The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 3 : Save A Life. It's Right Choice?



Twins Bell cafe, dari luar memang biasa. Hanya gedung dengan kanopi biru melingkupi pintu masuk dan nama juga logo Cafe yang berwarna emas di depan pintu.


Begitu masuk ke dalamnya, terdapat nuansa modern hitam putih.


Di dalam cafe itu, terdapat meja cafe bar minimalis dari marmer hitam dengan lima kursi bar hitam berbentuk bundar tanpa sandaran, meja cafe bergaya vintage putih berbentuk persegi dan kursi cafe putih dengan jok silver.


lantai kayu mahoni berwarna hitam dan dingin putih bermotif bata dengan dinding kaca berukuran besar di sisi kiri.


bunga-bunga mawar biru segar yang ditanam Keira menghiasi meja-meja di vas becorak pohon willow.


Sebuah papan menu warna hitam dengan tulisan putih bertuliskan nama-nama menu terpajang di dinding bersama lukisan pemandangan hutan di gunung, kawanan serigala juga sebuah foto Dion bersama Keira,Tania dan Silvana dengan latar belakang pegunungan.


Mereka berempat Bekerja di cafe seperti biasanya sesuai jam buka cafe yaitu jam Delapan pagi sampai jam 6 sore. Hanya buka dari hari Senin sampai Jumat tapi dari jam 7 sampai jam 8:30 malam menjadi jam werewolf bagian Utara atau penjuru mata angin untuk berkumpul dan di hari Sabtu buka jam 9 pagi sampai 12 malam khusus untuk werewolf karena Keira ingin bangsanya baik di wilayahnya atau di wilayah lain dapat menghabiskan waktu libur giliran untuk bersantai dan rileks sebagai bentuk penghargaan untuk bangsanya yang berjaga untuk wilayah werewolf.


Dion tidak masalah dan senang bisa membuat makanan enak dan bergizi bagi bangsa yang menjadi bagian dari keluarganya karena dari kecil telah hidup di tengah-tengah bangsa werewolf.


kecuali saat bulan purnama, dia memilih libur karena dia tidak lupa peraturan yang harus dia pegang bahwa dia adalah manusia dan tidak semua Werewolf dapat mengontrol dirinya. setidaknya Silvana dapat menggantikannya saat itu terjadi dan dia sudah melatih Silvana dalam memasak sehingga tidak masalah dan buatan silvanna cukup enak dan dia berencana akan mengubah cafenya menjadi restoran Suatu Hari Nanti dan akan mempekerjakan beberapa pegawai untuk membantu Keira Tania dan silvanna setelah pendidikannya di homeschooling selesai dan sekarang mereka berempat baru keluar dari ruang ganti.


Dion dengan pakaian chef-nya dan ketika gadis dengan seragam pelayan yang terdiri dari blus biru langit dan celana jeans hitam dan sepatu kets putih dalam waktu lima belas menit setelah buka, tempat itu menjadi ramai dengan para pelanggan yang ingin makan di twinsbell sehingga tiga jam berlalu dan orang masih ramai ingin makan.


"tiga lemonte tea, satu teh rasberi, dan satu teh chamemoile dingin untuk meja no lima".


tania menyerahkan kertas yang berisi orderan minuman dari sebuah meja kepada keira.


keira menerima pesanan itu dan segera membuatnya. selain makanan buatan Dion, minuman teh yang dibuat keira terkenal enak dan menyegarkan. hal itu berkat dia yang memiliki bahan berkualitas baik hasil perkebunan yang dia tanam di rumah kaca miliknya dan juga dari hutan sehingga dia dapat membuat teh yang alami dan berkualitas.


"wow nona, teh buatanmu memang enak sehat dan menyegarkan". puji seorang pelanggan yang memesan teh jasmine buatan Keira dan mencicipinya buatan keira dan mencicipi nya dan minta dipanggil kan kayak atas buatannya itu.


"Terima kasih Tuan".


"apa rahasianya?".


"hanya berasal dari tanaman yang saya tanam seperti bunga Jasmine ini, tuan".


Keira berbalik menuju ke bagian bar saat itu Silvana menghampirinya.


"Keira".


"ada apa?".


