
Sebelumnya di Trinity Basecamp…
"Hei Danny, dimana Alex?".
"biasalah. dia sedang kelimpungan mencari Keira sekarang. Ia pasti sedang kesal sekarang karena Keira terlihat menghindarinya padahal mereka Udah pasangan". Danny mengatakannya dengan perasaan bete dan galau.
"kau kenapa?".Tanya Noah Ketika menyadari bahwa dia sedang merengut akan sesuatu.
"…sedang tidak ada apa-apa kok". Jawabnya malas.
"ayolah. Kau bisa menceritakannya padaku".
Bujuk Noah. Danny mendesah lalu ia pun mulai bercerita tentang Tania yang sukses buat Noah kaget bukan main.
"hah!? kau sungguh serius menyukai gadis berdada rata itu?!. si dada rata (☉。☉)!".Noah sungguh kaget saat mendengarnya. Setidaknya Danny tidak mengatakan apapun bahwa Tania bukanlah manusia biasa seperti Keira dan Silvana.
"hei, jangan mengejek dadanya dong💢😤. Walaupun rata, dia itu tetap gadis yang cantik dan manis".
Cantik darimanasih dia lihat itu gadis?😓.
"ya ya maafkan aku ya😅. Tapi apakah kau sungguh-sungguh…".
"yah. Mungkin kau memang tidak percaya bahwa aku menyukainya mengingat setiap kita bertiga hangout, aku selalu duduk bersama dengan para wanita yang cantik dan seksi.
Tapi jujur saja, aku tidak merasakan rasa apa-apa sama mereka dan kau tahu sendiri kan bahwa aku tidak pernah memiliki hubungan dengan seorang gadis karena aku ingin sekali memiliki seorang gadis yang menjalani hubungan serius.
Kau tahu…pernikahan 💒… menjadi orang tua… intinya aku ingin menjadi bagian dari pasangan yang berbahagia dan setia seperti kedua orang tuaku dan orang tuanya". Ucapnya tersenyum sambil membayangkan bagaimana kehidupannya di masa depan nanti.
"tapi…".
"tapi apa Danny?".
"dia tidak suka padaku. Bahkan bisa dibilang bahwa dia membenciku".
"wah, baru kali ini ada seorang gadis yang membenci dirimu. Memang apa yang telah kau lakukan padanya??".Noah penasaran mengapa Tania tidak suka dengan Danny mengingat ia dan Tania tidak dekat sama sekali.
"aku… pernah merusak hubungan antara Tania dengan pacarnya".
"????? wah, kau gila. Bagaimana bisa dengan teganya kau menghancurkan kebahagiaan orang lain?!.
Tidak kusangka bahwa kau ternyata-".
"aku tidak sengaja tahu!". Danny mencoba untuk membela dirinya saat Noah membuatnya semakin tertuduh sebagai orang ketiga yang sebenarnya Hanya numpang lewat.
"huh?".
"begini. Saat itu aku masih anak-anak, aku tidak bisa menjelaskan bagaimana kami bisa bertemu hingga saat itu aku haus minta minum samanya yang kebetulan bawa termos isi susu.
Siapa sangka bahwa pacarnya itu menelepon dan setelah kasak kusuk yang membuatku tidak mengerti, Tania marah dan melempari ku dengan botol termosnya sambil mengataiku bahwa aku perusak hubungan orang😩".
"ng…😕 apakah dari percakapannya kau sempat mendengar sesuatu? misalnya saja ada kata-kata yang dia ucapkan kepada pacarnya gitu".
"hm…🤔". Danny mencoba mengingat-ingat kembali kejadian enam tahun yang lalu hingga kemudian sebuah memori yang dicari dalam otaknya telah muncul.
aku lagi ngasih susuku ke anak laki-laki disebelahku. Ucap Tania enam tahun yang lalu.
"oh! aku ingat, katanya saat itu dia lagi ngasih susunya ke anak laki-laki disebelahnya dan anak laki-laki itu adalah aku".
"•••••😓". Sungguh. Sungguh Noah tidak bisa mengatakan kepada sahabatnya yang sedang mengalami masa pra asmara karena sesungguhnya, kata yang diucapkan oleh Tania dulu mempunyai arti berbeda bagi gender.
karena sesungguhnya, kata yang dilontarkan Tania sudah pasti membuat Laki-laki yang tidak melihat dengan matanya sendiri akan salah paham.
