The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 161 : Tania & Keira



"wah, Silvana hebat! dapat rangking satu". Ucap Tania bepura-pura senang untuk kesuksesan Sahabatnya namun hatinya berkata lain.


"hehe, aku hebat'kan?".


eh? barusan dia nyebut namaku'kan?. Silvana mulai bertanya-tanya dalam pikirannya apakah Tania benar-benar hilang ingatan atau bepura-pura.


"tapi seingatku kau'kan malas belajar ditambah tidak punya waktu untuk belajar mengingat jadwal foto, di twinsbell bahkan saat memantau. Ditambah lagi dengan sibuk pacaran. Tapi bagaimana kau bisa…".


"hihi, ini karena aku belajar bareng bersama dengan Noah. Aku dan dia sering bersama di kapalku dan dia juga sering mengajariku dalam belajar".Bisik Silvana.


"oh…".


mengapa ekspresinya menjadi datar begitu?.


Pikir Silvana.


"eh? kau mau kemana?". Tanya Silvana saat melihat Tania bangkit dari duduknya setelah wali kelas keluar dari kelas dan jam istirahat dimulai.


"huh? apakah aku mengenalmu? aku tidak ingat apa-apa lho". Jawab Tania bete sambil bepura-pura tidak ingat siapa Silvana lalu beranjak pergi.


oi, bukankah kau menyebutkan namaku? kau ini sebenarnya hilang ingatan atau tidak?!. Batin Silvana yang beteriak didalamnya sedangkan siswi yang rangking dua dikelas masih bersyukur walaupun tidak ada yang tahu bahwa dia telah mencontek.


di ruangan Music…


Tania duduk sambil dibangku bagian drum sambil menatap ke arah drum dengan perasaan bete yang berkecamuk.


ini benar-benar menjengkelkan.


padahal aku belajar mati-matian demi mendapatkan rangking satu.


demi itu aku harus Sampai aku menahan diri tidak bermain mobile legend sampai rangkingku turun, bahkan menahan diri tidak menonton Naruto, tidak top-up Diamond dan menonton film yang bersifat sesat itu secara diam-diam.


bahkan aku juga menahan diri tidak mencari laki-laki untuk menjadi pacar dulu agar aku bisa fokus belajar sampai keluargaku melihatku seperti zombie karena belajar terlalu lama.


...tapi… akan tetapi…...


bagaimana bisa aku dikalahkan dalam segi nilai oleh si gadis cabe-cabean sialan yang memiliki boing-boing besar dan kerjaannya berpacaran melulu itu!?. ini sangat tidak adil!.💢


Tania meluapkan rasa kekesalannya didalam batinnya yang telah berubah menjadi kasar dan pertama kalinya memaki sahabatnya di dalam batinnya sebagai akibat rasa syok yang dialami Tania mengingat dia selalu bekerja keras dalam mendapatkan nilai yang terbaik baik saat homeschooling maupun sekarang formal.


Seorang Tania yang merupakan seorang panglima yang terkenal kuat dan tidak pernah kalah diwilayahnya tidak menyangka bahwa seorang gadis rajin belajar dan jomblo seperti dirinya dikalahkan oleh Silvana yang tidak rajin belajar seperti dirinya dan senang berpacaran hanya karena belajar dengan Noah yang merupakan kekasih Silvana.


Apalagi Tania menghadapi kenyataan yang menyakitkan bahwa kedua temannya Memiliki seorang pacar sedangkan dia tidak alias masih sendiri sehingga pikiran negatif kedengkian menguasai dirinya dan berakibat hatinya menghitam seperti kecap.


jika punya teman yang masih sendiri, sebaiknya waspada. Seperti dalam drama Mereka akan mengalami perasaan yang dialami seperti Tania saat ini sehingga efek negatifnya paling ringan kedengkian yang melanda sedangkan efek parahnya adalah… orang ketiga seperti drama serial pernikahan yang sering ditonton oleh orang tua Author sehingga Author membuat persepsi seperti ini . Hehe.


"Jangan khawatir, aku tidak berminat untuk merebut Alex ataupun Noah dari mereka, Thor. Aku tidak suka barang bekas apalagi jika mereka tidak setia terhadap pasangan bukankah berarti mereka akan melakukannya kepadaku?😑".


Author:" Ouch, maaf".


"mungkin sebaiknya Author menyuruh orang tua thor tidak menonton drama menyebalkan Seperti itu deh. Itu'kan settingan semua".


Author:"yah, aku sudah mengatakannya sampai berantam karena drama serial tidak enak itu ditambah dengan endingnya yang selalu bisa ketebak. Tapi tahulah jaman sekarang, acara tv banyak yang tidak enak terutama yang gimmick dan suka umbar aib di genre comedy".


"mungkin sebaiknya Author pilih tv cabel atau bakar saja tuh Tv dan nonton secara online daripada nonton TV tapi, yah tahu sendirilah😀👍👍👍. Seperti papa".


