The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 172 :Chat & Call



...PING...


Putri Jelek :''Hai, Daddy menyebalkan. Apa kabar?".


^^^Daddy menyebalkan:" baik. Bagaimana kabarmu disana, putri jelekku sayang?".^^^


Putri Jelek :" hmp! baik💢💨. Seperti biasa, Daddy tetap menyebalkan. Selalu memanggilku putri jelek".


Lestat tersenyum geli saat dari chat putrinya tampak kesal karena dia masih memanggilnya dengan sebutan putri jelek. Padahal selama ini dia bercanda dan hanya ingin membuat Keira kesal saja.


^^^Daddy menyebalkan:" kamu juga selalu memanggil Daddy dengan sebutan Daddy menyebalkan😛. Kamu nakal".^^^


Putri Jelek :" Keira nakal karena menurun darimu, Daddy 😜. Ini salah Daddy sih karena menurunkan hal yang jelek-jelek pada putrimu yang manis ini sih😁".


Giliran Lestat yang kesal karena Keira menganggap bahwa hal yang jelek-jelek menurun Darinya padahal Lestat tahu bahwa ia menurunkan apa yang dimilikinya kepada Putrinya bagus-bagus padahal Keira hanya menggodanya saja.


Putri Jelek :" Oh ya, bagaimana kabar Mommy?".


^^^Daddy menyebalkan:" Baik. Seperti biasa dia juga merindukanmu selalu. Tapi saat ini mommy sedang tidak bersama dengan daddy^^^


^^^karena Daddy sedang melakukan sesuatu".^^^


Putri Jelek : " eh? melakukan apa?".🤔


^^^Daddy menyebalkan: "sedang membereskan sampah yang sangat menyusahkan. Sudah dulu ya, nanti kita bicara lagi".^^^


Putri Jelek : "??? ng ya. Daddy?".


^^^Daddy menyebalkan: "Ya?".^^^


Putri Jelek:" Keira sayang padamu Daddyku yang menyebalkan❤️(づ ̄ ³ ̄)づ".


^^^Daddy menyebalkan: "Daddy juga sayang padamu nak, putri jelekku⊂(・ω・*⊂)"'.^^^


Dan Daddy pastikan tidak akan ada yang bisa menyakitimu lagi,nak.Ucap Lestat dalam hatinya setelah chatting dengan Keira berakhir.


"ah… ini sungguh menyenangkan". Ucap Lestat sembari duduk santai diatas batang pohon yang tumbang sambil menyaksikan sebuah pasukan vampire yang telah tewas dan mulai menjadi abu.


Ia tersenyum jahat saat menyaksikan pemandangan itu bahkan darah biru dari Vampire -vampire yang dia bantai bersama dengan pasukannya terlihat muncrat dan berserakan dimana-mana sampai-sampai rerumputan kering dan batang-batang pohon ada yang terkena darah dari Vampire.


"bagaimana, apakah mereka semua sudah mati?".


"Sudah yang mulia. Prajurit yang dibawa keluarga Dasper telah dihabisi semuanya".Jawab salah satu pimpinan dari prajurit yang dibawa Lestat.


Yah… saat ini Lestat, beserta dengan beberapa prajuritnya yang dia bawa telah berhasil menghabisi satu pasukan keluarga Dasper yang saat itu sedang berjalan menuju kediaman keluarga Dasper dibawah naungan Aarav Dasper.


"bagus kalau begitu".Ucap Lestat lalu bola matanya yang berwarna Indigo seperti Keira menurun kebawah tepatnya di tanah dimana ia melihat Aarav yang terluka karena serangannya.


Ia tersenyum melihat satu-satunya vampire yang masih hidup dan saat ini yaitu Aarav Dasper telah terluka baik tubuh dan harga dirinya saat Lestat meletakkan kaki kirinya tepat di dadanya.


"Bodoh. Aku tidak sangka bahwa Kendrick bisa sebodoh itu sampai-sampai anaknya sendiri jatuh dalam perangkapku".


"jadi, semua ini jebakan?!".


