
Alex telah aku temukan... kami berada di ruang kolam renang tetapi dia... entah bagaimana bisa tahu bahwa aku bukan kau... cepat kemari dan lakukan sesuatu.
Keira yang lain mengirimkan pesan secara telepati kepada yang sebenarnya.bagaikan sebuah kilatan, pesan itu merayap melewati beberapa murid yang berjalan tanpa mereka sadari hingga pesan itu masuk kedalam kepala Keira.
"Apa!?".
Keira tersentak kaget mendengar pesan barusan hingga semua murid yang ada di perpustakaan menatapnya.
"ssst!".
"maaf".
Keira memilih duduk kembali saat penjaga perpustakaan memelototi nya karena beeisik.
"ada apa?". bisik Dion.
"kalian tahu, Noah bertanya kepadaku apakah aku melihat Alex atau tidak jadi aku menggunakan Hexagon untuk mencarinya.
"kenapa kau harus menggunakan Hexagon Hanya untuk mencari manusia itu?". Bisik Tania.
"aku melakukannya karena kata Noah, Alex terlihat marah padaku yang dekat dengan ka Keitha dan khawatir dia akan diganggu oleh Alex gara-gara aku jadi aku membagi diriku agar aku bisa mencarinya dan memantau dari sini". Bisik Keira.
"lalu, apakah kau menemukannya?".Bisik Silvana.
"ia, bagian dariku menemukannya tetapi disitu masalah.Aku tidak tahu apa yang terjadi dan tiba-tiba saja Alex merasa bahwa Keira yang bersamanya bukan Keira yang ini".
"maksudmu?".
"maksudku,Alex tahu bahwa dia bukan aku dan bagian dari diriku sekarang dicecar banyak pertanyaan oleh Alex".
mendengar pernyataannya, membuat Dion, Tania dan Silvana ikut terkejut. saat menggunakan Hexagon, tidak ada satupun yang bisa membedakan mana yang asli dan mana yang lain.vampir, werewolf bahkan Manusia Biasa tidak ada yang tahu tetapi untuk pertama kalinya ada seorang manusia yang tahu atau bisa membedakan mana yang tubuh utama pengguna dan mana bagiannya yang lain.
"aku harus menemui mereka.jika Alex curiga dia pasti akan mencari tahu dan Rahasia kita akan terancam".
"aku ikut".
"baiklah, kalian berdua tetap disini".
Kedua gadis itu keluar dari perpustakaan dan setelah keluar dan tidak ada siapa-siapa,mereka langsung melesat seperti angin dan tidak butuh waktu lama untuk mereka sampai di gedung yang dimaksud.
"aku akan memanjat keatas untuk melihat keadaan, Keira tunggu saja disini.aku akan menggunakan telepati untuk berkomunikasi".
"baiklah".
Tania mundur ke belakang dan seketika,dia langsung melompat kebagian gedung hingga dia tiba di atap yang terbuat dari kaca. dari sana Tania dapat melihat Alex mendesak Keira yang lain.
"jawab aku, Siapa kau!?".
"sudah kubilang aku ini Keira.Keira!".
"bohong!. aku TAHU KAU BUKAN DIA! AKU BISA MERASAKANNYA".
"kau sudah gila ya?"
"jangan menganggap aku gila.aku tahu bahwa kau bukan Keira yang sebenarnya.kau ini sebenarnya apa?".
ini gawat... aku harus beritahu Keira.
Segera Tania menggunakan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan Keira yang berada di bawah.
"Keira, Alex menyudutkan dirimu yang lain untuk mengaku.Aku bisa melihat dia tidak sabar dan mungkin akan melakukan sesuatu".
"benarkah? aku harus berbicara dengan bagianku sedangkan kau hubungi Silvana untuk kemari".
"baiklah".
perlahan Keira menutup matanya, dia mulai memberi pesan pada dirinya yang lain.
"aku sudah disini".
Keira 2: "aku tahu.kau juga membawa Tania. apa yang harus kita lakukan sekarang?".
"jangan khawatir, aku ada ide".
