The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 100 : He Killed By Me or Suicide?



"maaf yah karena telepon dari saudaraku jadi aku lupa sampai mana kita. Sampai mana kita bicara?".


Dengan polosnya Tania bertanya sedangkan Samuel tidak menjawab karena ia sudah sangat kesal dengan gadis itu.


"apa kau tahu saat kau menusukku rasanya itu seperti main Among Us bersama teman tapi teman tega menikam kita karena dia adalah Imposter dalam pesawat.


atau seperti saat menjalankan tugas swipe card di Among Us tapi setiap menggesek kartunya selalu saja gagal.


bukan cuma itu saja, sakitnya ditusuk itu seperti melihat sang mantan jalan sama pasangannya. Yah walaupun untuk yang ketiga aku masa bodoh dengan itu".


Apa yang dia bicarakan?. Memangnya aku peduli!?.


"ma-sa bo-bodoh. Habisin saja aku!. Sementara itu, anak bu-buah-ahku yang lai-in akan meng-hab-bisin Alpha kalian!".


"Jadi itu rencana kalian. Kalian menyerang untuk mencoba menghabisi Alpha kami dan untuk itu, kau memancingku untuk melawanmu Bahkan kau rela menjadi tumbal untuk rencana kalian.


Sebenarnya untuk siapa kau harus mengorbankan nyawamu seperti ini? demi putra Oerloom yang menjijikkan itu?. Kalian menyedihkan untuk menerima perintah dari keluarga itu mengingat kalian Memiliki harga diri yang tinggi".


"Terserah kau mengatakan apa padaku! a-aku tidak menyesal me-mela-lakukan ini. Ini loyalitas Bangsa Vampire dalam ke-kerja sam-ma''.


Tidak… aku tidak percaya dengan ucapanmu.


Setahuku, enam keluarga terkemuka Vampire memiliki ego dan keangkuhan yang tinggi dan tidak saling percaya dengan keluarga-keluarga itu.


Dan pastinya, Mustahil mereka loyal dengan keluarga lain karena dalam mencapai puncak, mereka pasti saling menjatuhkan demi mendapatkan peringkat pertama dalam klan keluarga Apalagi dengan keluarga Oerloom merupakan peringkat pertama, sudah pasti lima keluarga Vampire akan mati-matian untuk menjatuhkan keluarga Oerloom.


Seseorang pernah mengatakan bahwa semakin tinggi peringkat seseorang, semakin tinggi keangkuhan dan kearogansian yang dimiliki. Oerloom memiliki dua hal itu, Dasper yang diposisi kedua pasti tidak mau bertahan di peringkat itu melainkan mati-matian untuk mencapai puncak pasti tidak akan memberi bantuan kepada Oerloom.


Pertanyaannya sekarang, apa yang membuat mereka bekerja sama?. Apakah mereka memiliki sebuah kesepakatan?.


Jika iya, kesepakatan apa yang mereka miliki?.


Tania mencoba menerka-nerka apa yang membuat keluarga Dasper membantu Oerloom saat salah satu putra Osmond menyerang hari pertunangan Elias dan Keira setahun yang lalu yang menyebabkan kematian Elias.


Karena tidak seperti bangsa werewolf, Vampire tidak bisa mempercayai disekitar bangsa Vampire itu sendiri.


Tania berpikir Hingga akhirnya ia meraih kerah Samuel dan melotot tajam kearah Samuel.


"aku tahu kalian tahu dimana dia berada. Aku akan membiarkan dirimu hidup jika kau memberitahuku dimana dia sekarang berada sekarang. Semenjak kejadian itu, baik dia dan keluarganya menghilang bak ditelan bumi".


Tania berharap agar Samuel mau membuka mulut memberitahu dimana keluarga Oerloom berada. Ia rela membiarkan Samuel hidup walaupun harus menunggu lama lagi untuk membalas dendam padanya.


Tania berharap mendapatkan informasi dari Samuel namun Samuel tersenyum kepada Tania seolah senyumannya mewakili kata tidak.


"Ji-ka kau pikir a-aku akan mem-mberitahumu keberada-annya ma-ka jangan harap. Carilah send-diri di-mana dia".


"Kau benar-benar mau mati ternyata. Kau sungguh bodoh jika harus mengorbankan nyawa demi mereka yang tidak mungkin akan melakukan hal yang sama".


"Begitulah. Aku merasa lelah dengan semua pertarungan yang kujalani Selama ini. Aku tidak bisa memberitahumu dimana keluarga Oerloom tapi…".


"Tapi apa?".


"a-aku bi-sa mem-berikan sebuah informasi yang mungkin bisa ber-har-ga bagimu. Informasi jangankan bangsamu yang tahu, tidak ada satupun vampire yang tahu selain kami".


"informasi apa yang kau maksud?! beritahu padaku!".


