
"ya ampun,Alex.Wajahmu kenapa?" Antonia terkejut saat melihat bekas telapak tangan hasil pukulan di pipi kiri dan tengah wajahnya Alex yang baru saja kembali setelah jalan-jalan bersama Keira.
"bibi ada obat serangga,nggak? nyamuk musim panas memang nyebelin banget".Gerutu Alex. Antonia Melihat ada kebetean di wajah Alex dan sedangkan Keira, gadis itu bersiul dan mengalihkan pandangannya ke arah lain karena takut menatapnya.Seketika Antonia tahu cap tangan siapa di wajah Alex.
ya ampun,nak. apa yang kau lakukan?
"ini nyonya". Salah satu pegawai hotel memberikan sebotol penyemprot serangga kepada Antonia dan Antonia menyerahkannya ke Alex.
"bibi harap tidak ada nyamuk lagi,ya".
"aku berharap juga begitu biar tidak ada lagi yang menyebabkan wajahku menjadi seperti ini". Sambil menyindir Keira, dia melirikkan matanya ke arah Keira yang berpura-pura Melihat langit-langit.
"aku balik ke kamar dulu,bi".
Alex pergi memasuki lift.Setelah memastikan Alex tidak terlihat, Antonia bertanya kepada Keira.
"Keira,apa yang terjadi pada wajahnya? bibi kira, dia bersama Lurch".
"hehe.Begini ceritanya". Keira mulai menjelaskan secara panjang lebar bagaimana Awalnya Alex memintanya untuk menjadi pemandunya lalu hingga insiden pakaian dalam dan berakhir dengan nyamuk dan kejadian itu membuat Alex menjadi ngambek dan saat Alex sudah tidak ngambek lagi, siapa sangka akan Alex akan mengalami kejadian yang sama saat nyamuk hinggap di wajah Alex.Lagi.
"begitulah ceritanya,bi".
"ya ampun". Antonia tidak tahu harus berkata apa.disatu sisi dia merasa kasihan terhadap Alex akan tetapi dia merasa lucu terhadap Alex.
"oh ya,bibi. Bolunya sudah jadi?".
"sudah.Awalnya bibi mengira bagian dirimu meminta bibi membuat bolu labu karena kau menginginkannya lagi, ternyata untuk itu".
"hehe, begitulah".
di lantai enam belas.....
Suara ketukan pintu terdengar di pintu kamar Alex namun Alex tidak menggubrisnya karena sibuk menyemprotkan obat serangga di kamar mengingat insiden yang terjadi padanya di kamar Keira. dan untungnya, bekas tamparan Keira menghilang dari wajahnya hingga terlihat kembali akan ketampanannya
haha, dengan begini tidak akan nyamuk yang akan masuk ke dalam kamar ini walaupun seharusnya kamar yang disemprot obat ini kamar Keira bukan kamarku. dan tentu saja...
Tok tok
"siapa?".
huh! mengganggu saja.
"permisi tuan,saya mengantarkan sesuatu dari Nona muda Keira".
Keira? gadis itu mau memberiku apa?
Alex membuka pintu kamarnya, di hadapannya terdapat seorang nelayan menyodorkan kepalanya sebuah bolu Labu besar di atas troli.
huh? ini...
"ini, apakah Keira yang memberikannya padaku?".
"tentu saja,tuan muda".
"dimana dia sekarang?".
"saya tidak tahu tuan muda".
"ya sudah.bawa masuk".
Pelayan itu membawa troli itu masuk dan ia meletakkan sepiring besar bolu labu itu di atas meja beserta Pisau pemotong, garpu dan piring kecil.
"saya permisi". pelayan itu pergi dan saat Alex menutup pintu kamar, Pelayan itu menghilang bagaikan angin.Karena pulau Lamiya dihuni oleh beberapa bangsa werewolf, tidak mengherankan mereka pergi secara melesat bagai angin yang penting, tidak terlihat oleh manusia sebagai turis mereka di Pulau itu.
sementara Alex, dia melihat sepucuk surat di dekat kue itu dan membacanya.
______________________________________________
Hai Alex...
aku meminta bibi membuat kue ini untukmu sebagai bentuk permintamaafku kepadamu karena membuat wajahmu kena tampar olehku.
maaf aku tidak mengantarkannya secara langsung kepadamu karena aku yakin kau pasti masih kesal dan ngambek padaku.
aku harap kau menyukainya....
