The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 28 : Slap slap slap



Dear diary...


Dia mengingatkanku akan kenangan diriku yang lalu disaat kenangan itu mulai memudar. Diriku yang masih tersenyum dan bahagia.


Mungkin inilah alasan Alex hadir kedalam hidupku...


bagaikan diriku berada di sebuah lautan kegelapan di mana tidak ada seorang pun yang datang, dia justru datang dan menyelamatkanku. ia menarikku keluar dari sana menuju tempat yang disinari oleh cahaya.


Saat mengenal dirinya, aku menyadari di dalam dirinya, Alex adalah seseorang yang begitu rapuh dan merasakan kesedihan dan kesepian lebih lama dariku. Hati yang terluka membuatnya menjadi laki-laki berhati dingin demi melindungi dirinya agar hatinya tidak terluka lagi.


Bisakah aku mengobati luka yang berada dalam hatinya...?


Aku tidak tahu...


Aku tidak tahu apakah aku...


Tok tok tok.


"Siapa?".


"ini aku".


Alex...


Keira menghentikan buku diary-nya dan menyembunyikan bukunya dibalik sarung bantal lalu dia bangkit dan membuka pintu. saat membuka pintu dia melihat Alex terlihat tampan dengan pakaiannya yang bergaya kasual.


ya ampun... Aku tidak menyangka jenis pakaian apapun yang dikenakannya terlihat cocok sekali denganya dan dia begitu tampan.


Sedangkan Alex,dia melihat Keira masih mengenakan piyama tidurnya.


Apakah dia baru bangun tidur? ini sudah jam berapa?


"ada apa?".


"aku menganggu?"


"ya. Kau menggangguku tidur lebih lama".


"Aish.Jutek amat sih.".


"kau mau apa?".


"aku mau melihat-lihat pulau".


"lalu? hubungannya denganku?".


"aku mau kamu yang memanduku".


"huh? aku?? yang benar saja. Bukankah Lurch yang akan memandu kalian disini? dia'kan pemandu kalian".


"dia memang memandu kami.Lebih tepatnya, memandu Danny dan Noah".


"huh? maksudnya?".Alex menatap tajam Keira,dan tersenyum.


"aku tidak mau orang lain yang memandu pulau ini. Aku maunya kamu, Keira".


Apa??? gak salah nih. Yang benar saja dia ini.


Keira tidak menjawab. Dia langsung menutup pintu kamar sebagai bentuk jawaban akan tetapi kaki kiri Alex lebih cepat menghalangi pintu kamar Keira menutup seakan dia bisa mengetahui apa yang akan dilakukan Keira.


Cih! dia cepat juga refleksnya.


Dengan memasang wajah yang sangat bete Keira terpaksa harus membuka pintu dan membiarkan Alex masuk ke dalam.


"Hei, jangan di tutup dong pintunya.Aku masih bicara,nih".


"jawabannya tidak.Mengapa aku harus yang memandumu sedangkan paman dan bibi menyerahkan Lurch untuk menjadi pemandu kalian".


"aku tahu akan tetapi... rasanya tidak menyenangkan jika bukan kau Keira... tidak menyenangkan jika kau tidak bersamaku...".


Alex mencoba membujuk Keira untuk menjadi pemandunya dengan nada bicaranya yang selembut dan selunak mungkin dengan harapan Keira mau.


Jangan percaya laki-laki, Keira. dia ini pasti ada maunya.


Ucap Keira dalam hati.Kata-kata Alex yang lembut tidak mempan meluluhkan hati Keira yang keras dari batu.


*Bermain susah didapat,huh?


Memangnya kenapa? aku mau lihat sampai mana Alex membujukku.Hohoho*.


"kenapa tidak meminta Tania saja? dia'kan lebih mengetahui seluk beluk pulau lamiya daripada aku".


Ah,aku tidak kepikiran dia akan menyarankan Tania.


"bibi bilang Tania sedang keluar bersama Dion.Tidak tahu kemana".


hm, benarkah? kemana Tania dan Dion?.


"bagaimana dengan Silvana?".


"Kelaut".


"bagaimana dengan...".


"jika yang kau maksud adalah Cio, aku tidak mau.Kau tahu hubunganku dengannya".


"salahmu sendiri,kau membuat dia tidak suka padamu".


"hei, bukan salahku juga kali.dari awal aku berjumpa dengannya sudah jelas dia tidak menyukaiku".


"kalau begitu aku akan meminta orang lain untuk..".


"enggak.Aku tidak mau orang lain! aku mau kamu.Hanya kamu!".Alex menekan kedua bahu Keira dan menatap kedua bola matanya yang indah dan terlihat kebingungan di wajah gadis itu.


ini aneh.Mengapa dia memaksa banget?


