The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 9 : First day in the school



"Bagaimana menurut kalian mengenai cerita itu?".


"begitu menyedihkan". Kata Noah.


"Mungkin memang lebih baik buku ini khusus untuk para orang tua".kata Danny.


"seharusnya orang tuanya memberinya kasih sayang karena anak merupakan karunia Tuhan".


kata Alex yang merasa simpati pada gadis itu karena dia merasa memiliki kisah yang hampir mirip dengannya tetapi persamaannya dengan gadis itu adalah tidak ada cinta untuknya dari orang tuanya. Alex membalik buku itu untuk melihat siapa pengarangnya dan dibelakang buku itu tidak tertera foto sang pengarang melainkan hanya nama pengarang Bernama "Rosalie"yang kemungkinan hanya nama pena.


"guru, Apakah kau tahu siapa pengarang buku ini?".


"hmmm... sayangnya tidak. Mengapa tuan muda ingin tahu?". tanya James padahal Sebenarnya dia tahu dalam mengenal pengarang itu dengan sangat lama Tetapi dia tidak akan memberitahukan hal itu kepada orang secara sembarangan apalagi pada manusia.


"tidak ada apa-apa. Tetapi entah mengapa aku merasa endingnya tidak benar".


"hei, namanya cerita. mungkin saja akhirnya itu memang benar".


Sebenarnya memang bukan ending dari cerita itu... tidak ada yang tahu bahwa gadis kecil bukan bunuh diri tetapi dia pergi dari hadapan keluarganya untuk selamanya semenjak dia berubah menjadi bagian dari kami.. dia hanya merubah ceritanya saja. kenyataannya dia masih hidup sampai sekarang...


"Sekarang mari kita lanjutkan pelajaran yang tadi".


sementara itu di Kelas XII IPA 1...


"Selamat pagi anak-anak. sebelum memulai pelajaran biologi hari ini, ibu akan memperkenalkan murid baru yang akan belajar disini bersama kalian. Mari masuk".


Keira melangkah masuk ke dalam kelas itu dan berdiri disamping guru biologi kelas itu. para siswa memandangnya sebagai gadis cantik secara alami Sedangkan para siswi memandangnya biasa saja seakan mereka iri dan benci mengakui bahwa Keira yang tidak pakai make up , tidak pakai aksesoris lebih cantik dan manis dibandingkan dengan mereka yang bermake up ada yang ber- aksesoris bahkan ada yang operasi plastik tanpa diketahui orang lain.


"Mari Perkenalkan dirimu".


"Namaku Keira Rosalie Retizen.Kalian bisa memanggilku Keira saja. setelah homeschooling begitu lama aku baru bersekolah di sini Jadi mohon bantuannya".


"baiklah,kamu bisa duduk disana".


Keira berjalan menuju sebuah Bangku Kosong yang dekat dengan jendela. dia duduk sendirian karena bangku yang dia tempati sebelahnya juga kosong. guru itu memulai pelajarannya. dia mengeluarkan buku cetak biologi nya yang baru dia dapat hari ini bersama buku lain saat ia berada di kantor kepala sekolah tadi.


ini hari pertamaku di sini... Aku harap semuanya dapat berjalan dengan baik. tetapi guru Madoc, Entah Mengapa aku merasa kamu melakukan hal yang lain disini selain mengajar? The Aurora tidak mungkin begitu saja mengirim anggotanya mengajar manusia. pasti ada maksud lain tapi apa?


di tengah-tengah pelajaran Keira terus berpikir tentang keberadaan guru Madoc disekolah karena dia cukup lama mengenal gurunya itu bahwa selain menjadi seorang guru dia juga dikenal sebagai mata-mata di bangsanya untuk menyelidiki tentang vampire atau hal lainnya yang mungkin akan mengancam keberadaan mereka.


huh..masa bodoh dengan apa yang dilakukan guru disini.bukan urusanku juga


selain itu... tidak kusangka aku benar-benar harus disini.Mereka benar-benar...


(Flashback...)


3 hari sebelumnya in Keira House...


saat pertama kalinya Dia berkata pada ayah dan ibunya bahwa dia memutuskan untuk sekolah, mereka sangat senang sehingga raja, Ratu dan Leo datang untuk membicarakan keputusan ini dan tidak diduga Hara Ayah Tania yang sekaligus Perdana Menteri kerajaan selain Presiden The Aurora di Altair turut andil dalam mengurus keperluan sekolah yang telah Dipilihkan raja dan ratu untuknya.


