
"jadi… sejak kapan kau menyadari bahwa dia masih hidup?".
"…tidak lama setelah sibrengsek itu mengubahku tiga tahun yang lalu.… jujur aku tidak ingat kapan tepatnya. Mungkin Kurasa sebulan setelah kejadian itu. Aku pernah mendengar tentang wilayah Utara kalian yang memiliki seorang Alpha yang kuat dan merupakan putri dari raja dan ratu Werewolf.
Mereka menyebutnya dengan nama Keira. Saat itu aku mengira bahwa nama itu hanya kebetulan saja sampai saat aku memasuki wilayah Utara kalian secara diam-diam. Saat itu aku melihatnya…
Seorang gadis yang sedang bersama dengan kedua orangtuanya dan Kakaknya. Wajah itu… Mata itu… senyuman itu… aku tidak akan pernah bisa melupakan wajah adik kecilku sama sekali walaupun dia telah tumbuh besar dan tidak bersama denganku sebelas tahun yang lalu. ".
"setelah itu…?".
"…setelah melihatnya, aku mencari informasi tentangnya dari bagaimana bisa dia menjadi seorang Werewolf hingga akhirnya aku telah mengetahui tentang dirinya saat lahir.
Ayahku yang bodoh, dia telah menghabisi nyawa putri werewolf itu tanpa ia sadari sehingga sang raja mengutuk dirinya bahwa yang akan terlahir diperut ibuku bukanlah anak yang tercipta dari awal di dalam rahimnya melainkan anaknya sendiri…, anak sang raja.
Saat itu aku menyadari bahwa kami tidak lebih dari sekadar keluarga pengganti bahkan aku bisa melihat dari bahagianya ia melupakan keluarganya yang lain.
Tapi… dia tetaplah adikku walaupun Kenyataannya berbeda, walaupun jiwa adikku yang sebenarnya sudah lama tidak ada, tapi didalam nadinya juga mengalir kedua orang tuaku.
Walaupun dia adalah putri dari raja dan ratu Werewolf, dia jugalah putri dari tuan dan nyonya Black".
"tapi dia membencimu. dia bahkan membenci orang tuamu dan dia telah melupakan kalian selama bertahun-tahun.
Apa yang membuatmu berpikir bahwa dia akan menerimamu dan menyayangimu?.
Anak yang lebih disayang daripada anak yang lain pasti akan membuat keirian dan kebencian terhadap anak yang paling disayang itu.
Kau tahu apa yang paling ditakuti oleh setiap orang yang melangkah menuju ke masa depan? Masa lalu. Mengapa? Karena disaat orang sudah bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih baik, disaat itu masa lalu kembali hadir dengan membawa dan mengingatkan luka yang ditorehkan oleh orang yang ingin kita lupakan.
Jujur saja, aku merasa pangeran Leo sudah tepat tidak mempertemukan dan mengatakannya kepada Keira tentang siapa kau. Kau harus ingat bahwa kau adalah seorang vampire dan merupakan bagian dari keluarga Oerloom, kau pikir dia akan menerima bahwa kakaknya sekarang adalah saudara dari orang yang ingin dia habisi?". Ucapan Silvana membuat Keitha terdiam. Ia mencerna apa yang dikatakan oleh Silvana.
Sungguh hatinya sakit walaupun hatinya sudah tidak berdetak lagi karena kata-kata Silvana yang bersifat menusuk diantara kata-katanya yang lebih tajam daripada sebuah belati atau pasak.
Tapi, Keitha mengakui bahwa yang dikatakan oleh Silvana memang benar. Hubungan antara Keira dengannya tidaklah buruk tapi tidak baik saat masih menjadi manusia. Bahkan, saat ini ia berstatus sebagai salah satu anak dari keluarga Oerloom walaupun belum dipublikasikan di bangsa Vampire.
Ditambah lagi dengan jika Keira tahu bahwa dia diangkat menjadi anak Oleh Osmond Oerloom, tidaklah tidak mungkin Keira semakin membenci dirinya.
Dan Leo? dia pasti akan mempunyai kesempatan itu untuk membuat hubungannya dengan Keira semakin renggang. Sungguh, dia tidak tahu apakah dia bisa melawan adiknya suatu hari nanti karena darah yang mengalir dalam tubuh mereka saling bermusuhan dan benci.
"aku rasa pembicaraan kita sampai disini dulu. Aku harus pergi". Ucap Silvana bangkit dari tempat duduknya.
"Tunggu".Keitha mencoba menahan Silvana pergi karena dia Ingin mengatakan sesuatu.
"apa?". Tanya Silvana Secara malas.
"tidak masalah jika dia membenciku dan ingin aku pergi. Aku tidak masalah bahkan kalian tidak perlu khawatir aku mencoba untuk mengusik kebahagiaannya karena aku tidak akan pernah melakukan itu. Aku tidak akan mengusik kebahagiaan yang telah dia dapatkan selama ini.
Aku tidak akan tapi ingatlah, jika suatu hari nanti bangsa kita berperang, aku tidak akan melawannya tapi dia bisa melawanku bahkan membunuhku dan kalian tahu bahwa aku kuat jadi, untuk melindungi kaum kalian dariku, pastikan bahwa dialah yang akan melawanku karena rasa sayangku padanya membuatku tidak sanggup untuk melawan dirinya". Ucap Keitha lirih lalu beranjak pergi duluan meninggalkan Silvana yang berdiri memandang punggung laki-laki itu yang berjalan pergi dengan membawa kesedihannya setelah mengatakan kebenaran yang menjadi bebannya selama ini.
Maaf membuatmu menjadi sedih tapi bagaimanapun juga kau dan dia sudah di dunia yang berbeda. menjalani hidup dengan dunia dan jalan masing-masing.
Jika demi menjaga perasaan orang lain walaupun harus menyakiti perasaan orang lain hingga sampai mematakan hati orang lain, maka aku akan melakukannya.
Walaupun aku harus menjadi jahat untuk melindungi hati seseorang yang baik dari masa lalunya yang tidak bahagia. Ucap Silvana dalam batinnya.
Sementara itu…
"hee… hee… hoooh… hee… hee… hoooh… hee… hee… hoooh…".
"Kau yakin kau tidak apa-apa Tania?". Tanya Danny bernada khawatir dimana sambil mengemudi mobilnya ia melihat Tania yang terbaring di jok belakang dari kaca mobilnya.
Apalagi dari suara Tania yang mengedan seperti orang yang melahirkan membuat Danny khawatir dan bertanya-tanya karena ia tahu Tania tidak hamil tapi nada dan tingkahnya seperti orang yang mau melahirkan tapi masih dipembukaan ke lima.
"yah…aku tidak apa-apa…hoooh 😰. Bawa aku pulang cepat untuk melahirkan isi perutku… hoooh ini". Ucap Tania sambil melakukan proses tarik nafas dan mengendan ala ibu hamil.
apa maksudmu melahirkan kotoran gitu?💩. Pikir Danny.