The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 180 :



Sementara itu di Twins bells…


...JENG JENG JENG...


"ap-… APA APAAAN INI?!!".Keira terkejut bukan main saat baru ditinggal sebentar ke toilet, ia sudah melihat sesuatu yang tidak dia lihat beberapa saat yang lalu.


Bagaimana tidak?. Kulkas keluaran terbaru, lima televisi digital keluaran terbaru, bahkan aplikasi peralatan dapur yang terbaru dan peralatan elektronik keluaran terbaru lainnnya berada didalam cafe sehingga membuat ruangan cafe menjadi penuh barang-barang itu


dan lucunya, Keira yakin bahwa dia tidak membeli atau memesan barang-barang yang Baru saja diturunkan kurir itu.


Setidaknya saat itu untunglah belum ada pelanggan yang datang.


"dion!". panggil Keira saat Dion langsung menandatangani penerima barang-barang itu.


"ya?".


"apa kau memesan semua barang-barang ini?".


"tidak".Jawab Dion enteng.


"apa kau tahu siapa yang mengirim barang-barang ini?".


"hm…tidak".


"lalu, kenapa kau malah tanda tangan segala jika gak tahu?!💢".


"Yah namanya juga hadiah gratisan, Kei. Senang sedikit kenapa pas ada orang yang mengasih kita barang-barang bagus ini?.


Kita kan gak perlu beli lagi lho". Dion memberi sebuah alasan yang fix membuat Keira mengumpat dalam pikirannya saking kesalnya melihat saudaranya yang mau aja barang gratisan dari orang yang tidak diketahui siapa pengirimnya.


"ngomong-ngomong, siapa yang mengirim barang-barang ini?".Keira bertanya kepada sang kurir.


"semua barang-barang ini dikirim atas nama Tuan muda Alexander Adrian, nona".


"Alex!?".


"wah, Alex keren memberimu barang-barang mahal ini".Puji Dion sambil memeluk PlayStation tiga keluaran terbaru.


GRRRRR!. Dia itu benar-benar.


Di sebuah restoran…


"Halo?".


^^^"Apa kau sudah tidak waras, Alex?!".^^^


"oh hai Keira. Ada apa? Kenapa kau marah?". Tanya Alex sambil tersenyum karena pura-pura tidak tahu apa yang membuat Keira marah dan dari marahnya Keira bisa ditebak bahwa ia telah melihat hadiah yang dia berikan untuknya di cafe.


^^^"jangan sok pura-pura tidak tahu Alex. Apa yang kau pikirkan hingga membuat Cafe kami menjadi seperti gudang?. Kau pikir aku tidak mampu beli?!".^^^


Keira mengomel Alex dari telepon sedangkan Dion? dia malah senang dengan barang pemberian Alex.


"Hei, aku tahu bahwa kau mampu membeli barang-barang itu tapi apa salahnya jika aku membelikanmu hadiah yang bagus untukmu mengingat aku adalah pacarmu sekarang.


Sebagai seorang pacar sudah sepantasnya kan memberikan sebuah hadiah untuk gadisnya.


Apa lagi jika hadiah itu sangat bagus dan mahal sehingga bisa menggantikan perabotan elektronik milikmu dirumah". Ucap Alex dengan sombongnya sambil menikmatinya steak mewahnya direstoran mewah.


GRRRRR! dia pikir aku ini gadis matrealistis apa?!.


^^^"apa kau berpikir bahwa aku ini gadis-".^^^


"Tentu saja aku tidak menganggap bahwa kau adalah gadis matrealistis, Keira".Tebak Alex memotong ucapan Keira.


^^^"lalu?.Apa maksudmu dari ucapanmu itu?😑".^^^


Tanya Keira setelah dirinya mulai tenang.


"hadeh… maksudku. Aku ingin dirimu bahagia saat bersamaku. Kau memang tidak meminta tas mahal ataupun perhiasan mahal bahkan apapun yang bisa dibeli dengan uang karena kau merasa tidak butuh dan masih mampu.


Tapi…


tidak bisakah aku membuatmu bahagia sebagai seorang yang aku sayangi selain ibu dan saudaraku?". Ucapan Alex membuat Keira terdiam. Ia tidak tahu harus mengatakan apa kepada Alex saat Alex mengatakan bahwa ia adalah salah satu dari orang yang paling dia sayangi selain keluarganya sendiri.


Ia juga tidak bisa berkata bahwa ia juga sayang Alex karena lidahnya keluh dan bibirnya tidak sanggup untuk mengatakannya. Mengatakannya sekarang seakan waktunya belum tiba saatnya untuk mengatakan perasaannya sekarang.


Dasar Alex,😧masih sempat-sempatnya bertingkah sombong begini. Gerutu Keira dalam pikirannya.