"Jadi bagaimana Hara? ". tanya Lestat sambil menikmati secangkir teh buatan Dion.


"jangan khawatir yang mulia. dalam 3 hari yang mulia Putri sudah bisa masuk sekolah di sana Sedangkan untuk tuanmuda Dion dalam 5 hari sudah bisa masuk sekolah bersama dengan Putri dan seminggu lagi putriku Tania bersama Silvana akan bersama dengan Putri dan Tuan Muda di sekolah itu".


"senang mendengarnya".


"Saya berharap Tuan Putri menyetujui bahwa dia akan bersekolah di sekolah ini".


"Untuk itulah kita berempat ada disini untuk membujuknya". kata Lyora dengan tenang sambil meminum tehnya.


"salam Mommy, Daddy, Kakak dan paman". kata Keira yang baru saja pulang memantau wilayah karena mendapat berita dari Dion bahwa Mereka Telah Datang.


"salam untukmu Sayang. duduklah".Kata Lestat. lalu Keira duduk di tengah-tengah Leo Dan Dion


"Bagaimana harimu sayang?". Lyora bertanya pada Keira karena sudah lama dia tidak melihat putrinya itu.


"hariku baik, mommy.dan seperti biasa,ada vampire lain yang memasuki wilayah kita tetapi aku, Tania dan Silvana berhasil menghabisi mereka". Jawab Keira dengan semangat seperti seorang anak kecil menceritakan pengalamannya bersama temannya.Mereka senang mendengarnya.


"syukurlah.yang penting berhati-hatilah sayang.seperti yang mulia raja dan ratu juga pangeran, yang mulia Putri juga penting terutama untuk wilayah ini".


Kata Hara yang juga bangga namun terbesit rasa khawatir jika sesuatu terjadi padanya. Baginya dan istrinya, Keira sudah seperti anaknya sendiri dan setelah kematian putra sulungnya itu,dia berjanji akan menjaga gadis yang pernah menjadi calon menantu dimasa depannya itu dengan meletakkan Tania dan Cio di wilayah utara.


"jangan khawatir Paman,aku memiliki sahabat yang menjagaku dan ajaranmu telah membuatku menjadi kuat". kata Keira sambil tersenyum. ia bangkit menghampiri Hara dan berlutut di hadapannya sambil menggenggam kedua tangannya dan menatap mata Coklat itu.


"untuk itu, doakanlah aku agar aku bisa membalas dendam kita pada keluarga Oerloom karena merebut orang yang berarti untuk kita,paman.agar Elias bisa tenang disana,paman".


yang mulia Putri... aku merasa sedih untukmu,nak. Kalian begitu saling mencintai tetapi takdir begitu kejam... sedangkan aku sebagai ayahnya tidak dapat melindungi putranya sendiri tetapi aku berjanji padamu,nak. aku akan membantumu karena itu kau harus mau masuk di sekolah ini.


"paman,aku membuatmu sedih sehingga kau menangis?". tanya Keira melihat air mata jatuh di pipi pria itu dan Keira menghapus air matanya dengan tangannya.


"tidak,nak aku tidak sedih.Aku mendoakanmu,nak.semoga tujuanmu tercapai".


Keira tersenyum mendengarnya lalu kembali ke tempat duduknya semula.


"jadi Mengapa semuanya ada disini? apa sudah menemukan sekolah yang cocok untukku?".


Tanya Keira sambil memakan biskuit Keju buatan Dion.


"sudah sayang.selamat sayang,kau telah diterima di SMA Fallen".


"Ap.--uhuuk-uhuk".


Keira tersedak tiba-tiba saat ayahnya Lestat memberi kabar baik baginya tapi kabar buruk buatnya. semua terkejut melihat Keira yang tersedak. Segera Leo meminumkan teh ke Keira sedangkan Dion menepuk punggungnya.


"minumlah".


tidak lama kemudian Keira tenang dari tersedak nya. setelah tenang Dia teringat akan kabar yang diberitahu oleh ayahnya.


"SMA Fallen? mengapa aku harus disekolah itu?".


kata Keira sambil bangkit dari tempat duduknya. sudah pasti dia akan menolak.


