
''dia… sudah membuatku begini dan sekarang ia telah menghabisi Samuel. Aku berjanji akan membalas kematian Samuel ayah dan tidak hanya dia, tapi saudaranya bahkan putri Lestat akan aku habisin. mereka semua akan menyesali perbuatan mereka karena melawan kita".
"bagaimana dengan gadis werewolf bernama Silvana itu? kau tidak akan menghabisinya juga?''.
Pertanyaan Yang diajukan oleh Kendrick membuat Emery bungkam. Ia sendiri tidak tahu apa yang akan ia jawab dihadapan ayah dan Saudara-saudaranya karena, walaupun dia membenci bangsa Werewolf, ia masih menyimpan perasaan kepada gadis yang pernah ia khianati dan ia masih mengingat kenangan di malam kematian Elias setahun yang lalu namun rasanya seperti kemarin baginya.
(Flashback…)
Setahun yang lalu
''Silvana, dengarkan ak-".
PLAAAK
Sebuah tamparan keras telah ditorehkan oleh tangan Silvana tepat di pipi kiri Emery.
Emery terdiam saat mendapatkan sebuah tamparan pertama kalinya dari gadis yang dia sayangi tetapi tidak membalas pukulan itu karena ia tahu bahwa hati Silvana lebih sakit saat Silvana menyadari bahwa dia telah berkhianat. Pukulan itu tidak seberapa dengan kekecewaan dan kemarahan yang dirasakan oleh Silvana kepadanya.
''Silvana… ak-".
"DIAM KAU VAMPIRE SIALAN! JANGAN SEBUT NAMAKU DENGAN MULUTMU YANG PENUH DENGAN DUSTA ITU. AKU TIDAK MAU MENDENGAR APAPUN YANG KAU UCAPKAN DARI PENDUSTA DAN PENGKHIANAT SEPERTIMU!!".Sekali lagi Emery terdiam saat pertama kalinya ia mendengar Silvana memaki dirinya.
Hatinya sungguh perih mendengar makiannya namun ia tahu bahwa karena kesalahannya, Silvana merasa kecewa dan marah karenanya dan yang bisa diharapkan olehnya hanyalah sebuah maaf dari gadis itu.
Aku sangat mencintaimu…
aku sangat menyayangimu…
namun kenapa kau tega mengkhianati kepercayaanku kepadamu.…?.
mengapa aku begitu bodoh percaya pada seorang vampire yang pada akhirnya lebih memilih keluarga dan bangsanya daripada cintaku dan bangsaku yang telah percaya pada sebuah cinta antara kedua makhluk supernatural yang saling memusuhi.…
Seharusnya aku tahu bahwa cintanya merupakan suatu kepura-puraan dari sebuah siasat yang menjijikkan demi mengetahui lokasi tempat pertunangan Elias dan Keira.
karena diriku, kebahagiaan sahabatku sendiri telah hancur.…
aku sungguh bodoh… bodoh…!!
Terima kasih Emery…
Berkat dirimu, aku telah menjadi seorang gadis yang sangat menyedihkan karena telah mempercayai sebuah cinta dari seorang laki-laki sepertimu. Ucap Silvana dari lubuk hatinya yang telah terluka karena cinta dan perasaannya telah di permainkan oleh laki-laki yang dihadapannya ini.
''aku mohon maafkan aku… aku memang bersalah karena menipu kalian tapi percayalah bahwa perasaanku kepadamu sungguh-sungguh tulus". Ucap Emery dengan rasa bersalah karena menyakiti hati Silvana.
CUUH!.
Secara mengejutkan bagi Emery, seorang gadis manis bernama Silvana meludahinya tepat di wajahnya seakan tindakan Silvana telah menjelaskan kenyataan bahwa Silvana tidak akan percaya dengannya lagi.
''kau pikir aku akan terpedaya lagi oleh cintamu yang palsu itu? jangan harap!. Asalkan kau tahu bahwa hubungan antara kita telah yang pernah memiliki sebuah perasaan telah berakhir. Sekarang hubungan antara kita hanyalah musuh bebuyutan yang saling menghabisi!!''.
''Silva…''.
''jangan sebut namaku!. Perbuatanmu sungguh menjijikkan, dan asal kau tahu saja… aku akan memastikan bahwa perbuatanmu
akan mendapatkan hukuman dari langit, Emery.
Aku mengutuk dirimu bahwa kau akan Kehilangan keluargamu satu-persatu hingga akhirnya tinggal dirimu sendiri dan bersujud di kakiku untuk memohon kematianmu!! ingatlah Emery, ingatlah!!".
(Flashback end…)
Emery masih terdiam mengingat ucapan Silvana yang mengutuknya dibawah langit malam dengan gemuruh petir mengiringi ucapan Silvana yang mengandung kutukan.
Tanpa air mata yang mengalir di mata gadis itu, Silvana telah menyatakan kebencian kepadanya. Kenangan indah mereka musnah saat itu juga.
