The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 5 : Leo dan Elias



"bagaimana kau bisa tahu aku? padahal kau tidak menoleh".Kata seorang laki-laki yang tadi berubah menjadi serigala berubah menjadi manusia kembali.Dia berusia tiga tahun lebih tua darinya


Kali ini Keira menoleh ke belakang,ia tersenyum melihatnya.


"kau lupa dua hal.pertama penciumanku lebih peka walaupun kau menyembunyikannya.Kedua, bagaimana mungkin aku tidak mengenal aroma kakakku sendiri,Leo".


laki-laki itu tersenyum.sambil merapikan rambutnya yang acak-acakan,dia berjalan dan duduk di samping Keira.


"adikku tersayang,aku sangat rindu padamu".Ia mengecup pipinya yang halus dan lembut itu.Keira hanya tersenyum tipis.


"apa yang membuatmu kemari?".


"tentu saja aku rindu padamu.tidakkah kau rindu padaku?".


"tentu saja aku rindu padamu.aku rindu kau selalu membelai kepalaku saat aku tidur di pangkuanmu.tapi aku juga tahu pasti ada yang lain selain rindu padaku".


"benarkah?".


Keira menatap mata Leo untuk mencari yang diharapkan.sebuah kejujuran dan Leo tahu Dia tidak bisa berbohong kepada Keira.


"Kau benar.Ada maksud lain dari kedatanganku".


"sudah kuduga.Dion pasti bercerita padamu".


"tepat.Menurutku, sebaiknya kau terima tawaran mereka".


"mengapa?aku tidak bisa untuk bersekolah di tempat itu".


"kenapa tidak? apakah karena ada manusia yang menyebabkan semua itu 7 hari yang lalu itu?".


keira menggelengkan kepalanya mendengarnya.


"karena itu tempat manusia, tempat itu di kota dan aku tidak tahu apakah aku bisa beradaptasi di sana mengingat mereka semua adalah manusia biasa sih sedangkan aku...".


"kau takut beradaptasi? takut apakah kau bisa menjalaninya?".


"mungkin memang benar dengan dua masalah yang kau sebutkan itu. kita bukan manusia biasa seperti mereka".


"tetapi kau layak untuk mencobanya, mungkin terlihat canggung tetapi semua itu akan menjadi hal biasa bagimu. kau mungkin bisa cara mendapatkan teman atau...".


"atau apa?"


mendapatkan cinta baru di sana...


ucap Leo dalam hati karena Keira belum siap untuk mendengarkannya.


"mendapatkan sahabat baru di sana".


"kurasa itu tidak mungkin..."


"Mengapa tidak mungkin?".


"sifat manusia itu bersifat misteri bagiku kakak... selama aku bekerja membantu Dion aku melihat segala sifat mereka dan kau tahu kemampuanku dapat membaca pikiran mereka kita tidak akan tahu diantara sifat-sifat itu membantu kita atau menyakiti kita dan itu membuatku takut". Leo terdiam mendengar ucapan Keira, tidak ada yang melanjutkan pembicaraan itu. suasana begitu Hening di antara mereka hingga kemudian Leo pun mulai tertawa.


"apa yang kakak tertawakan?"


"oh maaf saudariku. Kau terlalu dalam memikirkan semua itu hingga aku tidak menyadari bahwa adik kecilku ini sudah tumbuh besar padahal terasa kemarin kau berusia 5 tahun, begitu polos dan tidak mengenal dunia kedewasaan seperti itu".


"tapi kau tidak berubah. tetap memperlakukan ku seperti anak kecil"Keira menggerutu mendengarnya.ia mencubit pipi kakak laki-lakinya itu.


"maaf maaf. tetapi tetapi tidakkah kau ingin merasakan kan bagaimana melangkahkan kakimu di jalanan sekolah, bagaimana rasanya memakai seragam sekolah, bagaimana aroma buku pelajaran, bagaimana suara ujung spidol menulis di papan tulis putih, bagaimana pandanganya melihat suasana kelas dan orang-orang yang berada satu sekolah?".


Keira terdiam mendengar penjelasan Leo. Jujur Saja, saat pertama kali dia menginjakkan kakinya di sekolah SMA Fallen, ingin sekali dapat merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang siswa walaupun hanya merasakannya satu setengah tahun saja karena jika dia disetarakan dengan pendidikan formal ,sudah pasti dia kelas 2 SMA.


"tapi hanya tersisa satu setengah tahun bagiku".


"tidak masalah walaupun hanya satu setengah tahun yang penting kau dapat merasakan bagaimana menjadi seorang siswa".


"... aku akan memikirkannya".


"pikirkanlah baik-baik. Aku harap keputusanmu benar".


 


malamnya, Keira merebahkan dirinya di atas tempat tidurnya. memandangi langit-langit Kamar yang dihiasi dengan *glow dark* berbentuk Bintang yang seakan dia melihat langit penuh bintang. kata\-kata Leo terus berputar di otaknya Apakah dia harus menerima tawaran dari Fallen Group atau tidak.


