The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 111 : You are Friends or Enemy, Huh?



hm, aku ingin tahu bagaimana hubungan anak manusia ini dengan Keira baik sifat dan bagaimana mereka bertemu awal mula tapi jika aku bertanya tentang hal itu kepada Keira, belum tentu ada jaminan bahwa yang dikatakannya merupakan hal yang benar apalagi jika menyangkut seorang pacar, Sudah pasti ia akan lebih condong menceritakan sisi baiknya dibandingkan dengan sisi jeleknya.🤔


Jika dengan Dion…🤔


hm… ia lebih disisi Keira dibandingkan denganku jadi sudah pasti demi Keira ia tidak akan memberitahuku sejujur-jujurnya.


dan yang bernama Alex ini… cih!. Mana mau jujur pastinya. Huh!


kalau begitu, hanya dia yang satu-satunya yang bisa aku tanyakan. Tatapan mata Leo tertuju kepada Tania yang sedang makan snack kentang pemberian Dion karena sedang bosan dengan drama persaingan nyata yang dilihatnya sekarang ini karena tidak kelar sampai sekarang.


mengapa tatapan mata kakak tertuju kepada…👀. Keira mengikuti kemana arah bola mata Leo tuju dan ia melihat Leo sedang memperhatikan Tania yang sedang asyik makan snack.


ugh… kenapa pangeran Leo melihatku seperti itu?. ah! pasti ia mengincar keripik kentangku ini. Enak saja, walaupun kau pangeran kami bukan berarti kau boleh meminta keripikku.


Pikir Tania yang mengira bahwa Leo menginginkan makanannya padahal kenyataannya adalah tidak tapi tatapan mata memang sering kali disalah artikan dimana Leo melihat apa, Tania asumsinya apa.


Mungkin inilah yang membedakan laki-laki dan perempuan dalam hal melihat dan asumsi seperti contohnya, jika seorang laki-laki melihat kekasihnya melihat dengan teduh ke sebuah gedung supermarket, ia pasti akan mengira si gadis sedang melihat dan mengingat tempat yang pertama kali bertemu dengan sang mantan.


padahal sigadis itu sedang melihat brosur diskon daging ayam panggang 80% yang kebetulan tertempel pada kaca gedung supermarket dan ingin beli secepatnya karena tanggal tua.


Aah…… jika saja Mereka saling bertanya apa yang mereka lihat, mungkin saja mereka tidak akan berasumsi yang tidak-tidak.


dan mungkin angka putus-memutus dalam hubungan akan turun dan yang berstatus mantan tidak akan bertebaran di mana-mana.


''Tania, bolehkah kau memberitahuku bagaimana awal mula hubungan antara Keira dengan siini?".


"hei, namaku bukan siini. Aku punya nama tahu! lagipula, mengapa kau tidak bertanya kepada Keira atau aku? mengapa kau bertanya padanya?".


"Alex benar sayang, kenapa kau bertanya kepada Tania?"Tanya Myesha yang tidak mengerti sama sekali mengapa Leo bertanya kepada Tania dan bukan kepada Keira ataupun Alex.


''itu karena Tania adalah saksi dan bagiku saksi lebih dipercaya dibandingkan dengan tersangka''.Jawab Leo sambil melipat kedua tangannya di dada lalu menyipitkan matanya ke Alex.


''tersangka?! memang, kejahatan apa yang telah ku lakukan?!". Pekik Alex sembari bangkit dari sofa karena merasa tersinggung dengan ucapan Leo.


"kejahatanmu adalah… merebut adikku tersayang dari sisiku yang membuat aku Kehilangan waktu yang selalu kusisihkan untuk adikku tersayang''. 😢


''heh?''.😶


kakak?.


kakak gendong…😄


kakak, ayo main koboi-koboian🤠


Kakak Kakak kakak Kakak Kakak Kakak Kakak kakak Kakak KakakKakak Kakak kakak Kakak KakakKakak Kakak kakak Kakak Kakak kakak..


Leo masih mengingat kenangan indahnya bersama Keira yang dari kecil seperti memintanya untuk dinggendong atau saat ia dan Keira bermain koboi-koboian hingga ia selalu mendengar kata 'kakak' dengan sebuah anggukan yang indah.


oh Keira… dari kecil sampai sekarang kau masih menggemaskan bagiku. Namun, semenjak… kau bersama dengan manusia ini, aku sangat tidak rela. Ucap Leo yang sangat sedih memikirkannya.


''jadi kakak ingin tahu tentang mereka berdua dariku?''.Tanya Tania yang memastikan dan Leo mengangguk mengiyakan.


Tania berpikir sejenak sedangkan Keira tidak tahu apa yang akan dikatakan oleh Tania nanti sedangkan Alex?.


jantungnya merasa deg degan memikirkan apa yang akan dikatakan oleh Tania apalagi rasanya ia berada di dalam sebuah persidangan dengan Leo sebagai hakim, Myesha dan Dion sebagai juri, Keira sebagai korban, Tania sebagai saksi dan dia sebagai tersangka dalam kasus perasaan dan persaingan.


aku mengandalkanmu. Ucap Alex dalam batin berharap agar Tania mengatakan hal yang bagus di depan…uhuk… calon ipar.


