
''Kei… janganlah ngambek. Jika ngambek kau tidak akan mendapatkan kejutan dariku besok".
"Kejutan?". Tanya Keira yang menoleh ke Alex saat Alex mengatakan kejutan kepadanya dan sebagai seorang gadis, ia tentu menyukai sebuah kejutan.
''yup. Aku punya kejutan untukmu besok, yang penting jangan ngambek lagi, yah''.bujuk Alex.
''hm, baiklah tapi awas saja kalau kau bohong''.
''kau bisa memegang janjiku''. Ucap Alex sembari mencium pipi kanan Keira sehingga Keira terkejut saat Alex mencium pipinya.
''kau menyebalkan". Gerutu Keira tapi Alex tersenyum saja karena baginya, Keira sangat menggemaskan saat mengomel.
"hehe, maaf".
''hm, sekarang apa kau mau tahu alasan kedua apa yang aku sukai darimu?".
"yah. Aku ingin tahu sekali".
Alex ingin sekali tahu apa yang disukai oleh Keira yang kedua.
"Sifatmu".
"Sifat? bukankah kau bilang-''. Keira menghentikan ucapan Alex dengan menempelkan jarinya ke bibir Alex dan tersenyum menatap laki-laki yang menatapnya dengan rasa penasaran.
''sifatmu memang ada yang jelek tapi tidak semuanya jelek melainkan aku telah menemukan sifatmu yang sesungguhnya saat kau denganku.
Hangat, menyebalkan tapi manis, keras kepala tapi tulus, bahkan pantang menyerah walaupun aku selalu menolakmu.
selain itu, Aku bisa melihat kejujuran yang ada pada dirimu saat menatap bola matamu, Alex. Aku bisa melihat ketulusan hatimu kepadaku.
Tapi kau payah. aku tidak mengerti mengapa kau memilihku dan melabuhkan hatimu kepadaku padahal perempuan diluar sana pasti lebih cantik, menarik dan lebih pintar dariku?.''
''kau juga payah Keira. Aku tidak memandang fisik dalam mencintai seseorang, Keira. Bagiku, yang membuatmu lebih cantik daripada perempuan lain adalah hatimu.
Jika kita mencintai seseorang dari melihat fisik, itu bukanlah cinta melainkan Sebuah alasan untuk mencintai seseorang dan langsung dibuang saat fisik seseorang yang dicintainya berubah.
cinta bisa dikatakan cinta jika seseorang mencintai seseorang dari hatinya tanpa memandangi fisiknya dan menerima apa adanya dan cinta seperti itulah disebut cinta sesungguhnya tanpa alasan mengapa dia mencintai orang itu.
lagipula, jika orang itu memiliki fisik rupawan namun berhati buruk, maka cinta tidak akan bisa dipertahankan. Buat apa mencintai seseorang yang sempurna diluar namun berhati busuk?. Andai saja semua orang bisa mencintai seseorang baik dalam menerima kekurangan yang dimiliki pasangannya''.
''maka jawaban yang ingin kau dengar dariku maka Jawaban itulah yang kau ucapkan barusan Alex''.
''hah?''.
Kedua tangan Keira meraih dan menyentuh kedua pipi Alex yang merasa bingung dengan ucapan Keira barusan dan mata mereka bertemu saling pandang satu sama lain.
''kau pasti penasaran apakah aku menerima dirimu yang memiliki kekurangan atau tidak saat aku melihat raut wajahmu yang sedang sedih. Apakah ada seseorang yang membuatmu sedih?''.
"…ada dan orang itu adalah ayahku. Kami bertengkar melalui telepon. Kami bertengkar hingga ia pun mengingatkanku bahwa jika saja aku tidak telahir sebagai putra di keluarga Adrian, maka sudah pasti banyak orang-orang akan menghina kekuranganku secara terang-terangan, Keira". Ucap Alex bernada sedih sembari menyentuh mata kanannya yang telah ditutupi dengan penutup mata itu dan kembali teringat dengan ucapan Harold saat itu.
