
ng… aku tidak tidur… Keluh Keira dalam batinnya sehingga ia kembali membuka matanya dan ia lihat pertama kali adalah wajah Alex yang sedang tidur sambil memeluknya.
Alex…saat melihatnya begitu dekat, ia begitu tampan dan kalau dipikir-pikir lagi, setiap aku tidur dengannya pasti aku akan dipeluk. Dan lucunya, aku malah menjadi terbiasa saat ia tidur bersamaku.
Ia membuatku merasa nyaman dan tenang. Seperti saat aku tidur bareng bersama dengan kakak… hm, sudah lama sekali aku tidak tidur bareng bersama dengan kakak. Ucap Keira dalam batinnya sambil memandangi wajah Alex.
hm… saat aku berada di sini, sedang apa mereka Sekarang terutama…
Sementara itu di kediaman keluarga Nash…
"nak, syukurlah kau sudah sadar". Ucap Hara yang terlebih dahulu menghampiri Tania yang duduk bersandar di atas tempat tidur tapi Tania tidak bereaksi apapun melainkan ia menampilkan ekspresi Bingung di wajahnya bahkan Antonia, Cio Dion, pasangan Nash dan Danny dapat melihat betapa kebingungannya Tania melihat mereka.
"nak, apakah kau mengingat siapa diriku?".
"…hm… tidak. Oh! aku tahu, paman ini pasti… seorang Playboy'kan?. Soalnya paman tampan sih apalagi wajahnya seperti… ehehehehe". Seketika semua terdiam saat mendengar tebakan Tania yang tidak disangka-sangka.
Ingin sekali rasanya aku mencubit ginjalnya jika aku tidak ingat jika anak ini amnesia💢. Pikir Hara menahan kekesalannya terhadap putri semata wayangnya itu saat menebak dirinya seorang… yah tahu sendirikan.
"aku adalah papamu nak dan aku seseorang setia, bukan playboy 💢". Ucap Hara menahan kekesalannya tetapi urat-urat marah bisa terlihat di pelipis dahinya.
"oh…😐 aku kira papaku yang ini. Soalnya lebih tampan paman yang ini". Ucap Tania sembari menunjuk ke arah Daslan. Daslan diam namun dia senang sekali saat mendapat pujian seperti itu sedangkan Hara harus menahan kekesalannya karena dalam pikirannya sekarang ingin sekali melempar lemari tepat di kepala Tania agar ia bisa ingat siapa dia yang sesungguhnya.
"sabar sayang 😅". Bisik Antonia mensabarkan Hara sambil mengelus punggung suaminya.
"hm, perempuan ini pasti mamaku'kan?".Tebak Tania menunjuk ke arah Daisy.
"maaf nak, mamamu yang ini".Ucap Daisy sembari menunjuk ke arah Antonia yang manyun karena Tania salah menebak yang mana mamanya.
"nak, kenapa cemberut sayang?". Tanya Antonia mendekatinya.
"gimana tidak cemberut, aku tidak menyangka bahwa aku memiliki seorang mama berboing-boing kecil seperti ceri, bukan mama berboing-boing melon seperti yang itu". Ucap Tania memuji boing-boing milik ibunya Danny sekaligus mengejek boing-boing milik ibunya sendiri.
ini anak, amnesia enggak amnesia tetap mengejek melulu, dia ini gak sadar apa miliknya seperti papan cucian. ich, ingin sekali rasanya mencubit paru-parunya. Kesal Antonia dalam batinnya sedangkan Daisy, hoho pipinya menjadi merah merona karena pujian dari Tania.
wah, jika mama tidak ingat bahwa kau amnesia sudah pasti kau bakalan digebukin sama mama pula mengingat mama marah pasti mirip goxila.Pikir Cio.
"putri kalian sangat manis ya😄"Puji Daslan dan Daisy secara bersamaan.
"hahah…".Ucap Hara dan Antonia secara bersamaan.
manis dari mananya?, anak ini menyebalkan tahu!💢 Pikir Hara dan Antonia secara bersamaan.
"lalu ini…". Tania menunjuk ke arah Dion yang berdiri di samping Cio.
"aku Dion, temanmu dari kecil. Kau ingat kan? kau bahkan ingat bahwa kau memiliki dua teman lagi".
"oh yah! aku ingat mereka berdua, Keira dan Silvana bukan? soalnya mereka yang teringat olehku". Ucap Tania yang masih teringat jelas bahwa ia mengingat Keira dan Silvana sehingga pasangan Rhyes dan Dion merasa sedikit lega karena setidaknya ada sesuatu yang teringat oleh Tania.
Sedangkan Cio menatapnya dengan tatapan mata yang tidak bisa diartikan.
"kalau aku?".
"kalau kau aku sedikit lupa tapi aku ingat bahwa kau mempunyai utang lima puluh ribu kepadaku karena kau tidak punya uang cash untuk membeli ****** ***** baru'kan?".
