The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 206 : About Archer Family



"hei Noah".


"hm?".


"tidak kah kau merasa ada yang sedang mengawasi kita?". Ucap Alex sambil berpaling ke belakang saat ia entah mengapa ia ada merasakan sesuatu sedang mengamati mereka terutama ia sempat melihat sesuatu yang bergerak dengan cepat. Ia menjadi waspada mengamati sekitarnya.


"huh?. Jika yang kau maksud yang mengawasi kita adalah hewan buas seperti beruang, kurasa tidak mungkin Alex.


tidak ada beruang di wilayah ini lagipula jika ada, mungkin mereka sedang hibernasi". Abai Noah.


"tapi aku juga melihat sesuatu yang bergerak tadi". Alex merasa yakin ia melihat sesuatu walaupun dia tidak merasa jelas makhluk apa yang dilihatnya barusan.


"Mungkin saja itu kelinci atau hewan kecil semacamnya, Alex. Lupakan saja dan nikmati saja waktu memancing kita yang berharga ini".


tapi…, entah mengapa rasanya tadi bukanlah hewan. Apa benar bahwa pendapat Noah tadi benar?


Namun, jika benar... mengapa rasanya ada sesuatu yang tidak beres disini?. Pikir Alex saat pandangannya kembali tertuju ke depan mencoba mengabaikan apa yang dia lihat namun Alex tidak menyadari bahwa firasatnya memang benar dan pendapat Noah ternyata salah dimana, yang dilihat Alex bukanlah hewan kecil seperti kelinci atau tupai melainkan sesosok makhluk yang lebih buas dari hewan buas itu sendiri.


dan dia sedang bersembunyi sambil mengawasi tanpa Alex dan Noah ketahui dan makhluk itu menunggu waktu yang tiba untuk menyergap target yang ingin disingkirkan segera mungkin.


saat mereka memancing, tepat pada saat itu ponsel Noah telah berdering sehingga ia merogoh sakunya dan melihat siapa yang menghubungi dirinya melalui layar ponsel.


"siapa?".


"…".


"sebaiknya kau menjawabnya disana saja. Ikan-ikan pada lari karena mendengar nada deringmu". Saran Alex menunjuk ke arah pepohonan di belakang mereka dengan gerutunya karena Noah lupa mensilentkan ponselnya membuat ikan-ikan pada lari.


Padahal Alex mulai tersenyum saat melihat ada satu ekor ikan yang akan terkena umpan milik miliknya.


"maaf. Aku akan segera kembali".


Noah berjalan pergi meninggalkan Alex yang jengkel sendiri tanpa menyadari bahwa ia telah diintai oleh sosok makhluk supernatural yang menatapnya dengan rasa kebencian dibalik matanya yang merah seakan ia Noah telah melakukan sesuatu padanya sehingga sebuah dendam muncul didalam hatinya yang tidak berdetak.


"maaf, aku tidak akan datang ayah. Lagipula mengapa aku harus ikut bersamamu dengan simpananmu itu?. Bersama dengan jal*ng itu sudah cukup bukan untuk menemanimu diacara itu?".Ucap Noah kesal secara pelan agar Alex tidak mendengar pertengkarannya dengan ayahnya yang menjadi lawan bicaranya di smartphonenya itu.


Sambil mengepalkan tangan kirinya dan menggenggam kuat smartphonenya di tangan kanannya yang seakan ingin menghancurkan benda itu, ia menyimpan amarah dan kekecewaannya terhadap ayahnya itu dalam hatinya yang terluka akibat perbuatan ayahnya itu.


Sungguh, ia sejujurnya tidak ingin terlahir dan menjadi bagian dari keluarga Archer tapi apa daya, Seperti Alex ia anak bungsu namun bedanya ia anak bungsu dari 6 bersaudara. Noah punya 5 kakak laki-laki namun hubungannya dengan kelima saudaranya itu tidaklah baik.


kakaknya yang pertama yang berusia 22 tahun memilih keluar dan menjalankan bisnis sebuah cafe di kota.