"kita mendapat pesanan di SMA Fallen hari ini tapi delivery kita masih pergi mengantar pesanan yang lain".


"aku saja yang mengantar. Tania bisa menggantikanku".


"wah, baiklah.seorang siswa memesan satu burger keju, satu kentang goreng barbeque pedas,dan satu jus jeruk dan Dion sebentar lagi siap menyelesaikan pesanannya".


"bagus tapi, apa menurutmu tidak aneh, Silvana?".


"aneh bagaimana?"


"sekolah itu adalah sekolah elite di mana semua anak kaya sekolah di sana dan makanan di yang di kantin mereka merupakan makanan bintang lima yang dibuat oleh para koki bintang lima".


"Mungkin dia pernah makan di sini dan merasa buatan Dion lebih enak daripada buatan koki sana".


"mungkin saja".


tidak lama kemudian Keira menerima makanan yang telah dibungkus itu dan mengambil jaket kulit juga kunci sepeda motornya dan pergi.


Sementara itu.....


seorang siswa berjalan berhati-hati agar tidak dilihat orang lain. segera dia memutar kunci di lemari loker berharap tidak ada sesuatu di dalamnya tetapi tidak. sebuah kartu hitam berlambang tengkorak dengan tulisan sebuah kartu hitam berlambang tengkorak dengan tulisan "you death" terpampang di dalam loker nya.


"wah wah wah! sepertinya ada dapat death card nih".


siswa itu terkejut dan berbalik badan. tiga orang siswa lainnya berada tepat di belakangnya.


sekarang ini...


Keira berhenti tepat di gerbang sekolah SMA Fallen.


"permisi, aku dari twins Bell mengantar pesanan untuk seorang murid Disini". kata Keira ke pos keamanan sekolah untuk membiarkannya masuk. setelah pintu gerbang utama terbuka, Keira mengendarai sepeda motornya ke dalam dan dia dapat melihat betapa luasnya halaman sekolah itu.


wah, tempat ini terlalu bagus dan mewah untuk sebuah sekolah. dulu Kalau tidak salah *****aku pernah mendengar papa akan***** *****mensekolahkan aku di playground asrama***** *****Fallen sebelum aku pergi meninggalkan***** *****mereka. Kevin juga disekolahkan di Fallen***** *****school . aku rasa dia sudah masuk di***** *****Universitas Fallen. dari 5 jurusan yang***** *****disediakan Fallen apa yang dipilihnya*****?


pikir Keira. sudah 11 tahun dia tidak melihat mereka Semenjak dia pergi dari rumah dan memikirkan kehidupan keluarganya Setelah dia pergi meninggalkan mereka.


Bagaimana keadaan mereka sekarang? apa ****yang kau pikirkan Keira****!? *****lupakan Keira. bukankah kau sudah melupakan mereka? ayahmu, Ibumu dan saudaramu bukan lagi bagian dari kehidupanmu sekarang ikatanmu dengan mereka sudah terputus saat kau berubah menjadi bagian werewolf dan pasti mereka Sudah melupakanmu. lupakan Keira. jika mereka mencintaimu pasti ada kenangan yang indah untukmu waktu masih kecil******...


Keira berkecamuk dalam dirinya .sebagian besar dirinya meminta dia berhenti memikirkan keluarganya dahulu dan dia memutuskan untuk berhenti memikirkan keluarganya dahulu Seperti Dia memutuskan ikatan dengan keluarganya karena hal itu bukan hal yang penting lagi bagi Keira, melainkan hal penting bagi Keira adalah tanggung jawabnya sebagai penguasa Wilayah utara, sahabat dan keluarganya sekarang ini. dia sudah bahagia dengan keluarganya sekarang ini walaupun dia tidak mengakui di hati kecilnya dia merindukan keluarga lamanya. keira memikirkan sepeda motornya dipakiran sepeda motor yang tertera di bacaan khusus sepeda motor yang terletak di timur gedung sekolah.


"wow,aku yang salah pakai atau murid -murid di sini tidak menggunakan sepeda motor?". keira menyadari lapangan parkiran untuk sepeda motor seluas lapangan sepak bola tapi hanya dua sepeda motor termasuk dirinya yang terpakir di halaman luas itu


"sebaiknya aku mengantar pesanan ini ke siswa bernama John read".