Seseorang yang hatinya ia hancurkan sudah menatapnya dengan tatapan kebencian didalamnya tidak sudi menitikkan air mata untuknya.
''kau harus ingat bahwa dia juga berasal dari bangsa Werewolf. Suka atau tidak, kau harus menghadapinya suatu hari nanti''.
''… ayah, aku mau sendiri. Aku mau istirahat".
Ucap Emery secara halus karena dia tidak mau mendengar keluarganya memintanya untuk menghabisi Silvana juga.
Mendengarnya membuat Kendrick menghela nafas karena dia tahu bahwa Emery belum mau mendengarkan.
"baiklah.… Istirahatlah. Tapi kau harus ingat, di wilayah Utara ketiga gadis itu yang menjaga wilayah itu sang Alpha, panglima dan Jendral. dan kau tahu posisi apa yang dipegang oleh gadis itu. Anak-anak,ayo kita pergi''.
Disisi lain…
PRAAAANG
''Silvana". Noah terkejut saat mendengar suara sebuah benda yang pecah. Baik Noah dan Dallas Segera menghampiri asal suara di dapur dan di dapur, mereka mendapati bahwa Silvana telah memecahkan sebuah teko kaca sedangkan Silvana hanya diam berdiri tidak bergerak dan pikirannya sendiri menjadi kosong
"Silvana, kau baik-baik saja?".Saat tangan Noah menyentuh pundak Silvana, membawa Silvana kembali ke alam sadar dan menyadari apa yang telah ia lakukan.
''ah! maafkan aku yang membuat kalian kaget. Aku melamun tadi. Aku akan membereskan semua ini". Ucap Silvana yang menyadari bahwa ia telah memecahkan sesuatu tanpa sengaja.
"tidak apa-apa kakak. Biar aku saja yang membereskannya". Ucap Dallas yang mencegah Silvana membereskan pecahan teko kaca itu.
"ta-ta-pi…".
"Noah, kurasa saudaraku merasa lelah. tolong bawa dia kembali duduk,ya".
"ayo Silvana".Ucap Noah yang menyetujui Dallas karena juga mengkhawatirkan Silvana. Silvana menurut saat Noah membawanya pergi dari dapur.
apakah ini perasaanku saja…?. Mengapa aku merasakan perasaan yang tidak enak?. Ucap Silvana secara batin karena merasakan sebuah firasat.
Sementara itu…
Noah sekarang pasti sedang mesra-mesraan bersama dengan Silvana sedangkan aku…Alex Menggerutuh dalam hati sambil melirik ke situasi tegang antara Leo dengannya. Aura yang dirasakan Alex sudah pasti seperti aura pertemuan seorang laki-laki dihadapan ayah si gadis untuk meminta Restu.
Keira yang duduk di sebelah Alex dan Myesha yang duduk di sebelah Leo hanya bisa diam memperhatikan situasi karena aura tegang itu membuat mereka diam.
Sedangkan Tania dan Dion??.
mereka berdua sedang asyik berfoto selfie bersama tanpa mereka ingat dengan suasana tegang yang tercipta.
dasar Tania💢
haruskah mereka berfoto-foto tanpa melihat situasi sekarang ini. Rasanya salah juga meminta Tania datang kemari.
Tapi ucapan Tania itu…
tanpa diketahui oleh bangsa Vampire lainnya dan bangsa kita, keluarga Oerloom telah mengangkat seorang putra. Osmond mengangkatnya karena kemampuannya yang spesial tapi mereka tidak tahu bahwa putra angkatnya berniat menikam keluarga itu dari belakang karena dia jadi vampire dan Kehilangan keluarganya karena putranya.
dan kau tahu siapa putranya yang menghabisi keluarga si putra angkat dan mengubahnya menjadi vampire? dia adalah putra Osmond yang sama yang telah menghabisi nyawa saudaraku. Eliasmu.
dan mengingat kekuatan spesial yang dimiliki oleh vampire yang tidak kita ketahui. Tidakkah Kau berpikir bahwa vampire yang pernah kau jumpai di sekolah dan meniupkan wolf's Bane padamu waktu itu adalah Vampire yang sama?.
Aku tidak tahu apakah teoriku ini benar atau tidak tapi aku berpendapat bahwa kemungkinan besar ia ingin bekerja sama dengan kita untuk melawan putra Osmond yang telah merampas kehidupannya sebagai manusia dari melihat mengapa vampire itu tidak membunuhmu saat ia telah meniupkan wolf's Bane kepadamu yang membuatmu lumpuh sementara saat itu juga?.
Teori Tania ada benarnya juga namun harus dipastikan benar atau tidak dari mengapa dia tidak melakukan apa-apa terhadapku waktu itu dan yang paling penting dari semuanya…
Siapa dia?. Pikir Keira yang mengingat-ingat ucapan Tania waktu itu yang Tania ketahui saat Tania melawan Samuel yang membuat Tania berspekulasi bahwa vampire misterius itu memiliki hubungan dengan sebuah keluarga Vampire Oerloom.