The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 73 : Peace day In The School it's over



''Hari Senin di pagi hari di SMA Fallen.


hari ini hawa udara terasa 60% dingin dan 40% sehingga murid-murid bahkan yang bekerja di sekolah Fallen seperti kepala sekolah, guru dan pekerja lainnya memakai sesuatu untuk menghangatkan tubuh mereka. Ada yang memakai jaket dan sarung tangan, ada juga yang hanya memakai syal atau ada juga yang memakai tiga jenis benda itu secara lengkap.


hewan-hewan liar seperti kelinci dan lainnya akan kembali kesarangnya.


daun-daun pohon maple berubah memerah dan daun-daun pohon gingko berubah menjadi kuning.


Musim yang paling banyak disukai orang-orang terutama bagi pasangan telah tiba yaitu musim gugur yang dapat dilihat dari tanaman dan daun-daun yang rontok seperti Maple.


Dedaunan-dedaunan Maple disepanjang jalan taman sekolah telah berguguran, menunjukkan pesonanya saat daun-daun dari pohon Maple berubah warna dan jatuh perlahan-lahan karena hembusan angin ke tanah.



"ah... musim gugur telah tiba. Musim kesukaanku karena musim gugur adalah musim yang paling bewarna"😍


"kau benar Keira. Jika Mataku yang tadinya teduh dan sejuk melihat pepohonan hijau di musim panas, mataku menjadi lebih syahdu dan hangat ketika melihat hijaunya daun tergantikan warna merah, kuning, dan cokelat, hingga akhirnya gugur dan memenuhi tanah"


Ucap Dion yang merasa takjub melihat daun-daun pohon yang berubah warna dan gugur perlahan-lahan hingga akhirnya jatuh ketanah.


"dalam musim gugur, entah kenapa sesuatu yang mati justru terlihat indah. Musim gugur juga mengajarkan kita untuk merelakan sesuatu yang memang harusnya pergi hingga tergantikan lagi yang baru".


merelakan sesuatu yang memang seharusnya pergi dan tergantikan lagi yang baru... Ucapan Tania terasa menyindir bagi Keira di kalimat terakhir. Dan Keira mengakui bahwa ia masih belum merelakan Elias yang telah lama pergi dan belum berani menjadikan Alex sebagai pengganti Elias.


"sup labu adalah sup yang cocok untuk musim ini. Setelah pulang sekolah, aku akan membuatnya untuk kalian".


"benarkah Dion?!". Silvana begitu antusias saat mendengar kata makanan.


"benar".


"asyiiik!".


"nah, kalian duluan saja dulu. Aku mau mengambil sesuatu di motorku".


"oke, jangan lama-lama, Dion. Sebentar lagi jam pelajaran akan dimulai". Kata Keira mengingatkan. Dion segera pergi meninggalkan ketiga gadis itu yang sedang menikmati keindahan musim gugur di sepanjang jalan taman.


"oh yah Tan. Semalam aku pergi ke kapal Silvana dan aku sudah mengirimkan pesan kepadamu, Mengapa kau tidak datang?".


"ah itu... sebenarnya aku pergi makan bersama dengan Cio lalu...".


(Flashback...)


"Ini pesanannya". Pelayan cafe itu mengantarkan pesanan dan meletakkan pesanan Tania dan Cio di atas meja.


"hei Cio, lihat apa yang bisa kulakukan".πŸ˜ƒ


"memang apa yang bisa kau lakukan?". Tanya Cio dengan malasnya meladeni Tania karena ia sudah lapar.πŸ˜‘


"Lihat ini". Tania mengambil ikan goreng utuh itu yang terletak di tengah-tengah meja. Secara mengejutkan Tania menelan seekor ikan itu secara utuh.


kakak... Sebenarnya kau ini Werewolf atau manusia ular?.🐍😧🀦 Pikir Cio mengingat yang dilakukan Tania mirip dengan cara ular makan dengan menelan mangsanya secara utuh. Semua orang yang melihat apa yang dilakukan Tania Terkejut dan takjub.


