The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 143 :I am Here... Again !!?



!!"Alex, mengapa kau membawaku pulang kerumahmu, bukannya ke tempat yang kukatakan kepadamu?".Tanya Keira yang mengomeli Alex karena tidak menyangka bahwa ia akan dibawa oleh Alex ke kediaman Adrian alias Mansion Alex.


Alex yang mendengar Omelan Keira hanya menatapnya saja lalu mencubit gemas pipi kirinya.


''hei!".


"kau pikir aku akan membiarkanmu pergi sendirian di jalan masuk menuju hutan tempat rumahmu berada sedangkan kau sedang dalam pengobatan?, jangan bercanda.


Apalagi sebagai laki-lakimu, aku tidak mungkin akan membiarkanmu sendiri malam ini apalagi kau akan sendirian dirumahmu".


"hei, Dion bisa menjem- tunggu dulu, apa maksudmu aku akan sendirian di rumahmu?".


Tanya Keira yang tidak mengerti saat Alex mengatakan bahwa dia akan sendirian dirumahnya. Melihat ketidakmengertian diraut wajah Keira membuat Alex tersenyum licik.


"aku sudah mengatakan kepada paman Hara dan Dion bahwa kau akan menginap hari ini dirumahku dan besok kau baru pulang".


"a-apaaaaaaa!!!?. Kau- yang benar saja Alex. Mengapa aku harus menginap ditempatmu?"Ujar Keira yang tidak akan menyangka bahwa ia akan menginap dirumahnya seorang laki-laki dari bangsa manusia.


"Karena kau sendirian di sana sedangkan Dion menginap dirumah temanmu itu, bahkan dia sempat bilang bahwa jangankan sehari, dua Minggu sampai sebulan pun boleh mengajakmu menginap dirumahku. Dia terlihat senang sekali saat mengatakannya ditelepon"


dasar DionšŸ’¢ padahal dia hanya menjadi alasan agar aku bisa pulang. Lagipula aku ini bukan seorang gadis pengecut yang tidak berani pulang sendiri kerumahku yang terletak di dalam hutan.


Apalagi aku ini seorang Werewolf tahušŸ’Ø. pikir Keira yang sedang menggerutu dalam batinnya.


''bagaimana dengan paman Hara ?". Tanya Keira tanpa melirik sekalipun ke Alex karena perasaanya sekarang benar-benar kesal kepada Alex. Maklum saja, PMS.


"dia mempercayakan dirimu kepadaku karena dia yakin bahwa aku bisa menjagamu dengan baik".Jawab Alex yang membuat Keira tidak bisa berkata apa-apa untuk membalas kata-katanya.


"Pokoknya aku tidak mau disini! aku mau pulang!".


"hari ini kau tidak boleh pulang dulu. titik!". Ucap Alex yang juga ikut keras kepala dalam keputusannya.


Yah, mereka berdua sama-sama keras kepala. di sisi Alex, ia khawatir dengan keadaan Keira yang baru saja diobati dan masih lemah ditambah lagi dengan rumah Keira yang berada di hutan sehingga dia sangat cemas jika terjadi sesuatu padanya mengingat Dion sedang tidak ada dirumah.


sedangkan disisi Keira, ia sangat canggung jika harus menginap di tempat manusia tinggal terlebih lagi jika rumah tempat dia menginap adalah rumah kekasih manusianya sendiri ditambah lagi dengan ia mengkhawatirkan keadaan wilayahnya akan dimasuki oleh para vampire walaupun tubuhnya sedang tidak berdaya saat ini namun ia tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang Alpha.


"baiklah, begini saja. Bagaimana jika suit batu gunting kertas saja?. Jika aku menang, kau harus menuruti keinginanku.


Namun jika kau menang, aku akan menuruti keinginanmu. Bagaimana?". Alex memberikan sebuah usul untuk menengahi kekeras kepalaan mereka.


"baiklah. Aku setuju".


Hmp!. Alex, kau bodoh. Kau sungguh tidak tahu bahwa aku selalu menang jika suit batu gunting kertas selama ini dan kau mengusulkan suit yang sudah pasti akan membuatmu kalah. Sebentar lagi keberuntangku akan mengalahkanmu. Hohoho. Ucap Keira dalam batinnya dan tersenyum licik.


''guntinggg…".


"batuuuu…".


"ker-".


Tidak lama kemudian…


''bawakan ranselnya kedalam kamar bersama dengan belanjaan itu".Titah Alex bernada angkuh sambil menggendong Keira yang terlihat sebal dengan Alex.


"baik tuan muda". Ucap salah satu pelayan kediaman Adrian itu mengikuti perintah Alex.


Brengsek!. Bagaimana bisa aku kalah dengan laki-laki menyebalkan ini?!šŸ’¢.


Huh, jika aku tahu dia akan menggunakan gunting, seharusnya aku memakai batu, bukan kertas. Gerutu Keira dalam batinnya karena kesal saat ia kalah dalam permainan suit gunting batu kertas untuk pertama kalinya.


Siapa yang akan menyangka bahwa keberuntungan Alex lebih tinggi daripada keberuntungan Keira?. Yang jelas, Keira merasa hari ini dia sungguh sial.


"hei, kenapa wajahmu masih kesal begitu?". Tanya Alex saat melihat raut wajah Keira yang masih terlihat sebal.