Salam..
Keira ✌️*
______________________________________________
"Keira,kau tidak perlu khawatir. aku tidak kesal dan ngambek padamu karena aku tidak akan pernah bisa tahan jika aku kesal atau ngambek padamu".
Ucap Alex tersenyum saat membaca surat Keira.Ia merasa tersentuh membacanya.
aku tidak perlu hadiah karena yang aku inginkan hanya dirimu,Bintangku...
"mau secangkir teh lagi?".
"tentu saja,bibi".Antonia menuangkan teh Chamemoile dari teko porselen bercorak pohon maple ke cangkir porselen bercorak sama milik Keira.
"terima kasih,bibi". Kedua perempuan itu duduk bersama di luar menikmati teh dan kue.Langit begitu cerah dengan suara burung berdecit.
"hari yang indah,bukan?"
"tentu hari yang indah,bibi.Langit dan awan tetap terlihat sama tidak peduli apapun yang terjadi pada kehidupan seseorang".Kata Keira menatap Lekat ke langit.
"maksudnya,nak?".
"maksudnya,baik setiap kehidupan yang sedang sedih, kecewa dan Kehilangan dan perasaan negatif lainnya, awan dan langit tidak akan bergeming seakan tidak peduli".
"tapi setiap kehidupan pasti ada yang peduli.Seperti kita, Seperti manusia".
"manusia memang peduli, tetapi tidak banyak sayangnya".Ucap Keira sambil minum tehnya dan meletakkan kembali cangkir itu di atas piring kecil porselen di meja beralaskan kain satin putih.
"walaupun tidak banyak, perlahan tapi pasti akan menjadi banyak.Seperti Alex, salah satu manusia yang peduli khususnya terhadap kamu, Keira".
"Alex?".
"dia sangat peduli padamu dan bibi dapat melihat tatapannya begitu sama dengan tatapan Elias yang tertuju padamu.Tatapan seseorang yang sedang jatuh cinta".
bibi...kau menyadarinya...? aku tidak menyadari hal itu...
"bibi, menurutmu Alex Alex itu orang Bagaimana menurut pandanganmu?".
" menurut pandangan bibi, Alex ada anak yang baik dan hangat. Bibi dapat melihat betapa Dia sangat menyukaimu, Keira".
" dan Bibi tidak masalah dengan itu?".
" Tentu saja tidak nak, semenjak kematian Elias Kamu jarang sekali tersenyum akan Tetapi semenjak ada dia kamu jadi lebih sering tersenyum sehingga paman dan bibi merasa bahagia melihatmu mulai kembali seperti dulu. Paman dan bibi yakin dia adalah mate yang tepat".
"soal itu,aku tidak tahu bibi. Kita tidak akan pernah tahu bagaimana kedepannya.... aku masih dalam perbimbangan dengan perasaanku. selain itu, kita berbeda".Ucap Keira yang menyadari bahwa ada keraguan dan bimbang dalam dirinya.
Antonia meyakinkan Keira terhadap perasaannya sekarang terhadap Alex, orang yang pertama kalinya menghancurkan penghalang di hari Keira yang telah lama tertutup dari semuanya.
"tapi aku takut,bibi.Aku takut jika aku memberikan perasaanku suatu hari nanti, dia akan kembali direnggut dariku seperti Elias dulu... Kematiannya membunuh separuh jiwaku.Jika itu terjadi lagi... lebih baik aku mati saja karena rasanya sangat menyakitkan Melihat orang yang dicintai kembali pergi untuk selamanya".
"Jangan berkata seperti itu,nak. Bibi yakin takdir telah menyatukan kalian untuk bersama dan akan bahagia bersamanya.Bibi yakin dengan semua itu".
"bibi, kau mendukungnya?".
"bukan hanya bibi,paman juga mendukungnya untuk mendapatkan cinta dan kasih sayang darimu,nak.Jangan karena merasa tidak enak pada kami kamu tidak membuka hatimu dan mencintai seseorang lagi. Kami semua sangat menyayangimu,nak. Jangan jadikan kami penghalangmu untuk bahagia. ingin kamu bahagia".