"ukh!!!".😰


"kakak!". Cio Terkejut saat Tania tiba-tiba saja memegang lehernya karena tersedak. Segera Cio bangkit dan menghampiri Tania. Sungguh mengejutkan baru kali ini ada manusia serigala yang tersedak makanan dan pengunjung yang makan, hanya melihat apa yang terjadi Tanpa melakukan apa-apa.


"coba muntahkan!". Pinta Cio yang berdiri dibelakang Tania dan membuat Tania berdiri.


"uhuk-uhuk! ti-uhuk! dak-bi-uhuk sa-uhuk!!".


Melihat Tania kesulitan untuk memuntahkannya, Cio mencondongkan tubuh Tania kedepan. Setelah itu, melakukan pukulan dengan tumit tangannya sebanyak lima kali di antara keduaΒ tulang belikat Tania.


Waduh, masih tidak bisa dimuntahkan juga. Jika tidak segera dimuntahkan, kakak akan segera berjumpai dengan kakak Elias di sana. Ini sangat lucu jika werewolf lain tahu bahwa seorang Werewolf mati konyol gara-gara tersedak ikan.


Pikir Cio saat wajah Tania berubah mulai menjadi biru karena afiksia yang disebabkan tersedak.


segera Cio melakukan teknik abdominal thrust dengan melingkarkan kedua lengan Cio di sekeliling pinggang Tania dan memeluknya dengan erat. Lalu, Cio mengkepalkan salah satu tangannya tepat di atas ulu hati Tania lalu menarik kencang kepalan tangan tersebut dengan tangan satunya, hingga menekan ulu hati sekuat mungkin.Β 


Dan hasilnya... berhasil.


Cio berhasil membuat Tania memuntahkan ikan itu tapi, karena ikan yang dimakan Tania dalam kondisi utuh saat Tania menelan ikannya bulat-bulat, ikan itu meluncur keluar dari tenggorokan Tania dengan kecepatan seperti peluru yang ditembakkan oleh bazoka.


Ikan itu meluncur dan terlempar menembuh kaca cafe bagian depan hingga pecah hingga akhirnya mendarat masuk ke dalam mobil seseorang yang sedang lewat depan cafe saat itu.


dan si pengemudi? ia terkejut saat dari jendela mobilnya, ikan goreng dari mana datangnya mendadak masuk ke dalam mobilnya saat si pengemudi menelepon sehingga ia sangat kaget dan membanting setir kekanan sehingga mobil hijau lumut itu menabrak tiang telepon dan tiang telepon langsung jatuh ke jalan. Semua orang baik diluar maupun dicafe sangat terkejut dengan apa yang terjadi dan apa yang mereka lihat.


Tania dan Cio?


mereka tidak akan menyangka bahwa ikan goreng menjadi penyebab jatuhnya tiang.


untunglah pengemudinya tidak apa-apa berkat air bag walaupun ia syok.


Siapa yang akan disalahkan?.


Siikan goreng yang terbang meraih kebebasan bagaikan peluru? atau Tania yang makan seperti ananconda dan mulutnya bekerja seperti bazoka?.


Siapa yang tahu, yang jelas semua mata menatap tajam ke si kembar fraternal itu.


(Flashback end...)


"β€’β€’β€’β€’β€’πŸ˜“".


"β€’β€’β€’β€’β€’πŸŸ+πŸš—\=πŸ’₯"


"hei, mengapa kalian berdua diam?".


"ah! itu...πŸ’¦ aku mau nanya apa yang terjadi setelah itu?". Tanya Keira setelah akhirnya ia berpikir tentang apa yang akan dia tanyakan setelah mendengarkan cerita Tania.


"aish...aku kira kau bakalan mati. Ck ck ck, jika saja itu terjadi, pasti bakalan lucu ".Ucap Silvana menyela pertanyaan Keira.


"hei!"Tania kesal mendengarnya padahal Silvana hanya bercanda.


"aku bercanda lho".


"makanya berpikir dulu sebelum makan".


"hei, aku ingin coba melakukan sulap".


"kalau sulap, seharusnya kau memasukkan pedang bukan ikan".