 


apa yang harus aku lakukan kan...? Elias... menurutmu apakah aku harus menerima tawaran itu...?


seperti hati dan pikiran yang berbeda pendapat, seperti Sisi manusianya dan Sisi serigalanya yang juga memiliki beda pendapat. disisi serigalanya ,dia ingin bebas berlari, melompati pepohonan atau tempat yang tinggi, menolong tanpa merasa takut, tidak terikat pada peraturan manusia. sedangkan di sisi manusianya ia ingin bersekolah di tempat yang sama dengan manusia, sekolah manapun karena lelah terus hidup di dalam hutan tanpa merasakan sosialisasi langsung dengan manusia. Walaupun ada Dion dan dapat melihat beberapa manusia di dalam Cafe tetap saja Rasanya ada yang kurang. Dia ingin kembali rasanya berbaur di antara mereka. hati dan pikirannya berbeda pendapat dan juga beda berpihak seakan hati mendukung Sisi manusianya sedangkan pikiran mendukung Sisi serigalanya pertanyaannya adalah, mana yang harus dia dengarkan?. Keira menutup matanya malam itu dengan harapan menemukan jawaban dan tanpa terasa dia bermimpi seakan dia kembali kemasa itu dan melihat orang yang dirindukan.


Lima tahun yang lalu...


"bagaimana rasanya?"


"yummy!! Sandwich ini enak sekali Elias.Apa namanya tadi??". tanya Keira sambil melahap sandwich daging yang dibuat untuk Keira dalam acara piknik mereka di pinggir danau.


"sandwich ala Rhyes. Isinya terdiri dari daging kalkun, ayam dan sapi.ku gabung menjadi satu dengan bawang putih panggang dan kubungkus dengan telur dadar kemudian..."


"kau memasukkan selada dan tomat juga? kau tahu aku benci sayuran".gerutu Keira yang menyadari ada sesuatu yang lain di sandwichnya dan itu adalah selada juga tomat.Sedangkan Elias hanya tersenyum geli melihat Wajahnya yang cemberut membuat pipinya menjadi chubby.


"kau baru mengetahuinya setelah kau memakan lima sandwich???".


"habis, sandwich buatanmu sangat enak ".


"enak atau kau sangat lapar setelah kita berlarian disekitar sini ?". Tanya Elias sambil menggodanya. Keira mendengus kesal. dia mengambil selada dan tomat di dalam sandwich dan berniat membuangnya tetapi Elias mencegahnya.


"jangan dibuang.Kau harus memakannya walau tak suka".


"tidak mau.Aku tidak suka".


"walaupun tidak suka,kau harus memakannya.sayuran sangat baik untukmu, sayang.".


Ucap Elias dengan nada memohon.Keira menatap mata Elias bewarna halzenut, Saat Elias memohon sesuatu padanya,pasti tatapannya akan seperti seekor anak anjing.Dan dia tidak bisa menolak tatapannya itu.Keira tersenyum karenanya.


"baiklah.demi dirimu akan aku makan".


"aku kira, serigala itu tipe Karnivora". kata Keira setelah menghabiskan sandwich-nya.


"memang benar tetapi kita adalah werewolf, kita menjadi tipe omnivora. dan aku ingin orang yang kusayangi ini tumbuh besar dan sehat karena dia sangat dibutuhkan bagi bangsanya di wilayah ini sebagai Alfa mereka".


"tapi aku juga butuh dirimu, Elias.Lagipula, aku masih berusia 12 tahun. Apakah aku akan kuat melawan para vampir yang melewati wilayah ini sebagai Alpha?".


Keira tampak ragu dalam dirinya. Elias dapat melihat keraguan itu. dia mengelus pipi keira


"Jangan meragukan dirimu sendiri, Keira.Kau sangat penting dan berarti bagi wilayah ini.Kau sangat berarti bagiku.Bahkan, lebih berarti dari apapun. Aku tahu kau sangat kuat".


Keira menatap wajah Elias, Laki-laki berusia lima belas tahun yang selalu tersenyum dan memberi semangat untuknya, selalu ada untuknya dan sangat berarti baginya.Laki-laki yang pernah menyatakan cinta padanya saat dirinya baru berusia 10 tahun dan rela meninggalkan tempat tinggalnya di wilayah Selatan hanya untuk menjaganya. dan dia sangat menyayangi Elias dan Dia sangat berarti baginya lebih dari apapun dan takut jika sesuatu terjadi pada Elias yang akan memisahkannya darinya untuk selamanya.Apa dia bisa bertahan tanpanya?.


"Kau sangat berarti bagiku Elias, lebih berarti dari apapun. aku rela mengorbankan nyawa ku untukmu".


"Jangan Keira, jangan korbankan nyawamu untukku. aku tidak mau kehilangan dirimu". ucapnya sambil mengecup dahinya.


aku tidak mau kehilangan dirimu juga Elias...


mereka terdiam.Merasakan sesuatu. Indra pencium mereka mengendus sesuatu dan sudah menduga Siapa yang memperhatikan mereka.