"kami tahu kamu sangat berbakat dalam bermain biola kangen kamu sudah lama berhenti Jadi kami ingin kau bermain biola lagi. di tempat seperti itu kok bisa mengasah kemampuan mu sayang".


jawab Lyora. berharap keira mau dengan menggunakan alasan bakatnya.


"aku tidak mau".


"apa?"


"mengapa?"


"kenapa dik?"


"saudaraku,kamu masih waras?".


"yang mulia...?".


"Apa kalian tahu betapa gilanya media selama seminggu terakhir ini gara-gara peristiwa itu! jika aku sekolah di sana sama saja aku mengikuti kemauan Fallen grup itu dan aku tidak mau di sekolah itu".


"yang mulia, harap dipikirkan lagi...".Hara berharap Keira mau merubah keputusannya walaupun sulit karena berita sekolah itu membuat dia terlibat.


"tidak ada yang perlu dipikirkan lagi. dia akan bersekolah di sekolah itu.paman".


"Dion!!"Keira berteriak kepada Dion tapi dia tidak bergeming.


"tenanglah! kalau kau punya mata ,Lihatlah!"


kira melihat raut wajah Ayah, Ibu, Leo dan ayah Tania terlihat memelas mengharapkan Keira mau berubah pikiran karena Keira tidak tahan dengan orang yang memelas padanya.


"aku benar-benar tidak pernah berpikir hari seperti ini akan terjadi dalam hidupku melihatmu bersekolah. Aku bangga padamu adikku".


"Kakak...kau juga..."


"dengar sayang, sekolah itu merupakan sekolah manusia yang terbaik di kota ini. sebagai orangtua Kami ingin kau mendapatkan kan pendidikan terbaik di sekolah terbaik".


"tetap saja Aku tidak mau pergi, mommy Aku benar-benar tidak mau ke sekolah itu".


"astaga! anak manusia lain belajar giat, mereka punya uang tetapi tidak bisa diterima. Mengapa kau tidak mau?".


Keira menghela nafas. dia tidak menyangka keluarganya bahkan Ayah Elias bersatu untuk menyudutkannya.


"Dion, Bukannya kau yang berkata orang-orang seperti mereka hanya bisa menyombongkan kekayaan mereka?".Keira menggerutu ke Dion karena dia pernah mengatakan itu beberapa hari yang lalu sebelum insiden di SMA Fallen.


"kita berbeda, Keira. kita bukan orang sombong seperti mereka".


"aku tidak peduli ! Aku punya perasaan buruk tentang sekolah itu. asal tahu saja, apapun yang kalian bilang aku tidak akan pergi. aku tidak akan pergi.ok?".


Keira akan Beranjak Pergi dan tidak ada yang bisa mengubah pikirannya maka Hara terpikir satu cara.


"tapi... Elias menginginkannya yang mulia".


maafkan aku anakku karena membawa namamu untuk membohongi Keira..


"Elias...?".Keira menghentikan langkahnya saat Hara menyebutkan namanya dan berbalik badan.


"Dia pernah berkata padaku bahwa dia ingin kau bersekolah di tempat itu demi mengasah bakat mu bermain biola...dia pasti merindukan Alunan biolamu disana"


(***Flashback end...)


aku tidak menyangka bahwa kau menginginkan aku disekolah ini tapi akan aku lakukan untukmu.


jam belajar telah berlalu berganti dengan jam istirahat.Kesempatan bagi Keira untuk menjelajahi seluruh bagian sekolah.


sepanjang dia berjalan keluar dari ruang kelas,dia dapat melihat dan mendengar pembicaraan beberapa murid.


berkat salah satu kemampuan sebagai werewolf yaitu pendengaran dua puluh kali lebih kuat dibandingkan manusia membuatnya dapat mendengar pembicaraan mereka.


pembicaraan mereka bermacam-macam tetapi dapat diketahui bahwa mereka memamerkan aksesoris yang melekat di tubuh mereka. ada yang memamerkan kalung dari luar negeri, pamer gelang dan anting bahkan pamer arloji ternama keluaran terbaru.


cih!gak ada pembicaraan lain apa?. Dasar !


pikir Keira.


dia bisa saja pamer seperti mereka tetapi tidak dilakukan karena menurutnya pamer itu sangat bodoh dan menurut ajaran ibunya Lyora, mempamerkan sesuatu ke orang lain merupakan salah satu perbuatan yang buruk dan ia mengingat ajarannya itu.