Jika mantan Tania bisa salah paham sehingga hubungan mereka renggang, bayangkan saja jika Noah menghubungi Silvana dan Silvana sedang mengatakan hal yang sama dengan yang diucapkan oleh Tania.
Apalagi jika Alex mengalami apa yang dirasakan oleh mantan pacar Tania, sudah pasti… ah tidak bisa dibayangkan.
"…ng… begitu ya. Kalau boleh tahu, mengapa kau bisa menyukainya? apa ini perasaanmu yang sesungguhnya atau karena orang tua mu memintamu mendekatinya karena dia berasal dari keluarga Rhyes?". Tebak Noah karena dia tahu bahwa walaupun berasal dari keluarga kaya, tidak berarti mereka bisa menjalani hidup dengan bebas memilih untuk menjadi apa dimasa depan termasuk dengan siapa yang mereka nikahi.
Karena, pasti ada sebagian orang tua kaya ingin mereka menjalani bisnis keluarga mereka tanpa bertanya atau mempedulikan mereka ingin menjadi apa dengan alasan tidak selevel, tidak berwibawa atau mungkin dengan mengatakan harus menjalankan perusahaan orang tua mereka. Intinya, tidak semua orang tua yang berasal dari keluarga terpandang mau mengizinkan anaknya untuk menjadi apa dimasa depan.
Dan cinta…
tidak semua orang tua dari keluarga terpandang mau mengizinkan anaknya untuk mencari pasangan hidup yang mereka inginkan walaupun anak mereka mencintai pasangan mereka. Alasan yang mereka katakan pasti, berasal dari keluarga miskin, gennya pasti jelek, tidak selevel, dan segala macam alasan mengapa mereka tidak mengizinkan anaknya untuk berhubungan dengan seseorang yang mereka cintai.
dan pastinya mereka akan menjodohkan anak mereka dengan yang mereka inginkan, baik yang berasal dari kekayaan yang setara atau lebih contohnya.
Danny yang mendengar kata-kata dari Noah tersenyum saat Noah mempertanyakan apakah dia tulus atau tidak dalam menyukai seseorang.
"bagaimana menurutmu hubungan Alex dan Keira? apakah Alex tulus menyukai Keira?. Atau lebih tepatnya bagaimana hubunganmu dengan Silvana? apakah kau tulus menyukai Silvana?".
"aku tulus untuk perasaanku padanya dan Alex pasti juga akan sama dengan Keira".
"jika kau berkata begitu, maka seharusnya kau pasti tahu bahwa aku tidak bermain-main dalam hubungan.
Aku serius menyukai gadis itu. Dari luarnya aku tidak peduli melakukan melainkan aku tertarik akan sisi dalam dirinya".
"maksudmu tentang Boing-boingnya yang rata itu?".
"bukan itu💢. maksudku itu jiwa. JIWA!". Danny benar-benar kesal dengan Noah yang masih mengatakan tentang Boing-boing Tania yang mirip dengan papan cucian tapi ia pun menahan diri untuk tidak memukul kepala sahabatnya itu.
"dan mengenai tentang orang tuaku, kau tidak perlu khawatir karena mereka memperbolehkan aku untuk menjalani kehidupanku bahkan dalam pasangan karena mereka ingin aku berbahagia tanpa belenggu yang memaksa keinginan mereka sendiri.
dan perasaanku padanya, aku tidak tahu mengapa aku suka padanya. Bisa dibilang cinta pertama saat aku bertemu dengannya dan aku tidak peduli jika dia berasal dari keluarga terpandang ataupun keluarga dari kalangan bawah. Bukankah cinta tidak harus dipandang dengan harta yang dimiliki? Tapi….".
"tapi apa?".
"apa yang harus aku lakukan untuk mendekati Tania?! berada didekatnya saja, ia menatap tajam kearahku dengan tatapan mata yang menyuruhku untuk pergi!. Dia benci aku padahal aku tidak sengaja menghancurkan hubungan orang walaupun aku bersyukur karena dia sendiri. Apa yang harus aku lakukan, Noah?!". Danny benar-benar frustasi karena mengalami jatuh cinta kepada seorang gadis tapi gadis itu tidak suka melainkan benci terhadapnya.
Melihat Danny yang tidak tahu harus melakukan apa-apa membuatnya tidak tega sehingga ia pun memikirkan sesuatu untuk temannya sehingga setelah memikirkannya, ia pun mendapat sebuah ide.
