The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 80 : The Velvet IIl



delapan puluh menit telah berlalu. Keira membuka matanya perlahan dan dilihatnya pertama kali ialah Alex yang tidur pulas sambil memeluknya erat.


hm... lagi-lagi aku tertidur bersamanya. Entah kenapa kali ini aku merasa biasa saja?. Mungkin karena sering tidur bareng dia ini telah membuatku jadi terbiasa.πŸ˜‘


POK POK POK


"Alex...Alex...".


"😴".


POK POK POK


Keira terus menerus memencet wajahnya Alex untuk membuatnya terusik agar dia bangun. Alex terusik tapi bukannya bangun melainkan ia malah melanjutkan tidurnya dan semakin merapatkan diri kepadanya.


"Alex... Alex...!".πŸ’’


POK POK POK


"😴".


dia ini benar-benar... Gerutu Keira yang mulai kesal melihat Alex tetap saja tidur.


dan Alex semakin menjadi saat tangan kanannya Alex menyentuh...


KNYOT NYOT


"kyaaa! Alex!".Pekik Keira saat Alex menyentuh bagian tubuhnya.


PLAAAK


"adaow! sakit". Ucap Alex saat ia mendadak terbangun karena sebuah tamparan telah mengenai pipi Alex.


"aku senang kau sudah bangun sekarang. Tidurmu nyenyak ?".πŸ’’ Ucap Keira yang setengah duduk sambil menahan rasa kesalnya.


"hei, kenapa kau menamparku? apa salahku?!".


"oh... tidak ada hanya saja... kau susah untuk dibangunkan, apalagi saat tangan kananmu menyentuh dan memijat sesuatu'bukan?". πŸ’’


menyentuh...aku tidak tahu tapi, rasanya tadi aku macam memegangi sesuatu yang kenyal. Hm...kenyal...kenyal... Ke- ahh! mungkinkah yang aku pegang tadi...!.


Mata kiri Alex melirik dan melihat wajah Keira yang kesal dan pipinya yang menjadi merah karena malu bercampur kesal dan tatapannya tertuju pada kedua tangan Keira menyilang menutupi daerah dadanya. Saat itulah Alex menyadari bahwa yang dipegangnya barusan saat tidur adalah salah satu bukit kembar Keira sehingga wajahnya ikut-ikutan menjadi merah.


astaga! pantas saja mengapa mimpiku indah banget. Oh ternyata... tapi... hehe.


"ya... aku tidak tahu, Keira. Lagipula aku tertidur jadi tidak tahu".


"hmp! lagipula kalau dipikir-pikir lagi, kencan apaan ini?, kau mengeluarkan banyak uang untuk membooking satu tempat yang paling mewah tapi malah akhirnya tidak menonton filmnya. Ya ampun, aku pulang saja deh".


"hei, jangan pulang dulu. apa boleh buat, aku ketiduran juga. Lagipula ada film yang bergenre romantis akan tayang sebentar lagi dan kau pasti akan menyukainya".


"hm... baiklah. Tidak bagus, aku pulang".


Keira setuju untuk nonton film yang selanjutnya yang segera tayang yang berjudul Titanic, Sebuah film romansa terbaik yang berkisah tentang untuk ditonton bersama dengan pasangan yang berkisah tentang cinta dua insan antara Jack dan Rose yang berasal dari status sosial yang berbeda di atas kapal bernama Titanic yang tenggelam dalam pelayaran perdananya.


tidak film itu dimulai setelah makanan pesanan mereka telah tiba. Mereka berdua diam karena menghayati film itu apalagi Alex saat melihat si gadis bernama rose dalam film itu.


Rose...


hidupnya mirip dengan hidupku dimana hidupku juga tidak bahagia dengan kehidupanku yang terkekang...


Ibunya Rose juga mirip dengan ayahku yang memaksa anaknya untuk menikahi orang yang tidak dicintai demi harta, martabat dan kehormatan.


Aku berpikir, mengapa jika orang dewasa yang menginginkan sesuatu atau terlibat masalah seperti piutang dan sebagainya, haruskah anak-anak yang membayar semua itu dengan perjodohan?.


