The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 47 : The Strange Talk of The Girl



"Alex...? Alex...!? ALEEEX!!!".


"ah! ya?".


"kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku?".


"Ah....itu... kenapa kau ingin tahu!? ah! mungkinkah kau ingin kita -".


BLEETAAK!


Alex meringis menahan sakit di atas kepalanya saat Keira memukulnya dengan tongkat sedangkan Keira benar-benar merasa sebal dengan ucapan Alex yang mengira ia ingin melakukannya.


"Maksudku, bukan itu bodoh!".


Cih! dasar Keira. Terkadang ia suka banget memukulku. Aku kira dia ingin melakukan itu, Tapi Melihat wajahnya memerah membuatku suka😍. Pikir Alex saat melihat wajah Keira itu.


Cih! dasar Alex. Kukira dia laki-laki yang berwibawa tapi ternyata dia tidak lebih dari laki-laki mesum. Aku bertanya bukan berarti aku mau melakukannya. Mungkinkah saat kejadian di gua Mambayo membuatnya menjadi... AAAAAAAHHHHHH . Pikir Keira sembari beteriak dalam pikirannya saat ia teringat akan kejadian Tiga hari yang lalu saat Alex melihat dirinya setengah telanjang sehingga Alex benar-benar melihat bukit kembar miliknya tanpa penyangga.


Apalagi saat melihat wajah Alex yang memerah membuatnya yakin bahwa Alex pasti berpikiran mesum.


Huweee...😭 seharusnya aku tidak pernah bertanya kepadanya cara membuat bayi. Aku lupa dia ini laki-laki. 👨🏻 bagaimana bisa aku bertanya kepada laki-laki!! ini semua gara-gara Tania.


"Kei-".


"apa!?".


"ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu". Dengan nada serius, Alex mulai bertanya sesuatu kepadanya.


"kau ingin bertanya apa padaku?". Tanya Keira yang sedang bersikap acuh tak acuh dengan Alex. Sementara itu Alex menekan sebuah tombol di dalam lift itu sehingga lift itu mendadak berhenti di lantai Lima ini.


Eh!? kenapa dia menghentikan lift ini?


"waktu hari pertama kali kita tidur bareng di kamar ini aku mengira ini hanya kebetulan saja, namun setelah tiga hari ini membuatku ragu bahwa ini bukanlah kebetulan".


" sebenarnya maksudmu a-". Keira terkejut saat Alex merogoh sesuatu dari saku celananya yang ternyata ditunjukkannya adalah beberapa helai bulu berwarna putih.


astaga! ini bulu serigala ku. aku lupa selama 3 hari ini aku tidak ada keluar dari kamar hotel di malam bulan purnama sehingga beberapa buluku rontok di tempat tidur karenanya. Apa yang harus aku katakan padanya ?".


"selama tiga hari ini aku menemukan bulu-bulu ini disisi kau tidur. sebenarnya ini bulu hewan apa?".


"ng...ah! aku tidak tahu. Mungkin saja ada bagian ditempatku tidur ada bagian yang sobek sehingga bulu-bulu itu keluar begitu saja"💦


ah... alasan apa yang barusan aku katakan ini?. Masa bodoh ah! aku harap dia akan percaya.


Alex berpikir sejenak. Ia tahu bahwa bulu hewan yang ditemukannya Sangat tidak cocok jika digunakan sebagai isi bantal atau Bed covers namun ia sendiri juga tidak tahu. Bulu yang ditemukannya Sangat misteri baginya.


"Alex... kau tidak percaya,yah?". Ucap Keira dengan nada yang sedih.


Saat melihat tatapan matanya yang sedih, membuat Alex tidak tega. Ia berfikir mungkin saja benar.


"tentu saja aku percaya padamu, Keira".Kata Alex sembari menekan tombol yang ditekannya sebelumnya hingga lift kembali jalan.