"pedang itu bahaya bodoh kalau dimasukkan ke dalam mulut!".


ya ampun kalian ini.πŸ˜‘


Disaat kedua gadis itu memperdebatkan sesuatu dan Keira hanya bisa geleng-geleng kepala, mereka tidak tahu bahwa ada sesuatu yang tidak akan disangka-sangka di dalam sekolah hingga akhirnya mereka berada di koridor sekolah.


"selamat pagi Keira!".


"Ng, selamat pagi".


Tumben, mereka mengucapkan selamat pagi padaku . Bisanya aku selalu diacuhkan. Pikir Keira saat dua sampai tiga siswi berpapasan mengucapkan selamat pagi kepada Keira.


"Wah Keira, kau sangat cantik!". puji dua siswi lain saat ia berpapasan dengan mereka.


"Ng...terima kasih?".


Biasanya mereka tidak akan memujiku di sekolah tapi kenapa hari ini... terasa aneh?


"Selamat Keira!". Ucap seorang Siswa yang berpapasan dengannya.


selamat untuk apa?. Jujur saja, mengapa orang-orang disini terlihat ramah padaku???


Disaat Keira memikirkan sesuatu, Tania dan Silvana mendapatkan pesan di ponsel mereka secara bersamaan. Mereka berdua membuka dan terkejut saat melihat isinya yang ternyata berasal dari page sekolah.


"astaga Keira. Lihatlah ini".


"huh?". Keira membaca isi pesan dari ponsel Tania dan kedua matanya langsung terbelalak saat melihat isinya yang tertulis:


Berita panas! Alexander Adrian, pewaris Fallen Group dan ketua Trinity berpacaran dengan Keira Retizen, siswi kelas 2 IPA-1. Tanpa ada yang tahu selama ini bahwa selama ini mereka ternyata sudah dekat dan saat ditanyakan kepada Alex, Alex mengakui bahwa ia dan Keira telah berpacaran.


"Apa?!".


yah, berita yang beredar di page sekolah telah menyebar dengan cepat. Semua murid-murid tidak menyangka bahwa Keira bisa mendapatkan hati seorang Alex yang dingin seperti es dan para siswi yang menyukai Alex patah hati saat membacanya dan iri dengan Keira yang telah mendapatkan Alex. Seperti Britney. Ia langsung terjatuh saat membacanya.


"cih! gadis itu benar-benar...".


Bahkan Keitha membaca pesan itu, sehingga sebuah senyuman singkat terukir di wajahnya


dan Keira?


gadis itu menyadari bahwa hidupnya sebagai murid SMA Fallen tidak akan sama lagi.


setelah berita itu beredar, sudah pasti semua siswa dan siswi berubah golongan pertemana dari awalnya hampir semua golongan keempat kali ini mereka langsung berubah menjadi teman bergolongan kelima dan keenam saat Keira ada disekitar mereka.


"dia itu benar-benar πŸ’’ aku harus mengkla-".


"tunggu Keira. Sebaiknya kau nikmati saja dulu dengan semua ini, Kei".


"apa yang aku nikmati dengan semua ini?".


Tanya Keira secara telepati saat Tania mencegahnya secara telepati.


"kakak Keira, senang bertemu denganmu. kau cantik sekali". Puji ketiga siswi kelas satu yang berarti junior Keira. Mereka menghampiri dan memujinya padahal jangankan mengenal, para junior juga mengacuhkan dirinya dulu.


"nikmati semua ini Kei. Kau tahu orang-orang sekolah ini mengacuhkan kita tapi semenjak berita itu muncul, mereka langsung berubah 360Β°. Mereka langsung menjadi baik terhadapmu". Ucap Tania secara telepati.


"Keira, nanti maukah kau belanja bareng bersama kami?". Tanya seorang siswi yang Secara mengejutkan, kedua siswi dari kelasnya menariknya pergi dari Tania dan Silvana.


"Ng... itu...".πŸ’¦


"nanti beritahu kami, yah". Kata salah satu siswi dan mereka berdua langsung pergi setelah Keira tidak tahu harus berkata apa.


apa yang kau lakukan Alex? kau telah membuat kedamaianku disekolah ini berakhir. Apa yang harus aku lakukan sekarang...? Aish....