Dia memilih pergi mencari tempat klub musik yang dibilang kepadanya waktu itu.walaupun peta sekolah membantunya untuk mencari lokasi yang ingin dia ketahui, tetap saja Keira bingung karena dia tetap tidak menemukannya.


sekolah ini luasnya berapa sih? mengikuti peta ini tetap saja membuatku tersesat.tidak ada cara lain.


setelah memastikan tidak ada seorangpun di dekatnya, Keira mulai berlutut, meletakkan tangan kirinya di atas tanah dan menutup mata.Keira menggunakan kekuatannya yang diberi nama "Luminos". Luminos adalah kekuatan untuk mencari sesuatu yang diinginkan pengguna baik tempat, lokasi bahkan makhluk hidup seperti manusia, bangsanya atau musuh dari jarak jauh . tidak semua Werewolf memiliki kekuatan Luminos karena kemampuan itu hanya dimiliki oleh keturunan kerajaan bangsa werewolf yang juga mewarisi darah raja werewolf pertama bernama Alric, seperti Raja Lestat, ratu Lyora,Leo dan tentu saja Keira.


ketika Keira menggunakan Luminos, seketika disekitarnya menjadi gelap berganti dengan Kilauan ribuan bintang-bintang membentuk pusaran disekelilingnya.


dalam kekuatannya itu, Keira dapat melihat jalan jalan yang harus dilalui hingga dia akhirnya menemukan sebuah gedung dengan tulisan klub musik di pintu berwarna coklat.


disana!!


Kedua matanya terbuka memperlihatkan bola matanya yang berubah menjadi kuning menyala.Ia melesat, melompati beberapa pohon Cemara hingga akhirnya dia mendarat tepat di hadapan pintu masuk gedung itu.


Keira memasuki klub itu.


"woaahh!".


betapa takjubnya Keira saat melihat betapa luasnya klub musik itu. didalamnya terdapat kesan mewah dan klub itu lebih mirip resital daripada klub musik biasa sekolah lainnya.


seperti berada di resital. Fallen memang hebat.


Biola... aku tidak ingat kapan terakhir memegang biola... mungkin saat dia pergi..


Keira mengambil alat musik itu dan setelah mengatur pasak , dia mulai menggesek senar biola dengan busur biola itu🎻.


alat musik yang kau mainkan sangat indah. Maukah kau memainkannya lagi? aku mohon.


Suara Elias dan kata-katanya terngiang di telinganya. .Dia bermain seakan dirinya berada disebuah resital dalam konser biolanya. perasaannya dari Kesedihannya dan kemarahannya atas kepergian sang pujaan hati Ia campurkan ke dalam alunan musik itu.


ia bermain dan terus bermain biola itu hingga akhirnya dia berhenti.


"sudah lama sekali aku tidak bermain biola tetapi jujur saya, biola ini kualitasnya rendah semua pemain biola bisa merasakan itu saat bermain biola".


Kata Keira saat mengembalikan biola ketempatnya.


plok!! plok!! plok!!


sebuah tepukan tangan.Keira terkejut mendengar suara tepukan tangan dibelakangnya.


"Siapa!??".


Tanyanya sambil berbalik.ia tidak menyangka ada orang yang memperhatikan.


"oh! maaf membuatmu kaget".


seorang laki-laki yang muncul entah darimana dan sejak kapan berada didalam klub musik.


Keira dapat melihatnya di antara bangku penonton.seorang laki-laki berusia 18tahun dan dari pakaiannya dapat diketahui dia juga murid sekolah SMA Fallen.


ini aneh... seharusnya penciumanku dan pendengaranku dapat merasakan ada orang lain disini. Bagaimana dan sejak kapan dia disini?? aku tidak merasakan bau atau vampire dan aku juga tidak merasakan bau kaum werewolf tapi anehnya,aku tidak merasakan aroma manusia padanya.siapa dia?.


Pikir Keira mengamati laki-laki itu berjalan menaiki panggung dan menghampirinya.


"halo. aku ketua klub musik disini.aku tidak pernah melihatmu. Kau murid baru?".


Tanya laki-laki itu yang dijawab Keira dengan Anggukan saja.


"sekali lagi maaf kalau aku membuatmu kaget.aku hanya kagum dengan permainan biolamu".


"... tidak apa-apa".


"siapa namamu kalau boleh tahu?". tanyanya sambil mengulurkan tangan Kanannya untuk jabat tangan.


