
"jadi bagaimana keadaanya dokter?".Tanya Danny kepada dokter keluarga berjenis kelamin perempuan yang dia minta untuk memeriksa keadaan Tania termasuk… uhuk… miliknya yang terkena tendangan bola.
"dia baik-baik saja. dan mengenai itunya hanya bengkak saja kok tapi jangan khawatir, setelah dikompres dengan es, bengkak itunya bisa kok.
oh yah, ngomong-ngomong kenapa bisa…".
"ah💦… ceritanya panjang namun tolong rahasiakan,yah jika ada yang bertanya kepada dokter". Mohon Danny.
"jangan khawatir, seperti kata anda dia terkena tendangan bola dikepalanya'kan?".
"yah. Terima kasih dokter". Ucap Danny dan dokter itu pergi diantar oleh salah satu pengawal yang disuruhnya dan setelah dokter itu pergi tinggallah Danny sendiri di kamar itu bersama dengan Tania.
Sambil menjaga Tania, Danny meletakkan sekantor es batu tepat di bagian bawah rok dress Tania seperti saran dokter dan Cio yang dibawah danmerasa masih nyut-nyutan merasa mulai enak.
ng… kok dingin??… tapi enak…Ucap Cio dalam batinnya yang merasakan sensasi dingin dibalik celananya.
itu berarti… wah manusia itu berbohong ternyata. Awas saja kalau dia macam-macam dengan kakakku.
Aku harus menghampirinya, setelah nyut-nyutan ini pikir Cio yang menyadari sesuatu dan mulai kesal terhadap Danny. Inilah salah satu kelebihan memiliki saudara kembar, jika Salah satunya sakit, maka salah satunya bisa merasakan. Seperti Cio ini, Kerang Tania sakit Cacing sendok Cio juga merasakan.
dan Cio jadi tahu bahwa bukan kepala Tania yang terkena tendangan bola tapi kerangnya.
Sementara Cio dibawah mencoba mengurangi rasa denyut dari cacing sendoknya sementara itu di kamar Danny tersenyum senyum sendiri saat memandangi gadis itu.
Kau gadis yang aneh tapi lucu, manis lagi.
ah…aku merasa bersalah karena secara tidak langsung aku telah membuatmu putus dengan cinta pertamamu.
aku ingat bahwa membawaku kembali kepada kedua orang tuaku yang panik mencari diriku walaupun kau meletakkanku di jalan bukan di hadapan kedua orang tuaku.
tapi aku tetap senang setidaknya kau telah mempertemukan diriku kembali ke Orang tuaku. dan aku langsung tahu siapa dirimu saat aku bercerita tentang apa yang aku alami Kepada kedua orang tuaku.
kedua orang tuaku tersenyum dan memberitahuku bahwa aku dan mereka adalah seorang Watcher dimana kami mengetahui bahwa kalian ada dan dipercaya untuk menjaga rahasia kalian bahkan kedua orang tuaku juga bercerita bahwa dulu bangsa kalian menolongku dan ibuku yang berjuang keras untuk melahirkanku disaat musuh keluargaku menyerang kami dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Bangsamu juga menyelamatkan jiwa ayahku dari musuh-musuhnya sehingga kami berhutang budi kepada kalian sehingga ayahlu berkeja sama memasok senjata ke bangsa kalian untuk mendukung kalian melawan bangsa Vampire.
dan untukmu… terima kasih telah menolongku waktu itu walaupun aku tidak bisa melihat wujud serigalamu.Ucap Danny dalam batinnya lalu mengecup kening Tania hingga ia melihat kelopak mata Tania telah berkedip sebagai pertanda bahwa dia akan bangun.
"…ung…"Perlahan gadis itu membuka matanya dan dia lihat pertama kali adalah langit-langit kamar dan wajah Danny.
"syukurlah kau sudah bangun Tania".Ucap Danny yang senang melihat Tania yang telah siuman.
"…😕siapa itu Tania?? kau siapa?? ini dimana??".