Apakah perasaan dan masa depan kami sebagai anak-anak tidak berarti bagi mereka?


hanya dengan mengatasnamakan berbakti kepada orang tua, haruskah mereka menggunakan kami sebagai pertukaran dengan apa yang mereka mau?.


apakah kami tidak punya hak untuk bebas dalam menjalani hidup yang terkekang karena mereka?


apakah alasan kami telahir dalam hidup mereka dan dibesarkan karena kami tidak lebih dari alat yang digunakan untuk menjalin kerjasama dengan perusahaan lain atau sekadar membayar hutang piutang, bukan cinta?.


lalu, dimana hak kami sebagai anak-anak yang ingin memilih masa depan sendiri dan memilih pasangan yang dicintai tanpa campur tangan orang tua?


apakah orang tua dapat menjamin bahwa pilihan dan mereka membuat kami bahagia?.


siapa yang tahu?


......Siapa...?...


"Alex? kau menangis?". Tanya Keira saat ia melihat bulir air mata di pelupuk mata kirinya.


"hah? siapa yang menangis? mataku hanya kelilipan debu". Ucap Alex sambil menyeka air matanya.


"hei, tidak apa-apa lagi jika menangis karena menonton film bergenre romantis, hihihi".


Ucap Keira sambil mengedipkan


"hei, mana mungkin. Mau kutaruh dimana wajahku ini jika orang melihatku menangis karena menonton film ini? ". Keira tersenyum geli saat melihat Alex padahal, Keira tidak tahu bahwa bukan film yang membuat dia menitikkan air mata.


Mereka berdua kembali terpaku pada film sambil rebahan dan makan hingga pipi mereka bersemu merah saat melihat adegan Rose sedang dilukis oleh Jack tanpa mengenakan sehelai benang pun ditubuhnya.


*A**staga… aku tidak menyangka akan melihat adegan ini. Semoga Feromone dalam diriku tidak terpancing. Siapa yang akan menyangka bahwa aku melihat adegan ini di atas kasur dan cuma kami berdua diruangan ini, belum lagi disebelahku ada*....


Keira melirik matanya tanpa menoleh ke Alex. Ia menelan ludah saat melirik ke Alex sambil menerka-nerka apa yang dipikirkan Alex sekarang ini saat melihat adegan itu.


Woah... Jack beruntung bisa melihat keindahan itu. Andai saja aku bisa melihat keindahan Keira walaupun aku sudah melihatnya sebagian. Aku rela di hajar Keira habis-habisan asalkan.... Pikiran Mesum Alex ke Keira sudah muncul saat melihatnya apalagi cuma ia dan Keira di ruang Velvet dan mereka menonton film itu di atas kasur. Siapa yang tahu?.


Aish... senyuman apa itu?!. dia pasti sedang asyik berpikir kotor di otaknya.Aku berharap tidak ada lagi adegan panas di film ini. Kalau tidak... Pikir Keira saat melihat senyuman yang tidak biasa pada Alex dan berharap tidak ada lagi adegan yang membuat Feromone dalam dirinya naik.


Tidak mengherankan jika Keira khawatir pada Feromone dalam dirinya sendiri karena Feromone adalah zat yang berfungsi untuk merangsang dan memiliki daya pikat seksual pada jantan maupun betina.


dan masalah Keira adalah, ia seorang Werewolf dan Feromone dalam Werewolf tiga kali lipat dari pada manusia.


dan celakanya lagi, ia adalah seorang perempuan yang berstatus sebagai Alpha dalam kawanan werewolf diwilayah Utara dan jika Feromone yang dimiliki oleh Alpha werewolf muncul karena mencium pasangan matenya atau karena ada pemicunya, dapat membuat sang Alpha Kehilangan kendali dalam menahan hasratnya sehingga ia dapat mengalami inHeat.


Jika seorang Alpha laki-laki dalam bangsa werewolf, ia mungkin bisa bertahan menahan hasratnya jika pasangannya tidak didekatnya tapi ia akan dengan cepat mengalami inHeat dan hilang akal saat mencium aroma Matenya sehingga Alpha laki-laki akan melakukan penyatuan terhadap pada pasangannya selama lima, bahkan sampai tiga Minggu.


dan Alpha laki-laki karunia khusus dimana dapat dengan cepat membuat pasangannya gampang hamil.


dan jika seorang Alpha perempuan dalam bangsa werewolf, ia hampir sama dengan Alpha laki-laki bahkan Alpha perempuan juga memiliki karunia khusus dimana Alpha perempuan cepat dibuahi.


