
setelah beberapa saat berpelukan, mereka saling melepas pelukan dan saat menatap Alex, ia melihat ada sebuah senyuman yang tidak biasa dari bibirnya itu seakan ada sebuah maksud didalamnya.
''jadi… aku boleh menginap kapanpun, bukan?''.
''hei, kau mau cari mati sama kak Leo ya? aku mengizinkanmu menginap hanya malam ini saja tidak lebih. Jika masih tidak mau pulang, pergilah ke rumah sahabat-sahabatmu itu atau ke hotel''.
''aku tidak mau berada di tempat yang tidak ada dirimu disana. Bersamamu membuatku merasa tenang dan nyaman''. Ucapan Alex yang kalem dan sedih membuat Keira menjadi tidak tega namun ia tidak tahu bahwa ucapan Alex barusan sebenarnya hanyalah sebuah jebakan agar bisa selalu lebih dekat dengannya dan membuat Leo menjadi semakin kesal karena Keira menjadi lebih sisinya daripada sang kakak.
hingga akhirnya sambil menghela nafas panjang, Keira setuju walaupun terpaksa karena ia tahu Alex adalah seseorang laki-laki yang nekad walaupun dia menolak padahal Keira ingin menjaga Alex dengan membuatnya jarang sekali datang ke rumahnya ini.
''apa boleh buat. Tapi kau harus ingat, jika mau kemari katakan pada Silvana atau Tania agar mereka mengantarmu dengan aman kemari jika aku tidak ada''. Ucap Keira Ketika ia memberikan sebuah syarat mutlak yang wajib dipatuhi oleh Alex demi keamanan Alex.
''apa?!. Mengapa aku tidak boleh kerumahmu seorang diri sih?!. Mengapa aku wajib melakukan hal yang kau katakan?!''. Alex protes dengan syarat yang diberikan oleh Keira tersebut.
Kenapa Keira meminta Syarat begitu padahal aku bisa menjaga diri lagipula jika aku bersama dengan Silvana… Hiiiyy, sudah cukup sekali aku boncengan bertiga dengan Noah. Kenapa sih Noah memiliki pacar yang merupakan sahabat Keira?.
jika sampai boncengan bertiga lagi, dimana harga diriku?. 😱
Sedangkan Tania?
aish, Gadis itupun yang membuat Leo melayangkan kapak kearahku walaupun jujur tidak masalah tapi… haruskah ia mengatakan bagian jelek dari diriku ?!💢
selain itu, aku punya sisi baik tapi kenapa tidak ia ceritakan?!.💢
selain itu, ia merupakan gadis yang aneh.
AAAAAAAHHHHHH, ini membuatku gila memikirkannya.
Pikir Alex yang cukup gusar memikirkan sisi negatif dari kedua gadis yang merupakan sahabat Keira.
'' sebaiknya kau menurut saja daripada kau dikubur hidup-hidup nanti oleh saudaraku saat kalian bertemu mengingat kau sudah disediakan lahan kosong gratis oleh saudaraku''.😑
sebenarnya ini demi menjaga keamanan dan keselamatan dirimu sendiri jika ada vampire yang menyusup ke wilayah ini. Ucap Keira secara batin yang ternyata berbeda dengan yang diucapkannya.
''apa ini sebuah ancaman ?''.
'' tentu saja. Kau tidak ingat betapa kesalnya saudaraku Leo kepadamu''. Ucap Keira mengingatkan.
hei, dari awal dia sudah menunjukkan kekesalannya padaku tahu. Mungkin apa yang kualami dan kurasakan pasti dirasakan oleh Elias dulu. Walaupun mereka berdua bersahabat, cinta dan kasih sayang pada adik merupakan sesuatu yang berbeda.
terlalu menyayangi sang adik bisa membuat hubungan kedua sahabat menjadi renggang karena si sahabat menyukai si adik sahabatnya.
Aish… Mengapa dalam hubungan yang pertama kali kujalani ini harus mendapatkan rintangan Seperti ini 😥
''hmp baiklah. demi dirimu akan aku turuti walaupun aku tidak tahu mengapa''.
''baguslah kalau begitu. dan satu hal lagi''.
''apa lagi ?''. Tanya Alex dengan bete Setelah terpaksa menyetujui syarat Keira.