"hm…yah. Kalian pikir aku tidak tahu bahwa kalian sedang memata-mataiku saat aku dan istriku datang ke rumah perdana menteriku?.


haha. Aku tahu bahwa kalian memata-mataiku untuk mengetahui kapan dan dimana aku akan menyerang setelah sibrengsek itu melukai Putriku. Kalian pikir aku, ayahnya, sang Raja Werewolf tidak membalas?.


Biar kuberitahu. Aku telah membalik permainannya sekarang. Aku membuat siasat palsu agar kalian lengah dan itu berhasil membuat ayahmu memintamu membawa pasukannya untuk menjaga ketat wilayah kalian tapi diperbatasan inilah, kalian berakhir ditanganku".


"cih, aku tidak menyangka bahwa seorang raja sepertimu bisa melakukan perbuatan curang seperti ini".Ucap Aarav dan tidak terima dengan cara Lestat menjebak mereka.


"curang? . Ini namanya salah satu dari strategi dalam perang bodoh. Lagipula, bukankah selama ini kalian selalu bertarung secara curang?.


Saudaramu telah bertarung secara curang dan licik kepada putriku. Tidak bisakah aku harus membalasnya?". Aarav sangat jengkel dan ingin secepatnya pergi tapi ia tahu sulit untuk lepas dari cengkraman Lestat karena ia sangat kuat. 350 prajurit yang dibawa telah dimusnahkan oleh Lestat yang hanya membawa 50 prajurit saja dan tiga ratus prajuritnya tewas di tangan Lestat seorang diri. Tidak mengherankan jika Lestat mendapat julukan Monster kesatria bulan karena cara tempurnya yang membabi buta dan tidak kenal ampun kepada musuhnya.


apalagi ia tahu bahwa putrinya sangat dilindungi sehingga jika ada yang menyakiti Keira maka baik Leo ataupun Lestat Lyora akan membalas perbuatan orang itu dan sial baginya adalah Emery telah menyerang Keira sehingga dialah yang terkena imbasnya.


"apa yang kau lakukan padaku sekarang?! bunuh aku tapi kau harus tahu bahwa kau akan mendapatkan akibat dari kejadian ini.


Jangan berpikir bahwa putrimu bisa aman dari kami karena keluargaku akan membalas dendam". Ancam Aarav.


"ya ya ya. Aku tahu konsekuensinya itu tapi kau harus ingat bahwa aku akan selalu ada untuknya dan kupastikan bahwa keluarga Dasper akan musnah ditanganku sehingga bangsa Vampire tidak bisa menganggap remeh bangsa Werewolf.


"AAAAAAAAAAAAAAA!!!".


Sementara itu…


Ting Tong Ting Tooong… Ting Tong Ting Tooong…


Jam pelajaran sekolah sudah usai. Bel berbunyi waktunya untuk pulang.


"ayo kita cepat pergi".Ucap Keira sambil menyalakan sepeda motornya.


"tapi bagaimana dengan Silvana dan Tania?". Tanya Dion.


"aku Sudah menghubungi Silva bahwa kita duluan ke Twins bells cafe dan mengenai Tania, Danny akan mengantarkannya kerumahnya dulu untuk menjernihkan otaknya".Ucap Keira dan langsung buru-buru pergi melaju dengan sepeda motornya dengan kecepatan tinggi.


Mengenai mengenai mengapa Keira buru-buru pergi pulang dari sekolah karena ada alasannya yaitu menghindari Alex sebisa mungkin.


Seharian ini ia kucing-kucingan dengan Alex yang sibuk mencarinya sedangkan ia bersembunyi. Untungnya ia memiliki Indra penciumanya yang tajam sehingga ia tahu bahwa Alex mendekat. Seperti, Saat ia sendiri di kelas, ia menyadari Alex berjalan menuju ke kelasnya lalu dengan cepat ia kabur melompat dari jendela dari kelasnya yang berada di lantai tiga, saat Alex mencari diruang musik Keira sembunyi di langit-langit bahkan saat melihat Keira di taman, Alex kehilangan jejaknya karena Keira langsung kabur dengan cepat naik ke pohon melompat ke pohon yang tinggi ketika Keira menyadari keberadaan Alex dan yang dilakukannya sampai jam istirahat berakhir sukses membuatnya berhasil tidak bertemu dengan Alex dan Alex menjadi kesal karena seharian ini ia tidak bertemu dengan Keira.