Menurutmu kenapa?


dia memaksaku untuk menjadi pemandunya.Menurut kalian kenapa?


*hm...Oh!


kenapa?kenapa??


Mungkinkah...


Mungkin kenapa??


Ayolah,kau tidak paham juga?


paham kenapa*?!


*ya ampun... coba pikir. dia tidak mau yang lain dan memintamu untuk menjadi pemandunya, menurutmu kenapa?


hm... mungkinkah... kencan? dia mengajakku kencan!? kencan!!?


sudah pasti.memintamu menjadi pemandunya hanya alibinya saja*.


"hm, baiklah tapi berjanjilah untuk didekatku dan dengarkan aku ".


Saat Keira menyetujui, Alex menurunkan tangannya dari bahu Keira dan sebuah ekspresi wajah yang bahagia terlihat di wajah Alex Walaupun dia tidak mengakuinya.


"pasti.Aku akan menurut".


"bagus,aku mau mandi dulu".


"aku akan menunggu di sini".


"yasudah. duduk di sofa.".


"baik".


Keira membalikkan badannya dan membuka lemari pakaiannya yang terbuat dari kayu mahoni sedangkan Alex duduk akan tetapi bukan duduk di sofa melainkan ia duduk di sisi tempat tidur persis membelakangi Keira.


Saat Keira membuka lemarinya, Keira langsung melempar yang akan dipakainya di belakang pas di tempat tidur tanpa dia melihat bahwa Alex berada di belakangnya.Ia melempar sebuah topi anyaman pantai, baju atasan dan sebuah rok hingga Keira melempar sesuatu yang tidak disangka-sangka Alex dan tepat mengenai wajahnya dan jatuh di kedua tangannya.


i...ini...!!๐Ÿ˜“


Alex terkejut melihat benda yang dilemparkan Keira kewajahnya ternyata sepasang pakaian dalam wanita berwarna navy polkadot๐Ÿ‘™ dan Alex memegangnya dengan kedua tangannya sendiri.Seketika wajahnya berubah menjadi merah dan sebuah fantasi terlintas di dalam otaknya.


"A..Alex...Kau..". Keira terkejut saat ia membalikkan badannya, dia melihat Alex memegang sepasang pakaian dalam wanita miliknya dan Alex, ia kelimpungan harus mengatakan apa padanya karena ia tidak akan pernah menyangka bahwa akan ada situasi yang dialaminya.


"....! aku bisa jelas...".๐Ÿ’ฆ


"dasar cabuuuuullll!!".๐Ÿ’ข


"de... dengarkan aku".


Plak!!


Sebuah tamparan melekat di pipi kiri Alex.Alex tidak menyangka bahwa seorang Alex ditampar oleh seorang perempuan yang ternyata dia cintai hanya gara-gara bra dan celana dalam.Hari bersejarah untuknya,bukan?.


"Kenapa kau menamparku!?".๐Ÿ’ซ


"kau tidak sadar apa yang kau lakukan! mengapa kau memegang pakaian dalamku!?".


"bagaimana tidak. Kau melempar pakaian dalammu tepat di wajahku!".


"huh? benarkah? jadi kau berada di belakangku dari tadi?".๐Ÿ˜ฏ๐Ÿ’ฆ


"tentu saja.oh, pipi kiriku yang malang".Alex mengelus pipinya yang masih sakit karena tamparan Keira yang tidak sangka sangat kuat dan Keira merasa tidak enak padanya.


oh, seharusnya aku mendengarkannya dulu walaupun salahnya sendiri mengapa tidak mendengarkanku untuk duduk di sofa.


"hehe, maaf ya".


dasar wanita.Seharusnya dengarkan orang lain bicara dulu,dong sebelum menampar orang tapi aku akui, dia kuat juga menamparnya.


"makanya, dengarkan dulu".


"oke Ng...Alex".


"ada apa?".


"huh?".


Keira menunjukkan salah satu tangan Alex memegang pakaian dalam Keira dan Alex baru menyadari sehingga seketika dia menjadi salting.


"oh,ini".


"terima kasih".


Keira menerima pemberian Alex akan tetapi saat mengambilnya,Alex tidak melepaskan tangannya dari pakaian dalam wanita itu seakan pikirannya tidak rela menyerahkan barang yang selalu dipakai oleh Keira di balik baju luarnya.


"Ng...Alex, bisakah untuk melepaskan pakaian dalamku?".


"ah! Tentu saja. tidak mungkinkan kau ke luar tanpa memakai pakaian dalam.haha". ๐Ÿ˜ณ๐Ÿ’ฆ


PLAK!