Saat pintu terbuka, Keira dan Alex melihat Tania, Danny, Cio dan Dion. Tetapi mata Keira tertuju pada sekeranjang strasberry segar dan besar yang dipegang oleh Dion.


"waaah, strasberry!". Seru Keira dengan mata berbinar - binar. Ia segera menghampiri saudaranya itu saat ia membawakan buah kesukaannya itu. Dan sekali lagi Alex tahu sesuatu yang disukai Keira.



"wah, kau pergi ke ladang strasberry,yah?".


"iya nih. Aku dan Danny pergi memetik strasberry ini".


"aku tidak menyangka bahwa buah ini namanya strasberry. Aku sempat mengira buah ini adalah stroberi". Kata Danny.


"tentu saja. Ststrasberry adalah buah persilangan antara Stoberi dengan raspberry.


di pulau ini, Strasberry dibudidayakan karena rasa dan tampilannya yang unik. Kalian tahu bahwa strasberry juga tumbuh dengan cita rasa istimewa, buahnya jauh lebih halus dibandingkan strawberry pada umumnya. Hasil dari satu tanaman strasberry yaitu antara 100-150 gram selama masa panen". Tania menjelaskan tentang buah yang mirip dengan stroberi itu sehingga membuat Danny dan Alex dibuat takjub dengan penjelasannya.


Terkadang Tania memang pintar menjelaskan walaupun terkadang dia ini sengklek bener deh. Pikir Keira.


Terkadang aku senang melihat kepintaran Saudariku ini namun terkadang dia menjadi bodoh sendiri. Pikir Cio sembari memperhatikan Tania dengan wajah yang datar.


"nah. selain itu, strasberry dapat dipanen dibulan mei dan Juni. Jika menanam Strasberry, Pastikan strasberry ditanam di dekat stroberi merah biasa agar mudah diserbuki. Mengapa? karena strasberry adalah tanaman betina dan membutuhkan tanaman stroberi lain untuk penyerbukan silang sehingga lebah dapat memindahkan serbuk sari dari tanaman stroberi ke tanaman strasberry. Dengan cara ini tanaman strasberry akan mengembangkan strasberry yang enak".


PLOK PLOK PLOK


kelima orang itu bertepuk tangan atas penjelasannya sehingga Tania berbangga diri.


Hehe... dengan begini, aku terlihat pintar'kan?.


pikiran Keira : Sebenarnya aku dan Dion juga Cio juga tahu tetapi tepuk tangan saja deh. Dari pada dia ngambek.


pikiran Dion : aku sudah lama tahu tapi kenapa dia jelaskan lagi? sudahlah. Tepuk tangan saja deh.


Pikiran Cio : Ini ke enam belas kalinya kau mengatakan tentang Strasberry, kakak. Aku bosan dan lagian, siapa sih pemicunya yang membuatnya mengatakannya lagi💢 Lagipula, orang-orang di pulau ini termasuk kami sudah tahu kok.


Pikiran Alex : ... Mengapa aku ikut-ikutan tepuk tangan segala?. Bagiku biasa-biasa saja.


Pikiran Danny : Woaahh... aku baru tahu tentang ini. Keren 👍


Yah..... Setidaknya Tania tidak terlalu terhianati'kan?.


Tidak lama kemudian...


Keenam orang itu tidak terasa berada di dalam perjalanan ke pantai dengan mengendarai mobil pickup bak terbuka. Bagi Alex yang berada di belakang bersama Keira dan Dion juga Danny yang berada di depan bersama Tania dan Cio yang sedang menyetir, ini pertama kalinya mereka naik mobil pick up yang biasa digunakan untuk membawa hasil perkebunan ke hotel. Sebuah pengalaman baru bagi kedua orang Trinity itu apalagi Alex sangat menikmati hembusan angin yang berhembus ke wajahnya Sambil menikmati segarnya Strasberry bersama Keira dan Dion.


Saat melihat Alex menikmati rasanya duduk di belakang mobil bak terbuka membuat gadis itu tersenyum.


