The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 74 : The Announcement



Jam pelajaran bahasa telah selesai. Murid-murid dari setiap kelas keluar karena jam istirahat telah dimulai. Sedangkan Keira masih memikirkan tentang dirinya yang menjadi berita utama karena Alex.


aku tidak menyangka bahwa Alex akan berkoar-koar bahwa kami berpacaran padahal kenyataannya adalah kami tidak memiliki title dalam hubungan kami namun aku tidak tahu hubungan apa yang kami punya jika ada yang bertanya?.


Mengingat hari-hari yang kami lalui dan bahaya yang kami alami...


Semenjak berita itu menyebar seperti virus, aku yang diacuhkan manusia-manusia sekolah ini mendadak baik padaku.


Padahal aku suka menyendiri tanpa mereka disekitarku.


yah... setidaknya aku sudah tidak dipandang sebelah mata oleh mereka tapi jangan harap aku mau berteman dengan mereka karena aku tahu pertemanan mereka sangat palsu.


Mereka tidak lebih dari anak-anak manusia remaja penjilat dan ada maunya saja.


"Kei, kau mau makan apa ?". Tanya Dion Sambil menggandeng tangannya karena hari ini mereka tidak membawa kotak bekal makan siang karena hari ini mereka mau menikmati makanan yang dibuat oleh koki bintang lima.


"aku mau ma-". Keira tidak menyelesaikan kalimatnya dan langsung berhenti berjalan saat ia mengendus sesuatu.


Eh... aroma tubuh ini...! dia mau kemari!.


"ada apa, Kei?".


"ah... kau duluan saja. beritahu kepada Tania dan Silvana bahwa aku ada urusan".


"Kei, tung- ah... dia terlanjur pergi".


Disaat Keira pergi menghilang entah kemana, di saat itu juga Dion Alex berjalan menuju ke arahnya bersama dengan Danny dan Noah.


pantas saja dia pergi, ternyata dia telah mencium keberadaan Alex yang mau kemari. semenjak berita itu dia pasti mencoba menghindari Alex sebisa mungkin. Ya ampun.


" hei, Kau mau ke mana?".


" aku? Aku mau pergi ke kantin".


" Mengapa kau sendiri? di mana saudarimu? Bukankah kalian satu kelas juga?". tanya Alex yang menyadari bahwa Keira tidak ada bersama Dion padahal sebenarnya dia tidak tahu bahwa Keira mencoba menghindarinya.


"Keira?oh Keira sedang pergi ke toilet". Dion mencoba memberi alasan yang masuk akal ada Alex padahal Keira sedang mengintip mereka.


"oh begitu...". Terdapat raut wajah Alex yang terlihat kecewa namun ia tidak menampakkannya sehingga ia melanjutkan langkahnya lagi bersama dengan Danny dan Noah.


Fiuh...


Setelah Ketiga Trinity itu pergi, Keira keluar dari persembunyiannya dan kembali ke Dion dan bernafas lega.


"Kenapa kau menghindarinya? kau kan bisa memintanya untuk mengklarifikasi berita bahwa kau dan Alex tidak pacaran".


"hei, kau tahu Alex itu bagaimana. Mana mau dia mengklarifikasi berita itu. Jika aku yang memberitahu semua orang, maka Alex akan membuat apa yang aku katakan adalah bohong. Lagipula...".


"lagipula apa?".


"…… lupakan saja. Ayo kita ke kantin. Kawananku yang sedang menunggu kita pasti sudah kelaparan".


"hm, ba- hei Keira. Ponselmu berdering tuh". Ucap Dion saat ia mendengar suara dering ponsel yang berasal dari ponsel Keira.


"malas ah. Pasti dari Alex".


"lihat saja dulu. Mungkin ada yang penting"


"hmrp!"Mau tidak mau Keira mengecek ponselnya karena ia mengira bahwa Alexlah yang menelepon namun dahinya langsung bekerut saat menyadari bahwa dugaannya salah.


"ada apa?. Kenapa dahimu berkerut begitu?".


"ini bukan Alex yang menghubungiku".


"lalu? siapa yang menghubungimu?".


"…entah? ini nomor yang pernah menghubungiku waktu kita di Lamiya. Halo? halo??". Keira menunggu sebuah suara yang akan mengatakan sesuatu namun seperti di Lamiya waktu itu, ia tidak mendengar suara apapun.


" hei brengsek! jawab aku sialan!". Umpat Keira karena ia merasa dirinya dikerjai oleh seseorang sehingga ia mematikan percakapannya dengan si penelepon yang tidak ia ketahui.


"Cih! sebaiknya aku mengganti saja nomor ponselku ini".


"hei, kau'kan bisa memblokir nomornya".


Mereka berdua akhirnya tiba di kantin juga dan Keira menghela nafas panjang karena melihat kerumunan murid-murid yang sedang membaca buletin sekolah.


Ia berjalan dengan malas menuju ke mejanya yang sudah ada Tania dan Silvana.


"hei, jangan bermuram durja begitu, Keira".


"Yang dikatakan oleh Silvana benar lagipula kau tidak tahu bahwa semenjak ada berita ini para penjilat-penjikat ini mendadak menyapa kami padahal selama ini mereka suka mengacuhkan kita"


"benar sekali. Mereka menyapa seolah-olah kita memang ada".


"wah, aku kira kalian tidak menyukai sosialisasi dengan mereka". Ucap Keira yang merasa sebal mendengar mereka dari sisi positif.


"siapa yang menyukai bersosialisasi dengan anak-anak kaya yang sombong ini. Jika mereka tahu bahwa nama belakangku Rhyes, mereka akan menempel padaku bagaikan perangko".