"dan menurutmu, kau senang saat mereka mengejekmu dari belakang, Alex?".😦
"…entalah.😔 Aku tidak tahu apakah aku senang atau tidak jika mereka berani mengejekku dari belakang, Keira. Aku…-''.
''kalau begitu, tegakkan kepalamu Alex. Jangan pernah menunduk".
"…??… maksudnya?".
"maksudnya, jangan dengarkan mereka. Biarlah semua orang mengejek atau mencemooh dirimu namun tetaplah tegakkan kepalamu dihadapan mereka sebagai bukti bahwa kau tidak peduli dengan ejekan dan cemoohan semua orang dan tetap menjadi sosok Alex yang kuat bagaikan dinding yang kokoh.
dan jangan pernah menundukkan kepalamu karena itu artinya kau membuat ucapan mereka seolah-olah menjadi benar.
Lagipula, ayahmu dan orang-orang yang kau katakan itu sangat dungu. Laki-laki tampan begini masa dibilang ada kurangnya sih''.Ucap Keira dengan menyelipkan pujian didalam kata-katanya.
Alex yang mendengar ucapan dan pujiannya itu membuat Alex tersenyum. Ia menggenggam kedua tangan Keira yang menempel di pipinya itu dan menciumnya.
''kau mengakui bahwa aku tampan'bukan?".
"hei ini sudah malam. Berhentilah menggodaku malam-malam begini". Ucap Keira memasang wajah datarnya karena baginya, sudah cukup sekali ia memuji Alex walaupun dia ingin sekali berkata bahwa Alex adalah sesosok laki-laki yang tampan.
"aku tidak menggoda, aku ingin tahu".😃
"aish, ya yah. Kau tampan. Puas?".
"kalau begitu, Mengapa kau melihat majalah itu jika kau sendiri punya seorang kekasih yang punya tubuh ideal dan berwajah tampan?". 😒Tanya Alex mengintrogasi Keira karena masih mengingat bagaimana merahnya wajah Keira saat membaca majalah begituan.
"ng…🙄 apa boleh buat. 💦 Aku ini gadis yang polos dan ini baru pertama kalinya aku membaca majalah itu saat majalah Tania ketinggalan di…sini".🙄💦
Polos darimananya?. Sudah mengkambinghitamkan Tania tentang majalah itu, kau mengatakan bahwa kau polos seolah-olah otakmu belum ternodai. Ucap Keira yang lain karena tidak setuju dengan alasan yang dibuat oleh Keira mengingat mereka tahu bahwa yang dikatakan Keira barusan sungguh merupakan suatu kebohongan.
''diamlah''.💢
"Aku belum berkata apapun".Ucap Alex yang sangat bingung saat Keira menyuruhnya untuk diam padahal ia sendiri belum mengatakan apa-apa.
"ng… bukan kepadamu. Lupakan saja yang aku ucapkan barusan. Haha…".😅 Ucap Keira memberikan sebuah alasan.
"ng… baiklah?''.😕
"Kei".
"apa?".
"malam ini aku tidur bersamamu, yah".
"!!!". Wajah Keira langsung memerah dan Jantungnya berdetak kencang saat Alex memintanya untuk tidur bersamanya.
"kau sudah tidak waras yah?!. Enak saja".
Keira menolak mentah-mentah keinginan Alex itu namun tidak tahu dengan perasaan hatinya saat Alex memintanya untuk tidur bersama.
"hei, biasanya kita sering tidur bersama'kan walaupun kita tidak melakukan apa-apa. Kenapa kau menolak?".
''kau ini benar-benar, yah.💢 Kau ini-''.
''aku bercanda lho. Lagipula aku ingat bahwa Saudaramu sedang berada di sini. Ia Pasti akan menguburku hidup-hidup jika ia sampai tahu.
Tunggu sampai ia kembali entah kemana,yah. Baru kita tidur bareng lagi seperti saat di pulau Lamiya dulu''. Ucap Alex mengedipkan matanya yang ternyata menggoda Keira.
''be-hei!". Keira melotot tajam ke Alex saat ia hampir terjebak dengan kata-kata Alex sedangkan Alex tersenyum geli melihat Keira yang saat matanya melotot dan pipinya berubah menjadi merah lalu kemudian ia mendekati wajah Keira begitu dekat.
