The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Spin off 2



Berhubung sang Author sedang mencari ide baru untuk chapter selanjutnya, mari baca cerita singkat tentang Tania si Comedynisme ini sampai chapter yang baru hadir...✌️


************************************************


Ditaman…


"Hmp! aku merasa benci banget sama gadis itu! dia cuma gadis biasa-biasa saja tuh tapi kenapa Alex suka padanya?!". Ucap Britney memaki kesal Setelah mendengarkan pengumuman tentang Keira dan Alex telah menjalin hubungan (Chapter 74).


''iya, padahal kau ini cantik, seksi kaya lagi. Masa seseorang seperti Alex berpacaran dengan Keira". Ucap Rachel yang juga tidak suka banget sama hubungan antara Alex dengan Keira mengingat Alex adalah Trinity yang mereka idolakan.


"mungkin saja Alex Hanya bermain-main dengan Keira. Enggak mungkin banget dia serius". Ucap Violet.


"wah, kau benar. Lagipula aku ini cantik, seksi dan-".


"Ehem!".


"!!!". Ucapan Britney tidak selesai saat mereka bertiga terkejut saat Tania entah datang dari mana berada di antara mereka.


"ck ck ck kalian ini, kerjaannya kalau gak ngebully, gibah terus… gibah melulu ya. Terutama kau Britney".


"kau!".


"coba lihat sahabatku Keira, sudah cantik alami, baik, berbakat bahkan mendapat seorang pacar seperti Alex.


nah Sedangkan kau, udah cantik imitasi, jahat, gak ada bakat yang membanggakan pula tuh"Ucap Tania membandingkan Keira dengan Britney.


"(eksperi Britney saat ini…)👹💢".


"selain itu, coba kalian bertiga lihat tuh Dion dan Silvana. Masih muda sudah Dion bisa sukses punya usaha sendiri, Silvana sendiri diusia 13 tahun sudah sukses terkenal di dunia permodelan.


sedangkan kalian tuh hanya bisa menghamburkan kekayaan ayah dan ibu kalian, sudah dewasa eh pastinya jadi beban orang tua".Ucap Tania membandingkan Mereka bertiga dengan Silvana dan Dion sehingga ekspresi wajah mereka bertiga menjadi merah karena marah.


"cobalah kalian bisa seperti mereka bertiga, buat orang tua sedikit bangga kek…".


"Woi Tania! apa maksud kau?!?. Kau mengejek kami yah?!?". Pekik ketiga gadis itu dengan emosi yang memuncak karena ucapan Tania telah menyinggung mereka walaupun yang dikatakan oleh Tania adalah benar.


"mengejek? aku kan hanya memotivasi kalian doang. Gitu aja marah😑. Kalian yang selalu nyinyir, gibah, dan mengejek orang lain itu, apakah kalian pernah memikirkan perasaan mereka?


Mereka yang kalian ejek dan kalian bully tidak mengatakan apapun namun tahukah kalian jika hari mereka pasti sakit saat mendengarnya.


orang-orang kalian yang suka menghambur-hamburkan uang dan kekayaan orang tua kepada hal yang tidak berarti langsung nyinyir dan dengki kepada orang yang mampu memiliki usaha sendiri tanpa menghamburkan uang orang tuanya.


saat ada yang berbahagia karena mendapat sebuah cinta dari pasangannya, kalian tidak suka dan langsung menjelek-jelekkannya di sosmed.


Tidakkah kalian pernah terpikir jika apa yang mereka alami dan rasakan akan dirasakan juga oleh kalian atau penerus kalian suatu hari nanti?


Janganlah kalian begitu kepada orang lain ".Ucap Tania dengan memasang ekspresi wajah yang datar.


''diam loe, dasar dada rata. Gak usah memberi nasehat deh". Ejek Britney terhadap fisik Tania dan menolak nasehat.


Respon Tania?.


dia diam dan tersenyum tanpa arti namun dalam hatinya ia sungguh marah saat ada yang mengejeknya sehingga ia membuang nafas kasar dan menatap mereka dengan tatapan mata yang tajam sehingga Britney, Rachel dan Violet bergidik karena tatapan itu.


"aish, tidak ada gunanya aku berbicara dengan kalian jika makhluk seperti kalian ini tidak menerima perkataan yang baik-baik untuk kalian…


sia-sia saja aku mengeluarkan ludah untuk menceramahi Masyarakat bersifat jelek seperti kalian.


Mungkin hati kalian ini terbuat dari kotoran kurasa".


"apa kau bilang?!".


"aku bilang… bahwa hati kalian terbuat dari kotoran karena, jika kalian punya hati cinta maka apa yang dilihatnya walaupun sebiruk apapun pasti terdapat hal-hal yang membahagiakan sedangkan yang memiliki hati kotoran seperti kalian pasti yang dilihatnya sebaik apapun pasti akan terlihat iri dan kebencian, hadeh.


Mungkin jika secara verbal tidak mempan terhadap kalian, mungkin secara fisik pasti akan mempan terhadap kalian". Ucap Tania menatap Tajam sambil tersenyum devil sedangkan ketiga gadis itu langsung menciut karena aura yang disekitar Tania membuat mereka terdiam dan takut bahkan kaki mereka menolak untuk pergi saking ketakutan yang mereka rasakan.


Itulah Tania, mengejeknya atau menyinggungnya, bogem mentah telah menanti sang pengejek. Ia melangkah menghampiri Britney, Rachel dan Violet dan akan mulai melaksanakannya namun…


U i u aa jeng jeng wala wala beng beng...


U i u aa jeng jeng wala wala beng beng.


''Aish, masih sempat-sempatnya ada yang menelepon. Huh". Gerutu Tania saat mendengar nada panggilan masuk ke dalam ponselnya sedangkan ketiga gadis itu diam karena lidah mereka entah mengapa langsung menjadi keluh.


PIP


''Halo Dion, ada apa?". Tanya Tania menjawab panggilan Dion dari ponsel.


"………".


"iya, nanti aku akan kesana sebentar lagi ya ,soalnya aku mau beresin bibit jelek dalam masyarakat".


"…??".


"hahaha, nanti saja aku cerita siapa yang aku maksud dengan sebutan bibit jelek dalam masyarakat, yah" Ucap Tania sambil memutuskan panggilan di ponselnya lalu menatap tajam ke arah tiga gadis itu dan kemudian….


BAG BUG


BAG BUG


BAG BUG


BAG BUG


BAG BUG


BAG BUG


Britney: ''uwaaah… ampun"😭


Sepuluh menit kemudian di UKS…


''waduh, bagaimana bisa kalian bertiga sampai bonyok begini???".Ucap dokter Uks yang terkejut ketika melihat Britney, Rachel dan Violet datang dengan keadaan sekelilingmata mereka membiru, bibir mereka menjadi bengkak dan besar, bahkan wajah mereka bonyok seperti dihajar massa bahkan dokter itu dapat melihat wajah mereka yang bengkak bisa berdetak saking nyut-nyutannya.


"ini karena si gadis barbar yang savage, dok". Ucap Britney yang berbicara tanpa membuka mulutnya saking bengkaknya.