
Sementara itu…
disaat Keira bersama dengan Alex, Keira lain mengawasi wilayah Utara. Gadis itu sedang duduk di singgasananya yang terbuat dari kayu yang terletak di titik pusat wilayah Utara dan titik itu dijadikan sebagai sidang atau bisa dibilang dengan sebutan rapat.?
sambil mengenakan jubah yang terbuat dari bulu hewan sebagai lambang sang Alpha. Ia duduk dan menyilangkan kakinya sambil mendengarkan percakapan werewolf-werewolf penting di wilayah Utara.
"salam sang Alpha. Bolehkah kami tahu dimana sang Beta dan sang Gamma?. Bukankah mereka harus ikut serta dalam rapat kali ini?." Tanya penasehat wilayah Utara yang telah berusia 1036 tahun itu bernama Abian.
"mereka berdua ada di Twinsbells bersama dengan Dion, Seraphy. Tapi tidak perlu khawatir dengan ketidakhadiran mereka karena Cio dan Sanse menjadi perwakilan mereka".
"mengapa mereka berdua berada disana sang Alpha? mereka berdua adalah Panglima dan Jendral Utara tapi mengapa harus menjadi pelayan yang melayani manusia-manusia itu?". Tanya Seraphy. Perempuan berumur 200 tahun itu memang tidak menyukai keberadaan manusia karena dia benci dengan mereka.
Seraphy D Alland...
dari fisik dia berusia 20 tahun namun dalam umurnya dibangsa Werewolf, ia berusia dua ratus tahun dan umurnya masih terbilang cukup mudah walaupun ia lebih tua dariku.
Selain itu...
kebenciannya terhadap manusia bukan tanpa landasan, ya benci manusia karena dia tahu Manusia itu memiliki sifat yang tidak pernah terhadap apapun bahkan untuk memenuhi kepuasan mereka, para Manusia rela melakukan apa saja bahkan sampai menghancurkan hutan yang merupakan tempat tinggal para hewan-hewan yang tinggal, hidup dan berlindung di hutan.
bahkan, hewan-hewan malam banyak yang diburu demi keuntungan pribadi manusia seperti kulit, Gading ataupun bulu sehingga ekosistem hewan hewan yang diburu itu menjadi terganggu bahkan sebagian dari hewan-hewan liar yang hidup di hutan ada yang terancam punah bahkan sudah ada yang punah.
tidak mengherankan jika Seraphy menyalahkan manusia-manusia yang menjadi penyebab rusaknya alam dan ekosistem dalam kehidupan.
Padahal, tidak semuanya manusia itu tamak dan rakus sehingga perbuatan mereka menghancurkan hutan berseta makhluk hidup didalamnya.
Walaupun, proses yang manusia lakukan... bisa dibilang lambat.
ah... seandainya saja manusia tidak egois, dan dan tidak tamak terhadap alam, sudah pasti semua makhluk hidup dapat hidup berdampingan dengan damai. Makanan di alam akan tersedia sangat banyak.
dan Mungkin Serapyh tidak akan membenci manusia. Jika seandainya saja ia tahu bahwa Silvana dan Keira utama menjalin kasih dengan manusia, apa reaksinya yah?.
"ayolah Seraphy...Jaman sudah berubah. Kita harus membaur di dunia manusia karena dengan membaur kita bisa mendapatkan pengetahuan yang diketahui para manusia itu dan dari pengetahuan kita bisa mengalahkan bangsa Vampire. Mereka juga melakukan hal dengan kita". Ucap Keira.
"itulah sebabnya mengapa sang Alpha, kakakku dan sang Jenderal bekerja paruh waktu di Twinsbells".
"lalu manusia bernama Dion, Mengapa dia yang menjadi bos di tempat itu?. tidakkah ini melukai harga diri kita sebagai werewolf yang bekerja pada kasta makhluk hidup yang lebih rendah dari kita?".
"jaga bicaramu, Seraphy!. Kau harus ingat walaupun dia adalah manusia biasa, dia sudah dirawat, dibesarkan dan dijadikan anak angkat oleh yang mulia Raja Lestat dan yang mulia Ratu Lyora. Ia juga menjadi saudara yang mulia pangeran dan putri yang juga sang Alpha selain itu dia juga dianggap sebagai Watcher!".
Seraphy sungguh kesal saat Albian menegur dirinya namun ia tetap menghormati Albian sebagai penasehat dan werewolf yang lebih tua di wilayah Utara dan mengingat tempatnya. Apalagi dia berbicara lantang tentang Dion di depan Keira yang diam saja namun mata kuning menyalahnya menatap tajam Seraphy.
"maafkan saya telah lancang sang Alpa".
Apa yang harus aku lakukan padanya sekarang?. Dia masih beruntung bahwa ia dan lainnya tidak tahu bahwa aku sang bayangan Keira yang menggantikannya disini. Jika Keira yang sesungguhnya mendengar ucapannya ini, mungkin ia sudah dipenggal.
"untuk kali ini aku akan melupakan ucapanmu yang memandang saudaraku sebelah mata hanya karena dia adalah seorang manusia tapi kita harus ingat bahwa kita juga butuh manusia-manusia yang dapat kita percayai sebagai Watcher agar dapat menjadi perantara antara dua dunia. Kau mengerti?".
