tentang mendengar bagaimana gurita-gurita itu bertemu dengan temanmu. Apalagi cara mengajari mereka''.


''begitulah. Tania adalah teman kami yang sangat unik sekali''.