The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 170 : oh... Damn Family& weird Family



dikediaman keluarga Dasper…


"dasar bodoh!".


...PLAAAKK...


Sebuah tamparan dari tangan Kendrick mendarat tepat di pipi Emery dengan keras sehingga Emery terjatuh dan sebuah darah biru terlihat di sudut bibirnya akibat tamparan dari ayahnya.


"ayah!".


"jangan bantu dia berdiri, Jovanka. Si bodoh ini memang harus diberi pelajaran atas kebodohan yang telah dia lakukan kemarin".


Kendrick melarang jovanka membantu Emery berdiri.


"kebodohan? kebodohan apa yang kau maksud ayah?". Emery bangkit dan menatap tajam ke arah ayahnya dengan perasaan kesal dan marah seperti ayahnya rasakan sekarang ini yaitu kesal dan marah.


"kau tahu kebodohanmu!?. Kau terlalu gegabah dan tidak mendengarkanku untuk tidak melakukan penyerangan terhadap Putri Lestat!. Kau menyerangnya tanpa seijinku dan karena ulahmu kita dalam masalah besar!".


"lantas apa salahku di situ?. cepat atau lambat kita pasti akan menyerang bangsa mereka dan asal Ayah tahu, aku pasti sudah berhasil menghabisi nya jika saja vampire sialan yang tidak kuketahui itu tidak datang dan menyerangku demi menolong Serigala sialan itu!".


"itulah akibatnya kau tidak berpikir dengan menggunakan otakmu dan gara-garamu, Lestat datang kekota ini dan ia akan memburu kita semua.


Raja serigala itu tidak akan tinggal diam atas perbuatanmu kepada putrinya".


"lantas, apakah kau takut untuk menghadapinya?. Kau adalah kepala keluarga Dasper, keluarga Vampire yang terkenal kuat diantara enam keluarga Vampire besar tapi saat mengetahui bahwa raja werewolf itu berada disini, kau malah takut seperti ayam pengecut yang menyedihkan".Ucap Emery bernada hinaan didalamnya.


"Jaga batasanmu Emer!! aku adalah ayahmu". Kendrick merasa emosi saat mendengar hinaan dari Emery yang telah berani menghina Kendrick dengan mengatainya sebagai seorang pengecut. Ingin sekali ia memukul Emery lagi tapi putranya Aarav mencegahnya.


"tapi memang benar'kan?. Lagipula, mengapa kita bangsa Vampire harus takut terhadap bangsa golongan budak?".


"kau pikir mengalahkan seorang raja werewolf mudah. Panglima, Jendral dan Alpha adalah golongan werewolf yang kuat sulit untuk dikalahkan ditambah lagi dengan mereka berada di penjuru mata angin.


untuk mengalahkan seorang Werewolf yang berasal dari kalangan keluarga kerajaan harus diwaktu yang tepat. Tidak sekarang".Aarav menjelaskan kepada Emery agar dia bisa mengerti.


"Aarav benar. Ditambah lagi dengan dalam waktu dekat, bulan merah yang muncul setiap sepuluh tahun akan tiba dan saat itu, bangsa Werewolf menjadi kuat tiga kali lipat sedangkan bangsa Vampire harus bersembunyi dari mereka karena bangsa kita tidak akan sanggup untuk melawan mereka.


Itulah mengapa bangsa Werewolf tidak boleh dianggap remeh". Ucap Jovanka.


"dan karenamu, sudah pasti kita telah menjadi incaran mereka sekarang"Pratistha menyalahkan Emery.


"apa yang kita lakukan sekarang?". Tanya Rosemary.


"untuk sementara waktu, jangan ada yang keluar dari kediaman ini demi keamanan kita. Terutama kau Emer".


"Cih!". Merasa tidak mendengarkan, Emery berjalan menuju arah keluar sehingga Kendrick menjadi semakin kesal karena pembangkangannya.


"Emer!".


"aku tidak mau berdiam diri disini seperti ayam pengecut. Lebih baik aku keluar dan menghadapi mereka".


"jangan membangkang atau gadis serigalamu yang akan mendapat akibatnya". Emery berhenti saat akan membuka pintu depan ketika mendengar ancaman dari Kendrick. Ia berbalik dan melotot kearah Kendrick.


"jangan macam-macam terhadap Silvana, ayah!!. Atau aku tidak segan-segan untuk melawanmu Ayah jika ayah atau kalian berempat mencoba menyakitinya". Emery memberi peringatan kepada Ayahnya dan juga kepada empat saudaranya karena bagaimanapun, sebenci apapun dia terhadap bangsa Werewolf, ia masih memiliki perasaan terhadap Silvana yang merupakan seorang Werewolf.


...BLAAM...


"sekarang, apa yang harus kita lakukan, ayah?".


Tanya Jovanka setelah Emery pergi.


"biarkan saja dia dulu. Aarav, bawa beberapa prajurit untuk memperketat keamanan mansion ini. Kita tidak tahu kapan Lestat akan memutuskan untuk menyerang".


"baik ayah".


"Jovanka, Pratistha, Rosemary. Kalian pergi dan awasi Emery dari jauh. Jangan sampai dia membuat masalah diluar". Titah Kendrick dan ketiga gadis itu pun menghilang setelah menerima titah dari ayah mereka.


"ayolah yang mulia, bagaimana mungkin putriku bisa terlalu mirip denganku?".


"ayolah Hara😂 kau tidak ingat saat anak-anak berusia sepuluh tahun saat pertandingan bola?