"bibi...". Keira tidak tahu harus berkata apa.Hara dan Antonia mendukung seorang manusia bernama Alex untuk mendapatkan hatinya. dirinya merasa lega sebagian tetapi dirinya merasa berat sebagian karena rahasia mereka, Alex tidak tahu siapa sesungguhnya gadis yang dia cintai.
bibi, mengatakannya sangat mudah akan tetapi, bibi tidak teringat bahwa yang Alex tidak tahu bahwa kita adalah werewolf. Alex tidak tahu bahwa wanita yang dia cintai adalah salah satu dari makhluk supernatural.
"paman dan bibi setuju akan tetapi bagaimana dengan Cio dan Tania...? bukankah berarti aku menghianati kakak mereka....?".
" Jangan khawatir Keira, mereka berdua pasti mengerti".
"Jika Tania, tentu saja dia akan mengerti karena dia adalah orang yang memahami ku lebih dulu dari siapa akan tetapi, Bagaimana dengan Cio?".
"untuk Cio,beri dia waktu.perlahan tapi pasti,dia pasti akan mengikhlaskannya".
"aku berharap sama, bibi...".
Mereka berdua berbicara satu sama lain tanpa mereka sadari dari kejauhan, seseorang telah mendengar percakapan mereka berdua.
"aku tahu bahwa laki-laki itu akan menjadi masalah. dia jatuh cinta pada Keira dan Keira akan mencoba untuk membuka hatinya pada manusia itu.Ini tidak bisa dibiarkan! Keira hanya milik Elias. Tidak ada yang boleh merebut Keira darinya.tidak boleh".
Tok tok tok
"siapa?". Tanya Alex, namun tidak ada jawaban dari si pengetuk pintu melainkan, orang yang mengetuk pintu kamar Alex terus mengetuk-ngetuk pintu.
siapa sih? tidak ada yang menjawab. Apa mungkin Keira? aku berharap dugaanku benar.
Alex bangkit dari sofa, dan berjalan membuka pintu dengan berharap dugaannya benar bahwa orang di balik pintu adalah orang yang dia tunggu tunggu. Mungkin tidak.
"kau? kau mau apa, Cio?". raut wajah Alex berubah menjadi saat melihat Cio yang berdiri di hadapannya.
"aku mau bicara. Bisakah kau ikut aku?".
"kifa bisa bicara disini, mengapa aku harus ikut kau ? apa yang mau dibicarakan?".
"aku mau bicara mengenai Keira. Kita tidak bisa bicara disini, kalau mau tahu ikut aku tapi aku minta jangan beritahu siapapun".
Sebenarnya dia mau membicarakan apa tentang Keira? Pikir Alex saat Cio beranjak pergi.Alex mengikutinya karena dia berpikir mungkin ada pembicaraan penting tentang Keira sehingga Cio tidak ingin siapapun tahu namun Alex tidak tahu apa yang ada dipikiran Cio.
Mereka berdua pergi meninggalkan hotel dan pergi dengan menggunakan mobil Jeep yang dikendarai oleh Cio menuju ke sebuah tempat dan tidak ada satupun yang melihat mereka berdua pergi entah kemana sedangkan langit mulai mendung dan suara gemuruh mulai terdengar pertanda akan turun hujan sebentar lagi.
Sementara itu...
Keira berjalan menuju ke kamarnya.dirinya berhenti saat akan memutar kunci kamar seakan ia merasakan sesuatu.
ini aneh..... mengapa aku memikirkan Alex? dan Mengapa rasa di hati ini menjadi cemas...? perasaan apa ini.
Keira berjalan menuju ke kamar Alex.Seketika dia mencium sesuatu yang familiar.
Aroma tubuh Cio. Ini aneh,dia tidak menyukai Alex tetapi untuk apa dia kemari? Mungkinkah...
"Alex.Alex! kau ada di dalam? Alex!". Keira memanggil dan mengetuk pintu kamar berulang kali akan tetapi tidak ada Jawaban dari Alex. Karena merasakan suasana yang aneh, Seketika Keira memasuki kamarnya dan melesat ke balkon lalu melompat ke balkon kamar Alex. sesuai dugaan, Alex tidak berada di dalam kamarnya. Keira memeriksa kamar mandi namun tidak ada juga.
