The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 178 : Two Name Same Guy



"kau, yang benar saja. Jawab yang jujur! kau pikir aku bisa percaya bahwa kau adalah dia?!. Mustahil".Sambil memukul meja, Silvana menatap marah ke arah Keitha karena ia tidak percaya dengan ucapan Keitha bahwa dia adalah Kevin, seseorang dimasa lalu Keira enam belas tahun yang lalu.


sedangkan Keitha Hanya terdiam melihat respon Silvana yang tidak percaya terhadapnya karena bisa dimaklumi bahwa bagaimana bisa ada seorang vampire yang telah mengaku bahwa dia adalah seorang keluarga yang berasal dari temannya sendiri.


Tapi… inilah kenyataannya bahwa ia memiliki sebuah hubungan keluarga dimasa lalu walaupun hanya dianggap sebagai keluarga pengganti.


"Keitha… aku berharap bahwa nama itu benar-benar namaku tapi kenyataannya Keitha bukanlah namaku yang sebenarnya melainkan Kevin namaku…


Kevin black, putra tertua dari Tristan dan Emily Black. Kau pasti tahu tentang mereka".


Kevin Black… yah, aku pernah mendengarnya.


Ia putra tunggal dari orang yang telah menghabisi Keira yang dulu sehingga Keira telahir kembali diantara mereka.


dan hubungan antara Keira dengan pasangan Black bukanlah hubungan yang baik mengingat mereka lebih menyayangi anak sulung mereka dan mengabaikan anak bungsu mereka yang juga ingin disayang dan dicintai oleh mereka seperti sayang mereka terhadap anak sulung mereka.


Malang… mereka merupakan orang tua yang tidak adil terhadap anaknya yang lain. Mungkin pepatah ada benarnya jika tidak bisa berbuat adil terhadap darah daging yang lain, cukup buat satu. Jangan lebih dari satu.


Dan Keira adalah salah satu dari sekian anak yang tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua karena seluruh cinta dan kasih sayang mereka telah mereka beri seluruhnya kepada Kevin.


Itulah yang aku dengar dari guru Madoc


Tapi, aku tidak pernah mengetahui apakah hubungan antara Keira dengan Kevin memiliki hubungan saudara yang buruk atau tidak. Pikir Silvana.


"Mungkin kau memang sulit percaya pada ceritaku tapi, cobalah untuk berpikir lagi dari percakapan kita.


Kau bertanya kesepakatan apa yang aku jalin dengan Leo sebagai mata-matanya, bukan? dendam kepada Keluarga Oerloom alasanku yang kedua tapi yang pertama karena aku ingin bisa melihat Keira walaupun aku hanya bisa melihatnya dari jauh.


Leo bersedia untuk memberikan perkembangan tentang dirinya baik apa yang dia suka, sedang apa dirinya, bahkan apa yang telah membuatnya ia sedih dan bahagia.


Leo memberikan informasi-informasi seperti itu kepadaku bahkan memberikan foto Keira yang telah tumbuh kembang dari masih anak-anak hingga sekarang bahkan, ia juga memberitahuku siapa orang-orang yang dekat dengannya".


"termasuk juga dengan kak Elias? Apakah dia juga tahu tentang hubunganmu dengan Leo? terutama siapa kau sebenarnya?". Tanya Leo mengingat selain teman, Elias juga panglima Leo dulunya alias wakil sang Alpha Selatan.


"yah, aku tahu siapa Elias dan dia tidak tahu tentang diriku bahkan tahu tentang hubungan antara aku dengan temannya itu.


Jika kedua orang tuanya tidak tahu bagaimana Elias bisa tahu?. Tidak ada yang tahu tentang kebenaran ini karena semakin sedikit orang yang tahu semakin baik dan… aku turut bersedih dengan kepergian Elias karena dia adalah seorang laki-laki yang membuat Keira semakin bahagia tapi aku bersyukur karena Alex Telah muncul di hidup Keira untuk mengisi separuh hatinya yang telah lama hilang". Ucap Keitha alias Kevin.


"lalu? apakah Leo akan berencana untuk mempertemukan dirimu dengan Keira dan mengatakan siapa dirimu yang sebenarnya?". Tanya Silvana dan seketika Keitha menjadi murung saat mendengar pertanyaannya yang sebenarnya mustahil untuk terjadi.


"… tidak. Ia tidak akan melakukannya. Ia tidak berniat untuk mempertemukan aku dengan Keira bahkan mengatakan siapa aku yang sebenarnya.


Bahkan Leo melarangku untuk tidak mendekati Keira padahal aku juga kakaknya. Aku ingin bertemu dengannya… aku ingin memeluknya…


Aku ingin menghabiskan waktu yang telah lama hilang bersamanya namun, Leo mencegahku untuk bisa memeluknya dan mengatakan bahwa aku sayang padanya…😢🙍🏻‍♂️".