Sementara itu...


siswa itu berlari dan berlari dengan wajah yang babak belur dan memar.ia berlari menuju ke sebuah tangga dengan kekuatannya yang tersisa setelah mereka menghajarnya.


"Jangan lari kau!"


Ketiga murid lainnya mengejarnya seolah merekalah pelaku di balik tubuh yang memar dan berdarah itu seakan mereka belum puas untuk menghajar nya.


"jhon read,jhon read di mana dia ya?".


Keira sibuk mencari orang yang dicari dengan melihat beberapa bed nama yang melekat di jas sekolah siswa yang melewatinya. dia juga melihat beberapa siswi yang melewatinya dan tidak habis pikir dengan di antara para siswi itu.


ck ck ck... aku tidak habis pikir dengan sekolah ini. sepatu bertumit? high heels 3 senti? Tidakkah sekolah ini menerapkan para siswi tidak memakai make up dan sepatu tumit? Yang benar saja sekolah ini. memang aku tidak menempuh pendidikan secara formal tetapi aku tahu setiap sekolah menerapkan peraturan melarang para siswi memakai make up dan sepatu tumit tinggi di sekolah. sekolah ini benar-benar bodoh!


gumam Keira dalam hati. dia akan melangkah menuju tempat lain namun dia menghentikan langkahnya karena mengendus sesuatu.


darah..... aku mencium ada darah manusia dan arahnya ke...


"hei, Jhon read ada diatas atap.ayo kita kesana !"seru seorang siswa. mendengar katanya Mereka yang mendengar langsung pergi untuk melihatnya. ada yang ke atas bahkan ada yang melihat diluar.


"Jhon read? bukankah aku sedang mencarinya?".


Di Atap.....


Siswa yang belumurah darah itu berdiri di pinggir gedung. dia dapat melihat ke bawah ah bahwa murid-murid melihatnya dengan ponsel-ponsel mereka tertuju kepadanya seakan dia adalah tontonan yang layak Untuk Dikenang.dibelakangnya, dia dapat melihat orang yang memukulnya, beberapa murid lain juga melihatnya seakan ingin melihat apakah dia punya nyali untuk melompat atau tidak. dia tertawa. menertawai nasibnya begitu buruk di sekolah SMA Fallen dan tidak bisa lari.


"ini sungguh hebat sekali bukan. kalian datang ingin menyaksikan aku melompat? Baiklah. aku akan melompat dengan keyakinan sekolah ini mendapatkan reputasi buruk berkat orang sialan yang menyebabkan semua ini!".


dia mulai melangkahkan kaki kirinya dan melompat turun namun di belakang mereka Keira melihat semua itu.dia melempar pesanan yang dia bawa tidak peduli Apakah makanan itu akan jatuh berantakan atau ada yang terkena tumpahan makanan dan berlari dengan cepat ia berhasil meraihnya sebelumnya jatuh menuju ke bawah. semua terkejut, tidak ada yang melihat Kapan dan bagaimana Keira bisa datang dan berhasil menyelamatkannya.


siswa itupun mengendahkan kepalanya ke atas untuk melihat Siapa yang mencegahnya jatuh dengan meraih kerah dan tangannya. dia dapat melihat seorang perempuan berambut hitam panjang bergelombang yang menyelamatkannya. perempuan itu menariknya dan berhasil menolongnya.


"bertahanlah.apa yang terjadi padamu? mengapa kau ingin mati? hidupmu begitu baik di sekolah terbaik di altair tapi kenapa kau ingin..."


"... pernahkah kau mendengar tentang trinity?"


"Trinity?"


"Mereka orang yang berkuasa terutama pemimpinnya. jika kau membuat masalah padanya, maka sekolah ini akan menjadi neraka. mereka akan membuat orang lain seperti aku sekarang. Siapa namamu?"


"Keira.Keira Retizen Aku dari Twinsbell mengantar pesananmu tapi aku terlanjur melempar pesananmu untuk menyelamatkanmu".


"Twins Bell.. sayang sekali aku tidak merasakan makanannya tetapi terima kasih karena kau orang pertama yang menyelamatkanku...Aku akan mengingatmu, Keira...".Ucapnya sebelum kesadaran nya menghilang .


"bertahanlah..."