The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 117 : Busted Again



''😐!''.


''😨!!''.


Gawat!, ia pasti telah melihatnya. Pikir Keira yang panik saat Alex masuk kedalam kamarnya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu sehingga Alex bisa melihat sepotong tulang besar dimulut Keira yang sedang bersandar di atas tempat tidur sambil membaca majalah dan pastinya akan timbul kecurigaan.


Sementara Alex?


Ia berdiri melihat semua itu dengan ekspresi wajah yang tidak bisa dijelaskan entah terkejut atau aneh.


Tahu ia sedang ditatap, Keira langsung menjatuhkan tulang yang dimulutnya itu sebelum Alex berpikir tidak-tidak terlalu jauh.


Apa yang harus aku katakan padanya sekarang?.


"ng… sedang apa kau disini?".πŸ˜ŒπŸ’¦


Tanya Keira secara basa basi memulai pembicaraan.


Alex tidak menjawab namun ia masuk menutup pintu kamar dan langsung berjalan menuju ke arahnya dan Keira dapat melihat ekspresi wajah Alex yang sedang menangkap basah seseorang.


Wah, dia pasti akan bertanya tentang tulang ini, apa yang harus aku katakan?.


Setelah menatap Tajam Keira, seketika tangan kanan Alex merampas majalah yang dibaca oleh Keira itu dan melihat isinya. Sudah pasti bola mata kirinya dapat melihat gambar-gambar laki-laki sixpack yang banyakan semi telanjang dan ia pastinya tidak akan pernah menyangka bahwa seorang gadis polos ternyata membaca hal begituan.


''hei, kenapa dirobek ?!. Itu punya Tania''. Gerutu Keira saat Alex merobek-robek majalah itu dengan kesalnya lalu membuang hasil robeknya itu ke tong sampah.


dasar. kau tahu majalah itu milikmu, tapi kau mengatakan bahwa majalah itu milik Tania. Jadi sahabat jangan mengkambing hitamkan dong.πŸ˜’ Gerutu Keira yang lain saat Keira mengatakan bahwa majalah itu milik Tania.


Apa boleh buat, terpaksa aku harus menggunakan nama Tania karena aku tahu dia ini pasti mengomeliku nantinya secara panjang lebar.


Jujur saja kenapa?. dia kan laki-laki pasti juga punya majalah dewasa wanita'kan?.


'' kau nakal''. Ucap Alex sembari menjewer telinga kanan Keira dan untungnya Keira tidak merasakan rasa sakit saat dijewer yang ditimbulkan Alex namun ia harus bepura-pura bahwa ia sakit saat dijewer.


''adu duh, sakit''. Ucap Keira berbohong sehingga Alex langsung melepaskan tangannya dari telinga kanannya Keira.


''maafkan aku, aku menjewer telingamu terlalu keras, yah?''. Ucap Alex menyesal karena merasa ia telah menjewer telinga gadis itu padahal kenyataannya Keira tidak merasakan apa-apa sama sekali.


dasar bodoh, aku ini tidak merasakan apa-apa tahu, tapi aku kerjain aja,heheπŸ˜›. Ucap Keira secara batin yang timbul Niat isengnya mengerjai Alex.


''Alex, kau jahat''. Ucap Keira menitikkan air mata senyata mungkin di mata kanannya sambil memegang telinganya yang dijewer oleh Alex.


...Ingatlah, jika ingin mengeluarkan air mata buaya supaya laki-laki luluh, kau harus memikirkan sebuah adegan film atau kenangan menyakitkan yang membuatmu Sangat sedih Sehingga air mata buaya akan keluar sendirinya, tapi jangan digunakan secara sembarangan, yah. Gunakanlah secukupnya saja karena jika berlebihan maka laki-laki akan menyadari bahwa air mata yang kita keluarkan adalah air mata buaya....


...dan ingat, semakin mengingat adegan sedih itu atau semakin mengingat kenangan yang menyedihkan, maka air mata buaya akan semakin terlihat sangat nyata.πŸ˜ƒ...


