The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 45 : A Boring days



"uuuuuuuunggggg... bosan banget". Gerutu Tania yang sedang duduk di lantai ruang keluarga sembari meletakkan kepalanya di atas meja. Gadis itu sedang bete di siang hari yang cerah karena kebosanan yang melanda dirinya sehingga ekspresi wajahnya yang depresi seperti adonan yang dibenyek-benyekkan.


Bahkan saking bosannya, dia malah sampai- sampai mengigit-gigit ujung meja. Ia terus melakukan tindakan itu tanpa dia sadari bahwa Cio melihat kelakuan saudari kembarnya.


oh saudaraku... terkadang terbesit dalam pikiranku apakah aku harus membawamu kepada dokter spesialis jiwa atau otak setiap melihat kelakuan anehmu ini. Pikir Cio menggelengkan kepalanya melihat tingkah Tania. Tidak mengherankan jika Cio berpikir begitu, karena jika kebosanan, kepanikan atau perasaan lain, sudah pasti tingkat sintingnya lumayan kumat.


Tania Anista Rhyes, saudara perempuanku satu-satunya. Kami kembar tapi aku bersyukur tingkah anehnya tidak menular padaku. Dia adalah salah satu werewolf kuat penjaga wilayah Utara sehingga dia mendapat Jabatan sebagai Beta atau biasa disebut dengan panglima.


tidak ada yang tahu selain aku, kakakku Elias, mama, papa, Keira dan Silvana juga Cio bahwa Saudari kembarku punya sisi lain dari sisi kerennya sebagai panglima. Jika dia merasa bosan atau kesal, sisi bodohnya pasti akan datang.😧


Salah satunya, ia sering membenturkan dahinya dengan keras di dinding hingga berdarah. Untunglah bangsa werewolf memiliki kemampuan untuk penyembuhan dengan cepat tanpa bekas. Masalahnya ia seringkali membentur dahinya itu sehingga kamarnya baik dirumah maupun di sini, terdapat banyak bekas darah di dinding kamarnya.😰


Entah dia sengaja melakukannya untuk dekorasi dinding nya atau tidak, orang yang melihat dinding kamarnya yang banyak bercak darah membentuk cap dahi di setiap inci dinding kamarnya akan mengira bahwa Tania telah mendekorasi kamar tidurnya.


Tapi aku penasaran dengan kelakuannya itu. Entah karena sering kali kepalanya dibentur membuat otaknya sengklek sewaktu-waktu atau dari awal dia memang sengklek?.


Cio ingin menghampirinya namun ia mengurungkan niatnya itu setelah melihat tingkah Tania berlanjut dengan dirinya berjalan melata menirukan ulat yang sedang berjalan dilantai.


apa lagi yang dilakukannya sekarang? hadeh...πŸ˜“


Cio memperhatikan Saudarinya dari jauh hingga tidak lama kemudian dia melihat perlahan-lahan Tania kembali ke akal sehatnya sekarang. Ia kembali duduk di tempat semula dengan ekspresi datar di wajahnya dan ia memperhatikan banyak tempat yang kosong.


hm... Keira... Jika saja ia tidak terkena jebakan itu, maka tidak mungkin dia akan bepura-pura berjalan-jalan dengan tongkat di depan Alex dan sungguh, Alex menyebalkan banget. Ia melarang Keira pergi karena khawatir dengan cedera kakinya.


sedangkan Silvana...


dasar Silvana, mengapa dia malah pergi bersama manusia bersama dengan si manusia bernama Noah itu ke laut!? si manusia Danny dan Dion entah pergi jalan-jalan ke mana....


Si manusia Danny itu... mengapa dia tidak mengajakku per- eh maksudku Dion tidak mengjakkku?


kenapa pula aku memikirkan Si Danny itu??? Hadeh..


Pikir Tania padahal sebenarnya, Danny sudah mencoba untuk mengajaknya jalan-jalan saat Danny berdiri di pintu kamar Tania namun sayangnya, gadis itu malah sibuk bermain game Wrestling online di ponsel sehingga ia menolak Dan dia malah tidak ingat kejadian itu.


Cio pasti sedang berlatih dengan para prajurit sedangkan mama dan papa pasti sedang asyik begituan di musim panas. Kalau beruntung, mungkin di akhir musim ini pasti papa sudah berhasil mencetak dan tinggal nunggu sembilan bulan lagi pasti sudah panen dan aku memiliki adik yang unyu.


tapi sebenarnya... bagaimana caranya mama dan papa bisa menghasilkan bayi????? .Gadis itu bertanya-tanya dalam hatinya padahal dia telah berusia enam belas tahun, sudah seharusnya dia pasti sudah tahu. Tidak ada yang menyangka Tania tidak tahu jika ada yang bertanya kepadanya mengingat dia pintar. Ada suatu kemungkinan Madoc tidak mengajar tentang reproduksi makhluk hidup kepadanya atau mungkin saja gadis itu tidak mendengarkan sampai kesana.