Ah… Wajahnya dekat sekali. Pikir Keira
''kau mau apa? awas kalau macam-mac-!!''.
"😚".
"!!😲". Keira diam dan terkejut saat Alex mencium bibirnya walaupun hanya sekilas saja.
"aku hanya ingin memberikan sebuah ciuman selamat tidur saja kok".😉
Ucap Alex tersenyum saat mengingat apa yang dia lakukan barusan dan perbuatannya itu berhasil membuat Keira diam namun hatinya menjadi berdebar-debar Seperti genderang mau perang.
Sementara Alex?.
seperti tidak melakukan apa-apa, ia pun membaringkan kepala Keira ke bantal lalu menyelimutinya hingga tangannya menyentuh sesuatu.
"eh? apa ini?". Alex merogoh sebelah Keira dibalik selimut dan perasaan aneh dan bingung muncul saat ia menemukan sepotong tulang besar.
tulang?. Aish orang bernama Leo itu. Memberi hadiah kepada Keira kok makin aneh?. Lagipula untuk apa tulang hewan ini?. Pastinya untuk memukul kepala orang. Pikir Alex yang mengira bahwa tulang yang dia temukan adalah tulang pemberian dari Leo.
"kelewatan banget kakakmu memberikanmu tulang untuk mukul Orang, Keira".
Aish, kau tidak ingat kalau saat kau masuk tadi kau melihat aku sedang mengemut tulang?.
tunggu dulu, apa mungkin karena Alex hanya melihat sebelah mata, ia tidak memperhatikan sama sekali bahwa aku sedang mengunyah dan mengemut tulang melainkan memperhatikan aku sedang membaca majalah?. Pikir Keira yang mencoba mengingat saat Alex masuk kedalam kamarnya sehingga ia tersenyum sendiri karena merasa beruntung mengingat Alex hanya bisa melihat dengan mata kirinya saja. dengan begitu, ia tidak perlu mencari alasan konyol untuk menjawab pertanyaan Alex yang curiga.
''selamat tidur Keira''. Ucap Alex sembari mengecup kening Keira dan Keira akhirnya memilih untuk tidur sementara Alex berjalan menuju balkon lalu ia pun melempar tulang itu sampai jauh.
Sementara itu di hutan…
SYUUUNGG.…
BLEETAAK!
''WOI, SIAPA YANG MELEMPAR TULANG KEPADAKU, HAH?!".💢💫 Pekik Cio yang merasa kesal disaat ia patroli, sebuah tulang melayang jauh dan mengenai kepala Cio.
lima prajurit werewolf yang berada di dekatnya secara kompak menggeleng-gelengkan kepala mereka kepada Cio sebagai bentuk tidak tahu sama sekali.
''awas saja jika kutemukan siapa orangnya. Sakit banget baru pertama kalinya aku merasa sakit dikepala setelah dilempari tulang''. Ucap Cio yang sangat kesal sambil mengelus kepalanya yang benjol.
Siapa yang akan menyangka bahwa seorang Werewolf bisa mengalami benjolan dikepala untuk pertama kalinya di dunia werewolf setelah dilemparin tulang🤷🏻♂️.
______________________________________________
NB:
Maaf ya kalo akhir-akhir ini sering telat update karena kesibukan dinas pagi dan malam dan sakit membuatq jarang update tapi jangan khawatir,ya karena pasti akan diusahakan untuk update walaupun setiap dua atau tiga hari. 😢
dan untuk chapter selanjutnya, kebetulan ada tiga ide yang berhubungan dengan kehidupan personal tiga gadis werewolf kita namun bingung yang mana duluan.😱
Jadi kalian bisa komen untuk memilih yang mana chapter selanjutnya yang ingin kalian ketahui Seperti dibawah ini:
A. Awal mula pertemuan Keira dengan Elias.
B.Asal muasal Tania si gadis polos menjadi si gadis nyeleneh.
C.Masa lalu Silvana yang kelam.
Jadi, Mohon bantuannya ya. 🙏
saya menunggu sampai besok sore ya dan jagalah kesehatan selalu ya 👩⚕️😉