"...Keira. Keira Rosalie Retizen.orang lain mengenalku hanya Keira Retizen saja". Jawab Keira sambil membalas jabat tangannya.


"Keira...".


Laki-laki terdiam.tatapanya terus tertuju kepadanya.


"ada masalah?".Tanya Keira.


"tidak ada masalah.Namaku Keitha.Keitha White".


"Keitha??".


"benar, Keitha.Keira dan Keitha... tidakkah nama kita mirip.nama seperti kita ini cocok jika dilekatkan pada sepasang saudara".


"haha.benar".


"kau bisa memanggilku Keiz".


"baiklah tapi aku lebih suka kalau memanggil mu Keitha karena kita baru bertemu".


"tidak masalah.tadi permainan biolamu begitu bagus.kau berbakat.maukah menjadi anggota klub musik?".


"klub musik? bergabung?".


"ya, bergabung.saat kau bermain biola,kau begitu menjiwai seakan kau meletakkan perasaanmu saat bermain.aku bisa merasakan kesedihan dan kemarahan dalam alunan musik itu".


Keitha memberikan pujian untuknya tetapi Keira bingung menjawab apa karena dia hanya penasaran saja, tidak berniat bergabung karenanya.apa lagi dia masih curiga terhadap Keitha.


"aku mohon bergabunglah...kau jadi bantuan bagi klub ini... tempat ini begitu besar tetapi peminatnya tidak banyak.aku harus menemukan anggota walaupun satu saja atau klub ini akan ditutup".


"tapi...".


"aku mohon Keira...aku hanya punya tiga anggota sedangkan minimal harus empat".Keitha terus memohon pada Keira bahkan sambil berlutut membuat Keira terkejut.


ya ampun... dia tidak akan menyerah kurasa.


"Baiklah.aku setuju".


"benarkah?". Keitha langsung berdiri dan menatap kedua mata indigonya agar merasa yakin akan jawabannya.


"Benar".


"oh, terima Kasih". Dengan senang dia memeluk Keira.Keira terkejut saat memeluknya.tetapi secara bersamaan dia merasakan perasaan aneh.


perasaan apa ini...? mengapa rasanya...?


Keira segera melepaskan diri dari pelukan Keitha.ia merasakan perasaan nyaman dan tidak secara bersamaan.


"aku harus pergi.aku mau makan siang ".


"baiklah tapi selamat datang untukmu". Keira berjalan menuruni panggung namun matanya masih melirik ke Keitha dengan perasaan curiga.


sebenarnya, kau itu siapa?


Di koridor sekolah...


Keira berjalan sambil memikirkan siswa yang dia temui di dalam klub musik.pertama kalinya dia tidak merasakan seseorang disekitarnya sebagai werewolf.


Keitha... saat bertemu denganmu entah mengapa rasanya tidak nyaman? aku tidak merasakan manusia, werewolf atau vampire. rasanya ibarat seperti Plain disebuah makanan seperti itu yang kurasakan padamu.


Keira berpikir dan terus berpikir hingga dia tidak menyadari kerumunan siswa berlari menuju kearahnya.


"minggir!".


Buuk!


"Hei!".


Keira kesal saat salah satu siswa mendorongnya hingga dia terjatuh. tapi,siapa yang peduli? mereka berlari dan berdiri disisi kiri dan kanan pintu masuk sambil meneriakkan nama yang dia kenal.


"Trinity!".


"Trinity!!".


Keira berdiri dan merapikan roknya. dia melihat dari jarak jauh untuk melihat seperti apa mereka.Dia tidak mau bergabung dengan kumpulan murid tersebut karena sangat menyebalkan.


tidak lama kemudian,teriakan mereka lebih keras berarti ketiga orang itu sudah datang.


"Kyaaa! Trinity!!".


silau matahari menunjukkan bayangan mereka.ketiga Orang itu masuk ke dalam diiringi dengan teriakan dari pengagum pengagum mereka. mereka begitu bersinar saat mereka masuk sedangkan bagi Keira biasa saja.


Alex berjalan hingga dia terhenti dan menatap seorang siswa yang berdiri di sampingnya. jaket yang dipakai sangat familiar sangat mirip dengannya jujur saya tidak suka jika orang meniru fashionnya.


"kau".


"ya?ada masalah?".


"Danny, bisakah aku minta jusmu?".