"ah sudahlah. Aku tidak perlu memikirkannya. Sebaiknya aku pergi ke kamar Keira saja".


Tania bangkit dan langsung pergi sedangkan Cio hanya memperhatikan saja.


"apa aku ikut ke kamar Keira saj- eh mendingan tidak usah deh". Cio memilih pergi ke tempat lain sedangkan Tania sudah sampai di depan pintu kamar Keira.


"Keira, apak- HAAAH!!!!?". Tania tidak menyelesaikan kalimatnya karena terkejut melihat sesuatu yang tidak dia sangka saat langsung membuka pintunya.


(Flashback.....)


Dear diary...


tiga hari telah berlalu dalam liburan musim panas di pulau Lamiya...


Tiga hari sebelumnya terdapat perubahan, diantaranya Hubungan Cio dengan keluarganya membaik seperti sebelumnya seakan Cio tidak melakukan sebuah kesalahan yang membuat semua orang marah.


Tania, Silvana, dan Dion telah melupakan perbuatan Cio dan bersama kembali bersahabat dengannya.


aku juga memaafkan Cio dan menganggap perbuatan Cio tidak pernah terjadi.


Mengenai Alex dan Cio?


mereka berdua tidak berteman namun ada berbeda dari sebelumnya dan aku tidak tahu apakah itu, yang jelas tidak ada lagi kekesalan dan kebencian diantara mereka.


Mengenai aku...?


terima kasih kepada perangkap beruang sialan itu. Berkat alat itu, aku harus berpura-pura pincang dan berjalan memakai tongkat selama tiga Minggu dan membuat liburan musim panasku yang berharga menjadi sia-sia.


Hadeeeh... jika saja ketiga manusia itu terutama dia tidak disini, mungkin aku bisa melakukan apapun tanpa berpura-pura bahwa kakiku masih terluka selama tiga Minggu. Siapa yang akan curiga? Dion sudah pasti terbiasa karena dia sudah lama mengetahui dan hidup bersama bangsa kami.\=_\=


Mengenai Alex dan aku?


hm... aku tidak tahu bagaimana mengatakannya tapi aku merasa dia ini orang memang gampang dalam mengambil kesempatan dalam kesempitan.


Bagaimana tidak?


terima kasih kepada Silvana yang... hadeeeh... Siapa sangka dimalam aku dan Alex berada di bukit hitam waktu itu, Silvana malah menghancurkan pintu kamar Alex dan ia menggunakan alasan bahwa dia mengira Alex kenapa-napa di dalam kamar.


aku tidak akan lupa bagaimana semua mata melirik kepadanya. Sangat lucu Melihat ekspresi wajah Silvana saat Tania mengomelinya dengan mengubah suaranya dan menatapnya dengan tatapan pupil mata yang membesar dan datar terlihat begitu horror sehingga orang yang melihat tatapan Tania membuat orang ngeri.πŸ˜‚


Alex tidak marah walaupun dia tidak mengerti bagaimana bisa seorang wanita bisa menghancurkan sebuah pintu dengan muda. Ia boleh pindah dikamar manapun di hotel ini kata paman Hara.


yah... memang benar bahwa Alex memutuskan untuk pindah kamar dan tetap dilantai yang sama denganku akan tetapi...


Keira segera menghentikan aktivitasnya yang sedang menulis diarynya di atas tempat tidur dan langsung menyembunyikan buku hariannya itu ke dalam sarung bantalnya tepat pintu kamar mandinya terbuka dan Alexlah yang keluar dari kamar mandi Keira dengan rambutnya masih basah sehingga tetesan air dari rambut hitamnya yang basah menetes ke tubuhnya yang bagus dan atletis itu ditambah lagi ia Hanya mengenakan handuk dibawah pinggangnya sehingga anggota tubuh bagian atas yang six pack tanpa bulu terlihat dengan jelas. Cukup membuat jantung Keira langsung berdebar-debar dan membuat wajahnya menjadi merah.


Saat Alex berbalik badan, Keira langsung memasang wajah datar dan melipat kedua tangannya. Ia tidak ingin Alex tahu bahwa dia terpesona dengan tubuh Alex.


"hei, bisakah kau tidak keluar habis mandi dalam keadaan begini?".


"Apa!? dasar ! kau menyebalkan!".


Ini semua karena permintaan dia yang ketiga itu. Jika saja aku tidak berjanji memenuhi lima permintaannya karena balas budi, Mungkin aku tidak akan sekamar dengan Alex sekarang!


Keira tidak akan pernah lupa akan tiga hari yang lalu saat Alex meminta permintaan yang ketiga bahwa Alex ingin tidur satu kamar dengannya.


Ia ingin menolak mentah-mentah keinginannya itu namun bagian dirinya yang keenam memaksanya untuk berkata iya.