"cepat katakan siapa kau atau aku akan--".
Aoooowwwww!!
sebuah lolongan serigala terdengar sampai ke tempat Alex berada. ia tidak menyelesaikan ancamannya saat mendengar suara lolongan serigala.
lololang serigala? bagaimana bisa ada serigala di sekolah ini..?
BRAAK! BRAAK! BRAAK!
sebuah suara menendang pintu masuk gedung yang Alex kunci.Dia membalikkan badannya saat mendengar suara tendangan yang ingin masuk dan lolongan serigala yang terdengar secara bersamaan. Dia tidak tahu bahwa Keiralah yang melolong dan menendang pintu masuk. perlahan dia melangkah menuju asal suara dan melupakan Keira untuk sementara waktu. ia berjalan menuju asal suara tanpa menyadari kesempatan Keira lain untuk melarikan diri darinya dan seketika...
BUAAAKK!
Seluruh pandangan Alex menjadi gelap.
"bagaimana?".
"Jangan khawatir, dia hanya pingsan saat aku memukulnya".
"untunglah.rencananya berhasil.Silva,gunakan kemampuanmu untuk menghapus ingatannya hari ini".
"pastinya".
Sementara Silvana menggunakan kemampuannya, Keira memanggil kembali dirinya yang lain dan mereka kembali bersatu.
"ini aneh bukan? Selain Elias, tidak ada siapapun yang bisa membedakan mana diriku dan mana bagianku yang lain.tapi mengapa dia bisa?".
"mungkinkah ini namanya talenta?".
"talenta?".
"kau tahu bahwa ada banyak talenta yang dimiliki beberapa manusia. Ada banyak sekali sehingga tidak ada satupun yang tahu berapa banyak talenta yang dimiliki setiap manusia di dunia ini".
"tapi, talenta macam apa yang dimiliki oleh Alex? dia bisa mengenali bagianku yang lain".
"untuk itu kita harus mencari tahu dan sayangnya kau tidak bisa menggunakan Hexagon jika di dekatnya".
"kau benar dan satu hal lagi".
"apa itu?".
"mengapa bibirku terasa basah?".
diruang UKS ....
"apa yang terjadi padanya?". tanya Danny yang datang bersama dengan Noah saat Tania memberitahunya bahwa mereka bertiga menemukan Alex tidak sadarkan diri di kolam renang.
"Kami tidak tahu.waktu ketika kami ingin berenang,kami menemukan Alex seperti ini". Keira memberikan sebuah alasan yang tepat untuk alibi mereka.
kedua sahabat itu melihat Alex yang sedang tidur itu. dokter di ruangan itu memberitahu mereka bahwa Alex baik-baik saja hanya kepalanya saja yang terbentur. setelah dokter itu pergi,
perlahan Alex membuka matanya.dia melihat langit-langit hingga tatapannya beralih ke pada mereka.
"di...mana aku?apa yang terjadi?".
"kami tidak tahu, Keira dan kedua temannya menemukanmu pingsan di dekat kolam renang.Jadi mereka membawamu kemari".
Noah memberikan penjelasan pada Alex sedangkan Keira, Tania dan Silvana memutuskan akan pergi.
"Alex sudah sadar sekarang. kalau begitu kami permisi dulu".
"tidak, jangan pergi".
dengan cepat Alex meraih tangannya dan duduk menghadapnya.
"hangat sekali? kau sakit?".
Alex menyadari bahwa betapa panasnya tangan Keira saat pertama kalinya dia menggenggam tangannya.
"hei, ini kan mau memasuki musim panas.panasnya di luar menyerap ke tubuhku tentunya".
Keira mencoba memberi alasan yang semaksud akal mungkin saat seseorang manusia terutama Alex saat mempertanyakan tentang panas ditubuhnya Karena suhu badan werewolf 40 derajat Celcius lebih dan manusia biasa tidak memiliki suhu badan sebanyak itu.
Alex memberikan sebuah lirik kan kepada kedua temannya.Noah dan Danny paham dengan tanda yang diberikan teman mereka itu dan segera beraksi.