"Mengapa kau tidak mencoba seperti Alex?".Usul Noah.
"huh? Alex?".
"begini, kau pasti ingat bagaimana hubungan antara Keira dan Alex dulu. Gadis itu benci banget sama Alex'bukan?".
"tentu saja gadis itu benci dengan Alex. Gadis mana yang suka dengan laki-laki yang suka mengganggunya dulu Bahkan saking bencinya, ia langsung membanting Alex langsung ke lantai saat itu.
Aku tidak mau ambil resiko ah mengikuti jejaknya. Yang ada, punggungku bisa patah nanti".
Mengingat Tania seorang Werewolf, ia pasti tidak akan segan-segan untuk mematahkan punggungku jika aku mengganggunya seperti Alex mengganggu Keira dulu 😌.
Setidaknya Keira bisa berbaik hati tidak membuat punggung Alex patah. Nah Tania? ho~oh dia tidak segan-segan untuk mematahkan punggung orang.
Selain itu, mana aku tahu bagaimana cara Alex bisa melunakkan hati Keira. Macam Alex beritahu aja. Pikir Danny.
"hm, begini aja. Coba dekati Tania dengan sedikit bumbu Mafia didalamnya". Noah mencoba memberi saran lainnya.
"memangnya berhasil?".
"hm 🤔 selama kau tidak keterlaluan, mungkin berhasil. Kuncinya adalah, kau harus mengetahui rahasia apa yang dia miliki. Mungkin tidak enak jika kau mendekatinya secara mengancam tapi selama kau menunjukkan betapa tulusnya dirimu, mungkin suatu hari dia akan luluh".
hm🤔, satu-satunya Rahasia yang aku ketahui adalah Tania adalah seorang Werewolf tapi aku tidak bisa menggunakan itu karena aku tidak sampai hati jika aku menggunakan rahasia itu untuk dekat dengannya.
Walaupun aku berasal dari keluarga Mafia tapi aku tidak akan melakukan hal seperti itu untuk mendapatkan apa yang aku mau.
tapi tunggu dulu, kalau rahasia lain… ada!. Danny mendadak teringat akan sesuatu dan seketika ia pun tersenyum.
Beberapa saat kemudian…
Danny mengendarai mobil Lamborghininya dengan kecepatan normal. Tania yang duduk di sebelahnya menampakkan wajah yang sangat kesal bukan main.
"aku tidak menyangka bahwa kau mengancam ku dengan memberitahu mama dan papaku bahwa aku bepura-pura hilang ingatan. Ternyata kau sangat jahat untuk mendapatkan keinginanmu". Danny terdiam saat Tania menyebutkan jahat karena mengancam akan memberitahu Hara dan Antonia bahwa dia bepura-pura hilang ingatan jika dia tidak menurut tapi ia tidak punya cara lain mengingat ia tidak pernah memiliki hubungan dengan seorang gadis manapun walaupun ia dekat dengan para gadis. Lagipula, Tania tidak tahu bahwa sesungguhnya Danny Hanya mengancam tapi tidak berniat untuk mengatakannya jika seandainya Tania tidak mau memenuhi satu permintaanya intinya Danny Hanya memberikan sebuah ancaman kosong belaka.
Dan Tania tidak tahu akan hal itu, Yang perlu dilakukan Danny Hanya membuat Tania yakin bahwa ia benar-benar serius dengan ucapannya.
"aku minta maaf untuk itu tapi aku tidak punya cara lain mengingat…".
"mengingat apa?". Hardik Tania.
"begini, kau mau memenuhi permintaanku atau tidak?. Karena sekarang ini aku hanya meminta satu hal darimu".
Hm, pasti dia akan meminta hal-hal aneh padaku. Tunggu dulu! jangan bilang bahwa dia minta agar aku tidur bersamanya 😱. Pikir Tania yang mulai berpikir tidak-tidak.
"Jangan khawatir, aku tidak akan meminta hal-hal yang aneh kok". Ucap Danny seakan ia bisa membaca pikiran Tania yang mulai berpikir tidak-tidak sehingga Tania merasa lega.
"jadi, kau meminta apa padaku. Aku akan menghajarmu jika kau meminta aneh-aneh".
"…tenang saja. Yang kuminta padamu adalah…".