^^^"Kenapa tidak sekalian saja kau memberiku rumah, hah?😧".^^^


"hm, sebenarnya aku juga ingin membelikanmu rumah tapi akan aku lakukan saat cincin ikatan cinta kita telah terpasang di jari kita".


^^^"Apa maksud ucapanmu itu? aku tidak mengerti?".^^^


Keira benar-benar tidak mengerti maksud ucapan Alex sedangkan Alex tersenyum saja saat mengetahui bahwa Keira tidak paham maksud cincin ikatan cinta yang dimaksudnya.


Ah, jika saja Keira tahu dan paham artinya, sudah Pasti bahwa pipi Keira akan memerah seperti tomat pastinya.


"selain itu, saat aku membeli rumah nanti, aku ingin membuat Bathub besar yang muat untuk dua orang agar kita bisa mandi bareng dan kau tahu sendirilah apa yang akan kita lakukan di- 😁".


... BLUSH😳...


^^^"!!! dasar cabul!".^^^


...PIP...


"dasar Alex. laki-laki itu kerjanya membuatku senang dan benci secara bersamaan". Gerutu Keira sehingga berbicara sendiri setelah ia memutuskan percakapannya dengan Alex di telepon dengan wajahnya yang memerah karena Alex masih sempat-sempatnya berpikiran mesum hanya untuk menggoda dirinya.


"Dion, balikkan semua barang-barang ini kepadaku".


"tapi…😢".Dion memeluk erat PlayStation tiga keluaran terbaru itu saat Keira memintanya untuk mengembalikan semua pemberian Alex yang membuat nuansa cafe menjadi sebuah gudang.


"kita bisa beli nanti atau besok, tukang gratisan😧".


Sementara itu dikediaman keluarga Dasper…


"Ayah, ada surat dan sebuah bungkusan dari Lestat". Ucap Jovanka setelah prajurit vampire yang terluka karena melawan Lestat datang membawa sebuah surat dan sesuatu yang terbungkus kain dari Lestat untuk Kendrick sehingga itulah mengapa prajurit itu dibiarkan hidup oleh Lestat.


Kendrick menerima dan membaca surat itu dan seketika ia menjadi marah dan memukul meja sampai hancur.


"ada apa ayahanda?".Tidak menjawab pertanyaan Jovanka, Kendrick membuka buntelan bungkusan itu dan betapa terkejutnya dia dan Jovanka saat melihat isi bungkusan itu yang ternyata adalah sebuah tangan kanan dari Aarav.


"ayah! i-ini-".


"yah, ini merupakan potongan tangan dari Aarav". Ucap Kendrick sambil menunjukkan isi surat itu dan Jovankan membaca surat itu yang tertulis:


Wahai kepala Keluarga Dasper….


seperti yang kau ketahui bahwa sebagai seorang ayah, aku tidak akan memaafkan perbuatan putramu yang telah melukai putrimu sehingga jangan salahkan aku membalas perbuatan putramu dengan putramu yang lain, Aarav…


Tapi jangan khawatir…


Setidaknya aku masih punya hati dengan membiarkan putramu yang tangannya kukirimkan padamu masih hidup.


Yah…


dia masih hidup. dia berada di penjara bawah tanah yang tersembunyi tanpa ada makanan buruan yang bisa membuatnya untuk kuat dan bertahan.


Seperti yang kau ketahui, dia terbaring di dalam penjara dengan keadaan lemah dan menyedihkan. Aku tidak tahu berapa lama dia akan bertahan hidup di sana mengingat aku telah merampas tangan kanannya dan tidak diberikan darah untuk membuatnya bertahan dan pulih.


Aku tahu bahwa sebagai seorang ayah, kau tidak bisa membiarkan salah satu anakmu menderita apalagi tertangkap dan mendekam di dalam penjara musuh.


*karena itu, jika kau ingin dia bisa dilepaskan, kau harus menyerahkan putramu Emery padaku.


dia harus membayar perbuatannya mengingat dialah yang memulai pertama kali semua ini.


dan kau harus ingat Kendrick, waktumu tidaklah banyak. Berpikirlah yang bijak karena nasib anakmu yang mendekam di penjara dalam keadaan sekarat bergantung kepada mu*.


TIK tok tik tok tik tok tik tok.…


waktu berdentang untukmu, Kendrick Dasper…


^^^Salam dari Raja Werewolf^^^


^^^Yang Mulia Lestat Airen Retizen.^^^


"Jadi Aarav menjadi tahanan Bangsa Werewolf?!".


"yah, Jova. Dan Ayah tidak tahu harus berbuat apa sekarang untuk menyelamatkannya. Ayah tidak bisa mengorbankan salah satu dari mereka karena mereka juga anak-anak ayah"