Tidak-tidak! oh tidak! jangan bilang kalau dia hilang ingatan karena terkena tendangan di kerang. Tapi bagaimana mungkin??.
orang mana yang sampai Kehilangan ingatannya gara-gara kerangnya kena tendangan bola?!?.
Jika kepala sudah pasti wajar karena otak berada di kepala.
Tapi ini… ini kerang lho. Kerang!! tempat zona nyaman milik perempuan lho!!!. Ucap Danny yang panik dan tidak habis pikir kenapa bisa Tania tidak ingat padahal yang tertendang adalah tempat dimana sekantong es batu berada sekarang.
"kau pasti bercanda'kan?😅 kau pasti ingat siapa dirimu kan?".
"…tidak. Aku tidak ingat siapa diriku. Apakah kau mengenalku?".
"😱😱😱😱😱😱".
tidak lama kemudian…
"dokter, bagaimana keadaan anak kami?". Tanya Hara yang khawatir dengan keadaan Tania yang ajaib mendadak tidak ingat apapun karena… uhuk… (sang Author tidak sanggup untuk mengatakannya).
"hm, sementara ini karena akibat dari benturan dan syok membuatnya mengalami amnesia sementara tapi jangan khawatir, dia akan kembali mengingat semuanya secara perlahan-lahan.
Tapi ada baiknya ia dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut dan jika dibawa ke rumah sakit akan ada baiknya jika dibawa ke bagian ini untuk konsultasi". Ucap Dokter itu sambil menyerahkan sebuah resep obat dan juga nama dokter yang harus dikunjungi saat datang kerumah sakit kepada Daslan.
"ng… dokter, bukankah sebaiknya dia dikonsultasikan dibagian Neurologis? mengapa malah berkonsultasi dengan dokter bagian obgyn?". Tanya Daslan saat membaca nama dokternya yang terbaik dalam bidangnya.
"ng… yah… oh, sudah waktunya saya untuk pergi karena ada pasien saya yang telah menunggu saya💦". Jawab dokter itu mengelak dari pertanyaan Daslan sambil bepura-pura melihat waktu di jam tangannya lalu buru-buru pergi meninggalkan mereka yang kebingungan dengan dokter itu sedangkan Danny tidak tahu harus berkata apa karena dia tidak mengerti bagaimana bisa Tania sampai tidak mengingat apa-apa sedangkan ia tahu bahwa kepala Tania tidak kenapa-napa karena Dialah yang melindungi kepala Tania sebelum menyentuh tanah.
"tolong maafkan kesalahan putraku, tuan Hara". Ucap Daslan memohon maaf kepada Hara sementara Hara, ingin sekali ia mengamuk kepada Danny bahkan ingin rasanya berubah menjadi Serigala sekarang namun Antonia telah memenangkan dirinya dengan cara mengelus punggung suaminya dengan tangan kirinya sehingga ia masih bisa berpikir jernih dan memaklumi bahwa yang dilakukan oleh Danny tidak sengaja apalagi ia tahu bahwa Danny anak yang baik dan juga ia penasaran dengan apa yang terjadi sebenarnya.
"…jangan khawatir Daslan. Kami tidak menyalahkan anakmu yang membuat anak kami seperti ini lagipula semua itu tidak sengaja".
"sekali lagi saya minta maaf paman bibi…".
Sementara itu…
"maaf, bolehkah aku meminta air?". Ucap Tania Kepada seorang pelayan Nash yang ditugaskan untuk menemani Tania.
"sebentar Nona, akan saya ambilkan".Ucap Pelayan itu sambil membungkuk hormat lalu pergi meninggalkan Tania sehingga Tania sendirian di dalam kamar itu.
"sudah pergi…😐".Ucap Tania yang seketika tersenyum namun dari senyumannya terlihat ia telah menyembunyikan sesuatu.
puff hehehehe 😂 sepertinya akan menarik deh. Hehehehe 😂 Ucap Tania didalam Pikirannya.