Author:"😓".


(dan percakapan antara Author dengan Tania berakhir).


"hm… apakah aku harus mencari pacar sekarang?. Kalau dipikir-pikir, aku menjadi kesepian semenjak Keira dan Silvana sudah ada yang punya. sedangkan Dion, dia malah remedial matematika gara-gara nilai matematikanya rusak parah. Selama ini bagaimana bisa dia menghitung calori dalam setiap makanan dan porposinya jika semua itu berhubungan dengan matematika??,


Selain itu, Bukankah kata orang dulu bahwa pacaran bisa merusak nilai dalam pelajaran?.


apalagi jika sampai berpacaran dengan orang yang salah, bisa gawat.


kalo iya setia. kalo enggak, yang ada hamil eh si pacar malah kabur tidak mau tanggung jawab atau suruh sipacar untuk aborsi.


atau yang paling buruk… silaki-laki bunuh pa-😨".


"Siapa yang bunuh, Tan?".


"eh? Keira. Aku tidak tahu kau datang".


"tentu saja kau tidak tahu. Aku sudah memanggilmu tapi kau tidak mendengar melainkan sibuk bergumam". Ucap Keira sambil mengeluarkan alat musik biolanya dan duduk tidak jauh dari Tania berada.


"tadi siapa yang kau maksud dibunuh?". Tanya Keira.


"ah, itu… itu hanya berita yang aku tonton kemarin kok. Jangan dipikirkan 😅".


"oh. Ng, Tan…".


"ya?".


"aku dengar dari Dion bahwa kau sedang hilang ingatan ya? tapi kok rasanya kau ini sedang berpura-pura?". Tanya Keira dengan rasa curiga menglikupinya. Tania tersentak kaget karena Keira mulai mengintrogasi dirinya dikarenakan Keira yang curiga. Terima kasih karena actingnya yang payah membuat orang sekitarnya gampang curiga.


"ng… itu…💦 oh iya, apakah yang mulia raja dan ratu sudah tahu tentang Alex?. Bagaimanapun kalian berdua ini telah berpacaran, sudah sewajarnya Yang mulia tahu tentang Alex'kan?".


Semoga dia teralihkan, Semoga dia teralihkan semoga dia teralihkan!!😫.


Tania memohon dalam batinnya agar bisa mengelak dari pertanyaan Keira dengan balik bertanya tentang Alex dan kedua orang tua Keira.


"hm, sebenarnya aku belum mengatakan apa-apa kepada mommy dan Daddy karena aku dan dia tidak pacaran sama sekali tapi kurasa mereka pasti sudah tahu melalui kakak".


"huh? apa maksudmu? pelukan, bobok bareng, kelengketan, bukankah itu berarti kalian pacaran? jika tidak, hubungan apa yang kalian jalani?😧". Tania tidak mengerti sama sekali maksud dari penjelasan Keira bahwa ia dan Alex tidak menjalani hubungan yang bernama pacaran.


bagaimana anak ini bisa tahu bahwa aku bobok bareng dengan Alex?. Dia mata-mataiku,yah?.Pikir Keira.


"hm… bagaimana mengatakannya,yah. Jujur saja aku tidak mengatakan ya kepadanya bahkan dia tidak bertanya kepadaku apakah aku mau menjadi kekasihnya.


tapi… hubungan antara kami rasanya telah membuat kami cukup terikat satu sama lain walaupun tidak beratas namakan pacaran.


Mungkin inilah namanya hubungan yang terikat dengan cinta karena hati telah terpaut satu sama lain.


Mengapa aku mengatakan hal seperti ini, mungkin karena aku mulai jatuh cinta padanya seperti aku jatuh cinta kepada kakakmu dulu.


Elias dan Alex… mereka berdua sangat berbeda namun aku bisa melihat persamaan mereka berdua bahwa mereka sama-sama mencintaiku...


Aku tidak tahu apakah aku harus mengikuti hatiku atau menunggu siapa Mateku. Aku tidak tahu Apakah Elias adalah Mateku atau tidak..


Namun… jika seandainya aku bisa meminta, aku meohon agar Alex adalah Mateku karena aku sangat takut jika aku mencintai Alex namun ternyata dia bukanlah pasangan yang ditakdirkan untukku, Tania :'( ".


"hidup kita sebagai werewolf memang rumit yah. Tapi kau harus yakin satu hal bahwa Cinta tak akan kemana-mana. Semua makhluk hidup itu pasti akan memiliki pasangan dan kisahmu dan Alex pasti akan indah pada saatnya".


Karena aku yakin bahwa kalian berdua ditakdirkan untuk bersama 😄


tapi mengenai cinta……


jodohku kapan munculnya ya?🤔. Pikir Tania.


Sementara itu…


"Haaaachiiii!!!".


"kau sedang flu, Dan?". Tanya Noah.


"entah. Mungkin hanya kemasukan debu". Jawab Danny sambil menyeka hidungnya