"…Osmond O-Oerloom menga-angk-kat se-seorang putra".


"putra?.Bukankah dia memiliki dua putra dan tiga Putri?. Mengapa dia mengangkat seorang anak?".


"karena putranya yang ini Sang-sangat spe-pesial. Saat pu-put-ra ini masih manusia, dia membantai keluarganya dan juga mem-membu-at pu-put-tra itu men-menj-jadi vampire".


mengapa ia memberikan informasi seperti ini kepadaku?. Sudahlah, mungkin saja ini penting suatu hari nanti. Pikir Tania yang tidak mengetahui bahwa informasi itu akan berguna dimasa depan pada seseorang


''apakah Osmond yang melakukan itu?".


Tanya Tania yang dijawab gelengan kepala Samuel untuk menjawab pertanyaannya itu.


"dia ada-lah orang ya-ng sama den-ngan orang ya-ng telah membunuh kak-kkakmu".


Pasti ada alasannya.


Samuel Mengatakan spesial, apakah anak angkat Osmond memiliki kekuatan yang tidak kami ketahui?.


Apa yang aku bicarakan ini?. Mengapa aku harus mempercayai ucapan seorang musuh yang tidak mungkin diketahui apakah benar atau tidak.


"kau pasti berbohong".


"ter-ser-rah kau mau percaya atau ti-dak, tapi ada yang ha-rus k-au ketahui. Tidak ada siapa-pun y-ya-ng tahu ba-ahkan keluarga Oerloom bahwa anak angkat itu ak-an mengk-khiatin me-mereka".


''apa maksudmu dengan-hei!".


Tania terkejut saat kedua tangan Samuel langsung memegang tangan Tania yang memegang Gagang belati itu dan secara mengejutkan Samuel membuat tangan Tania mendorong masuk belati itu semakin dalam sehingga jeritan kesakitan terdengar.


Tania tidak menyangka bahwa Samuel nekat mengakhiri hidupnya secara tidak langsung melalui dirinya sehingga Tania hanya diam terpaku saat tubuh Samuel terbakar menjadi abu dan disaat itu disuatu tempat, seseorang laki-laki dengan warna rambut Granola membuka matanya sehingga terlihatlah bola matanya yang merah seperti darah.


''Cih… aku tidak mengerti mengapa kau memilih mengakhiri hidupku ditanganku daripada menerima pengampunan ku yang ditukar dengan informasi…


bukankah jika kau memberitahukan keberadaannya maka hal itu akan menguntungkanmu dan keluargamu yang selalu diperingkat kedua menjadi keluarga Vampire nomor satu dalam enam Keluarga kelas atas vampire?.


Kalian sangat rumit…".


Tapi…


setidaknya aku tahu bahwa dengan kematianmu, sudah pasti keluargamu akan balas dendam kepadaku.


Setidak-tidaknya aku sudah membalas sebagian dendam ini…


benar kata orang, jika sekali terjebak dalam lingkaran dendam, tidak akan ada salah satu yang bisa berhenti kecuali jika salah satu pihak memutuskan untuk berdamai dan menyerah untuk bisa keluar dari lingkaran dendam.


Tapi pertanyaanya…


diantara dua bangsa supernatural, siapa yang akan menyerah dan berdamai dengan semua ini?.


Tania menatap lekat-lekat abu yang berasal dari jasad Samuel sambil memikirkan semuanya secara dalam karena dia tahu kenyataan tidak semudah membalikkan telapak tangan.


"Kakaaaaaaaakkkk!!!".


Cio beteriak memanggil namanya. Tania menoleh dan berdiri saat melihat Cio melesat kearahnya.


"halo Ci-".


BLEETAAK!.


''Dasar adik kurang ajar. Mengapa kau menjitak kepalaku?!".


"ini karena kau tidak mengatakan bahwa sejak awal kau sedang melawan prajurit Dasper. dimana mereka sekarang?".


"kau telat. Tapi aku tidak tahu dengan Dallas dan prajurit yang lain karena aku lagi sibuk melawan Samuel Dasper".


"apa?! Samuel!?". Mendengar nama yang disebut oleh Tania membuat Cio menjadi marah karena ia tidak bisa melupakan vampire yang menyerang Saudari kembarnya sampai coma.


"dimana sibrengsek itu?!".


"Tuh". Tania menunjukkan seonggok abu di dekat Tania sehingga Cio mengetahui apa yang terjadi pada Samuel.


"kau telah membunuhnya?".


"yah…kurasa".Ucap Tania yang memandang belati yang dia gunakan untuk menusuk Samuel. dia sendiri tidak tahu apakah dia benar-benar membunuh Samuel atau tidak.


"kak…"


"sudahlah, Ayo kita membantu Keira sekarang. Ia pasti kewalahan menghadapi mereka apalagi dengan Alex bersamanya".


"Hah? apa?!".?