"hehe. Tentu saja, Orang kaya akan lebih berusaha untuk lebih lengket pada orang yang lebih kaya".Mata Silvana melirik ke kumpulan penjilat-penjikat kaya itu.


"cukup dengan pembicaraan ini. Ayo kita pesan makanan-".


"Kyaaaaaa! Trinity!!!". Teriakkan seorang Siswi membuat Keira tidak menyelesaikan kalimatnya.


" ...saja".


Akh! dasar sial!. Kumpulan manusia-manusia disini membuatku Sulit mencium kedatangannya. Gerutu Keira dalam batinnya dan benar saja, Alex, Danny dan Noah telah memasuki cafetaria dan sial bagi Keira, karena gadis itu tidak bisa sembunyi sekarang karena Alex melihat keberadaannya.


"ah, itu dia". Alex, Danny dan Noah berjalan menuju ke meja mereka sedangkan Keira sudah gugup.


aish, gimana aku menghindar darinya sekarang πŸ’¦


Keira ingin bangkit namun sebuah tangan menyentuh bahu Kiri Keira. Dari mencium aroma tubuhnya, Keira langsung tahu siapa.


"halo... sayang". Ucap Alex langsung memeluk Keira dari belakang. Keira tidak bergeming dengan apa yang dilakukan oleh Alex karena ucapan dan aroma tubuh Alex menyelubungi dirinya membuat jantung Keira berdegup kencang dan pipinya bersemu merah merona.


dasar. Ucapannya.... aroma tubuhnya membuat dada ini rasanya berdegup kencang dan perutku Rasanya seperti ada kupu-kupu di dalamnya. Kenapa aku ini?.


Keira melirik ke kanan, ia melihat Alex menatap dirinya dan sebuah senyuman yang aneh terbentuk diwajahnya seakan ia tahu bahwa kedatangannya membuat Keira tidak bisa berkata apa-apa.


ah... wajahmu Sangat menggemaskan saat pipimu berubah menjadi merah. Rasanya ingin sekali aku ciumπŸ˜—


Alex melepas pelukannya dan menatap kebelakang dan ia lihat murid-murid yang melihatnya memeluk keyra bertanya-tanya apakah yang mereka lihat benar-benar nyata dan mereka tidak tahu apakah berita di buletin sekolah dan page sekolah adalah benar karena ada sebagian yang percaya ada sebagian yang tidak.


" dengar semuanya! aku yakin kalian pasti bertanya-tanya apakah berita itu benar atau tidak bukan?. Maka dari itu dengarkan aku. Aku Alex sebagai ketua dari Trinity di SMA Fallen akan mengumumkannya secara resmi bahwa mulai dari sekarang, Keira dari kelas 2 IPA 1 adalah kekasihku!".


semua yang mendengar terkejut mendengar pernyataan Alex dan langsung bertepuk tangan dan berkata "horee" sebagai tanda selamat kepada mereka.


laluKeira?


Keira sangat terkejut mendengar pernyataan Alex. bahkan Britney sampai jatuh pingsan mendengar pengumuman dari Alex, tapi siapa yang peduli dengan keadaan gadis itu?.


Dion, Danny dan Noah ikut bertepuk tangan begitu juga dengan Tania dan Silvana ikut bertepuk tangan juga walaupun kedua gadis itu bertanya-tanya kapan mereka akan makan.


Alex Apa kau sudah gila?!!. Mengapa kau berkata seperti itu ke mereka?!. Keira bangkit dan melotot Ke Alex sedangkan Alex hanya tersenyum cengir melihatnya.


" kau sudah gila? aku akan mengklarifikasi semua ini". Bisik Keira sembari masih melototi Alex.


" jika kau mengatakannya maka aku akan memberitahu kepada mereka bahwa kita tidur bersama selama kita di Lamiya waktu itu. Bagaimana reaksi mereka jika tahu bahwa kau dan aku tidur di ranjang yang sama padahal kita tidak melakukan apa-apa?". Bisik Alex yang tersenyum licik saat ia mengancam Keira.


…!!! Brengsek! dia mengancamku?!. Bukan aku yang minta tidur seranjang bersama tapi kau Alex. dia ini, sudah mesum, licik lagi. dia ini benar-benar sungguh @\=%πŸ’₯πŸ’’πŸ–•πŸ–•πŸ–•@@@@@$####}Β’%.


Keira memaki-maki Alex dalam hatinya sampai-sampai makiannya tidak dapat dijelaskan. Tapi Siapa yang akan menyangka bahwa seorang Alpha Utara bangsa werewolf akan terjebak sebuah ikatan dengan seorang manusia.


Namun ia tidak menyangka bahwa ikatan itu akan menyatukan mereka untuk selamanya dalam cinta sejati. Keira belum menyadarinya tapi suatu saat nanti ia akan menyadari cinta itu.Suatu hari.


"Dengarkan!Karena dia adalah kekasihku mulai sekarang, jangan sampai ada yang mengganggu atau menyakitinya. Mengganggu atau menyakitinya akan berurusan denganku. Apa sudah jelas?".


"ya!" Jawab murid-murid itu secara serempak apalagi ancaman Alex tidak main-main dan Britney dan gengnya tidak mungkin untuk mengganggu Keira karena dia telah memiliki perisai yang kuat.


Sementara itu, Madoc memperhatikan dari atas. Ia menatap Alex dengan kesal karena tidak menyangka bahwa Alex tidak mengindahkan larangannya.


Alex melirik keatas dan tersenyum melihat Madoc yang sedang kesal kepadanya.


guru, walaupun kau juga guru Keira bukan berarti aku akan mendengarkan laranganmu. Aku tidak akan menyerah untuk mendapatkan hatinya suatu hari nanti dan akan aku buktikan padamu bahwa aku tidak sama dengan kambing tua itu.