"mengerti sang Alpha".
"baguslah kalau begitu. Mari kita mulai agenda hari ini".
Sementara itu...
suasana canggung berada diantara Alex dan Keira yang berada di dalam mobil limo. Semenjak habis topik pembicaraan, Mereka berdua hanya memalingkan wajahnya seakan mereka melihat pemandangan di jendela mobil dan duduk mereka berjauhan.
sekarang apa yang harus aku bicarakan dengannya?. Aku tidak tahu lagi apa yang aku bicarakan sekarang? Aish, Mengapa para perempuan lebih gampang menemukan topik pembicaraan yang baru daripada laki-laki?. tidak mengherankan para perempuan lebih suka bergosip dan nonton gosip.
Selain itu, Keira pasti sedang memikirkan apa yang ingin ia bicarakan denganku sekarang. dia pasti berpikir apa yang dia ingin bicarakan denganku. Selain itu, Tidakkah dia mempertanyakan kemana aku akan mengajaknya pergi ke mana?.
disaat Alex menerka-nerka Apa yang sedang dipikirkan Keira, ia tidak tahu bahwa yang dipikirkan Keira tidak sesuai dengan ekspektasinya.
aku tidak pernah melihat atau mendengar ada werewolf yang tewas karena coklat, tapi aku tidak pernah melihat werewolf makan coklat. Aku saja dari kecil tidak pernah makan coklat.
Aku tidak tahu apakah coklat ini harus aku makan atau tidak. Mungkin akan aku tanya saja pada Dr. Jacob nanti.
Pikir Keira saat ia bingung dengan coklat pemberian Alex.
"tidak kau makan cokelatnya?".
"eh? Ng...nanti saja aku makan". Keira membuka reselting ranselnya namun ia terdiam saat membukanya.
"ada apa? tidak kau masukkan coklatnya?".
"yah karena tasku ini isinya penuh".
Penuh?.
Alex mengangkat sedikit ransel Keira dan entah mengapa rasanya terasa berat saat ia mengangkat sedikit ransel Keira.
Kok berat?. Kalau dipikir-pikir lagi, saat aku menggendongnya tadi, aku merasakan beban yang lebihberat dan setahuku selama ini menggendongnya, ia tidak akan seberat itu.
Ingin sekali aku bertanya padanya karena penasaran dengan berat... eh tapi aku tidak bisa bertanya padanya karena menanyakan berat badan perempuan adalah kata sebuah kata tabu yang ditanyakan oleh laki-laki.
bisa-bisa aku kena tampar olehnya.
Mungkin sebaiknya aku periksa tasnya saja deh.
" Hei? kau sedang apa membuka tasku?"
Tanya Keira saat Alex mengambil ransel Keira dan memangkunya.
sudah kuduga tasnya berat. Dia bawa apa saja sih?.
dengar rasa penasaran, Alex lancang memeriksa isi ransel milik Keira dan betapa terkejutnya melihat isi ransel Keira yang… tidak dapat dijelaskan atau tidak masuk akal.
"huh? palu!? linggis!? kunci inggris!? obeng!?? bor!!? pantas saja berat dan kau mengatakannya penuh. Bagaimana bisa kau membawa barang-barang ini kesekolah? kau ini mau belajar atau mau tawuran??!!".
aku mengira dia hanya membawa linggis saja waktu itu saat kami terjebak dalam lift waktu itu. Tapi ini..... Jika Keira membawanya ke bank dia akan ditangkap atas tuduhan percobaan perampokan.
Jika perempuan pada umumnya membawa alat-alat dandan sudah biasa tapi Keira, wah... siapa yang akan menyangka bahwa ia akan membawa perkakas dalam tasnya.
Aku penasaran bagaimana cara Keira lolos dari insepeksi selama ini.
" huh? bukankah Wajar saja jika orang-orang membawa barang-barang seperti ini dalam tas?". Ucap Keira dengan polosnya dan Alex hanya bisa menepuk jidat karena mendengarnya.
"wajar darimana? selain itu, Mengapa kau membawa barang-barang ini??".
"oh, barang-barang ini pemberian kakakku tersayang Leo saat aku akan Masuk sekolah pertama kalinya".
"hah? kakakmu pasti Gila memberikan alat-alat perkakas padamu untuk dibawa ke sekolah".
" Hei jangan mengatakan kakakku gila. dia memberikannya karena dia terlalu sayang padaku apalagi ya sempat mengatakan padaku bahwa di dunia luar itu sangat kejam. ia mengatakan Saat memasuki dunia luar kita tidak akan tahu siapa yang kawan dan lawan apa lagi banyak buaya-buaya yang bertebaran dimana-mana jadi dia memintaku membawa barang-barang ini untuk mempertahankan diri. Apalagi ada buaya licik disampingku membawaku entah kemana"🙄😒
"Hei, aku ini bukan buaya tahu. Dan siapa yang kau bilang bahwa aku ini buaya licik?!"💢
"hei, ini hanya pendapatku saja".
lagipula kakakku Leo itu bukannya gila tapi dia memiliki sindrom sister complex.????????