"hei, kalian membawa kami kemana?".
Tania terkejut saat Danny memegang lengannya dan mengajak dia pergi.Silvana juga merasakan hal yang sama.
"tenanglah dan ikut saja kami". Kata Noah.
"hei, mereka mau dibawa kemana?".
Keira ingin mengikuti tetapi Alex mencegahnya.
"apa-apaan ini?". Keira memelototi Alex.
"tenanglah.mereka membawa teman-temanmu untuk pergi jalan-jalan saja.mereka aman kok".
setelah keempat orang itu pergi dan tidak ada siapapun di UKS, Alex mengunci tempat itu.
"apa yang kau lakukan?! kau sudah gila ya!?".
"aku ingin berbicara denganmu tanpa ada yang mengganggu".
tiba-tiba saja Alex langsung memeluk Keira.Keira terkejut saat Alex memeluknya.ia mencoba melepaskan dengan kekuatan seperti manusia namun Alex semakin memperat pelukannya di pinggangnya.
"hei,lepas--".
"ini benar-benar dirimu.syukurlah".
eh?
Alex melepaskan pelukannya dan menatap wajah yang dia peluk itu.
"mungkin kau tidak akan percaya dengan apa yang akan kukatakan. Aku menemukanmu yang menunju keruangan music. aku memaksamu ikut aku dan aku juga mengancammu akan memberikan death card pada ketua Club sialan itu jika menolak. kemudian...".
Alex menceritakan saat dia di gedung kolam renang itu dan tentu saja membuat Keira tidak percaya dengan apa yang didengar. ia tidak menyangka Alex masih ingat apa yang terjadi padanya.
bagaimana bisa dia Mengingatnya?? seharusnya dìochuimhnichnya Silvana bisa membuatnya lupa.tapi bagaimana?
"kurasa kepalamu terbentur keras ya hingga kau berkata seperti itu".
"aku mengingatnya.Aku juga ingat ada suara serigala.bahkan aku ingat kalau aku mencium bibirnya".
"a..apa!?"
PLAAAK!
"kenapa kau menamparku???".
Alex mengelus pipi kirinya yang sakit saat telapak tangan Keira melayang ke pipinya.untuk pertama kalinya dia ditampar oleh seorang perempuan.
"ooops.aku tidak bermaksud untuk menamparmu. aku tadi melihat ada nyamuk di dekatmu.aku hanya ingin memukulnya.hehe".
Jadi,yang kurasakan dibibirku itu ciuman. Dia ini telah mengambil ciuman pertamaku, tidak salahnya aku menamparnya.
"sekarang lupakan saja yang kau katakan selain itu, apa kesalahannya kak Keitha?! Mengapa kau ingin memberikannya death card padahal dia tidak pernah mengusikmu!".
"Tentu saja dia mengusikku. saat dia dekat denganmu, tentu saja membuatku marah".
"tunggu dulu. kau... tidak cemburu'kan?".
"tentu saja! kau adalah milikku tapi mengapa kau harus melihat laki-laki lain!?".
lagi-lagi Alex meninggikan suaranya tentu saja keira tidak mau kalah darinya.
"hei Alex, memangnya kau siapa?! kita tidak memiliki hubungan apa-apa dan yah, tunanganku sudah tiada tapi aku tidak akan melupakan di...".
"aku tahu..."
suara Alex kembali melunak, Kedua tangannya menggenggam kedua tangan Keira dan menatap kedua matanya.
"aku tahu kita memang tidak memiliki hubungan apa-apa tapi perlahan pasti kita akan memiliki sebuah hubungan. dan untuk tunanganmu, Aku tidak pernah memintamu untuk melupakan dia tetapi aku ingin kau tetap maju dalam menjalankan hidupmu.bagimu, duniamu memang terasa gelap tetapi bukan berarti tidak ada cahaya...".
Alex...
" walaupun kau merasa hidupmu penuh kegelapan bukan berarti di dalam kegelapan itu tidak ada cahaya... dan walaupun kau merasakan hidupmu terasa menyedihkan, maka di kemudian hari pasti kau akan merasakan kebahagiaan".
kata-kata itu!!