"Kenapa kau menamparku lagi!? aku kan hanya bercanda".Alex menggerutuh dan menahan sakit di pipi kirinya lagi setelah tamparan pertama mendarat pertama kalinya dipipi kirinya kini tamparan kedua kalinya mendarat di tempat yang sama.


"aku tahu kau bercanda,kok".


"lalu, Kenapa!?".


"nyamuk. Ada nyamuk hinggap di pipimu".


"apaโ“".


"nih".


Keira menunjukkan seekor nyamuk mati di telapak tangan kirinya.saat Melihat seekor nyamuk yang mati mengenaskan di telapak tangan Keira yang lembut.


Setelah mendapatkan pakaian dalamnya, Keira mengambil pakaian bersihnya yang berada atas tempat tidur dan Beranjak Pergi ke kamar mandi sedangkan Alex hanya berdiri dan bengong. nggak ada yang tahu apa yang dipikirkannya didalam otaknya itu.


Argh! dasar nyamuk sialan!


Beberapa saat kemudian di luar hotel...


"Ayolah Alex, jangan ngambek terus. Aku kan sudah minta maaf "Kata Keira yang meminta maaf atas kejadian dikamar Tadi yang membuat Alex benar-benar ngambek. Gimana Alex tidak mengambek sama Keira. sudah ditampar, dikatain cabul, ditampar lagi di tempat yang sama pula gara-gara nyamuk.


Aish...apa salahku? kenapa aku merasa sial hari ini? udah di katain cabul, ditampar dua kali pula.Semua ini gara-gara pakaian dalam dan nyamuk musim panas itu.


"hmp!".


ya ampun, Rasanya tidak nyaman juga keluar bersama jika dia ngambek begini. saat aku menunjukkan tempat-tempat tertentu, dia malah diam saja. apa yang harus aku lakukan ya..?hm...


"Alex,kau duduklah di sini sebentar,ya. Ada yang aku urus dulu".Kata Keira menyilahkan Alex duduk di bangku taman di bawah pohon cedar.


"kemana?"


"ada deh.Sebentar,ya".


"hm". Saat Alex duduk di bangku taman dan menunggu,Keira Langsung melesat hingga ia berada di sebuah tempat yang tidak terlihat Alex.


"Hexagon!". Keira memanggil bagian dirinya dan seketika 5 bagian dirinya sudah muncul di hadapannya dan ia memulai rapat ala Keira.


Keira 2: "Seharusnya kau melihat-lihat dulu sebelum melempar pakaian dalam itu".


Keira 3:"benar.Kasihan Alex, pipinya yang begitu mulus tanpa jambang atau bulu-bulu ini mendapatkan Cap telapak tangan darimu".


"aku tahu kok.Aku kan tidak bermaksud begitu".


Keira 4 :"tapi dia tidak salah juga.Memang Alex lagi apes banget.Siapa sangka dirinya mendapat tamparan dua kali di tempat yang sama".


Keira 5 :"hahaha.Apalagi yang kedua,siapa sangka seekor nyamuk hinggap di pipi kirinya itu setelah ia mengucapkan lelucon konyol itu hingga akhirnya ia mendapat tamparan ke dua".


"begitulah.Sekarang dia ngambek.Saat aku bicara dengannya,dia akan berbicara secara berlawanan dari yang dia maksudkan dan aku sudah minta maaf tapi responnya biasa-biasa saja".๐Ÿ˜ฅ


Keira 2 :"itu karena Alex bukan sembarangan ngambek, melainkan seratus persen ngambek".


"huh? memangnya ada orang ๐Ÿ’ฏ persen ngambek ?".


Keira2 :"ck ck ck.Manusia adalah makhluk yang rumit.Seiring berjalannya waktu, emosi manusia pasti akan ada peningkatan.Seperti Alex ini, ngambeknya mengalami peningkatan".


"hei, memangnya kau tahu dari mana?".


Keira2 :" dari novel".๐Ÿ˜ƒ


"Kau ini! aku ini lagi serius tahu".๐Ÿ’ข


Keira2 "Hei,kau tidak tahu saja bahwa buku fiksi pasti ada yang terselip kebenaran didalamnya.Untuk mengatasi ngambek Alex, gimana kalau memberikan sesuatu untuknya?" .


"hadiah maksudnya?".


Keira 3 :"dia benar.Kenapa tidak berikan Alex sebuah hadiah sebagai bentuk permintaan maaf?".


"hm, benar juga.Tapi, aku tidak tahu apa yang disukainya.Dulu, Elias tidak pernah ngambek dan selalu menyukai hadiah yang aku suka jadi aku tidak tahu apa yang biasa disukai para laki-laki. Ada yang tahu?".


Keira6 :" hm, yang disukai para laki-laki...sex?".๐Ÿ˜ณ


Saat mendengar ucapan yang berasal dari Keira nomor Enam, seketika kelima gadis itu melirik matanya ke Keira enam.