Kemana dia? kemana Cio membawanya? mengapa hati ini menjadi cemas dan tidak tenang...? sebaiknya aku mencari tahu.
segera Keira menuju ke balkon kamar Alex dan melompat turun ke bawah dari lantai enam belas tepat pada saat itu, mobil Jeep yang dikendarai oleh Lurch yang membawa Danny dan Noah baru saja tiba di hotel.
"terima kasih telah memandu kami, Lurch".
Kata Danny yang Juga turun dari mobil setelah Lurch dan Noah.
"sama-sama,tuan muda. Saya senang anda berdua menyukai pelayanan saya".
"sayang sekali Alex tidak mau ikut".
"kau benar, Noah. Ayo kita samperin di kamarnya".
BRUUK!
Langkah mereka terhenti saat dari belakang mereka mendengar suara sesuatu yang terbanting atau terjatuh. Mereka berdua tidak tahu bahwa dibelakang mereka ternyata Keira melompat dari lantai enam belas dan mendarat dengan baik diatas mobil Jeep yang baru dikendarai oleh Lurch sehingga saat Keira mendarat, mobil itu langsung hancur di bagian depan mobil itu dan kaca berhamburan.
"Ng... kalian mendengar apa yang aku dengar,bukan?"
"aku juga mendengarnya Noah".
"apa yang anda berdua bicarakan? saya tidak mendengar suara apa-apa". Lurch berbohong kepada mereka berdua karena dia mendengar dan mengetahui bahwa Keiralah yang menyebabkan suara itu. Akan jadi pertanyaan bagi kedua manusia itu jika mereka melihat Keira melompat dari lantai enam belas dan mendarat dengan baik tanpa terluka melainkan mobilnya yang hancur.
"Yang benar saja,Lurch. Jelas-jelas kita mendengarnya persis di belakang kita". Kedua manusia itu membalikkan badan mereka dan mereka lihat adalah mobil Jeep yang gede kan naik kita di dalam kondisi rusak parah di bagian depannya tetapi tidak ada Keira diatasnya.
"eh, kenapa dengan mobil ini!?". Noah terkejut melihat kondisi mobil itu.
"tadi saja mobil ini baik-baik saja, kenapa sekarang...??".
"Ah! mungkin saja ada pecahan bangunan yang jatuh dan mengenai mobil ini".
"tapi dimana...".
"sudah-sudah.Sebaiknya kita masuk saja kedalam sebelum ada bongkahan yang mengenai kita".
Lurch langsung mendorong mereka berdua masuk tanpa membiarkan Noah melanjutkan kata-katanya yang penasaran dengan mobil Jeep itu. dan selagi mendorong mereka berdua masuk ke dalam hotel, Lurch memberi kode kepada Keira melalui kedipan mata sehingga Keira yang bersembunyi di belakang mobil langsung keluar dari tempat persembunyiannya.
Untunglah aku langsung sembunyi. Tidak kusangka aku benar-benar mendarat di atas mobil ini. Akan jadi pertanyaan bagi kedua teman Alex tetapi aku yakin Lurch bisa membuat mereka percaya Karena yang terpenting sekarang adalah mencari tahu ke mana Cio membawa pergi Alex.
Keira berdiam diri sebentar dan seketika salah satu dari dirinya keluar dari tubuhnya.
"beritahu paman dan bibi dan yang lainnya Aku mencari Cio dan Alex".
Keira2 :"Menurutmu, kemana dia akan membawa pergi Alex?".
" Aku tidak tahu namun aku merasakan firasat yang buruk. aku harus menemukan mereka".
Keira 2 : "berhati-hatilah. Sebentar lagi akan turun hujan.Akan sulit Indra penciumanmu untuk mencari tahu keberadaan mereka jika hujan sampai turun dengan deras".
"aku tahu. Aku berharap firasatku salah".
Keira2: "dan aku berharap tidak ada bulan purnama malam ini karena jika sampai hujan turun disertai dengan bulan purnama, maka nyawamu akan dalam bahaya".
"Aku tahu".
tapi aku tidak peduli... karena yang terpenting adalah mencari Alex sekarang.
Jantung Keira berdetak kencang. Urat-urat nadinya terlihat dan menjalar ke lehernya. Bola matanya berubah warna menjadi kuning menyala dan saat dirinya belari, dirinya berubah menjadi serigala berbulu putih dan berlari menjauh dari hotel.
Semoga kau berhasil menemukan apa yang kau cari sebelum terlambat...