'' tadi kakakku Leo ingin mengatakan sesuatu tentang hal yang berhubungan dengan ayahmu. Aku tidak tahu apa itu tapi aku rasa kau pasti tahu, bisakah kau mengatakannya kepadaku?''.
Keira mendengarkan secara seksama saat Alex menceritakan tentang rencana perjodohan itu. Jujur saja, ia benar-benar tidak tahu tentang cerita itu sama sekali karena tidak ada yang menceritakannya yang mungkin disebabkan karena waktu itu ia dan Alex belum memiliki sebuah kisah cerita didalamnya.
Lagipula, siapa yang akan menyangka bahwa ia telah memiliki sebuah hubungan antara kekasih dan sahabat yang ternyata hampir saja menjadi korban keegoisan orang tua?
namun untungnya Hara mencegah hal yang pasti akan membuat putrinya itu tidak akan bahagia dan selain itu, suatu keberuntungan hidup berbeda dunia sehingga baik Alex dan Tania tidak akan hidup dalam jeratan rantai ketidakbahagiaan yang dikenal dengan sebutan Perjodohan.
entah mengapa rasanya aku bersyukur karena Alex dan Tania hidup beda dunia…
jika tidak, aku tidak tahu bagaimana kehidupan mereka suatu hari nanti yang dijalani dengan sebuah keterpaksaan akibat keegoisan orang tua…?.
setidaknya paman Sangat baik dan memikirkan kebahagiaan anak-anaknya.
Ia seharusnya menjadi salah satu panutan orang tua manusia yang lebih membiarkan anak-anak mereka bahagia dengan apa yang mereka pilih.
mengenai beda dunia…
aku lupa bahwa aku adalah makhluk supernatural sedangkan Alex adalah makhluk mortal…
aku tidak tahu apakah hub-
''Kei, apa yang sedang kau pikirkan sekarang ini?". Ucap Alex sembari mengelus kepala Keira dengan lembut.
"tidak ada… aku sedang tidak memikirkan apa-apa". Ucap Keira berbohong.
tidak lama kemudian mereka kembali keruang keluarga dan Keira dapat melihat wajah Leo yang ditekuk karena memikirkan ia dan Alex yang sedang berbicara berdua dan ia juga melihat Silvana duduk disebelah Tania dan Dion.
"lho, kau disini? dimana Noah?''. Tanya Alex yang menyadari kehadiran Silvana.
''Noah? oh dia sudah pulang. Saudaraku mengantarnya jadi aku datang kemari''. Ucap Silvana sedangkan Keira berbicara dengan Leo.
"kakak, malam ini Alex akan menginap disini, ya". Ucap Keira memberitahu Leo yang sudah pasti saat mendengarnya membuat Leo emosi dalam pikirannya seperti bagaikan terjadi sebuah ledakan bom atom di dalam kepalanya.
Ingin sekali ia melarang Alex menginap namun ia tidak tega melihat Keira sedih dengan keputusannya saat melihat mata puppy Keira yang memohon agar Alex diijinkan untuk menginap.
sehingga Ia telah terpikir satu hal untuk solusinya agar Alex tidak menang dan bebas.
"baiklah lagipula malam ini kakak dan kak Myesha memang berencana akan menginap karena kami sangat merindukanmu, bukankah begitu, Myesha? ''.
Sebenarnya kau dari awal tidak berencana untuk menginap namun setelah manusia ini akan menginap, tiba-tiba saja kau ingin kita menginap.
Hadeh… 🤦🏻 kasihan Keira, tapi aku tidak bisa berkata tidak juga kepada Leo karena aku juga rindu dengan Keira.
''benar sekali''. Ucap Myesha yang ikut membenarkan walaupun dia tahu bahwa sebelumnya menginap bukan rencana mereka dari awal.
''benarkah? wah asyik!!😆 aku senang kalian juga menginap disini karena aku rindu kalian''. Ucap Keira dengan bahagianya lalu memeluk kakak dan calon kakak iparnya itu.
''kami juga rindu kepadamu, sayang''. Ucap Leo dan Myesha Secara serempak sambil memeluk Keira juga sedangkan Alex, ia jadi kurang bahagia saat mendengar Leo yang akan menginap juga.