"waktu Keira dan Alex bertemu… buruk banget. Saat itu, Alex mencoba menyingkirkan Keira dari sekolah dengan membullynya karena Keira satu-satunya orang yang melawan dirinya ".😃 Ucap Tania dengan wajah yang tersenyum saat mengatakannya.


Tania, kenapa kau mengatakannya?!.😨 Keira dan Alex terkejut dan melongo dengan apa yang dikatakan oleh Tania yang sebenarnya terbilang jujur.


''oh, begitu rupanya. Terus?". Tanya Leo namun gurat-gurat kemarahan mulai timbul di dahinya karena tidak menyangka bahwa awal hubungan mereka tidak seindah yang diharapkan walaupun ia menemukan celah untuk berkata tidak terhadap hubungan antara kedua orang itu.


''terus karena melawannya, Alex membullynya dengan membuat sekolah menjadi neraka bagi Keira. Ia membuat murid-murid sekolah membully Keira tapi untungnya Keira bisa bertahan dan membuat Alex kesal hingga suatu hari Alex membuat rumor kotor bahwa Keira berhubungan dengan seseorang dan hamil lalu berniat untuk menggugurkan kandungannya''.


mampus aku.😨


''terus, apa yang akan dilakukan oleh Keira?''. .


dasar bajing@n Sialan. beraninya kau melakukan hal itu kepada adikku tersayang.


Ucap Leo mengumpati Alex karena mendengar cerita Tania dan juga marah sehingga entah sejak kapan Leo sudah menggenggam erat Gagang kapak.


''ng…kak".💦


"Ssst". Leo menghentikan Keira berkata apapun karena ia ingin mendengar lebih lanjut cerita Tania.


ah… kayaknya aku bakalan mati nih. Pikir Alex saat melihat kapak berada di tangan Leo.


''nah, Keira marah lalu datang menghampiri Alex dan kemudian membanting Alex sekuat tenaga''.Ucap Tania sambil memeragakan cara Keira membanting Alex dan malangnya Dion menjadi korban bantingan Tania tapi untungnya ia dibanting ke atas sofa jika tidak, Ck ck ck. 😑


Wajah Leo langsung beseri-seri saat Tania menceritakan tentang Keira membanting Alex hingga tidak lama kemudian wajahnya kembali ke mode kesal bercampur marah saat Tania menceritakan tentang Keira diculik oleh Alex dan kelanjutannya hingga tidak lama telah sejam mereka mendengar Tania cerita yang dia tahu walaupun sebagian besar adalah sisi jelek Alex sehingga hasilnya sudah pasti, kemarahan Leo sudah sampai di ubun-ubun, Alex mati kutu, Myesha hanya bisa diam karena tidak tahu harus berkata apa, Keira hanya bisa pasrah dan Dion sibuk merekam suasana tegang dan panas itu dengan handy camera seakan Menunggu adegan yang selanjutnya.


wah… sudah pasti Alex bakalan mampu nih. Ucap Keira yang lain.


Jangan berkata begitu. Kita tidak akan tahu kedepannya.


Baik Alex dan Keira melirik ke arah Tania dan Tania hanya tersenyum dengan mimik wajah seperti titan dalam film attack of Titans dan mengacungkan jempol ke atas kepada mereka seolah ia berkata bahwa 'aku hebat membantu bukan?'.


dasar Gadis Sialan!!💢💢 Kau ini sebenarnya teman atau musuh sih?! sebenarnya kau membantu atau tidak sih ?!💢


Ucap Keira dan Alex secara serempak dalam batin sambil memelototi tajam ke Tania seolah-olah mereka berkata 'kau teman yang jahat' apalagi dengan ekspresi wajah Tania Seperti itu.


hm, kenapa mereka melotot begitu?. Apalagi Alex, ia melotot seakan ia berkata: kau ingin membunuhku,huh?!.


Bukankah aku sudah bagus berkata jujur kepada yang mulia pangeran Leo??.


Pikir Tania yang sampai sekarang tidak membaca situasi yang ada seperti menuangkan minyak kedalam api yang membara seperti Leo. 🔥


Bunuh… bunuh dia Leo… bunuh.


''Sayangku Myesha, waktu kita kemari kau pasti ingat dengan lahan kosong yang disana. Kurasa bagus juga untuk menggali dan mengubur sesuatu bukan?''. Ucap Leo yang tersenyum kepada Myesha namun menanamkan kata bunuh dikepalanya.


''eh?''.


oh oh.… dia sudah menemukan tempat untuk menguburku?!!. Pikir Alex saat mendengar ucapan Leo kepada Myesha yang secara tidak langsung dia menyebut bahwa ia ingin mengubur dirinya dan melihat kapak di tangan Leo, sudah pasti ia menebak apa yang akan dilakukan oleh si Leo.