kakaknya yang kedua yang berusia 21 tahun melakukan sebuah perbuatan yang sangat dianggap tercela di keluarga Archer Yaitu memiliki hubungan sesama jenis dengan seorang laki-laki padahal ia sudah menikah hingga suatu hari ia ketahuan keluar masuk di sebuah club malam tersembunyi yang khusus untuk orang-orang yang suka sesama jenis yang juga tempat kekasih kakaknya itu bekerja sehingga kakaknya diusir dan tidak dianggap bagian dari keluarga oleh sang kakek, Ragas Archer karena telah menodai nama keluarga bahkan tidak hanya itu hukuman untuk sang kakak.


sang kakek juga menghancurkan club malam itu bahkan mengemukakan nama- nama orang yang masuk dalam siklus itu ke publik baik pekerja, pengunjung bahkan pemilik club yang juga homo di publik tanpa memberi tahu bahwa cucunya juga masuk dalam siklus itu demi melindungi nama baik keluarga.


Altair merupakan tempat yang terkenal keras menolak perbuatan yang menyimpang itu sehingga Nama-nama yang disebutkan diusir dari Altair bahkan keluarga- keluarga mereka memutuskan hubungan dengan mereka.


Sedangkan kakak iparnya, wanita malang itu mengakhiri hidupnya sendiri dihari dia mengetahui rahasia suaminya itu.


Ia tidak tahan menahan malu dan sakit hati karena rumah tangganya yang berusia tiga bulan telah hancur ditambah dengan kenyataan bahwa yang merebut suaminya bukanlah seorang wanita sehingga harga dirinya terluka karenanya dan tidak sanggup untuk hidup sehingga ia menenggelamkan dirinya hari itu di kolam ikan.


dan kakak keduanya itu? tidak terdengar lagi kabar semenjak ia diusir dari rumah.


Noah mencari tahu namun hanya kabar simpang siur yang dia dengar.


Ada yang mengatakan bahwa ia terlihat pergi ke luar negeri bersama seorang laki-laki di bandara.


Ada yang mengatakan bahwa ia pergi ke gunung bahkan ada yang mengatakan bahwa ia terlihat di sebuah stasiun kereta bersama dengan seorang laki-laki.


Noah tidak tahu mana yang benar yang jelas, kakak keduanya itu telah pergi bersama dengan selingkuhannya tanpa menyesal.


Semenjak itu ia kehilangan kontak dan tidak ada satupun keluarganya yang bertanya ataupun menyebut namanya seakan ia sudah bukan lagi bagian dari hidup keluarga Archer bahkan bukti ia pernah menjadi anggota keluarga Archer dihilangkan baik dari foto kenangan bahkan surat keluarga dan wasiat.


Kakaknya yang ketiga berusia 20 tahun membenci ayahnya namun Noah membenci kakaknya itu sejak Ragas Archer memilih Noah menjadi penerus selanjutnya karena keterampilan yang dimiliki keluarga Archer terdapat pada Noah.


Padahal, kakak ketiga Noah juga memiliki keterampilan yang sama dengan Noah begitupun juga dengan kakak pertama namun kakak ketiga menolak menjadi pewaris melainkan masih ingin menikmati masa mudanya.


apalagi ia sadar bahwa Noah lebih baik daripada dirinya dan Noah membenci kakak ketiganya itu karena kecewa kakaknya melarikan diri dari tanggung jawab itu tanpa berusaha untuk menunjukkan kemampuannya untuk lebih baik dimata sang kakek sehingga tidak mengherankan jika Noah tidak pernah menghubungi atau mengangkat telepon darinya bahkan menghapus pesannya tanpa membacanya karena kekecewaan itu membuatnya memutuskan untuk menjauh dari sang kakak ketiga.


sang kakak keempatnya yang berusia 19 tahun ingin menjadi dokter bukan pebisnis selain itu ia suka berfoya-foya sedangkan kakak kelima yang berusia 18 tahun hanya ingin bersenang-senang.


Padahal ada yang ingin Noah lakukan diusianya yang berusia 17 tahun namun ia tidak bisa memilih.


Mengenai ayahnya, kenapa Ragas memilih cucunya daripada putranya sendiri karena ayahnya merupakan sebuah kekecewaan.


Mengapa tidak? ayahnya Davidson suka bersenang-senang dengan perempuan-perempuan yang lebih muda darinya walaupun dia sangat handal di perusahaan bahkan di kesenian.


Davidson juga mengajarkan seni keramik kepada para perempuan namun tujuan sebenarnya hanya untuk menggaet mereka sehingga ia memilih siapa yang cocok untuk menjadi simpanannya.