Bukan tanpa sebab jika Keira main kucing-kucingan dengan Alex. Ia melakukannya karena merasa malu dengan kejadian semalam apalagi ia menangis di pelukan Alex dan saat melihat Alex, wajahnya langsung memerah karena malam itu dan dimobil sehingga ia malu dan takut digoda oleh Alex apalagi saat hatinya langsung berdetak kencang karenanya.


Itulah sebabnya mengapa Noah sendirian di tempat mereka bertiga biasa makan dan hanya Silvana dan Dion yang makan siang di kantin sekolah.


Mengenai Tania dan Danny?


ho~oh, setelah kabur dari Danny yang selalu mengekorinya tanpa sebab dan rasa malu saat di perpustakaan, kini Tania berada di dalam toilet sekolah sambil mengipas-ngipas bagian sel@ngkngannya gara-gara lari, kerangnya yang bengkak menderita nyut-nyutan.


ah… hari ini aku sungguh sial😑


sudah kalah peringkat kelas dengan anak yang kerjaannya berpacaran melulu, diekori laki-laki itu, salah sangka diperpustakaan, dan sekarang kerangku tidak bisa berkompromi pula😫.


Mengapa hari ini rasanya terasa sial!!!?


U i u aa jeng jeng wala wala beng beng...


Ukh! siapa yang sedang menghubungiku Sekarang?. Tidak tahu apa bahwa waktunya tidak tepat. Apalagi nomornya tidak dikenal pula lagi. Tania merasa kesal saat ia mendapat panggilan masuk yang tidak dikenal di ponselnya.


U i u aa-


...PIP...


Tania: "Halo?! Siapa ini?💢". Tanya Tania secara ketus.


^^^???:"Ini aku. Ya ampun, ketus banget sih".^^^


Tania: "Danny!?. Mau apa sih menelepon kemari segala?!💢💨. Kau tidak tahu bahwa aku sedang sibuk.💨 Selain itu, darimana kau bisa mendapatkan nomor ponselku?".


^^^Danny: " darimana aku mendapat nomormu?. Oh, terima kasih untuk Dion karena dia telah memberikan nomormu kepadaku saat aku bertanya padanya tadi😁.Oh ya, kau ada dimana sekarang?".^^^


Dasar laki-laki pengkhianat. Batin Tania saat ia mengetahui bahwa Dion telah memberikan nomornya kepada Danny.


Tania:"Aku sudah pulang. Kau tahu'kan jam sekolah telah berakhir? Pulang sana".


Tania berbicara secara ketus tapi Danny malah tersenyum mendengarnya.


Danny:" Tania Rhyes, jangan berbohong. aku tahu pasti belum pulang'kan?".


eh? darimana dia ini tahu?. Pikir Tania.


Danny:". hm, dari diammu kau pasti ingin berkata darimana aku tahu kau tidak pulang ke rumah bukan?.


Oke, biar ku jelaskan. Kau sedang bepura-pura hilang ingatan bukan? nah semalam kau tidak ikut pulang agar kau bisa beristirahat di rumahku jadi kakak pulang sendirian ke rumahmu, tidakkah kedua orang tuamu curiga karena orang hilang ingatan pasti tidak akan ingat di mana dia tinggal terlebih lagi sedang tidak bersama teman-temanmu untuk mengantarmu bukan?.


ditambah lagi kau tidak membawa kendaraanmu kemari karena kau ikut bersamaku dari pagi dan aku yakin kau tidak akan mengambil resiko untuk pulang dengan lari cepat kilat ke rumahmu ataupun ke Twins bells karena… kau pasti tidak membuat milikmu semakin nyut-nyutan'kan?".


Danny menjelaskan panjang lebar kepada Tania sehingga dia yakin bahwa dia tidak akan bisa mematahkan pernyataannya karena perkataannya ada benarnya juga.


Tania:"…(ʘ言ʘ╬)".


Sianak mafia ini nyari mati ternyata(ノಠ益ಠ)ノ.


Pikir Tania