"apakah kau benar-benar menyukai Strasberry ini?". Tanya Alex ketika melihat Keira makan buah hasil persilangan stroberi dan raspberry itu dengan lahap.


"yup. Kami juga menanam buah ini di belakang rumah tapi aku khawatir tanaman Strasberry kami akan membusuk saat pulang nanti karena tidak dipetik".


"Jangan khawatir, Keira. Ketika pulang beberapa hari lagi, kita akan membawanya dari sini. Aku sudah memberitahu bibi".


"benarkah Dion? horeee!".


"hei, jangan dimakan semua dong. ingat yang lain"Gerutu Alex saat melihat Keira makan buah itu dengan lahapnya Seperti orang yang belum makan selama tiga hari.


Mungkin memang benar kata orang bahwa, kalo udah menyukai sebuah makanan, siapa yang mau berbagi?


"hmp. iya iya".


"oh iya, aku melihat sepanjang perjalanan dari hotel, aku melihat orang-orang dikendaraan mereka, apakah semua yang kulihat peranan ini adalah karyawan hotel?".


"tentu saja tidak. Tentu saja yang kau lihat adalah para penduduk pulau ini".


"huh!? bukankah dari cerita si nenek aneh itu mengatakan bahwa-".


"mereka itu adalah keturunan dari anak-anak yang diselamatkan oleh Arhen dan Nuria Lesham. Anak-anak yang orang tuanya telah dihabisi dan dikutuk si kembar enam memutuskan untuk kembali dan menjalankan hidup yang baru dan baik dimana mereka mengikuti jejak kedua orangtuanya si kembar enam yang rajin, giat, orang tua penyayang dan meninggalkan kebiasaan yang dilakukan oleh leluhur mereka yang dulu dimana tidak ada lagi pemujaan iblis dan pengorbanan".


Sementara itu...


"Danny, apakah kau tahu cara membuat bayi?".


Tanya Tania dengan polosnya.


Eh! Busyet!? kau sudah tidak waras kakak!? mengapa kau bertanya begituan kepadanya!!?.


Cio terkejut saat mendengar Tania bertanya tentang hal yang sensitif itu kepada seorang manusia yang juga laki-laki.


Mungkin terbilang tabu jika seorang gadis bertanya tata cara membuat bayi kepada seorang laki-laki. Sangat berbeda dengan anak perempuan berusia lima tahun bertanya hal itu kepada ayahnya Karena melihat perut ibunya yang gede dan siayah akan menggunakan imajinasi dalam model cerita.


Tapi ini berbeda...


" tentu saja aku tahu. Tapi kenapa kau bertanya begituan?". Tanya Danny dengan santai walaupun wajahnya menjadi merah.


Ooooi!!


"ah, begini... setelah aku membaca sebuah buku novel romansa kemarin, entah mengapa rasanya aku ingin memiliki seorang kekasih".Ucap Tania dengan wajah merah merona.


Huh? memang apa yang akan kau lakukan jika punya kekasih?.Pikir Cio.


"mungkin ini terbilang aneh tetapi... ingin sekali aku berjalan dan bergandengan tangan dengannya 😆".


"lalu?". Tanya Danny.


"lalu aku akan dilamar dan menikah diusia dua puluh satu... dan memiliki sepasang anak tetapi sebelum itu, aku ingin tahu bagaimana caranya....aaah😆". Tania menutup wajahnya yang memerah dengan kedua tangannya sembari menyembunyikan betapa malunya dia menceritakan itu sehingga dia tidak menyelesaikan kalimatnya.


Bagaimana dengan reaksi kedua laki-laki yang mendengarkan cerita keinginannya itu?


Danny tersenyum mendengarkan cerita Tania sedangkan Cio?


dia tidak bisa berkata apa-apa.


"baiklah. Aku akan memberitahumu bagaima-".


"Hei! Hei Hei!".