Noah merasa jijik dan kecewa terhadap ayahnya karena telah berselingkuh sehingga ibunya sering sakit karena perbuatan ayahnya itu.


dan mengenai ibunya, Noah juga kecewa terhadap ibunya Selda. Bagaimana tidak?. Ibunya tahu suaminya berselingkuh namun ia tidak mau cerai darinya dengan alasan yang sungguh bodoh yaitu, cinta. Sebuah cinta buta telah membuat ibunya menjadi bodoh.


Noah menyayangi sang ibu sehingga dialah yang memohon untuk menceraikan ayahnya agar ibunya bisa bahagia dan keluar dari hubungan yang beracun itu dengan begitu sang ibu akan menjadi sehat tanpa memikirkan plaboy yang tidak tahu umur itu.


Namun, sang ibu membalas permintaan Noah dengan sebuah tamparan di wajah dan makian.


Noah tidak akan pernah lupa kejadian 2 tahun yang lalu saat ibunya menampar pipi kirinya dan memakinya anak kurang ajar dan putra tidak tahu diri karena telah meminta sang ibu untuk berpisah dengan sang ayah.


padahal Selda tahu seperti apa Davidson itu namun ia tidak peduli bahkan walaupun Noah memohon dan menangis demi kebahagiaan dan kesehatan sang ibu, Selda tidak peduli.


Ia menganggap bahwa wajar laki-laki mencari kesenangan dan meminta Noah untuk memaklumi sang ayah.


Semenjak itu, Noah tidak tahan lagi dan memilih keluar rumah. Ia memutuskan saat itu memilih tinggal di apartemen. Bahkan ia mengubah salah satu tempat pembuatan keramik menjadi rumahnya bahkan ia sampai membeli kapal mewah untuknya tinggal.


Ia sudah masa bodoh dengan keluarganya itu namun dihatinya sangat sedih, kecewa dan marah terhadap mereka.


Ayah perselingkuh, ibu bodoh yang cinta buta, Saudara- saudara yang acuh dan memilih lari dari beban membuat kepala Noah sakit memikirkan mereka bahkan memikirkan perbuatan jelek mereka yang tertutup nama baik membuat kepalanya semakin sakit.


"selain itu, apakah ayah lupa bahwa kau punya anak lain selain aku?. Tidak, aku tidak akan kesana".


...PIP!...


Noah memutus percakan ia dengan ayahnya yang belum siap menyelesaikan mengatakan apa yang ingin dia katakan pada Noah.


Noah berdecak kesal sehingga tangan kirinya meninju pohon dibelakangnya dengan sekuat tenaga untuk meluapkan rasa kekesalan yang dia miliki hingga darah keluar dari goresan buku-buku jarinya.


Argh!!!. Keluarga ini! aku lelah…


aku sungguh lelah dengan mereka.


tidak bisakah aku berbahagia seperti keluarga lain.


aku tidak masalah jika aku hidup dikeluarga sederhana tapi bahagia daripada hidup dikeluarga seperti itu. Setidaknya aku ingin bahagia seperti keluarga Danny dan teman Silva. Melihat keluarga Nash dan Rhyes sungguh membuatku iri.


Ayah… kau brengsek.


Ibu… cinta buta membuatmu bodoh.


kakak-kakakku… aku kecewa terhadap kalian.…


kalian tahu masalah ayah dan ibu namun kalian malah menutup mata dan mengabaikan hal itu.


dan kakak keduaku itu… dimana sibodoh itu…?.


Ia terlihat senang saat ia memilih laki-laki itu daripada keluarga sendiri bahkan sangat menerima saat diusir oleh kakek.


Apa kau lupa perbuatanmu telah membuat kakak ipar mengakhiri hidupnya?. Ungkap Noah dalam hati.


"apa salahku hingga aku terlahir dalam keluarga seperti itu?.


Argh! jika aku bisa memilih, lebih baik aku mati daripada hidup dalam keluarga itu.


Persetan dengan masa depan keluarga".


Noah mengungkapkan kemarahannya namun dengan suara lirih agar Alex tidak mendengarnya.


Sudah cukup masalah dalam kehidupan Alex akan ayah Alex, Noah tidak ingin membebani nya dengan masalah itu.


"keinginanmu akan kukabulkan".