"wah, jadi begini jika perempuan sedang mengalami PNS, yah?. Bawaannya kesal melulu.". Goda Alex.


"PMS!! bukan PNS!!šŸ’¢".


"aish, jangan marah-marah melulu jika sedang datang bulan. Nanti makin deras lho".


"!!! ngaco banget nih omonganšŸ’¢. Hari ini aku benar-benar sial. Sudah diserang orang tak dikenal, dibawa kemari, eh kalah suitan lagi". Gerutu Keira yang mengingat keapesannya hari ini sedangkan Alex tersenyum geli saat mendengar keluhan yang diutarakan oleh Keira.


Bagimu hari ini sungguh sial namun bagiku, hari ini adalah hari keberuntunganku...😁


selain ituBegini deh jika dia ngambek. Tapi dia sungguh lucu saat melihatnya kesal dan ngambek begini. Mungkin ini karena kengambekannya bercampur dengan PMS sehingga dia terlihat kesal dan ngambek begini.


Ah tapi, susah juga jika dia kesal sambil ngambek begini. Sebaiknya aku bawa kedalam dulu deh, memikirkan cara menghilangkan kekesalannya akan aku pikirkan nanti.Pikir Alex.


''sudalah Keira… lihatlah keadaanmu sekarang. Jika aku memulangkanmu dalam keadaanmu yang seperti ini tidakkah akan membuat saudaramu cemas?. Bahkan, kau tidak ingin kedua orangtuamu cemas?". Mendengar kata-kata dari Alex membuat Keira berpikir kembali.


kau benar… walaupun aku adalah seorang Werewolf, kekhawatiran pasti akan melekat di keluargaku terutama Mommy dan Daddy…


Mereka berdua selalu mengkhawatirkan keadaanku yang jauh dari mereka dan cemas jika sesuatu terjadi padaku.


walaupun aku kuat, bisa menjaga diri dan


dijaga oleh para prajurit, tetap saja orang tua pasti khawatir. Ucap Keira dalam batinnya sehingga ia menuruti Alex kali ini.


"astaga tuan muda, apa yang terjadi pada nona muda ini?". Tanya si kepala pelayan Jhon yang terkejut saat akan menyambut kepulangan Alex karena melihat Keira digendong oleh Alex dengan perban di bagian tangan atas kirinya dan kemeja sekolah Keira yang lumayan kotor karena terdapat bekas darah segar disebagian seragam atasan sekolah itu yang berasal dari luka Keira dibahu dan terdapat sedikit bercak cairan biru di kerah baju seragam Keira namun hanya Keira yang tahu bercak biru apa itu dan berasal dari mana bercak biru itu.


"siapkan sebuah kamar dan kamar mandi, cepat!". Titah Alex.


"kau dengar Katanya, cepat!". Titah Pak Jhon memerintahkan dua sampai tiga pelayan yang berdiri disampingnya.


''turunkan aku Alex, aku sudah tidak apa-apa. ". Ucap Keira dengan suara kecil sehingga Alex saja yang mendengarnya karena dia merasa malu saat digendong Alex seperti pengantin dihadapan kepala pelayan dan pelayan Alex yang tidak percaya bahwa tuan muda mereka yang paling dingin dan angkuh memperlakukannya dengan baik apalagi mereka masih ingat dengan dirinya yang dibawa pertama kalinya dalam keadaan dibius di kediaman Alex.


Namun Alex tidak mendengarkannya sama sekali sehingga ia tetap membawa Keira masuk menaiki tangga menuju kelantai selanjutnya dirumah yang sangat besar dan mewah itu.


"tolong turunkan aku karena ini sungguh memalukan, Alex".


"…".


dia ini benar-benarā€¦šŸ’¢Ucap Keira betul-betul kesal dalam batinnya saat Alex tetap mengacuhkannya untuk menurunkannya.


"turunkan aku Alex!".Pinta Keira sehingga Alex berhenti saat ia sudah hampir berada di pintu kamar yang disiapkan khusus untuk Keira yang tepat bersebelahan dengan kamar Alex berada.


"aku menuruti keinginanmu bukan berarti aku akan menuruti seluruhnya mengingat dirimu susah didapat tapi gampang terlepas dariku jadi, bagaimana mungkin aku akan melepaskanmu saat aku kembali mendapatkan dirimu kembali". Ucap Alex tanpa menatap Keira melainkan menatap kedepan karena dirinya masih ingat dengan pertengkaran mereka disekolah dan saat ketika Keira diserang oleh orang yang tidak dikenal sehingga membuatnya takut kehilangan gadis itu sehingga ia tidak akan melepaskan Keira lagi walaupun dia dan Keira bertengkar atau memiliki masalah karena Kehilangannya sangat menyakitkan baginya.


tubuhku masih merasakan rasa sakit akibat tusukan dan bekas luka yang kembali kambuh…


tapi…


saat kau khawatir dan memperlakukan aku seperti ini, jujur saja…


aku merasakan rasa bahagia dan kehangatan di dalam hatiku.


Ku akui…


kau sangat menyebalkan, membuatku kesal namun kaulah yang paling mengkhawatirkan keadaan diriku dari siapapun…


tapi…


apakah kau tetap melakukan hal yang sama saat kau mengetahui bahwa gadis yang kau cintai ini adalah seseorang yang berasal dari dunia supernatural… Ucap Keira dalam batinnya sambil mengarahkan kepalanya memandang wajah Alex yang terus memandang ke depan.