Danny menyerahkan juice tomat strawberry kepada Alex. Alex membuka tutup botol yang masih tersegel itu dan secara mengejutkan di hadapan semua orang bahkan Keira melihat dia menuangkan Jus itu ke baju siswa itu tetapi tidak seorangpun yang melakukan apa-apa untuk siswa itu Sedangkan Keira tidak mungkin menolong karena dia masih kesal dengan orang yang mendorongnya dan orang mendorongnya itu adalah siswa yang dipermalukan oleh Alex Tetapi dia berharap ada orang lain yang bertindak untuknya.


"sekarang kau tahu kesalahanmu".


siswa itu menangis tetapi Alex tidak peduli. dia dan kedua sahabatnya itu berjalan hingga saat mereka sudah tidak nampak beberapa teman siswa itu menghiburnya dan membawanya pergi. para kerumunan juga mulai membubarkan diri.


"orang gila macam apa itu?! Kenapa semuanya diam saja? Bagaimana bisa Mereka cuma berdiri saja?".


saat kira tidak habis pikir dengan tindakan tadi, Ketiga orang gadis mendengarnya dan menghampirinya dengan perasaan tidak senang seakan Keira telah menghina Trinity.


"ya ampun. Jaga mulutmu". kata seorang gadis rambut panjang keriting berambut coklat yang dihasilkan dari pewarna rambut.


"siapa kalian?".


Keira Membalikkan badannya dan melihat 3 siswi seusia dirinya berdiri di hadapannya. keira menyadari bahwa dia satu kelas dengan mereka bertiga.


3 Gadis berdandan heboh. aku bisa tahu rambut ketiga gadis ini berasal dari pewarna rambut sepatu mereka... high heels?? Yang benar saja. mereka ini siswi atau.... Hei Keira, jangan berpikiran yang aneh . biarkan saja mereka mau pakai sepatu apa atau berdandan seperti apa, bukan urusanmu.


"Kita? oh maaf kita telat menyapamu.Aku Britney. yang berambut pirang Rachel dan ungu bernama Violet".


"Kami adalah gadis paling cantik di SMA Fallen".Kata Rachel.


pufft...aku ingin tertawa mendengarnya.


"apa yang kamu sebut tadi, itu bukan tentang Trinity'kan,anak baru?". Tanya Britney.


"Trinity? jadi orang tadi yang membuat kacau Itu adalah anggota Trinity yang terkenal jahat?".


"jahat? maksudmu terkenal?". tanya Violet mengoreksi perkataan Keira.


"kalau kau tidak berhati-hati dengan ucapanmu, kau bisa terjerumus masalah".


Kata Britney lalu Dia mendekati Keira.


"kudengar, kau bekerja di cafe murahan milikmu kan?".


Ingin sekali aku merobek mulutmu,Britney. kaulah yang harus menjaga ucapan. kafe milik Dion bukanlah murahan.


"milik saudaraku tapi kami bekerja sama dalam Cafe itu".


Keira berusaha sesopan mungkin terhadap mereka walaupun dalam hatinya nya ingin menghajar mereka Tetapi dia harus bersabar atau Gen serigalanya akan muncul.


sedangkan mereka tertawa mendengar ucapan darinya.


"Ini pertama kalinya aku melihat gadis pelayan Cafe. sangat menarik!".


"Terserah apa kata kalian, aku bisa menghidupi ku dengan baik dan membayar uang sekolah ini dengan baik, aku nggak minta uang kok".


"hari ini pertamamu di sekolah, kulepaskan kau kali ini". Kata Britney.


"apa? maksudnya apa?".


"beraninya kau berkata tentang Trinity seperti itu!!". Rachel merasa kesal pujaan mereka dihina Keira padahal bukan hinaan.


"apa? memangnya aku tidak boleh ngomong begitu? Memangnya mereka hebat?".


"anak baru! Memangnya kau tidak tahu apapun tentang Trinity?".


violet bertanya padanya dan jawaban keira tentu saja menggelengkan kepalanya.


"Ya ampun. gadis-gadis Ayo kita pergi". aja Britney. mereka bertiga meninggalkan Keira sendirian karena tidak habis pikir kita tidak tahu tentang Trinity pada mereka tidak tahu Keira lebih banyak menghabiskan waktunya di hutan Daripada di kota. jelas saja dia tidak tahu mereka.