"keluarlah Tania,Cio. aku tahu kalian ada disini".


Elias menatap tajam kearah semak-semak yang tidak jauh dari mereka. dan pastinya Elias kesal karena pikniknya terganggu.mungkin bisa dibilang kencan?.


Tania adik perempuan Cio adik laki-lakinya Elias keluar dari semak-semak. mereka dapat melihat wajah Elias Yang kesal karena kencannya dengan cairan terganggu oleh oleh sepasang saudara kembar Rhyes.


"lihat Tania. apa Kau melihatnya juga?". tanya


Cio yang menggoda Elias yang berdiri di hadapan mereka.sedangkan Keira melihat jauh.


"kau berkencan hanya memberikan ciuman di dahi? seharusnya kau bisa lebih baik dari itu".Ucap Tania merasa kakaknya payah.


hei hei... mereka ini umurnya berapa sih? dua belas tahun kok mengguruiku berkencan? selain itu...


Elias melirikkan matanya ke belakang melalui .terlihat Keira masih duduk di bawah pohon sambil menatap mereka dengan penasaran.pipi Elias berubah menjadi merah merona lalu pandanganya beralih ke sikembar.


"Kalian gila, kalian anak-anak tapi sudah punya pemikiran seperti itu".


"Ayolah kakakku tersayang, zaman sudah berubah. bila anak-anak sudah dapat bermain gadget sudah pasti mereka punya pemikiran seperti ini kan? "


"benar apa yang dikatakan Cio. yang penting jangan lebih,kau harus menunggu".


jujur saja... kalian melihat mendengarnya dari mana sih sampai kalian berkata begitu???


"oh! Keira berjalan kemari".kata Cio.Elias segera berbalik dan benar,Keira berjalan menuju ke arah mereka karena dia penasaran.


sebenarnya mereka sedang berbicara apa sih?.


gumam Keira. sedangkan si kembar melihat Keira menuju ke arah Mereka memberi mereka kesempatan untuk menggoda Elias.Mereka mulai bernyanyi karangan mereka sendiri dengan suara keras agar Keira dapat mendengarnya.


"Elias dan Keira duduk di pohon... berciuman, berciuman... Elias dan Keira duduk di pohon.. ber...ci..Uman...💏".


dasar adik-adik sialan... Bagaimana jika Keira mendengarnya..!!!?😨.


dia kembali menatap kedua adiknya itu. wajahnya kali ini berubah menjadi merah. kedua adiknya dapat melihat dia kesal dan pastinya marah. seharusnya mereka tahu jangan mengusik iblis yang sedang tidur Saat Kakak mereka marah pastinya mirip seperti iblis.


"kalian benar-benar ---".


"LARIII!!!"


"Jangan lari kalian!!"Elias segera melesat mengejar Tania dan Cio meninggalkan sendirian dengan keadaan bengong.


Mereka kenapa...?


5 Menit Kemudian...


"Jaga mereka sementara di kurungan ini sampai aku kembali".


"Baik Panglima".


"dasar Kakak menyebalkan. tunggu sampai Mama dan Papa tahu hal ini". Ancam Tania.


"ya. bebaskan kami atau kami akan memberitahu papa dan mama". Cio juga mengancam. Mereka berdua berharap agar Elias membebaskan mereka dari kurungan setelah dia berhasil menangkap mereka.


"Benarkah?". Tanya Elias sambil melipat kedua tangannya di dada dan tersenyum mengejek.


"kalian lupa mama dan papa pergi selama 5 hari?".


cih!kami lupa


"niatnya aku akan membebaskan kalian setelah aku selesai berkencan dengan Keira tapi karena kalian nakal dan mengancam akan melaporkanku maka aku akan biarkan kalian disini selama 3hari dan kalian hanya makan selembar selada saja.Bagaimana?''.


"Tidaaaaaak!! Jangan beri makan kami selada!!!". mereka berteriak.Bagaimana mungkin mereka akan bertahan makan sayuran selada selama 3 hari dan itu hanya selembar lagi.


(pikiran Cio): Wah, dia tega


(pikiran Tania): kita ini manusia serigala,bukan manusia kambing..!


Tania Dan Cio saling bertukar pandang. lalu mengangguk dan mengarahkan pandangan mereka ke Elias yang pastinya dia tahu apa yang akan mereka katakan.


"kami janji tidak akan nakal tapi jangan beri makan kami selada".


"baik.kalian akan aku bebaskan setelah aku selesai berkencan dengan Keira" .


he he he... memangnya siapa yang akan memberikan kalian makan selada? aku cuma pura-pura 😛 .pikir Elias sedangkan pikiran mereka...


He he he... tunggu balasan Kami kakak 😏😏.Kami akan membuatmu seperti kami dan memberimu makan hanya selembar tomat.


"hei,kukira kau sudah selesai berkencan dengan Keira?"Tanya Tania.


"Tentu saja belum kenapa?".


"kenapa kau masih disini bodoh?.Kau lupa siapa yang kau tinggalkan saat kau mengejar kami?".


"siapa...Ah!! Keira!!".