Jangan khawatir, Keira...walaupun kau merasa hidupmu penuh kegelapan bukan berarti di dalam kegelapan itu tidak ada cahaya... dan walaupun kau merasakan hidupmu terasa menyedihkan, maka di kemudian hari pasti kau akan merasakan kebahagiaan
bagaimana bisa... kata-kata itu adalah kata-kata yang diucapkan oleh Elias saat aku pertama kali bertemu dengannya,aku yang dulunya pemalu, penyendiri dan tidak membuka hati.kata-kata yang membuatku menyadari bahwa kebahagiaan masih ada.
Air mata menetes dari pelupuk matanya.kata-kata yang diucapkan oleh Alex merupakan kata-kata yang diucapkan oleh Elias dan tidak ada yang tahu selain dia dan Elias.Keira tidak mengerti, mengapa bisa ada kemiripan Elias dengan Alex.mungkinkah kebetulan seperti sandwich kemarin?
"mengapa kau menangis?".
"oh,ini.mataku kemasukan debu sehingga mataku menjadi perih".
ucap Keira sambil mengucek mata kirinya yang meneteskan air mata.
"sungguh tidak percaya, kata-kata seperti itu diucapkan olehmu tapi, terima kasih Alex.mungkin kau tidak terlalu brengsek juga".
"hei,itu pujian atau hinaan?".
"mungkin dua-duanya".
Alex cemberut saat mendengarnya tetapi juga senang saat melihat Keira tersenyum.
perlahan tapi pasti, suatu hari kita akan memiliki sebuah hubungan...aku tidak apa-apa jika aku bukan yang pertama tetapi jadikanlah aku yang terakhir untukmu. jadikanlah aku bagian dari hidupmu...
aku akan menunggu hingga kau membuka hatimu...
"Tania dan Silvana,dimana kedua temanmu membawa mereka?".
"ke basecamp Trinity dan apakah ruangan ini kurang dingin untukmu? kau tetap panas". Alex menggenggam kedua tangannya dan merasakan rasa panas ditubuhnya.
"mungkin saja aku ingin menjumpai kedua temanku.kau istirahat saja".
"baiklah".
Alex menurutinya walaupun dalam hati kecilnya ia ingin Keira menemaninya di sini.
"dan Alex...".
"Ya?".
"aku akan menghargaimu jika kau tidak mengganggunya. dia adalah teman pertamaku saat aku bersekolah di tempat menyebalkan ini".
"sebenarnya aku tidak mau tetapi demi dirimu, aku akan melakukannya".
Setelah membuka pintunya, Keira keluar dan berjalan meninggalkan ruangan itu sambil memikirkan sesuatu mengenai Alex.
bagaimana bisa kekuatan Silvana tidak berpengaruh terhadap Alex? jika dia termasuk salah satu manusia bertalenta, talenta apa yang dia miliki?
Keira berjalan memasuki gedung utama sekolah.saat memasukinya, terlihat 2 penjaga sekolah terlihat memindahkan sesuatu ke dinding di dekat tangga yang ternyata adalah sebuah pengumuman. setelah kedua penjaga itu pergi, Keira mendekat dan membacanya.
"liburan musim panas ke negeri Sandie untuk kelas 2 dan 3. wah menyenangkan juga pastinya jika aku Tania Silvana dan Dion pergi berlibur ke sini berapa harganya..".
Keira membaca pamflet itu paling bawah untuk mencari harganya. seketika kedua matanya terbelalak melihat harganya.
"apa-apaan ini? 130 juta Gold!? di travel saja hanya 15 juta Gold, ini perampokan namanya".
"apa maksudmu perampokan?".
merasa mengenal suara itu berbalik dan melihat tiga gadis itu.siapa lagi kalau bukan Britney, Rachel dan Violet.
"tentu saja aku namakan perampokan. 130 juta? di jasa travel aja kau bisa mendapatkan harga 15 juta dan VIP 30 juta.mengapa sekolah ini mematok harga tinggi untuk murid-murid disini jika harganya beda banget dengan jasa travel Altair".