...(Flashback…)...


...Enam tahun yang lalu…...


"Hei Tania, apa yang sedang kau lakukan?😧".


"lah, bukankah kau menyuruhku untuk menjadi pemain gelandang, Keira?".


"tapi bukan gelandang seperti ini yang aku maksud, g*blk!".Pekik Keira yang tidak habis pikir dengan Tania. Bagaimana tidak? disuruh menjadi pemain gelandang dalam permainan sepak bola, Tania malah duduk di luar lapangan sambil memegang sebuah batok kelapa dengan beberapa uang receh didalamnya dan sebuah papan yang ditulinya: 'saya belum makan' juga ditambah lagi dengan wajah memelas sehingga saat Keira mencarinya, ia telah melihat Tania sedang menjadi gelandangan. Saat itu terbukti Tania tidak bisa membedakan maksud dari pemain gelandang dengan gelandangan 😂😂.


"Jujur saja deh Tania? kau ini mengerti maksud Keira tentang pemain gelandang enggak sih?".Hardik Silvana.


"tentu saja aku tahu. Gelandang adalah seseorang yang sedang meminta-minta'kan?".Jawab Tania.


"itu gelandangan Tania!. Gelandang yang dimaksud adalah gelandang dalam bermain bola!".💢


dan reaksi Hara dan Antonia? hooo…mereka nangis karena Tania yang rajin diberi makan malah dia bilang belum pernah makan. Tapi ajaibnya, Tania mendapat uang dari hasil meminta-minta. Setidaknya


...(Flashback end…)...


"dan kejadian itu mengingatkanku saat kita kecil kau juga bertingkah gelandangan saat main bola dengan cara yang sama yang dilakukan oleh Tania dulu. Kau dan dia memang ayah dan anak yang sama-sama polos banget deh".


"😳".


Disaat kedua laki-laki itu sibuk bercerita, kedua wanita yang sedang mengaduk adonan itu sedang…


"oh ya, saat melintas di ruang keluarga, aku melihat ada tv baru ya?". Tanya Lyora saat melihat sebuah televisi digital yang panjang lebar televisi itu berukuran hampir sama dengan ukuran sebuah dinding rumah lantai satu.


"yah yang mulia. Ini televisi kami yang ketujuh. Semoga saja kali ini tidak rusak lagi karena mereka".


"ng… mereka😕?".


"ng…hehehe".


...Dulu…😌...


Televisi pertama rusak setelah Hara melempar televisi itu keluar gara-gara kesal setelah menonton film itu bersama dengan anak-anak. (Chapter 90).


Televisi kedua rusak setelah Cio, Tania dan Hara menghancurkan dan melempar televisi itu keluar lagi setelah tiga tahun kemudian dihari Minggu, channel- channel yang biasa menayangkan banyak kartun sudah tidak ada lagi melainkan hanya satu dua kartun. Sisanya adalah acara dewasa seperti gosip, berita dan drama tangis-tangisan.


Padahal, kartun tayang dihari Minggu bedurasi lama sampai jam Satu siang namun sekarang hanya sampai jam sepuluh saja dan semua itu dimulai setelah ada kebijakan baru yang katanya demi anak-anak tapi nyatanya untuk memuaskan para orang dewasa doang.


Televisi ketiga rusak setelah Tania lempar keluar jendela setelah power ranger tidak ada lagi tayang di televisi.


Televisi keempat rusak setelah Hara melempar televisi itu keluar tepat di kolam renang setelah kesal karena film yang tayang jam 21 malam telah dibuat berdurasi sangat pendek dan banyak makan iklan, udah begitu banyak dipotong adegan-adegan yang sebenarnya tidak perlu banget untuk dipotong. Lagipula, anak-anak selalu tidur di jam 21 malam dan yang dia tonton bersama dengan Antonia bergenre Action Comedy.


Televisi kelima rusak setelah Antonia (Lho?) kesal bahwa acara tv sekarang banyak settingan, banyak iklan, dan telenovelanya gak pernah tayang lagi dan bagaimana caranya tuh televisi rusak, yah Saking ngamuknya Antonia melempar televisi yang tidak berdosa itu dengan batu apung, batu marmer, batu bata, batu granit, batu-batuan besar dan batu ginjal.


dan Televisi yang keenam… ng… hancur setelah Tania kesal dengan sebuah iklan tentang sebuah slimming suit yang bisa membentuk badan seorang wanita menjadi lebih bagus seperti memperbesar… uhuk… boing-boing contohnya. Tania membeli barang yang di iklan itu tahu-tahu tidak berhasil dan Tania kesal karena itu nya jangankan besar, boing-boingnya masih tidak tumbuh sehingga Tania meluapkan kemarahannya kepada televisi itu. padahal usia televisi itu baru 3 hari setelah dibeli Hara.


...Sekarang…😅...


"ng…oh😅. Tapi bukankah kalian memasang televisi kabel seperti yang dipasang oleh anak-anakku?. Kalian bisa menonton tanpa iklan dan juga ada tombol pause replay untuk itu'kan? tapi kok…".


"oh itu terjadi saat gangguan jaringan yang mulia sehingga kami kembali ke channel biasa saat itu. Hohoho".


oh ya ampun. Sebenarnya bukan televisi yang bersalah tapi mereka yang memiliki program itu tapi justru tv yang menjadi korbannya. ya ampun.Pikir Lyora dan pendapatnya memang benar.