"enak saja💢 Kaulah yang berutang padaku karena tidak membawa uang cash dan lupa membawa kartu kredit untuk membeli Underwear Cio". Ucap Dion yang kesal karena Tania menganggap bahwa ialah yang berutang padahal Tania yang berutang.
"seminggu yang lalu".
"seminggu yang lalu tidak ada tuh. Bahkan aku tidak pernah mendapatkan Underwear baru darinya melainkan dialah yang sering mengambil Underwearku untuk dipakainya sendiri sehingga aku harus membeli banyak gara-garanya". Ucap Cio sehingga mereka terkejut saat mengetahui sisi lain dari Tania yang ternyata suka memakai Underwear milik Cio.
Pikiran Dion: astaga, jadi dia bohong waktu itu. pantas saja mengapa dia senang sekali membeli ****** ***** laki-laki warna hitam waktu itu.
Pikiran Danny: 🤔oooh, pantas saja mengapa saat aku meletakkan sekantung es batu di sel@ngkangannya aku melihat sesuatu hitam yang terasa familiar banget bagiku😓.
Pikiran Cio : dasar kakak🤦🏻♂️
Pikiran Hara dan Antonia : (tidak tahu harus memikirkan apa mengetahui hal itu)🤦🏻♀️.
Pikiran Daslan: ooo… aku baru tahu. Apakah ini namanya contoh anak kembar yang saling berbagi barang yang sama?🤔.
Pikiran Daisy : 🤷🏻♀️
Pikiran Tania : wah, pasti mereka sedang memikirkan hal yang aneh deh. Memang gak boleh jika perempuan pakai Underwear laki-laki?.
"nak, apakah kau mengingat sesuatu selain Keira dan Silvana?". Tanya Hara.
"hm… samar-samar aku melihat dalam ingatanku bahwa aku bisa bertransformasi menjadi serigala. Sebenarnya aku ini apa?".
"untuk itu, kita akan menjelaskannya secara terperinci dirumah ya nak. Sementara itu kau beristirahatlah dulu disini". Ucap Antonia.
"bolehkah anak kami istirahat sementara dulu disini?". Tanya Hara Kepada sang tuan rumah.
"tentu saja Hara. Bahkan tidak masalah jika Tania menginap dulu di sini agar bisa lebih baik. Bukan begitu Daiys?". Ucap Daslan.
"kau benar Daslan. Biarkan Tania istirahat". Ucap Daisy sembari tersenyum kepada Tania karena saat melihat Tania telah membuatnya ingin sekali memiliki anak perempuan. Tapi ia tidak tahu bahwa Tania bukanlah anak perempuan biasa tentunya.
Mereka akhirnya meninggalkan Tania sendirian bersama dengan Cio dan Danny dikarenakan ia ingin memastikan sesuatu sedangkan Danny diminta untuk menetap sama Cio.
"kakak, apa 3P telarang untuk perempuan yang tidak boleh diberi kesempatan kepada Laki-laki dalam amandemen hubungan?".Tanya Cio.
huh?kenapa dia bertanya begitu? Pikir Danny.
"ah! dalam sebuah hubungan, perempuan tidak boleh memberikan kesempatan lagi kepada laki-laki penghianat, penyiksa dan penipu.
Karena tiga hal itu adalah kesalahan fatal dalam sebuah hubungan dan sebagai perempuan, saat laki-laki melakukan salah satu dari tiga hal itu harus segera ditinggalkan karena percuma saja menjalani hubungan jika sang laki-laki melakukan hal itu.
walaupun sang laki-laki menyesal dan mengakui kesalahannya dan masih memiliki perasaan yang sama, jangan pernah kembali kepadanya karena saat laki-laki melakukan salah satu atau seluruh dari 3P, sangat kecil kemungkinannya mereka tidak akan melakukan yang sama. Sudah pasti mereka akan mengulanginya.
kita sebagai perempuan boleh memafkan tapi memberi kesempatan kedua? ho… tidak. kita tidak bisa jatuh lagi pada lubang penderitaan yang sama.Masih banyak laki-laki baik diluar sana yang pantas memiliki kita.". Jawab Tania menjelaskan tentang sesuatu hal dalam suatu hubungan baik suami istri ataupun pacaran.
"apakah kau pernah memiliki hubungan yang menyakitkan dari ketiga hal sehingga kau berkata begitu Tania?". Tanya Danny.
"hm…tidak. Aku tidak pernah mengalaminya sama sekali dan kesalahan terbesar laki-laki, kurasa lebih dari 3P deh, nanti saja aku pikirkan dan sementara fokus kepada 3P".
Ucap Tania ketika ia menyadari ada yang kurang.
aha! aku tahu sekarang. Dasar kakak... Pikir Cio yang telah mengetahui kebenarannya tersebut.