"itu bagimu. bagi kami tidak masalah mengeluarkan berapapun uang untuk berlibur walaupun Harganya beda banget dengan jasa travel. karena sudah pasti ada Trinity yang ikut bersama kami semua".
dengan Acuh Tak Acuh Mereka pergi meninggalkan kita sendiri dengan membawa kesombongan mereka. Keira berkacak pinggang seakan tidak percaya mereka tidak masalah mengeluarkan uang yang jauh lebih mahal padahal travel dan Wisata bukan sekolah ini pastinya juga sama.
"wah.... benar-benar tidak bisa dipercaya. mereka... ya ampun. Aku penasaran jika suatu hari perusahaan orang tua mereka bangkrut,apa mereka akan berkat sama?".
Deg!
"Argh!?". tiba-tiba saja Keira merasa kesakitan, tangan kanannya memegang erat bahu kirinya yang merupakan pemicu rasa sakitnya.
rasa sakit dari luka yang dibuat Osmond waktu itu... muncul lagi. kenapa setiap tiga bulan selalu kurasakan sakit seperti ini? rasa sakit sialan ini !
Di basecamp Trinity....
"Tania. Silvana kemarilah".
Panggil Keira.
Kedua gadis yang duduk dengan Danny dan Noah sambil minum milshake mereka meletakkan minuman mereka dan mengikuti Keira keluar. hingga mereka tiba di sebuah tempat yang tidak akan ada yang mendengar percakapan mereka.
"Silvana, ada yang mau kutanyakan padamu".
"Ada apa Keira? Mengapa kau kelihatan serius kali?".
"apakah kau benar-benar menggunakan dìochuimhnichnya? ".
"tentu saja. kau kan tahu kalau aku menggunakan kekuatan itu".
"lalu Mengapa Alex masih mengingatnya?".
"apa?"
"Alex masih ingat?".
Tania dan Silvana terkejut. mereka tidak mengerti Bagaimana bisa kemampuan Silvana untuk menghilangkan ingatan tertentu justru tidak mempan terhadap Alex.
"dengar keira. aku juga tidak mengerti mengapa dìochuimhnich tidak mempan terhadapnya? ini kedua kalinya ada orang yang tidak mempan terhadap kekuatanku.
"tu-tunggu dulu. kau bilang ini kedua kalinya? Siapa yang pertama yang tidak mampet terhadap kekuatanmu Silvana?".
''Keira, Tania. orang pertama yang pertama kalinya tidak terpengaruh dengan kekuatanku pertama kali... adalah....Elias".
"Elias?"
"Bagaimana kau bisa tahu kakakku tidak mempan terhadap dìochuimhnich ?".
"lima tahun yang lalu, Elias meminta tolong kepadaku untuk menghapus ingatannya yang memalukan dan aku melakukannya tetapi entah bagaimana Elias masih tetap mengingat nya".
"jadi... Elias juga...".
"yah keira".
pertama sandwich, lalu kata-kata itu dan sekarang aku baru mengetahui bahwa Elias juga sama tidak mempan terhadap kekuatan Silvana ?
Ada apa ini sebenarnya ? Alex dan Elis adalah orang yang berbeda dunia. mereka diibaratkan seperti hitam dan putih, langit dan bumi tetapi Mengapa bisa ada beberapa kemiripan yang sama ???
ini bukanlah suatu Kebetulan tapi pertanyaannya adalah apa?
"Tania, menurutmu kita tidak melupakan sesuatu atau seseorang?".
"entahlah Sil, memangnya siapa yang kita lupakan?".
mereka berdua berpikir sedangkan pikiran Keira berada di tempat yang lain intinya, tidak ada satupun di antara mereka yang ingat siapa yang mereka tinggalkan di perpustakaan sendirian yang menunggu mereka untuk kembali tetapi mereka tidak datang sampai sekarang juga.
"cih! Keira, Tania dan Silvana. Di mana mereka sekarang?".