"๐Ÿ˜’".


Keira 2 :"๐Ÿ˜’".


Keira 3 :"๐Ÿ˜’".


Keira 4 :"๐Ÿ˜’".


Keira 5 :"๐Ÿ˜’".


Keira 6 :"eh, Kenapa kalian semua menatapku begitu".


Bletak!


Keira6 :"hei, kenapa kau memukul kepalaku?".


"kau gila ya!? yang benar saja.Bagaimana bisa diantara semua hal yang disukai laki-laki, kau menyebutkan Sex!?".


Keira 6 :"hehe.Habis, yang pertamakali yang kupikirkan adalah Sex karena aku teringat dengan film erotis yang ku lihat bulan lalu".๐Ÿ˜†


"berhentilah menonton film vulgar Seperti itu! Tahukah kau umur kita kurang dua tahun untuk menonton film genre Seperti itu!?".


Keira6 :"hei, Televisi kan tidak pernah tahu umur berapa saja yang menonton film itu yang penting mereka menyiarkan".


dia ini.Diantara kelima bayanganku,kenapa dia ini yang memiliki otak kotor seperti ini?.๐Ÿ’ข


Keira 2 :"lupakan saja dia.Bagaimana dengan bolu labu? dia sangat menyukainya'kan?"


"ya,dia suka karena bolu labu mengingatkannya akan ibunya".


Keira 2 :" Kalau begitu,aku akan meminta bibi membuatkanya".


"oke". Setelah Keira yang lain pergi menuju kembali ke hotel, Keira yang lain memikirkan dan mengemukakan usul mereka masing-masing tentang mengatasi ngambeknya Alex setelahnya.Kecuali Keira 6, ia tidak bisa mengemukakan pendapatnya karena mereka terlanjur mengikatnya di pohon setelah usulnya yang terbilang...


Keira 3 :"aha! aku ada ide".


"apa idemu?".


Keira 3 :"begini".


Keira 3 berbisik kepada Keira mengenai idenya.Keira mendengarkan dengan seksama.


"terima kasih atas idenya.Aku harus pergi". sekira kehila pergi menuju tempat ia meninggalkan Alex tadi. Disana dia melihat Alex duduk di bangku taman dengan wajahnya yang masih merengut.


"Alex".Keira memanggilnya dengan nada yang manis.


Alex melirikkan wajahnya, dia melihat Keira yang tersenyum manis padanya.


dia sungguh manis saat tersenyum seperti ini.Tapi,apa yang dia akan lakukan?.


"Oh, Alex. Maafใ€ฐ๏ธya membuatmu menunggu lama".Ucap Keira sambil menyentuh dan mengelus kedua pipinya khususnya pipi kirinya.


Saat pipinya disentuh oleh tangan Keira,ia dapat merasakan kelembutan dan kehangatan yang mengalir dari tangan Keira ke tubuhnya.Saat Keira mendekat wajahnya ke wajah Alex, seketika Alex merasakan jantungnya berdegup kencang, membuat wajahnya menjadi merah seperti bokong Kera.


"cup cup, jangan ngambek lagiใ€ฐ๏ธya".


ow.. saat dia bertingkah manis seperti ini membuatku gemas.Menggemaskan sekali๐Ÿ˜†.


"aku gak ngambek lagi,kok.aku tidak tahan ngambek jika melihat wajahmu yang manis ini".


"syukurlah". Keira senang mendengarnya.Alex tersenyum melihatnya.Keduanya terlihat baikan lagi, walaupun tidak lama setelah Keira mendengar suara yang menjadi tamu tak diundang untuk mereka dan salah satu teman yang dibunuh Keira tadi.


NGUUUNNNNGใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธ


"Alex, kau dengar'kan?".


oh oh. dalam hati Alex tahu suara yang didengarnya dan menjadi penyebab tamparan kedua kalinya nempel di pipinya.Seekor nyamuk terbang diantara mereka berdua.


"ke...Keira...".Alex memanggil Keira tapi Keira terlalu sibuk mengamati dan menangkap nyamuk yang terbang diantara mereka namun nyamuk itu terlalu gesit bahkan begitu gesit bagi seorang Werewolf untuk menangkapnya seakan nyamuk itu mengibaratkan tangkap aku kalau bisa.


dasar nyamuk sialan ๐Ÿ’ข


"kei...".


"ssst". Keira meminta Alex untuk diam karena berfokus pada nyamuk itu hingga nyamuk itu hingga ditempat yang tidak sangka-sangka.


"Aha!".


oh tidak, jangan lagi.


"Ng... Keira".


PLAAAK


"Adaow!".