"tentu saja dia akan melarangmu. Wajar saja bagiku Karena sebagai seorang kakak, Pangeran Leo tentu ingin menjaga dan melindungi adiknya. Bahkan melindunginya dari masa lalu".


"tapi, aku juga kakaknya!. Aku juga bisa menjaganya. Kalian pikir aku tidak mampu untuk melindunginya?!". Keitha sungguh merasa tersinggung saat mendengar kata-kata Silvana yang bernada sinis didalamnya.


Sedangkan Silvana hanya diam dan membentuk sebuah senyuman di sudut bibirnya.


Apalagi masa lalu yang menyakitkan dari orang-orang yang menyakiti hatinya.


Apakah anda pikir Keira akan menerima seseorang yang menyakiti perasaannya mengingat kedua orang tua anda sangat menyayangi dan memanjakan anda bahkan memenuhi keinginan anda.


Tapi temanku? dia justru mendapat hal sebaliknya dari kedua orang tua anda.


Cinta dan kasih sayang yang berlimpah untukmu Sangat besar dan berlebihan sedangkan Keira hanya menerima sedikit dari cinta dan kasih sayang mereka. Bahkan kurasa ia tidak pernah menerima haknya sebagai seorang anak seperti yang kau dapatkan.


perlakuan mereka yang tidak adil telah menyakiti hatinya. Bahkan aku yakin, karena mendapat cinta yang sangat besar itu membuatmu menjadi sombong dan sering menyakitinya juga, bukan?


Salahkah dia jika ia membenci kalian karena perlakuan kalian?". Jujur saja, ucapan Silvana sungguh menyayat hati Keitha. Rasanya seperti ditikam belati di bagian jantung karena yang dikatakan oleh Silvana memang benar kenyataannya. Tapi tidak semuanya benar.


"yah… kau memang benar bahwa kedua orang tuaku sungguh tidak adil terhadap Keira… dia juga butuh kasih sayang sepertiku tapi mereka tidak memberikannya bahkan aku sungguh sakit saat kedua orang tuaku tidak menganggapnya ada.


Tapi kau salah disatu hal.


aku menyayangi adikku lebih dari apapun...


aku tidak akan pernah lupa saat tangan kecilnya menggenggam jariku...


aku tidak akan pernah lupa saat matanya terbuka pertama kalinya dan yang dia lihat pertama kalinya adalah aku… aku.


aku tidak akan pernah lupa saat aku mendengar suara tawanya yang pertama kalinya saat aku memasang ekspresi wajah yang aneh…"Keitha mulai teringat akan kenangan masa kecilnya bersama dengan Keira


semua yang kualami bersamanya adalah kenangan yang indah untukku hingga dia mulai berubah saat menyadari bahwa kedua orang tuaku tidak menyayangi dirinya".Keitha mulai teringat saat Keira masih bayi, ia begitu menyayangi anak yang baru saja dilahirkan oleh ibu kandungnya dulu. Keitha tersenyum mengingat kenangannya bersama dengan Keira sebelas tahun yang lalu.


Jujur dihatinya yang paling dalam, ia sayang padanya tapi karena kedua orangtuanya telah membuat hubungannya dengan Keira menjadi renggang sehingga Keira tidak bisa menyayangi ataupun melihat Betapa ia menyayangi dirinya.


Apalagi mengingat saat Keira telah menghilang dari hidupnya sebelas tahun yang lalu, ia sungguh sakit dan sedih setiap hari ketika ia mengira bahwa selama ini adiknya telah tiada.


Ia begitu sedih sekali hingga suatu hari ia mengetahui kebenaran bahwa adiknya masih hidup dan sehat saat dia bukanlah lagi seorang manusia, melainkan makhluk penghisap darah.


air matanya itu… itu bukanlah air mata kebohongan.


jadi dia benar-benar menyayangi Keira walaupun dia hanya seorang kakak pengganti…


tidakkah takdir ini begitu kejam mempermainkan kehidupan dua orang yang berada di dunia yang berbeda?.


Sang kakak seorang vampire sedangkan sang adik seorang Werewolf.


Bagaimana mereka akan menjalani hubungan persaudaraan jika mereka sama-sama berasal dari makhluk yang saling bermusuhan.


Ucap Silvana didalam batinnya saat melihat setetes air mata yang berada di pelupuk matanya.


Keitha menyeka air matanya dan diam sesaat.


Untuk pertama kalinya Silvana merasa iba terhadap Keitha tapi ia tidak bisa menunjukkan perasaan ibanya itu. Setidaknya percaya dengan cerita Keitha sudah cukup baik.