Yang berbeda adalah, Alpha laki-laki dapat mengendalikan pasangannya saat inHeat sedangkan Alpha perempuan dapat membuat pasangannya hilang akal saat InHeat dan menjadi lemah karenanya bahkan feromon Alpha perempuan gampang terpicu jika bersama dengan pasangannya atau sesuatu hal lain.


Seperti yang dialami oleh Keira saat melihat adegan itu sehingga ia melakukan tarik nafas dan buang nafas seperti orang yang sedang melahirkan dengan tujuan untuk menurunkan zat Feromone dalam dirinya.


Mungkin hikmah Keira hari ini, ialah menghindari film bergenre romantis.


"Keira, kau sedang apa?". Tanya Alex yang melihat kelakuaan aneh gadis itu yang sedang melakukan tarik nafas dan buang nafas seperti seorang wanita yang sedang melahirkan.


"ah...pedas. Saus hot dognya kali ini pedas"πŸ’¦ Keira mencoba memberi alasan semaksud akal mungkin saat Alex mempertahankan Apa yang sedang dia lakukan.


"ini minum soda punyaku. Aku akan memesankannya lagi untukmu". Keira menerima minuman milik Alex itu yang kebetulan minuman dia sudah ia habiskan saat melihat Rose dilukis oleh Jack dan meminumnya dengan harapan rasa panas dalam tubuhnya akibat Feromone dalam dirinya menjadi dingin.


Aish... aku harap aku tidak lagi melihat adegan panas selanjutnya.


Keira berharap begitu saat menontonnya tapi harapannya tidak bertahan lama saat melihat adegan Jack dan Rose sedang melakukan semi penyatuan di dalam sebuah mobil antik yang membuat Keira beteriak dalam pikirannya.


AAAAAAAHHHHHH... mengapa aku harus melihat ini?!!!!!.


Keira beteriak dalam pikirannya. dan tidak lama setelah itu, Keira mulai merasakan perasaan yang tidak biasa di dalam tubuhnya.


Aish... mengapa aku merasakan panas di tubuhku ini? mengapa aku merasakan rasa gerah?. Pikir Keira yang pertama kalinya dia merasakan perasaan panas dan gerah sehingga ia membuka jaketnya dan melepaskan dasinya.


hhh...Ini aneh... mengapa aku masih merasakan perasaan gerah padahal suhu Ac ruangan ini begitu ding- ah! mungkinkah aku mulai...


Maksudmu in Heat yah? kurasa tidak mungkin deh. Semua Werewolf tahu bahwa siklus heat dimulai pada saat remaja berusia Enam belas tahun lho.


Apa kau tidak sadar bahwa umurku telah berusia enam belas tahun, huh?!πŸ’’ Ini artinya aku telah mulai memasuki masa Heat ! Apa yang harus aku lakukan sekarang?!.😱


huh?! bagaimana bisa? heat akan terjadi padamu jika kau bersama dengan Matemu. dan laki-laki disebelahmu ini-hah! Mungkinkah Alex ini adalah-.


tidak mungkin dia adalah mateku, K3. Heat bisa terjadi jika dipicu dan film ini juga suasana ruangan ini membuat Feromone dalam diriku terpicu. Apa yang harus aku lakukan??.


Aish, jangan panik begitu. Bukankah suatu hal yang lumrah bagi bangsa Werewolf untuk melakukan hal itu secara bebas?. Kau tidak boleh lupa bahwa jika dalam melakukan hal begituan, kita tidak terikat dengan hukum dan peraturan manusia karena kita lebih mengikuti insting Serigala daripada insting manusia jika melakukan itu. Lagipula bangsa Werewolf melakukannya hanya dengan pasangannya saja.


aku tahu itu Tapi... pasanganku... telah tiada...


tapi dia pasanganmu yang sekarang. Dan kau tidak bisa menolak hasrat untuk melakukannya.


ah...apa yang aku lakukan sekarang...???