Memang bagi yang terasa sensual, pasti bagiannya yang terakhir akan mencak-mencak secara kegirangan dalam dirinya sehingga ia jarang sekali meminta bagian dari dirinya nomor enam keluar dari tubuhnya.


ia tidak ingin bagian dirinya itu mencoba membakar hutan seperti tiga tahun yang lalu saat Elias mengajaknya tidur di satu tenda karena camping waktu itu, ia hanya membawa sarung tidur kepompong tapi lupa bawa tendaβ›Ί


Elias berniat baik tentunya tetapi Keira menolak sopan karena dia lebih suka tidur diluar sembari menatap bintang-bintang dilangit apalagi waktu itu malamnya puncak hujan meteor Draconids yang muncul di bulan Oktober.



akibat keinginannya itu, bagiannya yang nomor enam langsung keluar tanpa dia minta dengan perasaan sebal karena tidak bisa mesra-mesraan dengan Elias.


yah, bagian Keira nomor memiliki otak yang ngeras. Terimakasih kepada majalah dewasa kepunyaan Mambayo yang ketinggalan enam tahun yang lalu sehingga tidak ada yang tahu bahwa bagian dari Keira itu membacanya dan jadilah nomor enam seperti sekarang.


Jika saja waktu itu Elias tidak tidur di luar bersama Keira waktu itu, mungkin nomor enam sudah keburu membakar hutan.


Keira 6 : tidakkah ini menyenangkan Bobok bareng bersamanya? ^_^


Menyenangkan dari mananya!?πŸ’’ kau membuatku tidur seranjang dengannya.


Selain itu, dia keras kepala. dia tidak mau tidur di sofa tapi ia Ngotot tidak membiarkanku tidur disofa melainkan tidur bersama.


selain itu, kenapa kalian tidak mendukungku!?πŸ’’πŸ’’πŸ’’.


Keira 2:.....


Keira 3:ng......


Keira 4: setidaknya dia tidak berbuat macam-macam denganmu jadi tidak masalah.


Keira 5: yah. Selain itu kau tidur dengan nyenyak dibuatnya, kan.


kalian mendukungnya!? aku tidak menyangka bahwa aku akan dikhianati oleh diriku sendiri.πŸ’’


"hei, kelihatannya kau sedang kesal, ada apa?".


"aku mau keluar! aku bosan seharian di kamar bersamamu hanya karena cedera bodoh ini!πŸ’’".


Alex tidak menjawab sama sekali saat mendengarnya. Ia tersenyum lalu perlahan ia berjalan menuju ke tempat tidur.


"he-he-hei! kau mau apa?". Keira terkejut saat Alex begitu dekat dengannya sehingga Keira langsung terbaring dibuatnya dan membuat wajahnya menjadi merah.


"aku ingin mengajakmu jalan-jalan biar tidak bosan, bagaimana?". ucap Alex sembari berbisik di telinga kiri Keira dan meniup telinganya sehingga Keira merasa geli.


aku... tidak bisa menolak jika dia seperti ini. Aku tidak tahu mengapa aku begitu senang dalam hati. Rasanya ingin sekali jantungku melompat-lompat.


"a-aku-".


eh bau ini-


"Keira, apak- HAAAH!!!!?". Tania tidak menyelesaikan kalimatnya karena terkejut melihat sesuatu yang tidak dia sangka saat langsung membuka pintunya.


(Flashback end.....)


!!!!!!!!! sial! dia pasti bakalan salah paham.😡 Pikir Keira yang terlihat panik saat Tania masuk begitu saja.


a-aku gak salah lihat'kan???😳. Pikir Tania saat ia melihat Alex yang hanya mengenakan handuk sedang duduk di pinggir tempat tidur dengan badannya yang condong kedepan tubuh Keira. yang terbaring dengan wajah merah.


Orang berkata bahwa sebuah kesalahpahaman terjadi saat orang melihat sesuatu di saat waktu yang tidak tepat dan hanya mengartikan kebenaranan dari sudut pandang orang itu saja. Padahal belum tentu apa yang dilihatnya itu memang benar.


Tidak mengherankan jika banyak pasangan putus gara-gara salah paham.πŸ’”


Seperti Tania, ia melihat Alex dengan Alpha Utara sedang berniat untuk melakukan sesuatu dan ia menyadari bahwa dia mengganggu.


Sedangkan Alex? dia tidak memikirkan apa-apa karena dia sendiri tidak tahu dengan pikiran yang ada dalam otak kedua perempuan itu.


"Wah... Sepertinya aku mengganggu,ya.hahaha. Maaf, ya". Kata Tania sembari menggaruk-garuk belakang kepalanya yang tidak gatal itu karena merasa canggung melihat apa yang dilihatnya.


"Ta-ta-".


"eh... aku rasa aku harus pergi. lanjutkan saja apa yang ingin kalian lakukan,yah. hahaha...". Ucap Tania sembari keluar dan menutup pintu. Saat pintu hampir tertutup, Keira dapat melihat senyuman iblis yang terukir di wajah Tania.


lakukan saja, Alpha... kami mendukungmu.hihihi. Pikir Tania.πŸ˜ˆπŸ’ž


sudah kuduga, dia pasti akan mengira aneh-aneh.😨


"TUNGGU TANIA! KAU SALAH PAHAM".πŸ’¦