UcapanTania yang berupa tips telah terngiang-ngiang di dalam kepala Keira sehingga saat Keira mengingat sesuatu yang sedih, ia pun berhasil mengeluarkan setitik air mata buaya.


Untunglah aku pernah melihat Adegan Jack meninggal karena tidak bisa bertahan di lautan yang dingin sedingin es di Titanic.


Adegan itu cukup membuatku merasa sedih dan membuatku menangis. Ucap Keira secara batin dan tindakannya pun berhasil, Alex menjadi sangat bersalah karena membuat gadisnya menangis karenanya.


Alex duduk di sebelah Keira dan mencoba menenangkan gadis itu sambil meminta maaf kepadanya.


''maafkan aku… aku tidak bermaksud untuk membuatmu menangis, Keira. Apakah masih sakit?''. Ucap Alex dengan nada yang bersalah sambil meniup pelan ke telinga Keira yang dia jewer dengan tujuan untuk mengurangi rasa sakit yang dia tidak tahu seberapa kuat sampai membuat Keira menangis padahal ia menjewer telinga kanan Keira hanya pelan dan Keira bepura-pura sakit saja.


Saat Alex meniup telinganya, Keira merasakan sensasi geli dan lain yang dapat menimbulkan suatu rasa yang akan membuat gairahnya naik sehingga pipinya menjadi merah saat Alex melakukan itu.


''sudah-sudah. Aku tidak merasakan sakit lagi''.Ucap Keira sambil menutup telinganya dengan tangannya karena dia tidak mau jika sensasi Heat yang dialaminya saat dibioskop waktu itu akan muncul lagi.


Saat melihat wajah Keira yang sedang memerah membuat Alex tersenyum-senyum sendiri dan membuatnya lupa dengan masalah yang dialaminya dengan Harold beberapa saat yang lalu.


''selain itu, mengapa kau merobek-robek majalah itu sih?''. Gerutu Keira yang kesal dengan apa yang dilakukan oleh Alex barusan.


''gimana tidak aku robek, bagaimana bisa kau melihat majalah yang seperti itu sedangkan kau sudah punya aku, kekasihmu yang sempurna ini''. Ucap Alex menatap tajam sambil menyombongkan dirinya sendiri.


cih, dia menyombongkan dirinya sendiri. Emangnya dia tidak tahu apa bahwa setiap makhluk hidup itu tidaklah selamanya sempurna. Pasti ada kelebihan dan kekurangannya juga. Pikir Keira dalam pikirannya sendiri karena malas mendengar ucapan Alex yang memuji dirinya sendiri.


...setidaknya Fallen Grouplah yang membuatmu tidak dipandang sebelah mata oleh dunia karena kecatatanmu itu jika tidak, siapa yang mau memandang seorang anak cacat sepertimu?....


Ucapan Harold yang menghina kekurangannya secara langsung muncul kembali dalam ingatannya. Saat kata-kata Harold muncul membuat Alex langsung kembali sedih karena ia tahu kenyataan bahwa telahir menyandang nama keluarga Adrian, sudah pasti tidak akan ada yang memandang dirinya sebelah mata walaupun dia tahu senyuman, kata-kata manis dan hormat dari orang-orang sekitar adalah suatu kebohongan.


Jika tidak, mungkin orang-orang akan mencela dan memandang dirinya sebelah mata secara terang-terangan karena ia memiliki suatu kecacatan yang merusak kesempurnaan dirinya.


Alex sendiri tidak pernah tahu apa yang dipikirkan oleh orang-orang yang berada disekitarnya dan takut untuk mengetahuinya jika ternyata dia benar bahwa apa yang dipikirkan oleh orang-orang sangat berbeda dengan apa yang mereka katakan dari mulut.


Mungkin memang benar bahwa nama Adrian selama ini dari semenjak kecelakaan sampai sekarang telah melindungi dirinya sendiri dari bully-bullyan secara verbal dari orang-orang walaupun hidupnya sendiri dari dulu hingga sekarang memang tidak bahagia sama sekali.


''Eh? kenapa kau mendadak sedih?''. Tanya Keira yang penasaran dengan Alex yang mendadak sedih dan kesedihan itu dapat terlihat dari wajahnya itu